ANAK ANGKAT KELUARGA CHU

Chu Rong melambaikan tangan ke arah Chu Haitang dan Liu Jinhong, "Datang dan makan, ikan bakarnya telah masak,"

Chu Haitang mengangguk, dia bergegas mendekat ke arah anggota keluarganya. Liu Jinhong mengikuti dari belakang, menatap satu persatu wajah anggota keluarga Chu kemudian melengkungkan senyuman tipis. "Salam paman, bibi, nenek, adik!"

Semua orang tersenyum riang, Pei Yuwen memberikan mangkuk kosong untuknya, "Kau bisa mengambilnya sendiri, ada sup dan ikan bakar. Makanlah!"

Liu Jinhong menganggukkan kepala, dia menerima mangkuk itu dengan penuh semangat. "Terima kasih bibi,"

"Ya... Sama-sama. Makanlah!" Pei Yuwen mengambil beberapa potong daging, kemudian memberikannya pada Liu Jinhong.

"Makanlah yang banyak, semua orang bahagia hari ini." ucap Lao Shi, Liu Jinhong mengangguk.

Di masa lalu, dia hidup dalam organisasi dan bekerja keras untuk bisa makan, orang tua kandungnya membuang dia di panti asuhan, bahkan sampai dirinya berusia 5 tahun, kedua orang itu tidak pernah mengunjunginya sekalipun.

Chu Haitang menyadari perubahan suasana hati Liu Jinhong, dia segera menghiburnya, "Kau bisa menganggap anggota keluargaku sebagai keluargamu sendiri, jangan merasa sungkan. Kami bersahabat."

Pei Yuwen merasakan sesuatu yang rumit, sepertinya pemuda ini tidak pernah mendapatkan kasih sayang sedikitpun dari keluarganya, sehingga kehangatan yang ditunjukkan oleh keluarga Chu, membuat dia merasa tidak nyaman.

"Ayo makan!" ucapnya, dia tidak ingin mengatakan kata-kata penghiburan, takut akan menyinggung perasaan pemuda asing di depannya.

"Nenek, ayah, ibu, aku ingin mengajak Jinhong untuk bergabung dengan keluarga kita, dia sahabatku, kami sudah seperti saudara sendiri." ucap Chu Haitang.

Liu Jinhong menghentikan gerakan tangannya, dia melirik ke arah para penatua dari keluarga Chu, jantungnya berdetak cepat, takut jika mereka menolak.

"Ayah hanya memiliki satu orang anak laki-laki, tidak ada salahnya jika mengadopsi anak laki-laki lain. Tidak perlu merasa canggung, panggil aku ayah. Mulai hari ini, kau adalah putra keduaku." ucap Chu Rong, dia menyadari bahwa usia Liu Jinhong lebih muda dari Chu Wentian.

"Ya, dari pada mengurus cucu bau itu, nenek lebih suka memiliki cucu laki-laki yang tampan seperti Jinhong." ucap Lao Shi.

Batuk!

Liu Jinhong hampir saja tersedak, setelah mendengar ucapan wanita tua itu, dia melirik ke arah Chu Wentian untuk melihat reaksinya, namun pemuda itu hanya menyipitkan mata ke arahnya.

"Jangan berpikir untuk merebut perhatian mereka dariku, kau harus menyebutku kakak mulai sekarang," ucap Chu Wentian, dia menunjukkan senyuman mengejek.

Liu Jinhong terdiam, di kehidupan pertamanya, dia adalah saudara laki-laki tertua, namun kali ini dia harus menyebut seseorang sebagai kakak.

Chu Haitang menunjukkan senyuman main-main, dia melirik ke arah Chu Wentian. "Kakak tertua, berhati-hatilah! Jinhong seorang ahli pedang yang sangat hebat, dia murid pertama dari dewa tua."

Chu Wentian menatapnya dengan acuh tak acuh, "Sekalipun dia murid dari dewa tua, memasuki keluarga Chu kami, dia adalah adik kecil dan harus memanggilku kakak. Aku saudara laki-laki tertua sekarang!"

