JEPIT RAMBUT EMAS

Chu Haitang hanya terkekeh geli melihat kelakuan kakak perempuannya yang lebih dewasa dibandingkan umurnya sendiri, dia yang telah hidup lebih dari 25 tahun, menjalani pasang surut kehidupan, bertarung dalam berbagai situasi dan keadaan, mempersiapkan berbagai macam ramuan-ramuan herbal ataupun mencampur racun, namun pada kehidupan keduanya, ia berpikir untuk sedikit menikmati hidup dan bersantai.

Tidak ada salahnya menjadi ikan asin..

"Pergi bantu nenek memasak, kakak akan membereskan tempat tidur!" ucap Chu Yunling, dia membagi tugas dengan adik perempuannya.

Chu Haitang menganggukan kepala, lagi pula dia benar-benar sangat malas untuk berbenah, lebih baik berkreasi dengan masakan, selain bisa mencicip, ada kebanggaan tersendiri di hati gadis kecil itu, ketika makanan yang dibuatnya dinikmati oleh seluruh anggota keluarga.

"Sepakat!" ucap Chu Haitang sambil tertawa, dia melangkah riang dan bersiap membuat menu istimewa.

Pei Yuwen hanya menggelengkan kepala melihat tingkah gadis kecil itu, hatinya menghangat setiap kali melihat senyuman di wajah putra-putrinya. Meskipun selama ini mereka hidup di bawah garis kemiskinan, namun kasih sayang dan kebersamaan yang terjalin begitu erat.

Chu Haitang mulai melihat bahan-bahan yang tertata rapi di sana, matanya tiba-tiba saja berbinar melihat kentang, dia telah lama tidak memakan kentang goreng, akan lebih baik jika camilan kecil ini dinikmati bersama teh.

Lao Shi baru saja akan membantu, namun gadis kecil itu segera menolaknya. "Nenek, lebih baik anda beristirahat, masalah makanan serahkan padaku."

"Apa kau yakin?" tanya Lao Shi, sejak tinggal di dalam goa, tubuh wanita tua itu menjadi semakin bugar dan sehat. Entah karena makanan yang dibuat oleh Chu Haitang sangat lezat dan bergizi, ataupun ada alasan lain yang tidak diketahui. Yang pasti wanita tua itu sangat bersyukur atas berkah dan bimbingan yang diberikan oleh Dewa tua kepada cucu kecilnya.

"Tentu saja!" Chu Haitang menjawab dengan cepat.

"Baiklah, jika kau butuh bantuan, nenek ada di depan!" ucap Lao Shi sambil berdiri, dia berjalan ke arah Pei Yuwen yang sedang menjahit.

Sementara Chu Yunling berdiri dengan kaku di depan tempat tidur yang sebelumnya digunakan oleh Song Jingchen dan Zhao Gong, dia menemukan sesuatu di balik selimut salah seorang pemuda asing itu, karena penasaran, Chu Yunling segera membukanya, matanya tiba-tiba saja membulat saat menatap jepit rambut emas.

"Ini, ini, tidak mungkin kan pemuda itu meninggalkannya di sini? Jepit rambut emas sangat mahal dan bernilai ribuan perak!" gumam Chu Yunling.

Setelah beberapa saat, gadis itu melipat selimut dan kasur lantai, kemudian menyimpannya di sudut lain. Dia juga sengaja menggunakan sisa-sisa jerami sebelumnya, untuk menambah ketebalan tempat tidur yang digunakan oleh kedua orang tua dan juga neneknya.

Melihat Chu Yunling yang berdiri dengan linglung, Lao Shi dan Pei Yuwen menyipitkan matanya. "Yunling, ada apa?"

Chu Yunling tersentak kaget, setelah menormalkan kembali reaksi wajahnya, gadis itu mendekat ke arah sang ibu, kemudian menyerahkan jepit rambut emas yang ditemukannya. "Ibu, lihatlah! Pemuda itu meninggalkan jepit rambut emasnya di tempat tidur,"

"Apaaa?" wajah Pei Yuwen dan Lao Shi berkedut mendengar ucapan gadis itu, mereka telah hidup jauh lebih lama dibandingkan dengan Chu Yunling dan Chu Haitang, sehingga mengetahui maksud dari salah seorang pemuda itu.

