PEMUDA DI DASAR SUNGAI

Semua anggota keluarga terlihat sangat bahagia, tidak ada sedikitpun kesedihan di wajah mereka. Tubuh yang awalnya kurus perlahan-lahan menjadi lebih berisi, bahkan kulit mereka berubah menjadi lebih terang dari sebelumnya. Perawatan dan konsumsi makanan bergizi merupakan hal terbaik yang telah diterapkan oleh Chu Haitang pada keluarganya.

Musim dingin dengan cepat berlalu, seluruh anggota keluarga bersiap untuk menyambut perubahan. Berbagai macam perlengkapan telah dikemas, tidak ada satupun yang tersisa. Hari ini, mereka akan berangkat menuju desa Gujia, sesuai dengan yang diarahkan oleh Song Jingchen sebelumnya.

Perjalanan menuju kesana cukup panjang dan melelahkan, Chu Haitang memutuskan untuk menjual satu batang emas, dia membeli berbagai macam kebutuhan dan juga kereta kuda.

Setelah menuruni gunung, mereka duduk menunggu kereta yang dibawa oleh Chu Wentian dan Chu Haitang muncul, kedua ekor anak serigala juga tumbuh dengan cepat, bulu mereka terlihat halus dengan daging yang tebal.

"Ayah, ibu, nenek! Kami kembali!" Chu Haitang berteriak sambil melambaikan tangan ke arah mereka. Saat ini sebuah kereta yang cukup besar dan mewah meluncur di jalanan dan langsung berhenti tepat di depan anggota keluarga Chu.

"Cepat naik!" ajak Chu Haitang, dia membantu Lao Shi untuk masuk ke kereta, di susul dengan Pei Yuwen.

Bagian dalam kereta di desain dengan sangat indah, Chu Haitang sengaja membuat dua tempat tidur yang cukup lebar untuk ibu dan juga neneknya beristirahat. Sementara di sisi lain, ada sofa panjang, yang bisa digunakan oleh seluruh anggota keluarga untuk duduk.

Semua orang duduk dengan rapi di tempatnya masing-masing, begitu juga dengan kedua anak serigala jantan. Awalnya, Chu Haitang ingin meninggalkan sepasang serigala besar di hutan, namun kedua makhluk berbulu itu terus mengejar, seolah memiliki keterikatan dengan keluarga mereka.

Chu Rong akhirnya memutuskan untuk membawanya, dia menempatkan 2 bantal besar yang bisa di gunakan kedua serigala itu untuk beristirahat.

Perbekalan terlihat penuh, berbagai macam barang juga di angkut kembali dari goa, sehingga muatan kereta itu cukup berat. Untung saja Chu Haitang membeli 2 ekor kuda untuk menarik gerbongnya, jadi perjalanan mereka tidak terhambat.

Chu Wentian dan Chu Rong duduk di kursi depan, kedua pria itu bergantian mengendalikan kereta. Cuaca mulai terik saat mereka berangkat, untung saja atap kereta cukup lebar ke depan, sehingga kedua pria itu tidak terganggu sedikitpun.

Perjalanan menuju desa Gujia membutuhkan waktu hingga delapan hari jika menggunakan kereta, apalagi mereka sering berhenti untuk sekedar memasak, menyantap makanan dan menikmati udara segar. Keempat ekor serigala juga sering turun untuk mandi dan berburu.

Kehidupan Chu Haitang semakin menyenangkan, setelah melewati musim salju bersama dengan anggota keluarga Chu, kedekatan emosional di antara mereka juga cukup intim.

"Adik, lihatlah! Sungai itu terlihat sangat jernih, bagaimana jika kita mencari ikan dan membakarnya?" tanya Chu Wentian sambil menjilat bibirnya, keluarga mereka telah lama tidak menikmati hidangan ikan, apalagi di musim dingin, sungainya membeku.

Chu Haitang membuka tirai kereta, melihat keindahan pepohonan yang menjulang tinggi, ditambah dengan hembusan angin yang terasa sangat menyegarkan. "Kau benar kakak, mari kita berhenti dan beristirahat di dekat sungai!"