Liu Jinhong terdiam, namun tak lama kemudian dia menangkupkan tangannya, "Kakak tertua!"

Chu Wentian bersenandung, dia sangat puas dengan sebutan ini. "Sangat manis! Hahaha... Mulai saat ini, kau adalah adik laki-lakiku."

Liu Jinhong mengangguk, dia tidak ingin membuat masalah, lagi pula mereka baru saja bertemu satu sama lain. Dia cukup bersyukur, karena keluarga Chu bersedia menerimanya.

"Cepat habiskan makanannya, nanti keburu dingin. Kita harus bergegas!" ucap Lao Shi.

Semua anggota keluarga tidak ada yang berani menyela, mereka mulai membenamkan kepalanya dan makan dengan cepat. Setelah kenyang, mereka segera berbenah, kemudian satu persatu masuk ke dalam kereta.

"Jinhong, naiklah! Kau bisa duduk dengan kami," ucap Lao Shi. Liu Jinhong terdiam sejenak, merasa tidak enak hati dengan Chu Rong dan Chu Wentian.

"Masuklah! Kami akan bergantian untuk membawa kereta kuda," ucap Chu Rong, Liu Jinhong akhirnya menurut, dia segera masuk ke gerbong kereta dan duduk di samping Lao Shi.

Kereta kembali melaju dengan kecepatan sedang, semua anggota keluarga mengobrol dengan santai. Namun tiba-tiba saja mata Liu Jinhong menyipit, ujung telinganya bergerak-gerak.

"Ayah! Hentikan kereta kudanya!" ucap Liu Jinhong. Chu Rong terlihat kaget, dia segera menarik tali kekang kudanya.

"Ada apa?" semua orang terlihat sangat heran dengan perubahan pemuda itu, hanya Chu Haitang yang sudah terbiasa, dia mulai mempersiapkan panah lengan.

"Ayah, kakak laki-laki, masuklah ke dalam gerbong kereta! Biarkan Jinhong yang melanjutkan!" ucap Chu Haitang, ucapannya terdengar sangat tegas.

"Biarkan Jinhong beristirahat, ayah dan kakak laki-laki masih bisa melakukannya." ucap Chu Rong, namun Liu Jinhong segera menyela.

"Ayah, ada penyergapan di depan, 20 orang pria berpakaian hitam, mereka bersembunyi di balik pepohonan dan berniat untuk merampok."

Chu Rong dan Chu Wentian terlihat sangat kaget, hanya ada tiga orang laki-laki dalam keluarga mereka. Untuk berhadapan dengan para perampok, merupakan hal yang sangat sulit dilakukan.

Chu Haitang dan Liu Jinhong segera turun dari kereta, keduanya mendesak Chu Rong dan Chu Wentian untuk segera masuk ke gerbong. "Jangan khawatir, kedua serigala besar itu bisa melindungi kalian. Ayah, kakak, cepatlah naik!"

Chu Rong menatap putri dan putra angkatnya itu dengan rumit, dia ingin menolak, namun sadar bahwa dia tidak memiliki kemampuan untuk bertempur. Sejak kecil dia hanya tahu cara berburu, namun tidak pernah sekalipun menggunakan kemampuannya untuk berperang dengan orang lain.

Akhirnya mereka masuk ke dalam gerbong kereta, Chu Haitang dan Liu Jinhong duduk di depan mengendalikan kuda itu dengan tenang.

"Arah jam 3, membusur 2 titik ke kiri!"

"Arah jam 10, renggangkan serangan dalam 10 cm!"

"Arah jam 1, 3 orang. Bidik sedikit lebih atas!"

"Arah jam 11, gunakan jarum yang lebih tipis!"

Semua orang yang duduk di dalam gerbong kereta mendengarkan instruksi yang diberikan oleh pemuda itu, Liu Jinhong memiliki ketajaman panca indera yang tidak sama dengan orang lain, dia bahkan mengetahui persembunyian musuh dengan sangat jelas.