Tidak semata-mata seseorang meninggalkan jepit rambut emas, kecuali dia memiliki minat terhadap salah seorang anak perempuan dari keluarga mereka, jika di ingat-ingat, Chu Yunling selalu menyendiri dan tidak pernah berbicara dengan siapapun, berbeda dengan Chu Haitang yang bergaul dengan sangat baik, dia bahkan mendapatkan token dan giok dari seorang pemuda kaya yang menyebut dirinya Song Jingchen.

Batuk!

Lao Shi mengambil jepit rambut itu, kemudian melihatnya dengan teliti. Bentuknya sangat indah, ada ukiran bunga di belakangnya. Sepertinya pemilik jepit rambut itu benar-benar sangat kaya.

"Nenek akan menyimpannya, saat bertemu dengan pemuda itu nanti, kita bisa mengembalikan jepit ini padanya!" ucap Lao Shi, dia berjalan ke arah tempat tidurnya dan mengeluarkan sebuah kotak kayu kecil.

Mendengar keributan dari dalam goa, akhirnya Chu Rong dan Chu Wentian memutuskan untuk masuk, kedua orang pria berbeda usia itu memicingkan mata melihat jepit rambut emas di tangan Lao Shi, sudut bibir Chu Wentian berkedut sambil menunjukkan tatapan penuh ejekan.

"Pemuda itu sengaja meninggalkan jepit rambutnya di tempat tidur, ayah, sepertinya kita harus mulai mengasah sabit dan parang!" ucapnya, membuat semua orang langsung tertegun.

"Jangan khawatir, adik perempuanmu baru saja mengajarkan ayah cara membuat busur dan anak panah, jika babi hutan itu datang dan berniat untuk menculik harta berharga kita, dia harus tahu siapa pemiliknya!" jawab Chu Rong, wajahnya berubah hijau dan ungu.

"Ya, dia makan banyak terakhir kali, keluarga kami belum menghitung akun!" tambah Chu Wentian.

Chu Rong mendengus, "Lupakan soal makanan, jika dia berani mencuri putriku, ayahmu pasti akan melemparnya dengan kotoran. Huh!"

Lao Shi, Pei Yuwen dan Chu Yunling terdiam mendengarkan celotehan kedua pria itu, sepertinya mereka makan lebih banyak cuka di banding gula, sehingga mulutnya menjadi sangat masam.

Lao Shi melotot, dia nampak tidak puas dengan putra tunggalnya itu. "Apa maksudmu? Kau ingin kedua putrimu tidak menikah dan menjadi wanita tua? Dasar bodoh!"

Chu Rong bersenandung, "Keluarga kami di lindungi dewa tua, dia juga pasti tidak puas dengan pemuda itu."

"Itu benar nenek, aku akan bekerja lebih keras di masa depan, sehingga bisa melindungi kedua adik perempuan, mereka tidak perlu menjadi menantu keluarga mana pun." Chu Wentian tak mau kalah.

Harta keluarga mereka di incar pemuda asing, siapa yang akan terima? Biarkan saja leluhur merangkak keluar dari dalam tanah dan memberikan pelajaran kepada pemuda itu, lagi pula siapa yang menyuruh dia tertarik kepada adik perempuannya? Ada begitu banyak gadis cantik di luaran sana, kenapa harus memilih putri kecil dari keluarga Chu mereka?

Chu Wentian melirik ke arah Pei Yuwen, "Ibu, berikan aku lebih banyak uang, aku ingin pergi ke kota untuk membeli sesuatu,"

"Barang apa yang ingin kau beli, sehingga menghabiskan banyak uang?" tanya Lao Shi sambil cemberut.

"Aku harus membeli dupa, mulai besok, aku akan membakar dupa lebih banyak untuk dewa tua dan leluhur, huh! Pemuda itu tidak di perbolehkan membawa adik perempuan dari rumah Chu kami!" ucap Chu Wentian.