Chu Wentian segera menghentikan kereta, semua orang turun dengan rapi, mereka berdiri sambil menatap sungai seperti harta karun.

"Ayo kita memancing!" ajak Chu Rong sambil mengeluarkan beberapa alat dari kereta.

Chu Wentian menganggukkan kepala, "Ayo ayah, aku akan menemanimu."

Pei Yuwen mengeluarkan beberapa perabotan dan bahan makanan, Chu Yunling membantu sang ibu untuk mengangkutnya. Sedangkan Chu Haitang sudah melompat ke sungai bersama keempat serigala, mereka akan berburu ikan gemuk untuk di nikmati seluruh anggota keluarga.

Byur...

Air sungai terciprat kemana-mana, 1 manusia dan 4 ekor serigala menyelam dengan penuh semangat. Ada banyak ikan di sana, masyarakat dulu jarang sekali menggunakannya untuk memasak, karena bau amis dan lumpur membuat hidung mereka sakit saat mengendusnya.

Beberapa menit kemudian, 1 persatu mulai muncul, Chu Haitang membawa 2 ekor ikan gemuk di tangannya, sedangkan keempat serigala menggigit masing-masing 1 ekor ikan besar.

Hasil panen itu membuat senyuman di wajah Lao Shi menjadi semakin mengembang, sejak Chu Haitang menunjukkan keahlian memasaknya, makanan apapun yang dibuat oleh gadis kecil itu akan selalu terasa sangat istimewa dan luar biasa lezat. Dia selalu merindukan setiap rasa yang telah di cecap lidahnya.

"Ibu, anda bisa membersihkan ikan-ikan ini dulu, kami akan berburu lagi," ucap Chu Haitang, dia meletakan 1 persatu ikan yang di dapatnya di tong kecil.

Keempat serigala juga terus mengikuti, insting mereka jadi semakin tajam dan berbahaya. Chu Haitang mengajarkan beberapa keahlian, seperti berenang dan memanjat agar keempat bola bulu itu bisa menyelamatkan diri, jika bertemu dengan makhluk yang lebih kuat dari mereka.

"Ayo cari lagi!" ajak Chu Haitang sambil menyelam, keempat serigala dengan patuh mengikuti. Chu Rong dan Chu Wentian juga mendapatkan hasil tangkapan, sayangnya ikan yang mereka dapatkan terlalu kecil sehingga tidak mampu memuaskan hasrat lapar mereka.

Melihat keberanian Chu Haitang, Chu Yunling dan Chu Wentian juga ikut masuk ke dalam air, keduanya mencoba untuk menangkap ikan gemuk yang sedang bermain-main di dasar sungai.

Sayangnya, tangan mereka tidak terlalu terampil, sehingga ikan-ikan itu bergegas melarikan diri. Chu Wentian hanya bisa mengeluh di dalam hati, dia tidak bisa setangguh dan selihai adik perempuannya.

Saat akan kembali ke darat, mata Chu Wentian menemukan sesuatu yang salah, ada sebuah batu besar yang terikat dengan tali disana, dengan rasa penasaran yang besar, Chu Wentian mengikuti tali tersebut, hingga akhirnya dia menemukan sesuatu yang membuat tubuhnya mati rasa.

Untung saja Chu Yunling melihatnya, dia segera menarik tubuh pemuda itu untuk kembali ke darat.

"Kakak, apa yang terjadi denganmu? Kenapa kau mematung di dalam air? Jika aku tidak melihatnya, mungkin saja kau akan tenggelam," ucap Chu Yunling sambil menatap ke arah pemuda di sampingnya. Dia menangkap ada sesuatu yang mencurigakan, wajah Chu Wentian sangat pucat, seolah-olah baru saja bertemu dengan hantu.

"Adik, apa kau tidak melihatnya?" tanya Chu Wentian sambil mengerutkan dahi.

"Melihat apa?" Chu Yunling menyipitkan mata ke arah kakak laki-lakinya.