Chu Haitang bergerak cepat, mengatur posisi panah lengannya dengan presisi, dia membidiknya sesuai arahan. Dalam sekejap, terdengar beberapa kali suara benda jatuh, membuat orang-orang yang berada di dalam gerbong kereta menggigil ketakutan.

"Arah depan, bersiaplah untuk penyergapan. 12 orang perampok bersenjata!" ucap Liu Jinhong, dia segera memberikan kendali kereta pada Chu Haitang, sementara dirinya mengeluarkan sebilah pedang dari ruang penyimpanan, kemudian melompat dan langsung berhadapan dengan orang-orang itu.

Trang...

Trang...

Trang...

Suara pedang berbenturan, membuat siapa pun yang mendengarnya merasa ngilu. Seluruh anggota keluarga Chu menahan nafas mereka dengan susah payah.

"Jinhong! Di belakangmu!" teriak Chu Haitang, dia melemparkan sebilah belati dari balik pakaiannya dan langsung menancap di punggung perampok itu.

Bruk!

Terpopuler

Comments

Fifid Dwi Ariyani

Fifid Dwi Ariyani

trusceia

2025-01-21

1

aphrodite

aphrodite

sabar y Weitian😂😂😂

2024-12-20

1

Desi MA

Desi MA

salam kenal author....sudah sampai di bab ini baru aq muncul...karena makin kesini makin keren aja ⚘⚘⚘

