MURID-MURID DEWA TUA

Melihat semua orang bergegas menuju paviliun milik pemuda cabul itu, akhirnya Rong Siyue melompat dari atap dan menyelinap menuju bagian lain kediaman.

Dia mendapatkan panen besar, tidak hanya uang kertas, namun juga perhiasan, pakaian-pakaian bagus, kain-kain mahal, berbagai macam guci dan beberapa batangan emas. Hasil ini cukup memuaskan, dia bisa hidup selama 20 tahun tanpa bekerja keras sedikitpun.

Setelah menjelajahi seluruh tempat dan mengumpulkan begitu banyak harta berharga, Rong Siyue bergegas pergi meninggalkan kediaman tersebut, dia harus mencari penginapan dan segera membersihkan tubuhnya. Ada sedikit bau asam yang sangat lengket, membuat gadis itu merasa tidak nyaman.

Sementara kediaman keluarga Long menjadi sangat ramai dan di penuhi teriakan serta kutukan. Mereka telah menghabiskan begitu banyak waktu untuk mengumpulkan harta berharga, namun pada akhirnya dicuri oleh orang yang tidak dikenal.

"Cepat laporkan pada tuan!"

"Segera temukan petugas yamen untuk memeriksa!"

''Sial! Jika kami tidak berhasil menemukan perampok itu, kemungkinan besar keluarga Long akan segera hancur!"

"Tuan, seluruh harta milik selir ini di curi!"

"Ayah, perampok itu tidak meninggalkan 1 barang pun, kamar putrimu berubah menjadi gurun."

Tuan besar Long merasa lehernya tercekik, kenyataan ini benar-benar memukul wajahnya. Apalagi melihat keadaan putranya yang terbaring di atas tempat tidur, membuat amarah pria paruh baya itu semakin besar. Dia harus menemukan orang yang menganiaya putra kesayangannya, jika tidak, dia mungkin saja akan gila.

Long Yao adalah penerus keluarga, satu-satunya harapan besar, meskipun masih ada banyak sekali tuan muda yang berasal dari keluarga samping, namun mereka tidak sebanding dengan Long Yao yang terlahir dari keluarga utama. Mungkinkah ada persekongkolan antara orang luar dengan anggota keluarga besar mereka?

Mengingat hal itu, wajah tuan besar Long tiba-tiba saja berubah menjadi sangat dingin, dia segera memerintahkan seseorang untuk mencari tahu kejadian yang sesungguhnya.

.

.

.

Sejak tadi malam, suasana hati Chu Haitang sedikit terganggu, jantungnya berdetak cepat, 1 helai bulu matanya jatuh. Gadis itu menengadahkan kepala, menatap langit sambil bergumam. "Liu Jinhong, Bao Yuncheng, Rong Siyue, apakah kalian sudah melupakanku?"

Suaranya sangat rendah, namun perasaan rindunya benar-benar nyata. Dia menyimpan nama ketiga orang sahabat yang sudah seperti saudara itu di hatinya.

Untuk memperbaiki mood nya yang berantakan, Chu Haitang segera mematahkan ranting pohon, dia mengasah kembali kekuatan tempurnya dengan cara-cara yang unik dan tidak mungkin bisa dipahami oleh orang-orang yang hidup di zaman kuno.

Dia berlari dengan sangat cepat seperti seekor rusa, sambil mengibaskan ranting tersebut ke arah yang berlawanan. Kemudian melompat dengan gesit, mempraktekan kembali ilmu pedang yang di kuasainya di kehidupan pertama.

Tindakan gadis itu membuat seluruh anggota keluarganya langsung memelototkan mata, meskipun sebelumnya mereka mengetahui bahwa Chu Haitang pernah belajar berpedang, namun jurus-jurus yang digunakan oleh gadis itu jelas berbeda dari sebelumnya. Bahkan Chu Wentian tertegun sejenak, melihat perbedaan yang mencolok tersebut.

Matanya nampak rumit, dia merasa adiknya berubah. Mungkinkah gadis yang berlatih di depannya itu bukan adik kandungnya? Tapi di lihat dari sudut mana pun, gadis itu memang Chu Haitang.

