DI KALAHKAN

Mereka tidak ada yang menyangka para prajurit yang memiliki tubuh besar dan tegap itu bisa di kalahkan dengan mudah oleh Ivara yang memiliki ukuran tubuh lebih kecil dan mungil, mungkin seperempat dari ukuran tubuh para prajurit itu, tapi tendangan gadis kecil itu tidak main-main bukti nya mampu membuat semua prajurit tadi tumbang dan kalah

Padahal Ivara hanya menggunakan sedikit tenaga nya, bagaimana kalau Ivara menggunakan semua tenaga nya mungkin mereka akan langsung pergi menuju Alam lain

"b-bagaimana mungkin tubuh kecilnya itu bisa menjatuhkan semua para prajurit itu" ucap Garfield masih tidak percaya melihat aksi heroik adik mungilnya

"kapan gadis kecil itu belajar beladiri" ucap Alfred juga masih belum bisa percaya

"terlihat sekali cara nya mengayuh kan pedang tadi seperti orang yang sudah ter latih dan terbiasa, sejak kapan adik manis ku itu bisa bermain pedang" ucap Edmund menggeleng kan kepalanya tidak percaya

"tentu saja karena dia putri ku " ucap Duke Albert berjalan kearah putri nya

Alfred, Edmund dan Garfield juga mengikuti langkah ayah mereka menghampiri Ivara yang berdiri di samping para prajurit yang berhasil Ivara kalah kan tadi

"paman maafin Ivara ya" ucap Ivara dengan wajah imutnya

para prajurit itu tertegun melihat wajah imut nona muda mereka, tidak akan ada yang percaya Jika nona muda nya ini bisa mengalahkan puluhan prajurit, melihat wajah nona muda nya nampak sangat cantik dan manis tidak ada wajah sangar nya sama sekali bahkan nona muda nya terlihat sangat lemah lembut

tapi siapa sangka di balik wajah cantik dan manis nona muda mereka ini ternyata menyimpan bakat yang luar biasa, tidak akan ada yang menyangka mereka bisa di kalahkan, karena para prajurit itu sendiri masih tidak menyangka

"tidak apa-apa nona" ucap para prajurit itu kompak

"anda tadi begitu hebat dan luar biasa " ucap salah satu prajurit jujur

"benar nona Anda sangat hebat" sahut salah satu prajurit

"terimakasih paman " ucap Ivara tersenyum kecil

"sayang " ucap Duke Albert memanggil putri nya

"ayah" ucap Ivara menghampiri Duke Albert dan berdiri di depan ayah nya

"bagaimana ayah" ucap Ivara mendongakkan kepalanya karena ayah nya jauh lebih tinggi dari pada Ivara

"kamu hebat sayang, putri ayah ini emang gadis yang luar biasa" ucap Duke Albert mengusap lembut kepala putri nya

"kalau boleh ayah tahu dari mana putri cantik nya ayah ini belajar semuanya?" tanya Duke Albert hati-hati

"Hem, Ivara juga tidak tahu " ucap Ivara menggeleng kan kepalanya

"tidak tahu?" ucap Duke Albert mengulangi perkataan putri nya

"iya ayah, hanya saja waktu Ivara melihat para prajurit itu berlatih entah dari mana tiba-tiba Ivara merasa ada sekelebat ingatan yang masuk, seperti Ivara pernah bertarung " ucap Ivara melihat kearah Ayah nya

"maaf ayah Ivara bohong" batin Ivara

"benarkah, putri ayah ini memang gadis yang istimewa yang di berkahi oleh dewa" ucap Duke Albert mengangkat Ivara ke dalam gendongan ala koala nya

Duke Albert tidak kesulitan sama sekali saat menggendong Ivara karena tubuh Ivara sangat kecil kalau di banding kan dengan tubuh Duke Albert yang tinggi besar

Cup

"ayo kita kembali ke mansion" ucap Duke Albert mencium pucuk kepala Ivar

Ivara mengalungkan kedua tangannya ke leher Duke Albert dan menyenderkan kepalanya dengan nyaman di pundak ayah nya, Ivara sudah biasa di gendongan oleh Duke Albert dan ke tiga Kakak nya, karena selama dua bulan ini Ivara sudah sering di gendong oleh para Titan itu, Ivara tidak keberatan malah Ivara menikmati nya

seperti yang kita tahu Ivara hanya mendapatkan kasih sayang dari Opa dan Oma nya di ke kehidupan nya sewaktu menjadi Alana, jadi sekarang Ivara begitu menikmati perhatian dan kasih sayang yang di berikan oleh Duke Albert dan Duches Seina dan juga dari ke tiga Kakak nya

