Kisah ini terinspirasi dari kisah nyata yang terjadi di Sekitar tempat tinggal ku tepatnya di kampung Sawangan Depok Jawa Barat.
Kisah ini berawal dari dua orang pengendara bermotor yang saat itu melewati sebuah kebun bambu yang begitu gelap.
Seorang pengendara bermotor membonceng istrinya melewati kebun bambu yang gelap itu .
dari awal sang istri sudah curiga karna ia merasakan ada sesuatu yang sedang mengintainya.
Ia pun berkata " Mas...apa kamu yakin kamu tidak salah jalan...? Sepertinya ini bukan jalan yang biasa kita lewati saat pulang." sambil bertanya kepada Sang suami.
Sang Suami pun berkata " Aku tidak mungkin salah jalan sayang...ini memang jalan yang biasa kita lewati saat pulang ke rumah..." sambil merasa yakin itu adalah jalan yang biasa mereka lewati saat pulang dari ladang yang terletak cukup jauh dari kampung mereka.
tiba - tiba sang istri pun mendengar ada suara yang aneh yang membuat bulu kuduknya berdiri.
Suara itu seperti suara gemerincing besi atau rantai yang terdengar sangat nyaring di telinga.
Lalu Sang istri berkata " Sayang apa kamu mendengar suara itu...?" sambil bertanya kepada sang suami.
Sang Suami pun berkata " Suara apa yang kamu dengar...?" sambil bertanya kepada sang istri.
Sang istri pun berkata " Suara gemerincing besi yang sangat menganggu." lalu ia juga mendengar beberapa orang berkata " Lailahailaullah beberapa kali seperti akan memakamkam jasad seseorang namun tidak terlihat.
Sang Suami pun mulai mersakan kejanggal di sekitar mereka dan mendengar suara itu juga.
ia berkata " Sanyang sepertinya ada iring - iringan Jenazah apakah ada seseorang yang meninggal. Tapi kenapa acara pemakamannya di lakukan tengah malam seperti ini...?" sambil menjelaskan semuanya kepada sang istri.
Sang istri pun berkata " Entahlah..."
Angin pun mulai berhembus dan terasa dingin menusuk tulang. Suasana di sekitar semakin mencekam perasaan takut dan hawatir selalu menyelimuti hati mereka.
Wussss....
Angin kencang pun berhembus sangat cepat tampak sebuah keranda terbang yang terbuat dari besi yang melayang di atas kepala mereka dan melewati mereka dengan begitu cepat dengan suara gemerincing yang mengerikan hingga membuat tubuh mereka gemetar ketakutan.
Sang istri pun menjadi panik dan berkata " Apa...!!! Keranda terbang sayang kita harus segera pergi dari sini cepatlah..." sambil meminta suaminya untuk segera menyalakan mesin motor itu.
Namun entah kenapa motor itu tidak mau menyalah juga. Keranda terbang itu pun mendarat di hadapan mereka dengan penampilan yang menyeramkan dengan kain berwarna hitam gelap yang menutupi bagian atas keranda mayat itu.
Benda itu pun berguncang dengan hebat dan mengeluarkan suara berdenting yang sangat memekangkan telinga. Hingga telinga keduanya mengeluarkan darah.
Mereka pun semakin ketakutan dan berusaha untuk melarikan diri.
Sang suami pun berkata " Sial kenapa kendaraan ini tiba - tiba mati di saat yang genting seperti ini." sambil berusaha menghidupkan motornya itu namun tidak berhasil.
Sang istri pun berkata " Sudah jangan hiraukan itu kita lari saja...!!! " sambil terlihat panik.
Akhirnya mereka berdua pun berlari dengan kencang hingga masuk ke hutan yang gelap. Sepasang suami istri itu pun berusaha menyelamatkan diri mereka dari keranda terbang itu.
Namun gagal keranda terbang itu mengikuti mereka dari belakang dengan cepat dan berhenti tepat di hadapan sang istri yang tidak bisa berlari lagi.
Guncangan hebat pun di tunjukkan oleh keranda terbang itu dan kain hitam penutup keranda itu pun terbuka dengan sendirinya sehingga menampakan beberapa badan besi dari keranda itu. Tikar jerami pun terbang keluar dari dalam keranda itu dan menjirat sang istri dan memasukannya ke dalam keranda mayat yang terbuka itu.
Dan tertutup dengan sendirinya saat sang istri telah masuk ke dalam sana kain hitam pun sudah kembali menutupi bagian atas keranda itu.
Dengan cepat sang istri masuk ke dalam sana dan menjadi mayat dengan tiba - tiba.
Sang suami pun hanya bisa pasrah melihat kejadian itu sehingga membuatnya gila.
Ia berkata " tidak istri ku...jangan pergi..." sambil menangis terseduh - seduh dan mulai berubah menjadi orang yang kehilangan akal karna ia tidak mampu menahan kesedihannya.
Keranda itu pun terbang dan menghilang di gelapnya malam membawa jasad wanita itu entah kemana.
Setelah kejadian itu terjadi Sang suami pun mengatakan kepada setiap orang yang ia temui dan berkata kepada mereka perkataan yang tidak jelas.
Ia berkata " Tolong istri ku telah menjadi korban keranda terbang dia telah menjadi mayat selamatkan dia..." sambil menghampiri setiap orang yang lewat di sana.
Dan menjadi buah bibi di kalangan warga desa Sawangan itu sendiri.
Berita itu pun terus menyebar dari mulut ke mulut sampai terdengar ke kuping ku.
Aku mengetahui kabar itu dari Nenek ku yang tinggal di desa sawangan itu ia menceritakan semuanya kepada ku dan aku pun mendengarkannya.
Ia berkata " Cucu...bolehkah nenek meminta mu untuk datang ke tempat ini dan menemani nenek selama beberapa hari kedepan nenek sangat takut setelah mendengar berita itu." sambil meminta ku untuk datang ke sana dan menemaninya.
Aku pun berkata " Kan ada kakek...jadi nenek tidak perlu takut..." sambil berusaha menenangkannya.
Nenek pun berkata " Kakek mu selalu meninggalkan nenek sendiri sehingga nenek kesepian paman kedua mu juga setiap hari pergi bekerja dan tidak pulang - pulang. Cucu nenek mohon kau kemarilah temani nenek...nenek sangat merindukan mu." sambil meminta ku untuk pergi ke sana dan aku pun menurutinya.
Aku berkata " Baiklah...Aku akan datang ke sana saat aku libur kerja nanti ya...nek...buatkan Queen makanan yang lezat jika Queen ke sana ya...nek..." sambil bercanda kepadanya.
Sang Nenek pun berkata " Baiklah cucu ku...nenek akan membuatkan makanan yang lezat untuk mu jika kau datang ke sini dan menemani nenek selama beberapa hari oke..." sambil bergurau kepada ku.
Aku pun berkata " Oke...nek...nanti hari sabtu dan minggu aku akan pergi ke sana untuk menemani nenek tunggu aku ya nek..."
Sang Nenek pun berkata " Baiklah cucu ku." akhirnya aku pun menutup telponnya dan kembali bekerja.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 92 Episodes
Comments