BERMAIN SELUNCURAN SALJU

Mereka kembali ke goa, namun tiba-tiba saja terdengar suara teriakan ketakutan. Chu Rong bergegas keluar, dia membawa parang di tangannya.

"Ayah, berhenti! Mulai hari ini, mereka akan menjadi anggota keluarga kita." ucap Chu Haitang, dia merentangkan kedua tangannya untuk menghalangi kedua ekor serigala tersebut.

Chu Rong melotot, dia sangat takut pada serigala, "Putriku, itu serigala, binatang buas. Bukan kelinci ataupun kucing yang bisa kau pelihara dengan bebas,"

Pei Yuwen dan Lao Shi juga menganggukkan kepala, serigala seringkali masuk ke desa untuk mencari makanan. Di masa lalu, ada banyak sekali warga yang terluka, saat mereka berhadapan dengan binatang-binatang buas tersebut.

"Ayah, ibu, nenek! Apakah kalian tidak mempercayaiku?" Chu Haitang memandang wajah kedua orang tua dan neneknya, mata gadis kecil itu terlihat sangat sedih.

Chu Rong mengalihkan pandangannya kepada Chu Wentian dan Chu Yunling, kedua anaknya mengangguk sebagai dukungan. "Baiklah, ikuti kata Haitang."

Chu Haitang tersenyum riang, dia memeluk ayah, ibu dan neneknya satu persatu, kemudian memimpin kedua ekor serigala besar itu untuk masuk ke dalam goa.

Agar anggota keluarganya merasa aman, Chu Haitang menyebarkan jerami dan memasang kasur lipat tepat di samping tempat tidurnya, dia segera menyuruh serigala betina untuk untuk beristirahat. Luka binatang itu masih belum sepenuhnya sembuh, dia membutuhkan perawatan selama beberapa hari lagi.

Melihat kedua serigala itu sangat penurut, akhirnya semua anggota keluarga menghilangkan rasa takutnya, mereka segera berkumpul dan berbicara seperti biasanya.

Serigala jantan keluar dari goa, sedangkan Serigala betina menyusui kedua anaknya. Chu Haitang meletakkan semangkuk sup daging di depan Serigala betina, untuk mengembalikan energinya.

"Kau harus makan yang banyak, agar badanmu cepat pulih!" ucap Chu Haitang, serigala betina itu seolah memahami ucapannya, dia segera duduk dan makan dengan tenang.

Semua orang menatap serigala itu seperti harta karun, tidak banyak binatang yang bisa memahami ucapan manusia, serigala ini benar-benar spiritual, pantas saja Chu Haitang membawanya.

"Anak-anak serigala ini sangat imut, Haitang, apakah kau sudah menentukan nama untuk mereka?" tanya Chu Rong.

Chu Haitang menggelengkan kepala, "Aku masih belum memikirkannya."

"Serigala betina ini benar-benar sangat pintar, dia jinak dan penurut." ucap Pei Yuwen.

Serigala betina itu tiba-tiba saja bangun, dia berjalan sambil mengibaskan ekornya, kemudian mendekat ke arah kaki Chu Rong dan menggesek-gesekkan kepalanya. Pria itu awalnya sangat takut, namun melihat tindakan yang dilakukan oleh serigala betina, membuat dia merasa senang. Chu Rong segera berjongkok, kemudian membelai kepalanya.

Anggota keluarga yang lain juga melakukan hal yang serupa, menyentuh tubuh serigala itu dan membelainya. Dalam sekejap, serigala betina berhasil mendapatkan kepercayaan dan menarik perhatian semua orang.

Bruk...

Tiba-tiba terdengar suara dari luar goa, semua orang bergegas untuk melihat. Ada dua ekor babi hutan yang dibawa oleh serigala jantan, tubuhnya sangat besar, penuh daging, sepertinya dia baru saja selesai berburu.

Chu Haitang mendekat, membelai kepala serigala jantan kemudian berbicara. "Beristirahatlah, kau sudah bekerja dengan keras. Aku akan membuatkan babi panggang untukmu."