Lao Shi memukul dahinya sendiri, "Dasar cucu kurang ajar! Kau ingin menyulitkan leluhur dan dewa tua hanya karena seorang pemuda tertarik pada adikmu? Kemari! Aku harus menghajarmu!"

Melihat wanita tua itu melepas sepatunya, Chu Wentian segera bersembunyi di belakang tubuh Chu Rong. "Nenek, aku hanya menjalankan tugas sebagai anak dan juga kakak yang baik, adik perempuan kami di besarkan dengan susah payah, dan dia ingin mencurinya. Bukankah pemuda itu terlalu berwajah tebal? Dia bahkan tidak memberikan upah pada Haitang yang sudah repot-repot mengobatinya."

Wajah Lao Shi semakin hijau, dia berjalan dengan sangat lincah. "Kemari! Jika aku tidak memukul pantatmu, kau hanya akan tumbuh menjadi pemuda bodoh!"

Terpopuler

Comments

💋エンダン

💋エンダン

suka banget membayangkan keluarga yg harmonis penuh kasih sayang

2025-01-09

0

N___vt

N___vt

aroma cukanya kerasa banget wkwkwk

2025-02-04

0

Fifid Dwi Ariyani

Fifid Dwi Ariyani

trussehat

2025-01-21

0

lihat semua
Episodes
1 CEMBURU BUTA
2 TRANSMIGRASI
3 BANTUAN DARI DEWA TUA
4 MENGOBATI TENTARA YANG TERLUKA
5 RACUN DINGIN
6 PAMIT
7 RONG SIYUE BERTRANSMIGRASI
8 MURID-MURID DEWA TUA
9 JEPIT RAMBUT EMAS
10 BERTEMU 2 SERIGALA
11 BERMAIN SELUNCURAN SALJU
12 PEMUDA DI DASAR SUNGAI
13 MENDAPATKAN INFORMASI DARI LIU JINHONG
14 ANAK ANGKAT KELUARGA CHU
15 TIBA DI KOTA KABUPATEN GAOSUI
16 SEBERAPA BESAR RUANG PENYIMPANAN?
17 ZHAO ZHAN
18 MENEMUKAN ZHAO ZHAN
19 ZHAO ZHAN VS LIU JINHONG
20 MENYELINAP
21 MEMBELI LAHAN
22 KEBAHAGIAAN PARA MERTUA
23 IDOLA BARU WANITA TUA
24 KAISAR YANG BIAS
25 KELUHAN
26 TERNYATA SHEN YIJIA
27 USAHA KELUARGA CHU
28 DEKRIT PERNIKAHAN
29 PERMINTAAN CHU HAITANG
30 SELIR SHEN MENCARI MASALAH
31 RENCANA SELIR SHEN
32 PERNIKAHAN
33 SELIR ATAU ISTRI UTAMA?
34 SONG JINGCHEN DAN CHU HAITANG
35 MEMBERSIHKAN ISTANA JIN'AN
36 KURSI RODA
37 KOMPARTEMEN TERSEMBUNYI
38 KUNJUNGAN RONG SIYUE
39 MERENOVASI ISTANA JIN'AN
40 PEMANDIAN AIR PANAS
41 UNDANGAN DARI KAISAR
42 BERTEMU KAISAR
43 KOMPENSASI
44 KEBOHONGAN ZHAO GONG
45 ISTANA JIN'AN YANG MEGAH
46 KUNJUNGAN KAISAR
47 MENGHIBUR KAISAR
48 KAISAR MERAMPOK
49 SANGAT MENDOMINASI
50 MENYEBABKAN PERPECAHAN
51 CHU BERSAUDARA
52 CHU YUNLING PATAH HATI
53 TEKAD CHU YUNLING
54 PERJAMUAN BESAR
55 PERJAMUAN (2)
56 SIDANG
57 KELUARGA SHEN JATUH
58 TRANSFORMASI CHU YUNLING
59 KEDATANGAN WILLIAM
60 CALON MENANTU
61 MAHAR YANG LANGKA
62 PUTRI KAISAR DI KALAHKAN PUTRI PETANI
63 PUTERI KETUA BANDIT
64 ISTANA QINGYUE
65 KERETA MEWAH
66 HADIAH YANG MURAH HATI
67 WARNA FAVORIT SONG JINGCHEN
68 INFORMASI DARI PELAYAN