2024-12-08

1

lihat semua
Episodes
1 CEMBURU BUTA
2 TRANSMIGRASI
3 BANTUAN DARI DEWA TUA
4 MENGOBATI TENTARA YANG TERLUKA
5 RACUN DINGIN
6 PAMIT
7 RONG SIYUE BERTRANSMIGRASI
8 MURID-MURID DEWA TUA
9 JEPIT RAMBUT EMAS
10 BERTEMU 2 SERIGALA
11 BERMAIN SELUNCURAN SALJU
12 PEMUDA DI DASAR SUNGAI
13 MENDAPATKAN INFORMASI DARI LIU JINHONG
14 ANAK ANGKAT KELUARGA CHU
15 TIBA DI KOTA KABUPATEN GAOSUI
16 SEBERAPA BESAR RUANG PENYIMPANAN?
17 ZHAO ZHAN
18 MENEMUKAN ZHAO ZHAN
19 ZHAO ZHAN VS LIU JINHONG
20 MENYELINAP
21 MEMBELI LAHAN
22 KEBAHAGIAAN PARA MERTUA
23 IDOLA BARU WANITA TUA
24 KAISAR YANG BIAS
25 KELUHAN
26 TERNYATA SHEN YIJIA
27 USAHA KELUARGA CHU
28 DEKRIT PERNIKAHAN
29 PERMINTAAN CHU HAITANG
30 SELIR SHEN MENCARI MASALAH
31 RENCANA SELIR SHEN
32 PERNIKAHAN
33 SELIR ATAU ISTRI UTAMA?
34 SONG JINGCHEN DAN CHU HAITANG
35 MEMBERSIHKAN ISTANA JIN'AN
36 KURSI RODA
37 KOMPARTEMEN TERSEMBUNYI
38 KUNJUNGAN RONG SIYUE
39 MERENOVASI ISTANA JIN'AN
40 PEMANDIAN AIR PANAS
41 UNDANGAN DARI KAISAR
42 BERTEMU KAISAR
43 KOMPENSASI
44 KEBOHONGAN ZHAO GONG
45 ISTANA JIN'AN YANG MEGAH
46 KUNJUNGAN KAISAR
47 MENGHIBUR KAISAR
48 KAISAR MERAMPOK
49 SANGAT MENDOMINASI
50 MENYEBABKAN PERPECAHAN
51 CHU BERSAUDARA
52 CHU YUNLING PATAH HATI
53 TEKAD CHU YUNLING
54 PERJAMUAN BESAR
55 PERJAMUAN (2)
56 SIDANG
57 KELUARGA SHEN JATUH
58 TRANSFORMASI CHU YUNLING
59 KEDATANGAN WILLIAM
60 CALON MENANTU
61 MAHAR YANG LANGKA
62 PUTRI KAISAR DI KALAHKAN PUTRI PETANI
63 PUTERI KETUA BANDIT
64 ISTANA QINGYUE
65 KERETA MEWAH
66 HADIAH YANG MURAH HATI
67 WARNA FAVORIT SONG JINGCHEN
68 INFORMASI DARI PELAYAN
69 TOKO BARU
70 MEMBERIKAN PELAJARAN
71 KAISAR PINGSAN
72 RENCANA PERMAISURI DAN PANGERAN KETIGA
73 KEDATANGAN PANGERAN KELIMA
74 MEMBUJUK BAI YINGJUN
75 MASA LALU BAI YINGJUN
76 MENGUNJUNGI DESA GUJIA
77 ZHAO ZHAN YANG MALANG
78 ZHAO ZHAN YANG MALANG (2)
79 MENYELAMATKAN KELUARGA WU
80 DATANG MELAMAR
81 CALON ISTRI YANG POSESIF
82 PERTEMUAN PERTAMA
83 WILLIAM MENGHILANG
84 NEGERI PADANG RUMPUT
85 KEMARAHAN CHU YUNLING
86 MENDOMINASI NEGERI PADANG RUMPUT
87 KECURIGAAN CHU YUNLING