Menyadari ada yang tidak beres, Chu Haitang segera menghentikan latihannya. Dia berbalik dan melemparkan senyum setengah tidak tersenyum pada semua orang.

Chu Yunling berjalan mendekat ke arahnya, "Adik, gerakanmu terlihat sangat rumit, tetapi indah. Dari mana kau belajar jurus-jurus itu? Ini sangat berbeda dengan jurus yang kau pelajari sebelumnya,"

Chu Haitang akhirnya mengerti, kenapa semua orang memandangnya dengan berbeda. Kali ini, dia harus kembali mengeluarkan kebohongan baru tentang dewa tua.

Batuk!

"Kakak, saat aku berada dalam keadaan koma, dewa tua menurunkan beberapa ilmu, tidak hanya tentang bagaimana cara berburu, tapi juga berpedang. Aku menguasai beberapa jurus itu dan mengingatnya dalam hati. Sayangnya, aku tidak mengetahui keberadaan tiga orang murid dewa tua lainnya, jika tidak, kami berempat pasti bisa berlatih bersama."

"Apaaa? Dewa tua memiliki murid yang lain?" alis Chu Rong terangkat, awalnya dia berpikir bahwa putrinya sangat spesial, hingga menjadi kesayangan dewa tua.

Chu Haitang mengangguk, dia berpikir untuk menceritakan tentang ketiga orang sahabatnya. Jika suatu hari nanti dia tanpa sengaja menyebut nama-nama itu, keluarganya pasti tidak akan mempertanyakannya kembali.

"Ya ayah, aku belajar ilmu pengobatan dari dewa tua, tapi juga mempelajari sedikit ilmu bela diri dan berpedang. Ketiga sahabatku juga memiliki keunggulan yang berbeda, Bao Yuncheng mempelajari cara menempa, dia bisa membuat berbagai macam senjata tajam dan senjata api. Liu Jinhong belajar strategi perang dan ilmu berpedang, dia sangat kuat dan terampil. Rong Siyue sangat pandai menundukkan binatang buas, dia juga mempelajari ilmu hipnotis dan mata-mata." ucap Chu Haitang, ada kerinduan di dalam mata gelapnya.

Semua orang menghela nafas panjang, pantas saja Chu Haitang terlihat sangat berbeda, dia sedang merindukan murid-murid dewa tua yang lainnya.

"Adik, kau tidak perlu khawatir, kakak telah menuliskan nama-nama sahabatmu di dalam hati. Jika suatu saat nanti bertemu, kakak pasti akan mengatakan pada mereka untuk mengunjungimu." Chu Wentian berbicara dengan penuh ketegasan, matanya menunjukkan kelembutan dan perasaan memanjakan.

Chu Haitang mengangguk, meskipun dia merasa tidak yakin dengan janji yang di buat oleh kakak laki-lakinya, tapi dia tetap merasa bahagia. Bagaimana pun juga ketiga sahabatnya hidup di dunia modern, kecil kemungkinan untuk mereka bisa bertemu satu sama lain.

Sedikit ketidakpuasan yang sebelumnya mengakar di hati akhirnya terangkat, dia tersenyum dan memeluk pemuda itu.

"Kakak yang terbaik, aku sangat menyayangimu!" ucapnya sambil mengerling manja.

Chu Yunling yang melihat hal itu langsung mendengus, "Jadi adik hanya menyayangi kakak laki-lakinya? Aku benar-benar sedih mendengarnya!"

Chu Haitang melepaskan pelukannya dari tubuh Chu Wentian, kemudian berjalan mendekat ke arah Chu Yunling. "Siapa yang mengatakan hal buruk seperti itu? Tentu saja aku menyayangi kedua kakak ku!"

Chu Yunling melihat wajah polos adiknya, kemudian tertawa dengan sangat renyah. "Itu bagus, sebagai adik termuda, kau harus menyayangi kedua kakakmu!"

Semua anggota keluarga akhirnya tertawa, usia ketiga anak itu semakin besar, namun kasih sayang di antara mereka tidak terputus.