69 TOKO BARU
70 MEMBERIKAN PELAJARAN
71 KAISAR PINGSAN
72 RENCANA PERMAISURI DAN PANGERAN KETIGA
73 KEDATANGAN PANGERAN KELIMA
74 MEMBUJUK BAI YINGJUN
75 MASA LALU BAI YINGJUN
76 MENGUNJUNGI DESA GUJIA
77 ZHAO ZHAN YANG MALANG
78 ZHAO ZHAN YANG MALANG (2)
79 MENYELAMATKAN KELUARGA WU
80 DATANG MELAMAR
81 CALON ISTRI YANG POSESIF
82 PERTEMUAN PERTAMA
83 WILLIAM MENGHILANG
84 NEGERI PADANG RUMPUT
85 KEMARAHAN CHU YUNLING
86 MENDOMINASI NEGERI PADANG RUMPUT
87 KECURIGAAN CHU YUNLING
88 MENUNJUKKAN KEMAMPUAN
89 MENJADI BIKSU? OMONG KOSONG!
90 MEMBUAT KESEPAKATAN
91 PERDEBATAN
92 MEMANFAATKAN KESEMPATAN
93 KELUARGA MENTERI PERTAHANAN
94 KEMUNCULAN BAILI CHEN
95 DEWA KEKAYAAN DATANG
96 DATANG KE GUISHAN
97 IKUTI KATA SUAMI
98 SONG JINGCHEN DI SERANG
99 MENGUNJUNGI IBU SURI
100 BUKTI KEJAHATAN
101 PELAYAN PERMAISURI TERBUNUH
102 ORANG PALING SOMBONG DI BEICHENG
103 SERANGAN SERENTAK DARI BERBAGAI ARAH
104 SONG JINGCHEN MENGAMBIL TINDAKAN
105 MENAMPAR WAJAH
106 KAISAR TERKENA STROKE
107 RAJA JING BERDIRI LAGI
108 PERDEBATAN ANTAR SELIR
109 RAMUAN STONESEED
110 GELOMBANG PENYERANGAN
111 GELOMBANG PENYERANGAN (2)
112 PENJARA AIR
113 RENCANA BUSUK RAJA AN
114 ZHAO ZHAN KEMBALI KE DESA GUJIA
115 KEBENCIAN DAN CINTA
116 RENCANA PERNIKAHAN
117 SONG QINGLAN YANG SEDIH
118 HENDRICK TERPESONA
119 RENCANA
120 BERLATIH
121 RACUN GU
122 PRAJURIT BONEKA
123 CHENG XIN BERTEMU YU JIE
124 IKAN MENGGIGIT UMPANNYA
125 IKAN MENGGIGIT UMPANNYA (2)
126 SHEN YIJIA MENCARI ZHAO ZHAN
127 KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL
128 KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL (2)
129 RENCANA RAJA AN
130 MULAI MEMBUAT KERIBUTAN
131 MEMBUAT KERIBUTAN (2)
132 MEMBUAT KERIBUTAN (3)
133 RENCANA PARA MENTERI
134 KUNJUNGAN PARA PEJABAT DAN MENTERI
135 CHU HAITANG MEMULAI RENCANA
136 MAUKAH ANDA BERGABUNG?
137 SEKUTU BARU
138 LIU JINHONG DI CULIK
139 LIU JINHONG LEBIH LICIK
140 MENGUNJUNGI FESTIVAL LENTERA
141 PEMBICARAAN JING YIHUA DAN CHU HAITANG
142 DUPA PERANGSANG
143 MENANGKAP PEZINA
144 PEZINA DI TEMUKAN
145 TAMPARAN BRUTAL DI WAJAH
146 TENTANG ERDEM
147 PASANGAN PSIKOPAT
148 SEMUA ANAK BERKUMPUL
149 TUAN YANG SEBENARNYA
150 PERNIKAHAN MASSAL
151 MASALAH NEGARA
152 LAMARAN DARI LYODRA
153 MENJEMPUT SONG QINGLAN
154 SALING MENYERANG
155 MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU
156 MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU (2)
157 RAJA AN DAN RAJA MING BEKERJA SAMA
158 KEPUTUSAN IBU SURI
159 MENJADI PUTRA MAHKOTA
160 SONG JINGCHEN NAIK TAHTA
161 BAO YUNCHENG MENIKAH
Episodes