Serigala jantan menundukkan wajahnya, kemudian berjalan masuk ke dalam goa, dia melingkarkan tubuhnya tepat di samping serigala betina.

Chu Rong membawa seekor babi ke sungai, dia segera memotong dan membersihkannya. Babi yang lain di simpan di tong, Lao San menaburkan garam agar dagingnya tidak membusuk.

Wajah semua anggota keluarga terlihat cerah, ada banyak daging untuk makan, mereka tidak akan kesulitan untuk mengisi kembali energi tubuhnya.

Chu Haitang memisahkan kedua kaki belakang babi untuk di makan serigala, dia juga menambahkan 2 mangkuk besar sup untuk di nikmati mereka. Enam orang manusia dan 4 ekor serigala hidup dengan damai, berbagi makanan dan kasih sayang di dalam goa.

Keesokan harinya salju mulai terlihat tebal, Chu Haitang mengajak anggota keluarganya untuk bermain, mereka mulai membuat bola salju dengan berbagai ukuran, kemudian menumpuk bola-bola itu dan membentuk manusia salju, dia juga merobek beberapa kain untuk membuat syal yang akan di pasangkan di leher manusia salju.

Semua orang nampak gembira, ini pertama kalinya mereka menikmati musim dingin dengan penuh kebahagiaan, ada pakaian tebal untuk digunakan, ada daging untuk dimakan, ada tempat untuk berlindung dan ada banyak sekali waktu untuk dinikmati bersama.

Setelah bosan membuat manusia salju, Chu Haitang membawa seluruh anggota keluarganya ke tempat yang lebih tinggi, dia membawa alat seluncuran yang terbuat dari kayu, kemudian mengajari mereka cara untuk bisa berjalan di atas seluncuran itu.

Dalam sekejap terdengar suara tawa yang menggema, meskipun beberapa kali terjatuh hingga berguling-guling di atas salju, wajah mereka tetap di penuhi semangat dan kebahagiaan.

"Kakak, ayo bertanding!" ucap Chu Haitang. Chu Yunling dan Chu Wentian saling berpandangan, tak lama kemudian mereka menganggukkan kepalanya.

"Bagaimana cara menentukan pemenangnya?" tanya Chu Wentian.

Chu Haitang segera menjawab, "Siapapun yang bisa mencapai pohon cedar terlebih dahulu, akan menjadi pemenangnya."

"Baiklah adik, ingat untuk tidak menangis saat kalah," ucap Chu Wentian dengan bangga.

Mata Chu Yunling langsung membulat, dia meletakan kedua tangannya di pinggang, "Kakak laki-laki, jangan lupa peristiwa sebelumnya, kau lebih banyak jatuh saat berlatih tadi!"

Chu Haitang juga mendengus, "Kakak, berhati-hatilah jangan sampai kau terkubur di dalam salju!"

Chu Wentian tertawa, kemudian menepuk dadanya dengan sangat bangga. "Tidak masalah, siapapun yang belajar pasti akan mengalami kegagalan, tapi sebentar lagi kakak laki-laki kalian pasti akan menjadi yang terbaik dan memenangkan pertandingan!"

"Itu tidak mungkin," ucap Chu Yunling.

"Pemenangnya belum diputuskan, kakak laki-laki berhati-hatilah!" Chu Haitang menambahkan.

Satu orang pemuda dan 2 orang gadis segera mengambil ancang-ancang, dengan kode yang diberikan oleh Chu Rong, akhirnya mereka meluncur dengan kecepatan penuh. Sayangnya Chu Wentian terjatuh, dia berguling dari papan seluncuran sehingga membuat tubuhnya membulat dan dipenuhi dengan lapisan salju.

Chu Yunling dan Chu Haitang terus melaju, tangan kedua gadis itu memegang tongkat dengan cermat dan menentukan titik akhir dengan hati-hati.