"Berhenti main-main! Kalian berdua bantu nenek memasak, jangan sampai kedua cucuku tidak bisa menemukan jodoh yang baik, karena tangannya tidak terampil membedakan bumbu!" ucap Lao Shi sambil memutar bola matanya.

"Kami datang, nenek!" jawab Chu Yunling dan Chu Haitang bersamaan, keduanya bergandengan tangan dan langsung mengikuti wanita tua itu ke dalam goa.

"Pakai pakaian yang lebih tebal saat keluar, angin terasa semakin dingin sekarang!" ucap Pei Yuwen, dia memasangkan jaket tebal pada Chu Haitang dan Chu Yunling.

"Ibu, kami bukan anak kecil lagi, aku bisa melakukannya sendiri," ucap Chu Yunling sambil mengerucutkan bibirnya, dia merasa sangat malu karena sikap ibunya yang terlalu memanjakan.

Chu Haitang menggaruk kepalanya yang tidak gatal, "Aku suka di perlakukan seperti anak kecil, ibu, kau harus lebih memanjakanku mulai sekarang!"

Chu Yunling memelototi adik perempuannya, sambil bersungut-sungut. "Ingat umur, sangat memalukan untuk bersikap manja di usia kita sekarang!"

Terpopuler

Comments

Fifid Dwi Ariyani

Fifid Dwi Ariyani

trussukses

2025-01-21

0

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

wk..wk..wk....