88 MENUNJUKKAN KEMAMPUAN
89 MENJADI BIKSU? OMONG KOSONG!
90 MEMBUAT KESEPAKATAN
91 PERDEBATAN
92 MEMANFAATKAN KESEMPATAN
93 KELUARGA MENTERI PERTAHANAN
94 KEMUNCULAN BAILI CHEN
95 DEWA KEKAYAAN DATANG
96 DATANG KE GUISHAN
97 IKUTI KATA SUAMI
98 SONG JINGCHEN DI SERANG
99 MENGUNJUNGI IBU SURI
100 BUKTI KEJAHATAN
101 PELAYAN PERMAISURI TERBUNUH
102 ORANG PALING SOMBONG DI BEICHENG
103 SERANGAN SERENTAK DARI BERBAGAI ARAH
104 SONG JINGCHEN MENGAMBIL TINDAKAN
105 MENAMPAR WAJAH
106 KAISAR TERKENA STROKE
107 RAJA JING BERDIRI LAGI
108 PERDEBATAN ANTAR SELIR
109 RAMUAN STONESEED
110 GELOMBANG PENYERANGAN
111 GELOMBANG PENYERANGAN (2)
112 PENJARA AIR
113 RENCANA BUSUK RAJA AN
114 ZHAO ZHAN KEMBALI KE DESA GUJIA
115 KEBENCIAN DAN CINTA
116 RENCANA PERNIKAHAN
117 SONG QINGLAN YANG SEDIH
118 HENDRICK TERPESONA
119 RENCANA
120 BERLATIH
121 RACUN GU
122 PRAJURIT BONEKA
123 CHENG XIN BERTEMU YU JIE
124 IKAN MENGGIGIT UMPANNYA
125 IKAN MENGGIGIT UMPANNYA (2)
126 SHEN YIJIA MENCARI ZHAO ZHAN
127 KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL
128 KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL (2)
129 RENCANA RAJA AN
130 MULAI MEMBUAT KERIBUTAN
131 MEMBUAT KERIBUTAN (2)
132 MEMBUAT KERIBUTAN (3)
133 RENCANA PARA MENTERI
134 KUNJUNGAN PARA PEJABAT DAN MENTERI
135 CHU HAITANG MEMULAI RENCANA
136 MAUKAH ANDA BERGABUNG?
137 SEKUTU BARU
138 LIU JINHONG DI CULIK
139 LIU JINHONG LEBIH LICIK
140 MENGUNJUNGI FESTIVAL LENTERA
141 PEMBICARAAN JING YIHUA DAN CHU HAITANG
142 DUPA PERANGSANG
143 MENANGKAP PEZINA
144 PEZINA DI TEMUKAN
145 TAMPARAN BRUTAL DI WAJAH
146 TENTANG ERDEM
147 PASANGAN PSIKOPAT
148 SEMUA ANAK BERKUMPUL
149 TUAN YANG SEBENARNYA
150 PERNIKAHAN MASSAL
151 MASALAH NEGARA
152 LAMARAN DARI LYODRA
153 MENJEMPUT SONG QINGLAN
154 SALING MENYERANG
155 MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU
156 MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU (2)
157 RAJA AN DAN RAJA MING BEKERJA SAMA
158 KEPUTUSAN IBU SURI
159 MENJADI PUTRA MAHKOTA
160 SONG JINGCHEN NAIK TAHTA
161 BAO YUNCHENG MENIKAH
Episodes

