Eps 15

Zavier melangkah mantap menuju ruang kerjanya. ia duduk dan bersandar sejenak sebelum menghubungi seseorang.

"Saya perlu bantuan kamu." Setelah mendapat jawaban Zavier menutup telponnya.

Ini cara terakhir yang Zavier punya. jika ini gagal dia akan mengalah pada Kalandra dan membiarkan Kalandra memilih pasangan untuknya.

Ketukan pintu menyadarkan Zavier dari lamunannya. ia mempersilahkan orang tersebut masuk dan terlihatlah Kiara dengan raut wajah bingungnya.

"Ada yang bisa saya bantu pak?" tanya Kiara.

Dari telpon tadi, Kiara tau Zavier sedang mode bos. dan Kiara harus mode sekretaris saat ini.

"Saya perlu bantuan kamu, mungkin ini sedikit sulit untuk kamu lakukan," ucap Zavier serius.

"Silahkan pak."

"Saya ingin menikah kontrak," ucap Zavier cepat.

"Maaf? tadi bapak bilang apa?" tanya Kaira memastikan.

"Saya akan menikah kontrak, tolong buatkan saya kontrak yang tidak memberatkan pihak wanita dan tidak merugikan saya," ucap Zavier.

"Bapak serius?" tanya Kiara ragu.

Zavier terdiam menatap Kiara. bukan maksud menolak perintah Zavier, hanya saja hati kecilnya merasa tergores begitu dalam setelah mendengar ucapan Zavier.

Meskipun hanya nikah kontrak, mereka akan tinggal bersama dan bermesraan didepan umum bukan? bagaimana Kiara menghadapi mereka? Kiara bisa menahan semuanya tapi tidak dengan cemburunya.

Kiara memang tak pernah menunjukkan kalau dia begitu tertarik pada Zavier, yang Kiara tunjukkan benar-benar hanya sikap sebagai sekretaris dan temannya.

Rion satu-satunya orang yang tau sedalam apa Kiara menyukai seorang Zavier Kalandra.

"Bagaimana apa itu terlalu sulit?" tanya Zavier karna Kiara hanya terdiam.

"Tidak pak, boleh saya tau nama wanitanya pak? saya perlu menc---" ucapan Kiara dipotong cepat oleh Zavier.

"YONA KIARA," ucap Zavier dengan sangat jelas.

"Ya?"

Kiara terdiam berusaha mencerna kalimat Zavier. kenapa tiba-tiba jadi namanya, apa Yona Kiara ada dua didunia ini? ah entahlah. Kiara benar-benar bingung sekarang.

"Ra?" panggil Zavier.

"..."

"Ara, lo dengar yang gue bilang kan?" tanya Zavier memastikan

"Zav...lo lagi becanda kan," Kiara tersenyum kikuk.

"Lo harapan terakhir gue Ra, gak mungkin gue nikah kontrak sama wanita yang gak gue kenal asal usulnya," ucap Zavier meyakinkan.

"Kenapa harus gue kalau lo punya pilihan antara Sarah atau Kayla. mereka semua cantik," ucap Kiara.

"Gue gak perduli fisik mereka. gue mau wanita yang jadi pendamping hidup gue wanita yang bisa menyayangi Zea dengan tulus, yang bisa ngertiin posisi gue dan tentunya sikap gue," jelas Zavier panjang lebar.

Kiara kembali terdiam. ia memang ingin Zavier menjadi miliknya tapi apakah ia harus mewujudkannya dengan nikah kontrak? kenapa hatinya terasa begitu sakit? ia merasa Zavier memanfaatkannya.

Bagaimanapun Kiara juga wanita yang mendambakan sosok pria yang tulus mencintainya, ia juga ingin merasakan bagaimana rasanya dicintai bukan hanya mencintai.

"Gue tau gue jahat dengan keputusan ini. tapi...waktu gue cuma 1 minggu kalau gue gak bisa kenalin wanita pilihan gue ke bokap...gue kehilangan Zea selamanya," ucap Zavier lirih.