"Ada seorang pemuda yang terikat di dasar sungai, kakak tidak bisa melihat wajahnya dengan jelas, dia di lilit akar tanaman." jawab Chu Wentian.

"Aaah..." semua anggota keluarga terlihat sangat kaget mendengar penjelasan yang diberikan oleh pemuda itu, teriakan mereka membuat ikan-ikan yang sedang diburu oleh Chu Haitang dan keempat serigala akhirnya kabur.

"Ada apa?" Chu Haitang muncul dari air, menatap anggota keluarganya yang terlihat ketakutan.

"Haitang, nak, cepat naik ke darat, kakak laki-lakimu melihat mayat di dasar sungai," ucap Pei Yuwen.

Terpopuler

Comments

Fifid Dwi Ariyani

Fifid Dwi Ariyani

trussukses

2025-01-21

1

٭ 𝕰𝖑𝖑𝖊 ٭ ᵉᶠ ​᭄

٭ 𝕰𝖑𝖑𝖊 ٭ ᵉᶠ ​᭄

mungkinkah salah satu reinkarnasi sahabat si bungsu chu

2024-12-03

1

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

haahhh...ada mayat...siapa ya itu..

2024-09-30

2

lihat semua
Episodes
1 CEMBURU BUTA
2 TRANSMIGRASI
3 BANTUAN DARI DEWA TUA
4 MENGOBATI TENTARA YANG TERLUKA
5 RACUN DINGIN
6 PAMIT
7 RONG SIYUE BERTRANSMIGRASI
8 MURID-MURID DEWA TUA
9 JEPIT RAMBUT EMAS
10 BERTEMU 2 SERIGALA
11 BERMAIN SELUNCURAN SALJU
12 PEMUDA DI DASAR SUNGAI
13 MENDAPATKAN INFORMASI DARI LIU JINHONG
14 ANAK ANGKAT KELUARGA CHU
15 TIBA DI KOTA KABUPATEN GAOSUI
16 SEBERAPA BESAR RUANG PENYIMPANAN?
17 ZHAO ZHAN
18 MENEMUKAN ZHAO ZHAN
19 ZHAO ZHAN VS LIU JINHONG
20 MENYELINAP
21 MEMBELI LAHAN
22 KEBAHAGIAAN PARA MERTUA
23 IDOLA BARU WANITA TUA
24 KAISAR YANG BIAS
25 KELUHAN
26 TERNYATA SHEN YIJIA
27 USAHA KELUARGA CHU
28 DEKRIT PERNIKAHAN
29 PERMINTAAN CHU HAITANG
30 SELIR SHEN MENCARI MASALAH
31 RENCANA SELIR SHEN
32 PERNIKAHAN
33 SELIR ATAU ISTRI UTAMA?
34 SONG JINGCHEN DAN CHU HAITANG
35 MEMBERSIHKAN ISTANA JIN'AN
36 KURSI RODA
37 KOMPARTEMEN TERSEMBUNYI
38 KUNJUNGAN RONG SIYUE
39 MERENOVASI ISTANA JIN'AN
40 PEMANDIAN AIR PANAS
41 UNDANGAN DARI KAISAR
42 BERTEMU KAISAR
43 KOMPENSASI
44 KEBOHONGAN ZHAO GONG
45 ISTANA JIN'AN YANG MEGAH
46 KUNJUNGAN KAISAR
47 MENGHIBUR KAISAR
48 KAISAR MERAMPOK
49 SANGAT MENDOMINASI
50 MENYEBABKAN PERPECAHAN
51 CHU BERSAUDARA
52 CHU YUNLING PATAH HATI
53 TEKAD CHU YUNLING
54 PERJAMUAN BESAR
55 PERJAMUAN (2)
56 SIDANG
57 KELUARGA SHEN JATUH
58 TRANSFORMASI CHU YUNLING
59 KEDATANGAN WILLIAM
60 CALON MENANTU
61 MAHAR YANG LANGKA
62 PUTRI KAISAR DI KALAHKAN PUTRI PETANI
63 PUTERI KETUA BANDIT
64 ISTANA QINGYUE
65 KERETA MEWAH
66 HADIAH YANG MURAH HATI
67 WARNA FAVORIT SONG JINGCHEN
68 INFORMASI DARI PELAYAN
69 TOKO BARU
70 MEMBERIKAN PELAJARAN
71 KAISAR PINGSAN