"kalian, obati luka kalian" ucap Duke Albert datar pada prajurit yang berhasil putri kecilnya kalahkan

"baik Duke" jawab mereka serempak menunduk kan kepalanya sopan

Duke Albert berjalan pergi dari lapangan pelatihan itu menuju mansion dengan Ivara di gendongan nya di ikuti Alfred di belakang nya, sedang kan Edmund dan Garfield tetap di lapangan pelatihan melanjutkan tugas mereka Melihat para prajurit yang kembali melanjutkan latihan mereka yang sempat tertunda

"ayah" ucap Ivara dengan kepala yang bersandar nyaman di pundak Duke Albert

"kenapa Hem" jawab Duke Albert lembut sambil terus berjalan

"boleh mulai besok Ivara yang melatih prajurit" ucap Ivara mendongak kan kepalanya

"kenapa?" tanya Duke Albert menghentikan langkah nya

"Ivara ingin melatih para prajurit kita agar menjadi prajurit yang tidak terkalahkan " ucap Ivara serius

"mereka masih banyak kesalahan dalam bertarung ataupun dalam memainkan pedang, mereka masih terlalu banyak celah dan juga Ivara melihat seperti nya pertahanan mereka juga kurang baik " ucap Ivara lagi

Duke Albert terdiam mendengar perkataan putri nya, bukan nya Duke Albert tidak mempercayai putri nya untuk melatih para prajurit tapi Duke Albert tidak mau putri nya kelelahan apalagi sampai jatuh sakit, walaupun penyakit putri nya sudah sembuh tetap saja Duke Albert sebagai ayah yang begitu mencintai putri nya merasa khawatir dengan putri kesayangan nya

"ayah boleh ya" ucap Ivara dengan muka imut nya

Cup

"akan ayah pikir kan" ucap Duke Albert mencium pipi putri nya gemas

"yasudah tapi jangan lama-lama pikir nya ayah" ucap Ivara kembali menyenderkan kepalanya di pundak Duke Albert

Duke Albert hanya tersenyum mendengar perkataan putri nya dan melanjutkan perjalanan nya menuju mansion di belakang mereka sudah tidak ada Alfred, tadi di pertengahan jalan Alfred berbelok arah karena ada urusan

"Albert kalian dari mana?" tanya Duches Seina saat melihat Duke Albert baru masuk ke dalam Mansion dengan Ivara di gendongan nya

"dari barak prajurit" jawab Duke Albert lembut

"barak prajurit? Ivara?" tanya Duches Seina melihat putri nya yang ada di gendongan suaminya

"Sama sayang, tadi aku menemukan putri kita ini sedang ada di barak prajurit" ucap Duke Albert mengelus lembut rambut putri nya

"benar begitu sayang" ucap Duches Seina pada putri nya

"Hem, tadi Ivara ikut kak Ed bunda " jawab Ivara melihat kearah bunda nya

"baiklah, sebentar lagi waktunya makan siang, kita makan siang bersama" ucap Duches Seina

Mendengar perkataan bunda nya Ivara menghembuskan nafasnya kasar, jujur saja selama dua bulan ini Ivara merasa kurang cocok dengan rasa makanan di dunia barunya ini, rasa masakan di dunia ini hanya asin saja tidak ada rasa lain, sangat tidak cocok dengan lidah Ivara yang sudah terbiasa dengan micin di dunia nya dulu

Terpopuler

Comments

Mas Iwan2024

Mas Iwan2024

yah beginilah jadinya agar para wanita jangan terlalu lemah gemulai di dunia nyata sekarang ini oke.!!.

2024-11-23

0

Mas Iwan2024

Mas Iwan2024

kecil kecil cabe rawit dan semoga sukses selalu untuk menjadikan wanita tangguh dan mandiri yang bisa membuat orang lain bergidik bulu Roma nya oke.!!.

2024-11-23

1

Mas Iwan2024

Mas Iwan2024

ah masa sih di jaman kuno kok ada micin ya berarti dia ivara yang jelmaan Alana itu udah ada bumbu micin ya udah makan nasi goreng spesial di dunia nyata ini oke.!!.