Sayangnya, kecepatan Chu Haitang tidak menurun, dia berhasil mencapai pohon cedar 10 detik lebih cepat dibandingkan saudara perempuannya.

Semua orang bertepuk tangan, memuji kemampuan Chu Haitang dan juga Chu Yunling. Chu Wentian hanya bisa memamerkan deretan gigi putihnya sambil menggaruk kepala yang tidak gatal, dia gagal dalam pertandingan pertama.

Chu Rong dan Pei Yuwen juga mengatur pertandingan, keduanya meluncur dengan cepat dan langsung tersapu dalam gulungan salju, membuat tawa meledak dari mulut semua orang.

"Ayah, ayo lebih bersemangat!"

"Ibu, kau pasti bisa!"

"Ayo ayah, ibu! Tunjukkan pesona kalian!

"Hahaha..."

Terpopuler

Comments

Fifid Dwi Ariyani

Fifid Dwi Ariyani

trusceria

2025-01-21

1

Oi Min

Oi Min

bahagia nya.....

2025-01-14

1

Murni Murniati

Murni Murniati

mgkn emg dia dari zaman kuno x

2024-11-08

2

lihat semua
Episodes
1 CEMBURU BUTA
2 TRANSMIGRASI
3 BANTUAN DARI DEWA TUA
4 MENGOBATI TENTARA YANG TERLUKA
5 RACUN DINGIN
6 PAMIT
7 RONG SIYUE BERTRANSMIGRASI
8 MURID-MURID DEWA TUA
9 JEPIT RAMBUT EMAS
10 BERTEMU 2 SERIGALA
11 BERMAIN SELUNCURAN SALJU
12 PEMUDA DI DASAR SUNGAI
13 MENDAPATKAN INFORMASI DARI LIU JINHONG
14 ANAK ANGKAT KELUARGA CHU
15 TIBA DI KOTA KABUPATEN GAOSUI
16 SEBERAPA BESAR RUANG PENYIMPANAN?
17 ZHAO ZHAN
18 MENEMUKAN ZHAO ZHAN
19 ZHAO ZHAN VS LIU JINHONG
20 MENYELINAP
21 MEMBELI LAHAN
22 KEBAHAGIAAN PARA MERTUA
23 IDOLA BARU WANITA TUA
24 KAISAR YANG BIAS
25 KELUHAN
26 TERNYATA SHEN YIJIA
27 USAHA KELUARGA CHU
28 DEKRIT PERNIKAHAN
29 PERMINTAAN CHU HAITANG
30 SELIR SHEN MENCARI MASALAH
31 RENCANA SELIR SHEN
32 PERNIKAHAN
33 SELIR ATAU ISTRI UTAMA?
34 SONG JINGCHEN DAN CHU HAITANG
35 MEMBERSIHKAN ISTANA JIN'AN
36 KURSI RODA
37 KOMPARTEMEN TERSEMBUNYI
38 KUNJUNGAN RONG SIYUE
39 MERENOVASI ISTANA JIN'AN
40 PEMANDIAN AIR PANAS
41 UNDANGAN DARI KAISAR
42 BERTEMU KAISAR
43 KOMPENSASI
44 KEBOHONGAN ZHAO GONG
45 ISTANA JIN'AN YANG MEGAH
46 KUNJUNGAN KAISAR
47 MENGHIBUR KAISAR
48 KAISAR MERAMPOK
49 SANGAT MENDOMINASI
50 MENYEBABKAN PERPECAHAN
51 CHU BERSAUDARA
52 CHU YUNLING PATAH HATI
53 TEKAD CHU YUNLING
54 PERJAMUAN BESAR
55 PERJAMUAN (2)
56 SIDANG
57 KELUARGA SHEN JATUH
58 TRANSFORMASI CHU YUNLING
59 KEDATANGAN WILLIAM
60 CALON MENANTU
61 MAHAR YANG LANGKA
62 PUTRI KAISAR DI KALAHKAN PUTRI PETANI
63 PUTERI KETUA BANDIT
64 ISTANA QINGYUE
65 KERETA MEWAH
66 HADIAH YANG MURAH HATI
67 WARNA FAVORIT SONG JINGCHEN
68 INFORMASI DARI PELAYAN
69 TOKO BARU
70 MEMBERIKAN PELAJARAN
71 KAISAR PINGSAN