Updated 161 Episodes

1
CEMBURU BUTA
2
TRANSMIGRASI
3
BANTUAN DARI DEWA TUA
4
MENGOBATI TENTARA YANG TERLUKA
5
RACUN DINGIN
6
PAMIT
7
RONG SIYUE BERTRANSMIGRASI
8
MURID-MURID DEWA TUA
9
JEPIT RAMBUT EMAS
10
BERTEMU 2 SERIGALA
11
BERMAIN SELUNCURAN SALJU
12
PEMUDA DI DASAR SUNGAI
13
MENDAPATKAN INFORMASI DARI LIU JINHONG
14
ANAK ANGKAT KELUARGA CHU
15
TIBA DI KOTA KABUPATEN GAOSUI
16
SEBERAPA BESAR RUANG PENYIMPANAN?
17
ZHAO ZHAN
18
MENEMUKAN ZHAO ZHAN
19
ZHAO ZHAN VS LIU JINHONG
20
MENYELINAP
21
MEMBELI LAHAN
22
KEBAHAGIAAN PARA MERTUA
23
IDOLA BARU WANITA TUA
24
KAISAR YANG BIAS
25
KELUHAN
26
TERNYATA SHEN YIJIA
27
USAHA KELUARGA CHU
28
DEKRIT PERNIKAHAN
29
PERMINTAAN CHU HAITANG
30
SELIR SHEN MENCARI MASALAH
31
RENCANA SELIR SHEN
32
PERNIKAHAN
33
SELIR ATAU ISTRI UTAMA?
34
SONG JINGCHEN DAN CHU HAITANG
35
MEMBERSIHKAN ISTANA JIN'AN
36
KURSI RODA
37
KOMPARTEMEN TERSEMBUNYI
38
KUNJUNGAN RONG SIYUE
39
MERENOVASI ISTANA JIN'AN
40
PEMANDIAN AIR PANAS
41
UNDANGAN DARI KAISAR
42
BERTEMU KAISAR
43
KOMPENSASI
44
KEBOHONGAN ZHAO GONG
45
ISTANA JIN'AN YANG MEGAH
46
KUNJUNGAN KAISAR
47
MENGHIBUR KAISAR
48
KAISAR MERAMPOK
49
SANGAT MENDOMINASI
50
MENYEBABKAN PERPECAHAN
51
CHU BERSAUDARA
52
CHU YUNLING PATAH HATI
53
TEKAD CHU YUNLING
54
PERJAMUAN BESAR
55
PERJAMUAN (2)
56
SIDANG
57
KELUARGA SHEN JATUH
58
TRANSFORMASI CHU YUNLING
59
KEDATANGAN WILLIAM
60
CALON MENANTU
61
MAHAR YANG LANGKA
62
PUTRI KAISAR DI KALAHKAN PUTRI PETANI
63
PUTERI KETUA BANDIT
64
ISTANA QINGYUE
65
KERETA MEWAH
66
HADIAH YANG MURAH HATI
67
WARNA FAVORIT SONG JINGCHEN
68
INFORMASI DARI PELAYAN
69
TOKO BARU
70
MEMBERIKAN PELAJARAN
71
KAISAR PINGSAN
72
RENCANA PERMAISURI DAN PANGERAN KETIGA
73
KEDATANGAN PANGERAN KELIMA
74
MEMBUJUK BAI YINGJUN
75
MASA LALU BAI YINGJUN
76
MENGUNJUNGI DESA GUJIA
77
ZHAO ZHAN YANG MALANG
78
ZHAO ZHAN YANG MALANG (2)
79
MENYELAMATKAN KELUARGA WU
80
DATANG MELAMAR
81
CALON ISTRI YANG POSESIF
82
PERTEMUAN PERTAMA
83
WILLIAM MENGHILANG
84
NEGERI PADANG RUMPUT
85
KEMARAHAN CHU YUNLING
86
MENDOMINASI NEGERI PADANG RUMPUT
87
KECURIGAAN CHU YUNLING
88
MENUNJUKKAN KEMAMPUAN
89
MENJADI BIKSU? OMONG KOSONG!
90
MEMBUAT KESEPAKATAN
91
PERDEBATAN
92
MEMANFAATKAN KESEMPATAN
93
KELUARGA MENTERI PERTAHANAN
94
KEMUNCULAN BAILI CHEN
95
DEWA KEKAYAAN DATANG
96
DATANG KE GUISHAN
97
IKUTI KATA SUAMI
98
SONG JINGCHEN DI SERANG
99
MENGUNJUNGI IBU SURI
100
BUKTI KEJAHATAN
101
PELAYAN PERMAISURI TERBUNUH
102
ORANG PALING SOMBONG DI BEICHENG
103
SERANGAN SERENTAK DARI BERBAGAI ARAH
104
SONG JINGCHEN MENGAMBIL TINDAKAN
105
MENAMPAR WAJAH
106
KAISAR TERKENA STROKE
107
RAJA JING BERDIRI LAGI
108
PERDEBATAN ANTAR SELIR
109
RAMUAN STONESEED
110
GELOMBANG PENYERANGAN
111
GELOMBANG PENYERANGAN (2)
112
PENJARA AIR
113
RENCANA BUSUK RAJA AN
114
ZHAO ZHAN KEMBALI KE DESA GUJIA
115
KEBENCIAN DAN CINTA
116
RENCANA PERNIKAHAN
117
SONG QINGLAN YANG SEDIH
118
HENDRICK TERPESONA
119
RENCANA
120
BERLATIH
121
RACUN GU
122
PRAJURIT BONEKA
123
CHENG XIN BERTEMU YU JIE
124
IKAN MENGGIGIT UMPANNYA
125
IKAN MENGGIGIT UMPANNYA (2)
126
SHEN YIJIA MENCARI ZHAO ZHAN
127
KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL
128
KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL (2)
129
RENCANA RAJA AN
130
MULAI MEMBUAT KERIBUTAN
131
MEMBUAT KERIBUTAN (2)
132
MEMBUAT KERIBUTAN (3)
133
RENCANA PARA MENTERI
134
KUNJUNGAN PARA PEJABAT DAN MENTERI
135
CHU HAITANG MEMULAI RENCANA
136
MAUKAH ANDA BERGABUNG?
137
SEKUTU BARU
138
LIU JINHONG DI CULIK
139
LIU JINHONG LEBIH LICIK
140
MENGUNJUNGI FESTIVAL LENTERA
141
PEMBICARAAN JING YIHUA DAN CHU HAITANG
142
DUPA PERANGSANG
143
MENANGKAP PEZINA
144
PEZINA DI TEMUKAN
145
TAMPARAN BRUTAL DI WAJAH
146
TENTANG ERDEM
147
PASANGAN PSIKOPAT
148
SEMUA ANAK BERKUMPUL
149
TUAN YANG SEBENARNYA
150
PERNIKAHAN MASSAL
151
MASALAH NEGARA
152
LAMARAN DARI LYODRA
153
MENJEMPUT SONG QINGLAN
154
SALING MENYERANG
155
MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU
156
MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU (2)
157
RAJA AN DAN RAJA MING BEKERJA SAMA
158
KEPUTUSAN IBU SURI
159
MENJADI PUTRA MAHKOTA
160
SONG JINGCHEN NAIK TAHTA
161
BAO YUNCHENG MENIKAH

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!