"Candaan lo gak lucu Zav! gak usah bawa-bawa Zea!" protes Kiara yang mengira Zavier hanya memanfaatkan Zea.

Pintu terbuka, terlihat Rion dengan wajah datarnya masuk dan duduk disamping Kiara.

"Zavier gak bercanda soal Zea. dan lo juga tau kalau ucapan om Kalandra gak pernah main-main," ucap Rion menengahi keduanya.

Mereka semua terdiam, sedangkan Rion sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengontrol emosinya. ia tidak menyangkan Zavier akan menyeret Kiara dalam masalahnya.

"Jadi ini jalan keluar yang lo maksud?" tanya Rion sinis.

"Hmmm. dibanding semua pilihan, Kiara yang paling pas dan sesuai yang lo bilang," jawab Zavier.

Kiara berusaha menahan gejolak bahagia yang sedari tadi ingin meledak. ia ingin tau sejauh mana usaha Zavier untuk membujuknya. hahaha Kiara sok jual mahal.

"Gue gak bisa, ini tentang pernikahan yang terjadi sekali seumur hidup, kalau gue nikah kontrak sama lo, itu tandanya gue gak bisa nikah dengan orang yang gue suka," ucap Kiara.

Rion menatap sinis kearah Kiara. "Ck! sok jual mahal lagi si bocah, gue yakin dalam hati udah salto tuh." batin Rion.

"Kalau aja lo tau Ra." batin Zavier.

"Kalau lo gak bisa, gue bisa cari cewek random buat Zavier," pancing Rion.

Kiara menatap tak suka pada Rion. bagaimana mungkin dia mengucapkan kalimat itu dengan sangat enteng padahal dia tau perasaan Kiara untuk Zavier.

"Gak bisa gitu dong! lo mau punya ibu bos gak jelas asal usulnya? iya kalau baik, kalau dapat yang jahat gimana," ucap Kiara tak terima.

Rion tersenyum kecil. "diantara semua cewek jahat, lo yang paling jahat Ra. hahahah." Rion tertawa puas saat melihat wajah Kiara yang kesal.

"Cukup! waktu gue gak banyak!"

"Gue gak bisa!" Kiara berlari keluar dari ruangan Zavier.

Zavier menghembuskan napas kasar. Rion mendekati Zavier dan menanyakan keseriusannya tentang nikah kontrak.

Rion lebih khawatir jika Kiara hanya terluka saat bersama Zavier. meskipun Rion tau Kiara sangat mendambakan ini, tapi Rion harus memastikan Zavier tak akan menyakiti Kiara.

"Gue gak akan nyakitin Kiara," ucap Zavier yah paham tatapan Rion.

"Gue gak yakin. tapi gue harap lo bisa buktiin ucapan lo. kalau lo nyakitin Kiara, gue orang pertama yang akan maju buat Kiara! jangan sia-siakan Kiara bro. hidupnya gak la---" Rion menutup mulutnya, hampir saja dia keceplosan tentang penyakit Kiara.

"Tapi gue ditolak," ucap Zavier yang tak fokus.

"Mungkin Kiara syok jadi dia bingung jawab apa. meskipun kontrak tapi kalian akan menikah sungguhan di depan umum."

...----------------...

Saat ini Kiara menutup seluruh tubuhnya dibalik selimut, wajahnya terasa sangat panas sekarang. ia yakin pipinya sudah seperti tomat busuk.

"S*al!!! gue gak bisa berhenti salting! ini kalau Zavier beneran cari cewek lain gimana? yah jelas gue nangis bombay lah! lagian kenapa gue tolak sih, elah! kalau gini gue harus apa dong? kalau gue gak di bujuk gimana!!!!" ocehan Kiara yang berguling-guling di balik selimutnya.

