bab.18

Bruk

"Aduh pening kepala berbie , ucap queen yang saat ini menabrak dada bidang seseorang "

"siapa sih yang_

"Omo Omo koniciwa sayonara omayygott huaaa cogan yang tadi cok please cek cek gue harus apa gue harus apa pekik nya dalam batin nya itu"

sedangkan yang ditabrak malah nampak santuy dengan wajah datar nya itu "

Siapa lagi kalau bukan Azka Xavier brios"

" aduh mas, anu eh pangku _ eh astaga mulut gue ini ga bisa ngeliat orang ganteng mau nya tuh pengen check out aja gerutu nya saat ini"

sedangkan Azka melihat saja tanpa membalas apapun "

"Minggir " ucap nya dingin"

"Lah anu, apa saya budek ni kalo liat yang bening ucap queen saat ini"

"Huftt minggir! ucap Azka dengan tegas "

"astaga masa depan" pekik queen dengan hebohnya "

"Aduh Suara nya itu loh ngajak kawin eh nikah heheh "ucap nya dengan senyum manis nya "

Tapi Azka malah mendorong tubuh queen agar segera menyingkir karena dia sudah kebelet ke toilet menurut nya queen sangat berisik "

"Huaaa mami queen jumpa dengan jodoh queen huaaa teriak nya heboh sendiri sedangkan Azka tak menggubris sedikit pun "

"Gue harus kejar tuh cowok hehhe! Ucap nya dengan nada yang meyakinkan.

"wuhooooo tadi cakep banget anjir kayak opa opa Korea " argh Suga ku nyata cok yes yes yes Yuhuuuu yes yes yes yuhuu... Teriak queen yang heboh sendiri "

"Lah anjir ni bocah nape jadi stres cok joget joget ga jelas lu" ucap bela saat ini"

"Huaaa bela peyuk , dengan merentangkan tangan nya itu "

"Ihh anjir gue normal cok nape lu kesambet penunggu toilet ni Lo kan "!

"Keluar Lo dari tubuh sahabat gue yang laknat ini "teriak bela saat ini "

"Krik

"Krik

"Krik

"loh loh kok diem gue bilang keluar setan penunggu toilet',ucap nya dengan nada emosi.

sedangakan queen yang sadar dengan lamunan nya itu menatap datar sahabat nya ini"

"Eh anak ayam ngapain Lo teriak teriak 'ucap queen dengan memutar bola matanya dengan malas"

"Lah loh ga kesurupan cok "pekik bela"

"Yang kesurupan siapa bangsat "!

"Gue ini tetap anak nya papi tedi dan mami dela yang syantik nya melebihi kapasitas " ucap nya dengan tingkat pede "

"Gue kira lu kesurupan cok muka Lo kayak nahan berak gitu; jawab bela dengan nada santuy"

"aduh fren karena gue hari ini lagi seneng gue ga marah deh, Lo tau ga? ucap queen "

"Ga tau gue' jawab bela dengan polosnya"

"Eh nyet gue belum selesai ngomong anjir " ucap queen yang mulai emosi

"Yah kan Lo bilang yah gue ga tau cok "

"maka nya dengerin ini kanjeng ratu ngomong jangan telinga Lo taruk di dengkul "

"Wah ngajak war ni bocah! ucap bela "

"Diem dulu deh gue lagi mau ngomong "ucap queen

"dari tadi Lo ngomong Maemunah" ucap bela dengan memutar bola matanya dengan malas"

"Tau deh emosi gue udah naik lagi ni, balik ayok sebelum si sauki nungguin "

"Lah bocah Napa ga jadi ngomong lo" teriak bela "

"ga bel gue udah ga mood" teriak queen"

"Dasar aneh tuh bocah "

sedangkan queen sedang gerutu tak jelas saat ini menyumpahi teman nya yang sangat lemot Menurut nya"

brukh"

"Aduh pakek mata dong mas_ ucap bela tapi tak jadi saat melihat siapa yang ditabrak

"Omo Omo aduh maaf ya aku ga sengaja ucap bela dengan genit nya "

"Wah cantik banget " kenalin gue Raji ucap nya dengan senyum menawan "

"Aduh mas anu wa nya berapa ucap bela "

"Wah gue suka ni yang to the point "

"Sini ponsel Lo ucap Raji " dengan senyum manis nya

"boleh mas _

" Gue Raji , nama Lo ucap Raji yang menjalan kan misi nya "

sedangkan bela malah melamun memikirkan besok pakek adat apa ya gue, nikah gue harus di gedung ni, lauk nya juga enak pasti "

hai dengerin ga ucap Raji"

"ha_ anu aku mau kok nikah sama kamu dengan menaikan rambutnya ke telinga "

"Hahah Lo lucu banget kamu " ucap Raji"

"Nama gue Raji kalau Lo siapa " tanya nya

"gue malu anjrit Mak tolonglah mau ditarok mana muka princes ini batin nya "

"Oh sorry gue ga tau dan ga terlalu denger tadi nama gue bela Andriani panggil sayang aj ucap nya yang sok cool itu padahal aslinya sudah malu maksimal"

"oke gue pamit dulu ya nanti kita kabar kabar aja dari wa ucap nya lalu mengedipkan mata nya sebelah dan meninggalkan bela yang mematung dengan wajah yang sudah merah.

Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!