72 RENCANA PERMAISURI DAN PANGERAN KETIGA
73 KEDATANGAN PANGERAN KELIMA
74 MEMBUJUK BAI YINGJUN
75 MASA LALU BAI YINGJUN
76 MENGUNJUNGI DESA GUJIA
77 ZHAO ZHAN YANG MALANG
78 ZHAO ZHAN YANG MALANG (2)
79 MENYELAMATKAN KELUARGA WU
80 DATANG MELAMAR
81 CALON ISTRI YANG POSESIF
82 PERTEMUAN PERTAMA
83 WILLIAM MENGHILANG
84 NEGERI PADANG RUMPUT
85 KEMARAHAN CHU YUNLING
86 MENDOMINASI NEGERI PADANG RUMPUT
87 KECURIGAAN CHU YUNLING
88 MENUNJUKKAN KEMAMPUAN
89 MENJADI BIKSU? OMONG KOSONG!
90 MEMBUAT KESEPAKATAN
91 PERDEBATAN
92 MEMANFAATKAN KESEMPATAN
93 KELUARGA MENTERI PERTAHANAN
94 KEMUNCULAN BAILI CHEN
95 DEWA KEKAYAAN DATANG
96 DATANG KE GUISHAN
97 IKUTI KATA SUAMI
98 SONG JINGCHEN DI SERANG
99 MENGUNJUNGI IBU SURI
100 BUKTI KEJAHATAN
101 PELAYAN PERMAISURI TERBUNUH
102 ORANG PALING SOMBONG DI BEICHENG
103 SERANGAN SERENTAK DARI BERBAGAI ARAH
104 SONG JINGCHEN MENGAMBIL TINDAKAN
105 MENAMPAR WAJAH
106 KAISAR TERKENA STROKE
107 RAJA JING BERDIRI LAGI
108 PERDEBATAN ANTAR SELIR
109 RAMUAN STONESEED
110 GELOMBANG PENYERANGAN
111 GELOMBANG PENYERANGAN (2)
112 PENJARA AIR
113 RENCANA BUSUK RAJA AN
114 ZHAO ZHAN KEMBALI KE DESA GUJIA
115 KEBENCIAN DAN CINTA
116 RENCANA PERNIKAHAN
117 SONG QINGLAN YANG SEDIH
118 HENDRICK TERPESONA
119 RENCANA
120 BERLATIH
121 RACUN GU
122 PRAJURIT BONEKA
123 CHENG XIN BERTEMU YU JIE
124 IKAN MENGGIGIT UMPANNYA
125 IKAN MENGGIGIT UMPANNYA (2)
126 SHEN YIJIA MENCARI ZHAO ZHAN
127 KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL
128 KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL (2)
129 RENCANA RAJA AN
130 MULAI MEMBUAT KERIBUTAN
131 MEMBUAT KERIBUTAN (2)
132 MEMBUAT KERIBUTAN (3)
133 RENCANA PARA MENTERI
134 KUNJUNGAN PARA PEJABAT DAN MENTERI
135 CHU HAITANG MEMULAI RENCANA
136 MAUKAH ANDA BERGABUNG?
137 SEKUTU BARU
138 LIU JINHONG DI CULIK
139 LIU JINHONG LEBIH LICIK
140 MENGUNJUNGI FESTIVAL LENTERA
141 PEMBICARAAN JING YIHUA DAN CHU HAITANG
142 DUPA PERANGSANG
143 MENANGKAP PEZINA
144 PEZINA DI TEMUKAN
145 TAMPARAN BRUTAL DI WAJAH
146 TENTANG ERDEM
147 PASANGAN PSIKOPAT
148 SEMUA ANAK BERKUMPUL
149 TUAN YANG SEBENARNYA
150 PERNIKAHAN MASSAL
151 MASALAH NEGARA
152 LAMARAN DARI LYODRA
153 MENJEMPUT SONG QINGLAN
154 SALING MENYERANG
155 MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU
156 MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU (2)
157 RAJA AN DAN RAJA MING BEKERJA SAMA
158 KEPUTUSAN IBU SURI
159 MENJADI PUTRA MAHKOTA
160 SONG JINGCHEN NAIK TAHTA
161 BAO YUNCHENG MENIKAH
Episodes