Updated 161 Episodes

1
CEMBURU BUTA
2
TRANSMIGRASI
3
BANTUAN DARI DEWA TUA
4
MENGOBATI TENTARA YANG TERLUKA
5
RACUN DINGIN
6
PAMIT
7
RONG SIYUE BERTRANSMIGRASI
8
MURID-MURID DEWA TUA
9
JEPIT RAMBUT EMAS
10
BERTEMU 2 SERIGALA
11
BERMAIN SELUNCURAN SALJU
12
PEMUDA DI DASAR SUNGAI
13
MENDAPATKAN INFORMASI DARI LIU JINHONG
14
ANAK ANGKAT KELUARGA CHU
15
TIBA DI KOTA KABUPATEN GAOSUI
16
SEBERAPA BESAR RUANG PENYIMPANAN?
17
ZHAO ZHAN
18
MENEMUKAN ZHAO ZHAN
19
ZHAO ZHAN VS LIU JINHONG
20
MENYELINAP
21
MEMBELI LAHAN
22
KEBAHAGIAAN PARA MERTUA
23
IDOLA BARU WANITA TUA
24
KAISAR YANG BIAS
25
KELUHAN
26
TERNYATA SHEN YIJIA
27
USAHA KELUARGA CHU
28
DEKRIT PERNIKAHAN
29
PERMINTAAN CHU HAITANG
30
SELIR SHEN MENCARI MASALAH
31
RENCANA SELIR SHEN
32
PERNIKAHAN
33
SELIR ATAU ISTRI UTAMA?
34
SONG JINGCHEN DAN CHU HAITANG
35
MEMBERSIHKAN ISTANA JIN'AN
36
KURSI RODA
37
KOMPARTEMEN TERSEMBUNYI
38
KUNJUNGAN RONG SIYUE
39
MERENOVASI ISTANA JIN'AN
40
PEMANDIAN AIR PANAS
41
UNDANGAN DARI KAISAR
42
BERTEMU KAISAR
43
KOMPENSASI
44
KEBOHONGAN ZHAO GONG
45
ISTANA JIN'AN YANG MEGAH
46
KUNJUNGAN KAISAR
47
MENGHIBUR KAISAR
48
KAISAR MERAMPOK
49
SANGAT MENDOMINASI
50
MENYEBABKAN PERPECAHAN
51
CHU BERSAUDARA
52
CHU YUNLING PATAH HATI
53
TEKAD CHU YUNLING
54
PERJAMUAN BESAR
55
PERJAMUAN (2)
56
SIDANG
57
KELUARGA SHEN JATUH
58
TRANSFORMASI CHU YUNLING
59
KEDATANGAN WILLIAM
60
CALON MENANTU
61
MAHAR YANG LANGKA
62
PUTRI KAISAR DI KALAHKAN PUTRI PETANI
63
PUTERI KETUA BANDIT
64
ISTANA QINGYUE
65
KERETA MEWAH
66
HADIAH YANG MURAH HATI
67
WARNA FAVORIT SONG JINGCHEN
68
INFORMASI DARI PELAYAN
69
TOKO BARU
70
MEMBERIKAN PELAJARAN
71
KAISAR PINGSAN
72
RENCANA PERMAISURI DAN PANGERAN KETIGA
73
KEDATANGAN PANGERAN KELIMA
74
MEMBUJUK BAI YINGJUN
75
MASA LALU BAI YINGJUN
76
MENGUNJUNGI DESA GUJIA
77
ZHAO ZHAN YANG MALANG
78
ZHAO ZHAN YANG MALANG (2)
79
MENYELAMATKAN KELUARGA WU
80
DATANG MELAMAR
81
CALON ISTRI YANG POSESIF
82
PERTEMUAN PERTAMA
83
WILLIAM MENGHILANG
84
NEGERI PADANG RUMPUT
85
KEMARAHAN CHU YUNLING
86
MENDOMINASI NEGERI PADANG RUMPUT
87
KECURIGAAN CHU YUNLING
88
MENUNJUKKAN KEMAMPUAN