2024-11-23

0

lihat semua
Episodes
1 RIP ALANA MAUREEN
2 PUTRI DUKE
3 IVARA ZELDA GERALDINE RAYMOND
4 SADAR
5 KEBAGIAN KEL.RAYMOND
6 SEMBUH
7 TERSEBAR
8 TRANSMIGRASI
9 BARAK PRAJURIT
10 KEHEBATAN IVARA
11 DI KALAHKAN
12 MEMASAK
13 MEMBUAT BAKSO
14 BAKSO
15 TAKJUB
16 MAKAN SIANG
17 BAKSO & ES TEH
18 TERKEJUT
19 RAJA WALLACE
20 MEMBUAT PAKAIAN
21 MELATIH PRAJURIT
22 DEKRIT PERNIKAHAN
23 KESEDIHAN DUKE & DUCHES
24 RENCANA IVARA
25 PEMBICARAAN SERIUS
26 MEMINTA IZIN
27 KEPINTARAN IVARA
28 PASAR
29 MENGOBATI PANGERAN CEMAL
30 MEMBUAT SENJATA
31 H-5 PERNIKAHAN
32 TANGAN KANAN RAJA
33 TERKEJUT
34 HADIAH
35 PENASARAN
36 PAKAIAN PERNIKAHAN
37 SEMAKIN PENASARAN
38 PERNIKAHAN
39 PERNIKAHAN II
40 JANJI PERNIKAHAN
41 RATU WALLACE
42 RAJA & RATU ROZIE
43 PESAN DUKE ALBERT
44 HARU
45 SHOCK
46 PANGERAN CEMAL
47 KENZO BERULAH
48 DI HUKUM
49 GALAKSI
50 SALTING
51 HARI BARU
52 KENZO MALU
53 PUTRI CAMELLIA
54 SELIR
55 KEMARAHAN RATU WALLACE
56 KEMARAHAN II
57 MENGKRITIK
58 KEPOLOSAN KENZO
59 TERBONGKAR
60 ISABELLA
61 CAMBUK
62 EKSEKUSI
63 MATI
64 MARQUESS & MARCHIONESS
65 PERLINDUNGAN
66 TERSINGGUNG
67 PRAJURIT BAYANGAN
68 HIDANGAN PEMBUKA
69 ORANG MISTERIUS
70 RAJA & RATU WALLACE
71 JANTUNG RUSAK
72 SALAH PAHAM
73 MEMBERESKAN MASALAH
74 PRIA IDAMAN
75 JEALOUS
76 MEMANAH
77 PANAHAN KUDA
78 TEGANG
79 MLEYOT
80 COSPLAY BIDUAN
81 MEMASAK BERSAMA
82 SEPIRING BERDUA
83 TAKUT
84 UNGKAPAN RASA
85 NGAMBEK
86 POLOS
87 FINALLY
88 DI GODA
89 SURAT IZIN
90 MINI MALL
91 KHAWATIR
92 BERSIAP-SIAP
93 CEMBURU
94 BERANGKAT
95 KERAJAAN ROZIE
96 OPERASI
97 MELAHIRKAN
98 PINGSAN
99 PANGERAN?
100 SADAR
101 RAJA KEBO
102 MALAS
103 DI KIBULI
104 OTAK BISNIS
105 KADO
106 KERETA DORONG
107 PEMBUNUH BAYARAN
108 BERTARUNG
109 PERTEMPURAN SENGIT
110 PASAR
111 MIRIS
112 KEBAIKAN RATU
113 TIBA DI ISTANA
114 MUSIM KEMARAU
115 GENIUS
116 INOVASI BARU
117 PERMEN
118 SAKIT KEPALA
119 CINTA NYA AYAH
120 OBAT PENYUBUR
121 EKSEKUSI HAMA
122 EKSEKUSI HAMA II
123 KEKEJAMAN RATU WALLACE
124 KEKEJAMAN RATU WALLACE II
125 SEDIKIT KECEWA
126 UNGKAPAN CINTA
127 DI CINTAI DENGAN HEBAT
128 LAPANGAN PELATIHAN
129 RAJA VS RATU
130 RAJA VS RATU II
131 HILANG
132 KABAR BURUK
133 PENGERAN ELIOT
134 MELARIKAN DIRI
135 BERTARUNG
136 HUTAN MATI
137 TERANCAM
138 PERGI
139 KEHILANGAN (END)
140 THANK YOU GUYS
141 BONCHAP
142 BONCHAP
143 SPESIAL UNTUK READERS AUTHOR
144 PENGUMUMAN!!!
145 PROMOSI KARYA BARU (PUTRI ALANA )
Episodes