Updated 161 Episodes

1
CEMBURU BUTA
2
TRANSMIGRASI
3
BANTUAN DARI DEWA TUA
4
MENGOBATI TENTARA YANG TERLUKA
5
RACUN DINGIN
6
PAMIT
7
RONG SIYUE BERTRANSMIGRASI
8
MURID-MURID DEWA TUA
9
JEPIT RAMBUT EMAS
10
BERTEMU 2 SERIGALA
11
BERMAIN SELUNCURAN SALJU
12
PEMUDA DI DASAR SUNGAI
13
MENDAPATKAN INFORMASI DARI LIU JINHONG
14
ANAK ANGKAT KELUARGA CHU
15
TIBA DI KOTA KABUPATEN GAOSUI
16
SEBERAPA BESAR RUANG PENYIMPANAN?
17
ZHAO ZHAN
18
MENEMUKAN ZHAO ZHAN
19
ZHAO ZHAN VS LIU JINHONG
20
MENYELINAP
21
MEMBELI LAHAN
22
KEBAHAGIAAN PARA MERTUA
23
IDOLA BARU WANITA TUA
24
KAISAR YANG BIAS
25
KELUHAN
26
TERNYATA SHEN YIJIA
27
USAHA KELUARGA CHU
28
DEKRIT PERNIKAHAN
29
PERMINTAAN CHU HAITANG
30
SELIR SHEN MENCARI MASALAH
31
RENCANA SELIR SHEN
32
PERNIKAHAN
33
SELIR ATAU ISTRI UTAMA?
34
SONG JINGCHEN DAN CHU HAITANG
35
MEMBERSIHKAN ISTANA JIN'AN
36
KURSI RODA
37
KOMPARTEMEN TERSEMBUNYI
38
KUNJUNGAN RONG SIYUE
39
MERENOVASI ISTANA JIN'AN
40
PEMANDIAN AIR PANAS
41
UNDANGAN DARI KAISAR
42
BERTEMU KAISAR
43
KOMPENSASI
44
KEBOHONGAN ZHAO GONG
45
ISTANA JIN'AN YANG MEGAH
46
KUNJUNGAN KAISAR
47
MENGHIBUR KAISAR
48
KAISAR MERAMPOK
49
SANGAT MENDOMINASI
50
MENYEBABKAN PERPECAHAN
51
CHU BERSAUDARA
52
CHU YUNLING PATAH HATI
53
TEKAD CHU YUNLING
54
PERJAMUAN BESAR
55
PERJAMUAN (2)
56
SIDANG
57
KELUARGA SHEN JATUH
58
TRANSFORMASI CHU YUNLING
59
KEDATANGAN WILLIAM
60
CALON MENANTU
61
MAHAR YANG LANGKA
62
PUTRI KAISAR DI KALAHKAN PUTRI PETANI
63
PUTERI KETUA BANDIT
64
ISTANA QINGYUE
65
KERETA MEWAH
66
HADIAH YANG MURAH HATI
67
WARNA FAVORIT SONG JINGCHEN
68
INFORMASI DARI PELAYAN
69
TOKO BARU
70
MEMBERIKAN PELAJARAN
71
KAISAR PINGSAN
72
RENCANA PERMAISURI DAN PANGERAN KETIGA
73
KEDATANGAN PANGERAN KELIMA
74
MEMBUJUK BAI YINGJUN
75
MASA LALU BAI YINGJUN
76
MENGUNJUNGI DESA GUJIA
77
ZHAO ZHAN YANG MALANG
78
ZHAO ZHAN YANG MALANG (2)
79
MENYELAMATKAN KELUARGA WU
80
DATANG MELAMAR
81
CALON ISTRI YANG POSESIF
82
PERTEMUAN PERTAMA
83
WILLIAM MENGHILANG
84
NEGERI PADANG RUMPUT
85
KEMARAHAN CHU YUNLING
86
MENDOMINASI NEGERI PADANG RUMPUT
87
KECURIGAAN CHU YUNLING
88
MENUNJUKKAN KEMAMPUAN