2024-09-30

2

jesica

jesica

Kesi

2024-09-14

2

lihat semua
Episodes
1 CEMBURU BUTA
2 TRANSMIGRASI
3 BANTUAN DARI DEWA TUA
4 MENGOBATI TENTARA YANG TERLUKA
5 RACUN DINGIN
6 PAMIT
7 RONG SIYUE BERTRANSMIGRASI
8 MURID-MURID DEWA TUA
9 JEPIT RAMBUT EMAS
10 BERTEMU 2 SERIGALA
11 BERMAIN SELUNCURAN SALJU
12 PEMUDA DI DASAR SUNGAI
13 MENDAPATKAN INFORMASI DARI LIU JINHONG
14 ANAK ANGKAT KELUARGA CHU
15 TIBA DI KOTA KABUPATEN GAOSUI
16 SEBERAPA BESAR RUANG PENYIMPANAN?
17 ZHAO ZHAN
18 MENEMUKAN ZHAO ZHAN
19 ZHAO ZHAN VS LIU JINHONG
20 MENYELINAP
21 MEMBELI LAHAN
22 KEBAHAGIAAN PARA MERTUA
23 IDOLA BARU WANITA TUA
24 KAISAR YANG BIAS
25 KELUHAN
26 TERNYATA SHEN YIJIA
27 USAHA KELUARGA CHU
28 DEKRIT PERNIKAHAN
29 PERMINTAAN CHU HAITANG
30 SELIR SHEN MENCARI MASALAH
31 RENCANA SELIR SHEN
32 PERNIKAHAN
33 SELIR ATAU ISTRI UTAMA?
34 SONG JINGCHEN DAN CHU HAITANG
35 MEMBERSIHKAN ISTANA JIN'AN
36 KURSI RODA
37 KOMPARTEMEN TERSEMBUNYI
38 KUNJUNGAN RONG SIYUE
39 MERENOVASI ISTANA JIN'AN
40 PEMANDIAN AIR PANAS
41 UNDANGAN DARI KAISAR
42 BERTEMU KAISAR
43 KOMPENSASI
44 KEBOHONGAN ZHAO GONG
45 ISTANA JIN'AN YANG MEGAH
46 KUNJUNGAN KAISAR
47 MENGHIBUR KAISAR
48 KAISAR MERAMPOK
49 SANGAT MENDOMINASI
50 MENYEBABKAN PERPECAHAN
51 CHU BERSAUDARA
52 CHU YUNLING PATAH HATI
53 TEKAD CHU YUNLING
54 PERJAMUAN BESAR
55 PERJAMUAN (2)
56 SIDANG
57 KELUARGA SHEN JATUH
58 TRANSFORMASI CHU YUNLING
59 KEDATANGAN WILLIAM
60 CALON MENANTU
61 MAHAR YANG LANGKA
62 PUTRI KAISAR DI KALAHKAN PUTRI PETANI
63 PUTERI KETUA BANDIT
64 ISTANA QINGYUE
65 KERETA MEWAH
66 HADIAH YANG MURAH HATI
67 WARNA FAVORIT SONG JINGCHEN
68 INFORMASI DARI PELAYAN
69 TOKO BARU
70 MEMBERIKAN PELAJARAN
71 KAISAR PINGSAN
72 RENCANA PERMAISURI DAN PANGERAN KETIGA
73 KEDATANGAN PANGERAN KELIMA
74 MEMBUJUK BAI YINGJUN
75 MASA LALU BAI YINGJUN
76 MENGUNJUNGI DESA GUJIA
77 ZHAO ZHAN YANG MALANG
78 ZHAO ZHAN YANG MALANG (2)
79 MENYELAMATKAN KELUARGA WU
80 DATANG MELAMAR
81 CALON ISTRI YANG POSESIF
82 PERTEMUAN PERTAMA
83 WILLIAM MENGHILANG
84 NEGERI PADANG RUMPUT
85 KEMARAHAN CHU YUNLING
86 MENDOMINASI NEGERI PADANG RUMPUT