"Eh monyet! sok capek banget lo segala nolak Zavier! bangun lo bangun!" Rion manarik selimut Kiara.

Terlihat jelas wajah Kiara memerah. Rion memasang wajah kesalnya, kenapa baru sekarang Kiara salting gini? tiap hari dekat Zavier sejauh ini aman aja. ada apa dengan hari ini?

"Jelek banget muka lo salting gitu," ucap Rion sinis.

"Bodo amat! napa sih!"

"Lo serius gak mau nerima Zavier? gua udah ada calon nih kalau lo gak mau. yah bisa dipertimbangkan lah soalnya gue kenal asal usulnya," ucap Rion memancing Kiara.

Kiara menatap tajam kearah Rion. tanpa aba-aba Kiara menjambak rambut Rion. "S*alan lo! lo tau gimana perasaan gue! bisa-bisanya lo malah nyari cewek lain untuk Zavier! lo bosan hidup hah!" bentak Kiara melampiaskan semua emosinya.

"Awwww sakit Ra! iya iya ampun gue becanda sumpah! gue gak ada calon."

Mendengar itu Kiara melepas rambut Rion dan duduk manis seperti gadis baik-baik.

"Gue ngeri sendiri liat lo Ra! kalau Zavier tau kelakuan lo gini gue yakin dia mending nurut sama om Kalandra," ucap Rion ngeri sendiri melihat Kiara yang tersenyum manis.

"Gak usah buat gue emosi! apa tujuan lo datang kesini hmmm?" tanya Kiara tak sabaran.

"Gue mau lo bahagia, gue tau menjadi pendamping Zavier adalah impian lo," ucap Rion.

Kiara memicingkan matanya. "Lo nyembunyiin sesuatu dari gue yah!"

"Gue tau apa yang lo alami."

Kiara membeku, ia tak bisa mengeluarkan sepatah katapun. hal yang ia sembunyikan akhirnya terungkap. Kiara tidak ingin dipandang lemah.

"Siapa lagi?"

"Cuma gue! gue tau lo gak akan kasih tau Zavier tentang penyakit lo," ucap Rion.

"Sorry," ucap Kiara lirih.

"Gue kecewa sama lo Ra! selama ini ternyata lo gak nganggep kita ada sampai-sampai lo harus nyembunyiin penyakit lo itu! gue mau marah sama lo, tapi gue gak tega!"

"Plis tutup mata dan telinga lo selamanya untuk gue, anggap lo gak pernah tau apapun tentang gue. gue gak mau lo pandang menyedihkan!"

"Ok! tapi janji sama gue, kalau ada apa-apa hubungi gue. lo harus hidup bahagia. lo harus wujudkan semua impian lo!" tegas Rion.

Kiara meneteskan air mata haru. ia tau Rion akan menjaganya setelah tau apa yang terjadi padanya. Kiara sangat bersyukur dipertemukan dengan Rion yang sangat baik padanya meskipun Rion sering usil padanya.

Rion mengusap kepala Kiara. "Lo makin jelek kalau nangis," ucap Rion juga meneteskan air mata.

"Lo harus bahagia Ra! dan bahagia lo cuma Zavier. gue akan lindungi lo mulai sekarang. selamat bahagia Yona Kiara." batin Rion.