89
MENJADI BIKSU? OMONG KOSONG!
90
MEMBUAT KESEPAKATAN
91
PERDEBATAN
92
MEMANFAATKAN KESEMPATAN
93
KELUARGA MENTERI PERTAHANAN
94
KEMUNCULAN BAILI CHEN
95
DEWA KEKAYAAN DATANG
96
DATANG KE GUISHAN
97
IKUTI KATA SUAMI
98
SONG JINGCHEN DI SERANG
99
MENGUNJUNGI IBU SURI
100
BUKTI KEJAHATAN
101
PELAYAN PERMAISURI TERBUNUH
102
ORANG PALING SOMBONG DI BEICHENG
103
SERANGAN SERENTAK DARI BERBAGAI ARAH
104
SONG JINGCHEN MENGAMBIL TINDAKAN
105
MENAMPAR WAJAH
106
KAISAR TERKENA STROKE
107
RAJA JING BERDIRI LAGI
108
PERDEBATAN ANTAR SELIR
109
RAMUAN STONESEED
110
GELOMBANG PENYERANGAN
111
GELOMBANG PENYERANGAN (2)
112
PENJARA AIR
113
RENCANA BUSUK RAJA AN
114
ZHAO ZHAN KEMBALI KE DESA GUJIA
115
KEBENCIAN DAN CINTA
116
RENCANA PERNIKAHAN
117
SONG QINGLAN YANG SEDIH
118
HENDRICK TERPESONA
119
RENCANA
120
BERLATIH
121
RACUN GU
122
PRAJURIT BONEKA
123
CHENG XIN BERTEMU YU JIE
124
IKAN MENGGIGIT UMPANNYA
125
IKAN MENGGIGIT UMPANNYA (2)
126
SHEN YIJIA MENCARI ZHAO ZHAN
127
KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL
128
KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL (2)
129
RENCANA RAJA AN
130
MULAI MEMBUAT KERIBUTAN
131
MEMBUAT KERIBUTAN (2)
132
MEMBUAT KERIBUTAN (3)
133
RENCANA PARA MENTERI
134
KUNJUNGAN PARA PEJABAT DAN MENTERI
135
CHU HAITANG MEMULAI RENCANA
136
MAUKAH ANDA BERGABUNG?
137
SEKUTU BARU
138
LIU JINHONG DI CULIK
139
LIU JINHONG LEBIH LICIK
140
MENGUNJUNGI FESTIVAL LENTERA
141
PEMBICARAAN JING YIHUA DAN CHU HAITANG
142
DUPA PERANGSANG
143
MENANGKAP PEZINA
144
PEZINA DI TEMUKAN
145
TAMPARAN BRUTAL DI WAJAH
146
TENTANG ERDEM
147
PASANGAN PSIKOPAT
148
SEMUA ANAK BERKUMPUL
149
TUAN YANG SEBENARNYA
150
PERNIKAHAN MASSAL
151
MASALAH NEGARA
152
LAMARAN DARI LYODRA
153
MENJEMPUT SONG QINGLAN
154
SALING MENYERANG
155
MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU
156
MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU (2)
157
RAJA AN DAN RAJA MING BEKERJA SAMA
158
KEPUTUSAN IBU SURI
159
MENJADI PUTRA MAHKOTA
160
SONG JINGCHEN NAIK TAHTA
161
BAO YUNCHENG MENIKAH

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!