87 KECURIGAAN CHU YUNLING
88 MENUNJUKKAN KEMAMPUAN
89 MENJADI BIKSU? OMONG KOSONG!
90 MEMBUAT KESEPAKATAN
91 PERDEBATAN
92 MEMANFAATKAN KESEMPATAN
93 KELUARGA MENTERI PERTAHANAN
94 KEMUNCULAN BAILI CHEN
95 DEWA KEKAYAAN DATANG
96 DATANG KE GUISHAN
97 IKUTI KATA SUAMI
98 SONG JINGCHEN DI SERANG
99 MENGUNJUNGI IBU SURI
100 BUKTI KEJAHATAN
101 PELAYAN PERMAISURI TERBUNUH
102 ORANG PALING SOMBONG DI BEICHENG
103 SERANGAN SERENTAK DARI BERBAGAI ARAH
104 SONG JINGCHEN MENGAMBIL TINDAKAN
105 MENAMPAR WAJAH
106 KAISAR TERKENA STROKE
107 RAJA JING BERDIRI LAGI
108 PERDEBATAN ANTAR SELIR
109 RAMUAN STONESEED
110 GELOMBANG PENYERANGAN
111 GELOMBANG PENYERANGAN (2)
112 PENJARA AIR
113 RENCANA BUSUK RAJA AN
114 ZHAO ZHAN KEMBALI KE DESA GUJIA
115 KEBENCIAN DAN CINTA
116 RENCANA PERNIKAHAN
117 SONG QINGLAN YANG SEDIH
118 HENDRICK TERPESONA
119 RENCANA
120 BERLATIH
121 RACUN GU
122 PRAJURIT BONEKA
123 CHENG XIN BERTEMU YU JIE
124 IKAN MENGGIGIT UMPANNYA
125 IKAN MENGGIGIT UMPANNYA (2)
126 SHEN YIJIA MENCARI ZHAO ZHAN
127 KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL
128 KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL (2)
129 RENCANA RAJA AN
130 MULAI MEMBUAT KERIBUTAN
131 MEMBUAT KERIBUTAN (2)
132 MEMBUAT KERIBUTAN (3)
133 RENCANA PARA MENTERI
134 KUNJUNGAN PARA PEJABAT DAN MENTERI
135 CHU HAITANG MEMULAI RENCANA
136 MAUKAH ANDA BERGABUNG?
137 SEKUTU BARU
138 LIU JINHONG DI CULIK
139 LIU JINHONG LEBIH LICIK
140 MENGUNJUNGI FESTIVAL LENTERA
141 PEMBICARAAN JING YIHUA DAN CHU HAITANG
142 DUPA PERANGSANG
143 MENANGKAP PEZINA
144 PEZINA DI TEMUKAN
145 TAMPARAN BRUTAL DI WAJAH
146 TENTANG ERDEM
147 PASANGAN PSIKOPAT
148 SEMUA ANAK BERKUMPUL
149 TUAN YANG SEBENARNYA
150 PERNIKAHAN MASSAL
151 MASALAH NEGARA
152 LAMARAN DARI LYODRA
153 MENJEMPUT SONG QINGLAN
154 SALING MENYERANG
155 MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU
156 MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU (2)
157 RAJA AN DAN RAJA MING BEKERJA SAMA
158 KEPUTUSAN IBU SURI
159 MENJADI PUTRA MAHKOTA
160 SONG JINGCHEN NAIK TAHTA
161 BAO YUNCHENG MENIKAH
Episodes