89
MENJADI BIKSU? OMONG KOSONG!
90
MEMBUAT KESEPAKATAN
91
PERDEBATAN
92
MEMANFAATKAN KESEMPATAN
93
KELUARGA MENTERI PERTAHANAN
94
KEMUNCULAN BAILI CHEN
95
DEWA KEKAYAAN DATANG
96
DATANG KE GUISHAN
97
IKUTI KATA SUAMI
98
SONG JINGCHEN DI SERANG
99
MENGUNJUNGI IBU SURI
100
BUKTI KEJAHATAN
101
PELAYAN PERMAISURI TERBUNUH
102
ORANG PALING SOMBONG DI BEICHENG
103
SERANGAN SERENTAK DARI BERBAGAI ARAH
104
SONG JINGCHEN MENGAMBIL TINDAKAN
105
MENAMPAR WAJAH
106
KAISAR TERKENA STROKE
107
RAJA JING BERDIRI LAGI
108
PERDEBATAN ANTAR SELIR
109
RAMUAN STONESEED
110
GELOMBANG PENYERANGAN
111
GELOMBANG PENYERANGAN (2)
112
PENJARA AIR
113
RENCANA BUSUK RAJA AN
114
ZHAO ZHAN KEMBALI KE DESA GUJIA
115
KEBENCIAN DAN CINTA
116
RENCANA PERNIKAHAN
117
SONG QINGLAN YANG SEDIH
118
HENDRICK TERPESONA
119
RENCANA
120
BERLATIH
121
RACUN GU
122
PRAJURIT BONEKA
123
CHENG XIN BERTEMU YU JIE
124
IKAN MENGGIGIT UMPANNYA
125
IKAN MENGGIGIT UMPANNYA (2)
126
SHEN YIJIA MENCARI ZHAO ZHAN
127
KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL
128
KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL (2)
129
RENCANA RAJA AN
130
MULAI MEMBUAT KERIBUTAN
131
MEMBUAT KERIBUTAN (2)
132
MEMBUAT KERIBUTAN (3)
133
RENCANA PARA MENTERI
134
KUNJUNGAN PARA PEJABAT DAN MENTERI
135
CHU HAITANG MEMULAI RENCANA
136
MAUKAH ANDA BERGABUNG?
137
SEKUTU BARU
138
LIU JINHONG DI CULIK
139
LIU JINHONG LEBIH LICIK
140
MENGUNJUNGI FESTIVAL LENTERA
141
PEMBICARAAN JING YIHUA DAN CHU HAITANG
142
DUPA PERANGSANG
143
MENANGKAP PEZINA
144
PEZINA DI TEMUKAN
145
TAMPARAN BRUTAL DI WAJAH
146
TENTANG ERDEM
147
PASANGAN PSIKOPAT
148
SEMUA ANAK BERKUMPUL
149
TUAN YANG SEBENARNYA
150
PERNIKAHAN MASSAL
151
MASALAH NEGARA
152
LAMARAN DARI LYODRA
153
MENJEMPUT SONG QINGLAN
154
SALING MENYERANG
155
MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU
156
MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU (2)
157
RAJA AN DAN RAJA MING BEKERJA SAMA
158
KEPUTUSAN IBU SURI
159
MENJADI PUTRA MAHKOTA
160
SONG JINGCHEN NAIK TAHTA
161
BAO YUNCHENG MENIKAH

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!