Updated 145 Episodes

1
RIP ALANA MAUREEN
2
PUTRI DUKE
3
IVARA ZELDA GERALDINE RAYMOND
4
SADAR
5
KEBAGIAN KEL.RAYMOND
6
SEMBUH
7
TERSEBAR
8
TRANSMIGRASI
9
BARAK PRAJURIT
10
KEHEBATAN IVARA
11
DI KALAHKAN
12
MEMASAK
13
MEMBUAT BAKSO
14
BAKSO
15
TAKJUB
16
MAKAN SIANG
17
BAKSO & ES TEH
18
TERKEJUT
19
RAJA WALLACE
20
MEMBUAT PAKAIAN
21
MELATIH PRAJURIT
22
DEKRIT PERNIKAHAN
23
KESEDIHAN DUKE & DUCHES
24
RENCANA IVARA
25
PEMBICARAAN SERIUS
26
MEMINTA IZIN
27
KEPINTARAN IVARA
28
PASAR
29
MENGOBATI PANGERAN CEMAL
30
MEMBUAT SENJATA
31
H-5 PERNIKAHAN
32
TANGAN KANAN RAJA
33
TERKEJUT
34
HADIAH
35
PENASARAN
36
PAKAIAN PERNIKAHAN
37
SEMAKIN PENASARAN
38
PERNIKAHAN
39
PERNIKAHAN II
40
JANJI PERNIKAHAN
41
RATU WALLACE
42
RAJA & RATU ROZIE
43
PESAN DUKE ALBERT
44
HARU
45
SHOCK
46
PANGERAN CEMAL
47
KENZO BERULAH
48
DI HUKUM
49
GALAKSI
50
SALTING
51
HARI BARU
52
KENZO MALU
53
PUTRI CAMELLIA
54
SELIR
55
KEMARAHAN RATU WALLACE
56
KEMARAHAN II
57
MENGKRITIK
58
KEPOLOSAN KENZO
59
TERBONGKAR
60
ISABELLA
61
CAMBUK
62
EKSEKUSI
63
MATI
64
MARQUESS & MARCHIONESS
65
PERLINDUNGAN
66
TERSINGGUNG
67
PRAJURIT BAYANGAN
68
HIDANGAN PEMBUKA
69
ORANG MISTERIUS
70
RAJA & RATU WALLACE
71
JANTUNG RUSAK
72
SALAH PAHAM
73
MEMBERESKAN MASALAH
74
PRIA IDAMAN
75
JEALOUS
76
MEMANAH
77
PANAHAN KUDA
78
TEGANG
79
MLEYOT
80
COSPLAY BIDUAN
81
MEMASAK BERSAMA
82
SEPIRING BERDUA
83
TAKUT
84
UNGKAPAN RASA
85
NGAMBEK
86
POLOS
87
FINALLY
88
DI GODA
89
SURAT IZIN
90
MINI MALL
91
KHAWATIR
92
BERSIAP-SIAP
93
CEMBURU
94
BERANGKAT
95
KERAJAAN ROZIE
96
OPERASI
97
MELAHIRKAN
98
PINGSAN
99
PANGERAN?
100
SADAR
101
RAJA KEBO
102
MALAS
103
DI KIBULI
104
OTAK BISNIS
105
KADO
106
KERETA DORONG
107
PEMBUNUH BAYARAN
108
BERTARUNG
109
PERTEMPURAN SENGIT
110
PASAR
111
MIRIS
112
KEBAIKAN RATU
113
TIBA DI ISTANA
114
MUSIM KEMARAU
115
GENIUS
116
INOVASI BARU
117
PERMEN
118
SAKIT KEPALA
119
CINTA NYA AYAH
120
OBAT PENYUBUR
121
EKSEKUSI HAMA
122
EKSEKUSI HAMA II
123
KEKEJAMAN RATU WALLACE
124
KEKEJAMAN RATU WALLACE II
125
SEDIKIT KECEWA
126
UNGKAPAN CINTA
127
DI CINTAI DENGAN HEBAT
128
LAPANGAN PELATIHAN
129
RAJA VS RATU
130
RAJA VS RATU II
131
HILANG
132
KABAR BURUK
133
PENGERAN ELIOT
134
MELARIKAN DIRI
135
BERTARUNG
136
HUTAN MATI
137
TERANCAM
138
PERGI
139
KEHILANGAN (END)
140
THANK YOU GUYS
141
BONCHAP
142
BONCHAP
143
SPESIAL UNTUK READERS AUTHOR
144
PENGUMUMAN!!!
145
PROMOSI KARYA BARU (PUTRI ALANA )

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!