Episodes
1 Eps 01
2 Eps 02
3 Eps 03
4 Eps 04
5 Eps 5
6 Eps 06
7 Eps 07
8 Eps 08
9 Eps 09
10 Eps 10
11 Eps 11
12 Eps 12
13 Eps 13
14 Eps 14
15 Eps 15
16 Eps 16
17 Eps 17
18 Eps 18
19 Eps 19
20 Eps 20
21 Eps 21
22 Eps 22
23 Eps 23
24 Eps 24
25 Eps 25
26 Eps 26
27 Eps 27
28 Eps 28
29 Eps 29
30 Eps 30
31 Eps 31
32 Eps 32
33 Eps 33
34 Eps 34
35 Eps 35
36 Eps 36
37 Eps 37
38 Eps 38
39 Eps 39
40 Eps 40
41 Epa 41
42 Eps 42
43 Eps 43
44 Eps 44
45 Eps 45
46 Eps 46
47 Eps 47
48 Eps 48
49 Eps 49
50 EPS 50
51 Eps 51
52 Eps 52
53 Eps 53
54 Eps 54
55 Eps 55
56 Eps 56
57 Eps 57
58 Eps 58
59 Eps 59
60 Eps 60
61 Eps 61
62 Eps 62
63 Eps 63
64 Eps 64
65 Eps 65
66 Eps 66
67 Eps 67
68 Eps 68
69 Eps 69
70 Eps 70
71 Eps 71
72 Eps 72
73 Eps 73
74 Eps 74
75 Eps 75
76 Eps 76
77 Eps 77
78 Eps 78
79 Eps 79
80 Eps 80
81 Eps 81
82 Eps 82
83 Eps 83
84 Eps 84
85 Eps 85
86 Eps 86
87 Eps 87
88 Eps 88
89 Eps 89
90 Eps 90
91 Eps 91
92 Eps 92
93 Eps 93
94 Eps 94
95 Eps 95
96 Eps 96
97 Eps 97
98 Eps 98
99 Eps 99
100 EPS 100
101 Eps 101
102 Eps 102
103 Eps 103
104 Eps 104
105 Eps 105
106 Eps 106
107 Eps 107
108 Eps 108
109 Eps 109
110 Eps 110
111 Eps 111
112 Eps 112
113 Eps 113
Episodes

Updated 113 Episodes

1
Eps 01
2
Eps 02
3
Eps 03
4
Eps 04
5
Eps 5
6
Eps 06
7
Eps 07
8
Eps 08
9
Eps 09
10
Eps 10
11
Eps 11
12
Eps 12
13
Eps 13
14
Eps 14
15
Eps 15
16
Eps 16
17
Eps 17
18
Eps 18
19
Eps 19
20
Eps 20
21
Eps 21
22
Eps 22
23
Eps 23
24
Eps 24
25
Eps 25
26
Eps 26
27
Eps 27
28
Eps 28
29
Eps 29
30
Eps 30
31
Eps 31
32
Eps 32
33
Eps 33
34
Eps 34
35
Eps 35
36
Eps 36
37
Eps 37
38
Eps 38
39
Eps 39
40
Eps 40
41
Epa 41
42
Eps 42
43
Eps 43
44
Eps 44
45
Eps 45
46
Eps 46
47
Eps 47
48
Eps 48
49
Eps 49
50
EPS 50
51
Eps 51
52
Eps 52
53
Eps 53
54
Eps 54
55
Eps 55
56
Eps 56
57
Eps 57
58
Eps 58
59
Eps 59
60
Eps 60
61
Eps 61
62
Eps 62
63
Eps 63
64
Eps 64
65
Eps 65
66
Eps 66
67
Eps 67
68
Eps 68
69
Eps 69
70
Eps 70
71
Eps 71
72
Eps 72
73
Eps 73
74
Eps 74
75
Eps 75
76
Eps 76
77
Eps 77
78
Eps 78
79
Eps 79
80
Eps 80
81
Eps 81
82
Eps 82
83
Eps 83
84
Eps 84
85
Eps 85
86
Eps 86
87
Eps 87
88
Eps 88
89
Eps 89
90
Eps 90
91
Eps 91
92
Eps 92
93
Eps 93
94
Eps 94
95
Eps 95
96
Eps 96
97
Eps 97
98
Eps 98
99
Eps 99
100
EPS 100
101
Eps 101
102
Eps 102
103
Eps 103
104
Eps 104
105
Eps 105
106
Eps 106
107
Eps 107
108
Eps 108
109
Eps 109
110
Eps 110
111
Eps 111
112
Eps 112
113
Eps 113

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!