Updated 161 Episodes

1
CEMBURU BUTA
2
TRANSMIGRASI
3
BANTUAN DARI DEWA TUA
4
MENGOBATI TENTARA YANG TERLUKA
5
RACUN DINGIN
6
PAMIT
7
RONG SIYUE BERTRANSMIGRASI
8
MURID-MURID DEWA TUA
9
JEPIT RAMBUT EMAS
10
BERTEMU 2 SERIGALA
11
BERMAIN SELUNCURAN SALJU
12
PEMUDA DI DASAR SUNGAI
13
MENDAPATKAN INFORMASI DARI LIU JINHONG
14
ANAK ANGKAT KELUARGA CHU
15
TIBA DI KOTA KABUPATEN GAOSUI
16
SEBERAPA BESAR RUANG PENYIMPANAN?
17
ZHAO ZHAN
18
MENEMUKAN ZHAO ZHAN
19
ZHAO ZHAN VS LIU JINHONG
20
MENYELINAP
21
MEMBELI LAHAN
22
KEBAHAGIAAN PARA MERTUA
23
IDOLA BARU WANITA TUA
24
KAISAR YANG BIAS
25
KELUHAN
26
TERNYATA SHEN YIJIA
27
USAHA KELUARGA CHU
28
DEKRIT PERNIKAHAN
29
PERMINTAAN CHU HAITANG
30
SELIR SHEN MENCARI MASALAH
31
RENCANA SELIR SHEN
32
PERNIKAHAN
33
SELIR ATAU ISTRI UTAMA?
34
SONG JINGCHEN DAN CHU HAITANG
35
MEMBERSIHKAN ISTANA JIN'AN
36
KURSI RODA
37
KOMPARTEMEN TERSEMBUNYI
38
KUNJUNGAN RONG SIYUE
39
MERENOVASI ISTANA JIN'AN
40
PEMANDIAN AIR PANAS
41
UNDANGAN DARI KAISAR
42
BERTEMU KAISAR
43
KOMPENSASI
44
KEBOHONGAN ZHAO GONG
45
ISTANA JIN'AN YANG MEGAH
46
KUNJUNGAN KAISAR
47
MENGHIBUR KAISAR
48
KAISAR MERAMPOK
49
SANGAT MENDOMINASI
50
MENYEBABKAN PERPECAHAN
51
CHU BERSAUDARA
52
CHU YUNLING PATAH HATI
53
TEKAD CHU YUNLING
54
PERJAMUAN BESAR
55
PERJAMUAN (2)
56
SIDANG
57
KELUARGA SHEN JATUH
58
TRANSFORMASI CHU YUNLING
59
KEDATANGAN WILLIAM
60
CALON MENANTU
61
MAHAR YANG LANGKA
62
PUTRI KAISAR DI KALAHKAN PUTRI PETANI
63
PUTERI KETUA BANDIT
64
ISTANA QINGYUE
65
KERETA MEWAH
66
HADIAH YANG MURAH HATI
67
WARNA FAVORIT SONG JINGCHEN
68
INFORMASI DARI PELAYAN
69
TOKO BARU
70
MEMBERIKAN PELAJARAN
71
KAISAR PINGSAN
72
RENCANA PERMAISURI DAN PANGERAN KETIGA
73
KEDATANGAN PANGERAN KELIMA
74
MEMBUJUK BAI YINGJUN
75
MASA LALU BAI YINGJUN
76
MENGUNJUNGI DESA GUJIA
77
ZHAO ZHAN YANG MALANG
78
ZHAO ZHAN YANG MALANG (2)
79
MENYELAMATKAN KELUARGA WU
80
DATANG MELAMAR
81
CALON ISTRI YANG POSESIF
82
PERTEMUAN PERTAMA
83
WILLIAM MENGHILANG
84
NEGERI PADANG RUMPUT
85
KEMARAHAN CHU YUNLING
86
MENDOMINASI NEGERI PADANG RUMPUT
87
KECURIGAAN CHU YUNLING
88
MENUNJUKKAN KEMAMPUAN
89
MENJADI BIKSU? OMONG KOSONG!
90
MEMBUAT KESEPAKATAN
91
PERDEBATAN
92
MEMANFAATKAN KESEMPATAN
93
KELUARGA MENTERI PERTAHANAN
94
KEMUNCULAN BAILI CHEN
95
DEWA KEKAYAAN DATANG
96
DATANG KE GUISHAN
97
IKUTI KATA SUAMI
98
SONG JINGCHEN DI SERANG
99
MENGUNJUNGI IBU SURI
100
BUKTI KEJAHATAN
101
PELAYAN PERMAISURI TERBUNUH
102
ORANG PALING SOMBONG DI BEICHENG
103
SERANGAN SERENTAK DARI BERBAGAI ARAH
104
SONG JINGCHEN MENGAMBIL TINDAKAN
105
MENAMPAR WAJAH
106
KAISAR TERKENA STROKE
107
RAJA JING BERDIRI LAGI
108
PERDEBATAN ANTAR SELIR
109
RAMUAN STONESEED
110
GELOMBANG PENYERANGAN
111
GELOMBANG PENYERANGAN (2)
112
PENJARA AIR
113
RENCANA BUSUK RAJA AN
114
ZHAO ZHAN KEMBALI KE DESA GUJIA
115
KEBENCIAN DAN CINTA
116
RENCANA PERNIKAHAN
117
SONG QINGLAN YANG SEDIH
118
HENDRICK TERPESONA
119
RENCANA
120
BERLATIH
121
RACUN GU
122
PRAJURIT BONEKA
123
CHENG XIN BERTEMU YU JIE
124
IKAN MENGGIGIT UMPANNYA
125
IKAN MENGGIGIT UMPANNYA (2)
126
SHEN YIJIA MENCARI ZHAO ZHAN
127
KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL
128
KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL (2)
129
RENCANA RAJA AN
130
MULAI MEMBUAT KERIBUTAN
131
MEMBUAT KERIBUTAN (2)
132
MEMBUAT KERIBUTAN (3)
133
RENCANA PARA MENTERI
134
KUNJUNGAN PARA PEJABAT DAN MENTERI
135
CHU HAITANG MEMULAI RENCANA
136
MAUKAH ANDA BERGABUNG?
137
SEKUTU BARU
138
LIU JINHONG DI CULIK
139
LIU JINHONG LEBIH LICIK
140
MENGUNJUNGI FESTIVAL LENTERA
141
PEMBICARAAN JING YIHUA DAN CHU HAITANG
142
DUPA PERANGSANG
143
MENANGKAP PEZINA
144
PEZINA DI TEMUKAN
145
TAMPARAN BRUTAL DI WAJAH
146
TENTANG ERDEM
147
PASANGAN PSIKOPAT
148
SEMUA ANAK BERKUMPUL
149
TUAN YANG SEBENARNYA
150
PERNIKAHAN MASSAL
151
MASALAH NEGARA
152
LAMARAN DARI LYODRA
153
MENJEMPUT SONG QINGLAN
154
SALING MENYERANG
155
MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU
156
MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU (2)
157
RAJA AN DAN RAJA MING BEKERJA SAMA
158
KEPUTUSAN IBU SURI
159
MENJADI PUTRA MAHKOTA
160
SONG JINGCHEN NAIK TAHTA
161
BAO YUNCHENG MENIKAH

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!