72 RENCANA PERMAISURI DAN PANGERAN KETIGA
73 KEDATANGAN PANGERAN KELIMA
74 MEMBUJUK BAI YINGJUN
75 MASA LALU BAI YINGJUN
76 MENGUNJUNGI DESA GUJIA
77 ZHAO ZHAN YANG MALANG
78 ZHAO ZHAN YANG MALANG (2)
79 MENYELAMATKAN KELUARGA WU
80 DATANG MELAMAR
81 CALON ISTRI YANG POSESIF
82 PERTEMUAN PERTAMA
83 WILLIAM MENGHILANG
84 NEGERI PADANG RUMPUT
85 KEMARAHAN CHU YUNLING
86 MENDOMINASI NEGERI PADANG RUMPUT
87 KECURIGAAN CHU YUNLING
88 MENUNJUKKAN KEMAMPUAN
89 MENJADI BIKSU? OMONG KOSONG!
90 MEMBUAT KESEPAKATAN
91 PERDEBATAN
92 MEMANFAATKAN KESEMPATAN
93 KELUARGA MENTERI PERTAHANAN
94 KEMUNCULAN BAILI CHEN
95 DEWA KEKAYAAN DATANG
96 DATANG KE GUISHAN
97 IKUTI KATA SUAMI
98 SONG JINGCHEN DI SERANG
99 MENGUNJUNGI IBU SURI
100 BUKTI KEJAHATAN
101 PELAYAN PERMAISURI TERBUNUH
102 ORANG PALING SOMBONG DI BEICHENG
103 SERANGAN SERENTAK DARI BERBAGAI ARAH
104 SONG JINGCHEN MENGAMBIL TINDAKAN
105 MENAMPAR WAJAH
106 KAISAR TERKENA STROKE
107 RAJA JING BERDIRI LAGI
108 PERDEBATAN ANTAR SELIR
109 RAMUAN STONESEED
110 GELOMBANG PENYERANGAN
111 GELOMBANG PENYERANGAN (2)
112 PENJARA AIR
113 RENCANA BUSUK RAJA AN
114 ZHAO ZHAN KEMBALI KE DESA GUJIA
115 KEBENCIAN DAN CINTA
116 RENCANA PERNIKAHAN
117 SONG QINGLAN YANG SEDIH
118 HENDRICK TERPESONA
119 RENCANA
120 BERLATIH
121 RACUN GU
122 PRAJURIT BONEKA
123 CHENG XIN BERTEMU YU JIE
124 IKAN MENGGIGIT UMPANNYA
125 IKAN MENGGIGIT UMPANNYA (2)
126 SHEN YIJIA MENCARI ZHAO ZHAN
127 KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL
128 KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL (2)
129 RENCANA RAJA AN
130 MULAI MEMBUAT KERIBUTAN
131 MEMBUAT KERIBUTAN (2)
132 MEMBUAT KERIBUTAN (3)
133 RENCANA PARA MENTERI
134 KUNJUNGAN PARA PEJABAT DAN MENTERI
135 CHU HAITANG MEMULAI RENCANA
136 MAUKAH ANDA BERGABUNG?
137 SEKUTU BARU
138 LIU JINHONG DI CULIK
139 LIU JINHONG LEBIH LICIK
140 MENGUNJUNGI FESTIVAL LENTERA
141 PEMBICARAAN JING YIHUA DAN CHU HAITANG
142 DUPA PERANGSANG
143 MENANGKAP PEZINA
144 PEZINA DI TEMUKAN
145 TAMPARAN BRUTAL DI WAJAH
146 TENTANG ERDEM
147 PASANGAN PSIKOPAT
148 SEMUA ANAK BERKUMPUL
149 TUAN YANG SEBENARNYA
150 PERNIKAHAN MASSAL
151 MASALAH NEGARA
152 LAMARAN DARI LYODRA
153 MENJEMPUT SONG QINGLAN
154 SALING MENYERANG
155 MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU
156 MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU (2)
157 RAJA AN DAN RAJA MING BEKERJA SAMA
158 KEPUTUSAN IBU SURI
159 MENJADI PUTRA MAHKOTA
160 SONG JINGCHEN NAIK TAHTA
161 BAO YUNCHENG MENIKAH
Episodes

Updated 161 Episodes

1
CEMBURU BUTA
2
TRANSMIGRASI
3
BANTUAN DARI DEWA TUA
4
MENGOBATI TENTARA YANG TERLUKA
5
RACUN DINGIN
6
PAMIT
7
RONG SIYUE BERTRANSMIGRASI
8
MURID-MURID DEWA TUA
9
JEPIT RAMBUT EMAS
10
BERTEMU 2 SERIGALA
11
BERMAIN SELUNCURAN SALJU
12
PEMUDA DI DASAR SUNGAI
13
MENDAPATKAN INFORMASI DARI LIU JINHONG
14
ANAK ANGKAT KELUARGA CHU
15
TIBA DI KOTA KABUPATEN GAOSUI
16
SEBERAPA BESAR RUANG PENYIMPANAN?
17
ZHAO ZHAN
18
MENEMUKAN ZHAO ZHAN
19
ZHAO ZHAN VS LIU JINHONG
20
MENYELINAP
21
MEMBELI LAHAN
22
KEBAHAGIAAN PARA MERTUA
23
IDOLA BARU WANITA TUA
24
KAISAR YANG BIAS
25
KELUHAN
26
TERNYATA SHEN YIJIA
27
USAHA KELUARGA CHU
28
DEKRIT PERNIKAHAN
29
PERMINTAAN CHU HAITANG
30
SELIR SHEN MENCARI MASALAH
31
RENCANA SELIR SHEN
32
PERNIKAHAN
33
SELIR ATAU ISTRI UTAMA?
34
SONG JINGCHEN DAN CHU HAITANG
35
MEMBERSIHKAN ISTANA JIN'AN
36
KURSI RODA
37
KOMPARTEMEN TERSEMBUNYI
38
KUNJUNGAN RONG SIYUE
39
MERENOVASI ISTANA JIN'AN
40
PEMANDIAN AIR PANAS
41
UNDANGAN DARI KAISAR
42
BERTEMU KAISAR
43
KOMPENSASI
44
KEBOHONGAN ZHAO GONG
45
ISTANA JIN'AN YANG MEGAH
46
KUNJUNGAN KAISAR
47
MENGHIBUR KAISAR
48
KAISAR MERAMPOK
49
SANGAT MENDOMINASI
50
MENYEBABKAN PERPECAHAN
51
CHU BERSAUDARA
52
CHU YUNLING PATAH HATI
53
TEKAD CHU YUNLING
54
PERJAMUAN BESAR
55
PERJAMUAN (2)
56
SIDANG
57
KELUARGA SHEN JATUH
58
TRANSFORMASI CHU YUNLING
59
KEDATANGAN WILLIAM
60
CALON MENANTU
61
MAHAR YANG LANGKA
62
PUTRI KAISAR DI KALAHKAN PUTRI PETANI
63
PUTERI KETUA BANDIT
64
ISTANA QINGYUE
65
KERETA MEWAH
66
HADIAH YANG MURAH HATI
67
WARNA FAVORIT SONG JINGCHEN
68
INFORMASI DARI PELAYAN
69
TOKO BARU
70
MEMBERIKAN PELAJARAN
71
KAISAR PINGSAN
72
RENCANA PERMAISURI DAN PANGERAN KETIGA
73
KEDATANGAN PANGERAN KELIMA
74
MEMBUJUK BAI YINGJUN
75
MASA LALU BAI YINGJUN
76
MENGUNJUNGI DESA GUJIA
77
ZHAO ZHAN YANG MALANG
78
ZHAO ZHAN YANG MALANG (2)
79
MENYELAMATKAN KELUARGA WU
80
DATANG MELAMAR
81
CALON ISTRI YANG POSESIF
82
PERTEMUAN PERTAMA
83
WILLIAM MENGHILANG
84
NEGERI PADANG RUMPUT
85
KEMARAHAN CHU YUNLING
86
MENDOMINASI NEGERI PADANG RUMPUT
87
KECURIGAAN CHU YUNLING
88
MENUNJUKKAN KEMAMPUAN
89
MENJADI BIKSU? OMONG KOSONG!
90
MEMBUAT KESEPAKATAN
91
PERDEBATAN
92
MEMANFAATKAN KESEMPATAN
93
KELUARGA MENTERI PERTAHANAN
94
KEMUNCULAN BAILI CHEN
95
DEWA KEKAYAAN DATANG
96
DATANG KE GUISHAN
97
IKUTI KATA SUAMI
98
SONG JINGCHEN DI SERANG
99
MENGUNJUNGI IBU SURI
100
BUKTI KEJAHATAN
101
PELAYAN PERMAISURI TERBUNUH
102
ORANG PALING SOMBONG DI BEICHENG
103
SERANGAN SERENTAK DARI BERBAGAI ARAH
104
SONG JINGCHEN MENGAMBIL TINDAKAN
105
MENAMPAR WAJAH
106
KAISAR TERKENA STROKE
107
RAJA JING BERDIRI LAGI
108
PERDEBATAN ANTAR SELIR
109
RAMUAN STONESEED
110
GELOMBANG PENYERANGAN
111
GELOMBANG PENYERANGAN (2)
112
PENJARA AIR
113
RENCANA BUSUK RAJA AN
114
ZHAO ZHAN KEMBALI KE DESA GUJIA
115
KEBENCIAN DAN CINTA
116
RENCANA PERNIKAHAN
117
SONG QINGLAN YANG SEDIH
118
HENDRICK TERPESONA
119
RENCANA
120
BERLATIH
121
RACUN GU
122
PRAJURIT BONEKA
123
CHENG XIN BERTEMU YU JIE
124
IKAN MENGGIGIT UMPANNYA
125
IKAN MENGGIGIT UMPANNYA (2)
126
SHEN YIJIA MENCARI ZHAO ZHAN
127
KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL
128
KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL (2)
129
RENCANA RAJA AN
130
MULAI MEMBUAT KERIBUTAN
131
MEMBUAT KERIBUTAN (2)
132
MEMBUAT KERIBUTAN (3)
133
RENCANA PARA MENTERI
134
KUNJUNGAN PARA PEJABAT DAN MENTERI
135
CHU HAITANG MEMULAI RENCANA
136
MAUKAH ANDA BERGABUNG?
137
SEKUTU BARU
138
LIU JINHONG DI CULIK
139
LIU JINHONG LEBIH LICIK
140
MENGUNJUNGI FESTIVAL LENTERA
141
PEMBICARAAN JING YIHUA DAN CHU HAITANG
142
DUPA PERANGSANG
143
MENANGKAP PEZINA
144
PEZINA DI TEMUKAN
145
TAMPARAN BRUTAL DI WAJAH
146
TENTANG ERDEM
147
PASANGAN PSIKOPAT
148
SEMUA ANAK BERKUMPUL
149
TUAN YANG SEBENARNYA
150
PERNIKAHAN MASSAL
151
MASALAH NEGARA
152
LAMARAN DARI LYODRA
153
MENJEMPUT SONG QINGLAN
154
SALING MENYERANG
155
MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU
156
MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU (2)
157
RAJA AN DAN RAJA MING BEKERJA SAMA
158
KEPUTUSAN IBU SURI
159
MENJADI PUTRA MAHKOTA
160
SONG JINGCHEN NAIK TAHTA
161
BAO YUNCHENG MENIKAH

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!