RACUN DINGIN

Semua orang menikmati makanannya, mereka menenggelamkan kepala ke dalam mangkuk yang berisi mie dengan taburan daging dan bawang goreng, bahkan menyeruput kuahnya hingga habis. Rasa mie itu terlalu lezat, karena dibuat langsung oleh tangan Chu Haitang, bahkan para koki istana belum tentu memiliki keahlian untuk menandingi rasanya.

"Makan yang banyak, kalian pasti mengalami kesulitan besar saat berada di perbatasan!" ucap Lao Shi, dia menambahkan mangkuk baru untuk kedua orang pemuda asing. Matanya berkaca-kaca mengingat kembali masa lalu, di mana saat itu suaminya juga ditangkap dan dikirim menuju perbatasan untuk menjadi tentara. Sayangnya, 2 tahun kemudian dia hanya bisa menerima berita tentang kematian pria itu, tanpa menemui jasadnya.

"Ibu, jangan bersedih. Ayah pasti senang melihat keluarga kita bersatu dengan baik." Chu Rong menghibur sambil memeluk bahu wanita tua di sampingnya.

"Ya ibu, ayah adalah tentara yang baik, dia berkontribusi besar bagi kedamaian seluruh rakyat di negeri ini, kau tidak boleh menangis, keluarga kami akan membakar lebih banyak dupa lagi di masa depan." Pei Yuwen juga meletakan sumpitnya, dia memeluk wanita tua itu dengan penuh kasih.

"Nenek sangat kuat, kakek pasti bangga melihatmu," Chu Wentian juga bersuara, sebagai satu-satunya cucu laki-laki, dia adalah harapan keluarga mereka.

"Nenek tidak boleh bersedih, mari kita membakar dupa lebih banyak untuk dewa tua dan memohon untuk kesejahteraan kakek di sana. Bukankah adik Haitang murid kesayangan dewa tua? Dia pasti akan menerima semua doa dan juga permintaan kita!" Chu Yunling berbicara dengan sedikit kebanggaan yang tidak bisa di sembunyikan.

"Ya, mari kita membakar lebih banyak dupa di masa depan." Chu Rong menambahkan.

Chu Haitang tersedak, nampaknya kebohongan Gadis itu tentang dewa tua berakibat sangat fatal. Seseorang di atas sana mungkin harus menggendong kuali karena kesalahannya.

Kedua orang pemuda asing itu saling berpandangan, nampaknya mereka mulai mengetahui situasi keluarga kecil yang menolongnya. Meskipun saat ini wanita yang lebih tua mengalami kesedihan, namun seluruh anggota keluarganya bahu-membahu untuk menghibur, bahkan menguatkan wanita itu.

"Makan yang banyak, keluarga kami akan bekerja jauh lebih keras di masa depan!" ucap Lao Shi sambil menyeka air matanya.

Anggota keluarga itu melanjutkan acara makan malam mereka dengan penuh kebahagiaan, semua hidangan yang disajikan habis dan tersisa, bahkan tidak ada satu tetes kuah pun di panci, semuanya bersih.

Chu Wentian mulai menyebarkan jerami kering dan menumpuknya cukup tinggi, Chu Haitang membawa dua kasur lantai dan langsung membentangkannya.

Anggota keluarga saat ini telah berada di tempat tidur masing-masing, ada sebuah tirai yang memisahkan antara pria dan wanita di tempat itu. Chu Rong membawa beberapa kayu bakar ke mulut goa, dia segera menyalakan api, untuk mengusir binatang buas. Saat ini angin gunung terasa jauh lebih dingin dari sebelumnya, mereka mulai membungkus tubuh menggunakan selimut tebal.

"Kalian berdua bisa menggunakannya untuk tidur, pakai selimut agar tidak kedinginan!" ucap Chu Haitang.

Kedua orang pria asing itu menganggukkan kepala dan langsung naik ke tempat tidur, ini adalah pertama kalinya mereka merasakan tidur di alam liar dengan menggunakan bahan yang begitu nyaman, sangat lembut dan empuk. Bahkan mereka tidak merasakan tusukan dari jerami kering itu sedikitpun.

Semakin malam, udara menjadi semakin dingin, salah seorang pria asing itu nampak menggertakkan giginya, keringat dingin meluncur dengan deras dari tubuhnya. Dia berusaha mati-matian agar tidak bersuara dan membangunkan semua orang, namun sepertinya hal itu tak bisa lagi tertahan, hingga akhirnya terdengar suara lolongan yang sangat pelan.

Pria di sebelahnya menyadari ada hal yang tidak beres dan bergegas membuka mata, dia melirik dan langsung memanggil, suaranya benar-benar pelan. "Tuanku, apa yang terjadi?"

Chu Haitang mengerutkan dahi, dia bergegas bangun dan segera menghampiri, menatap pemuda yang tidak berdaya, bahkan bibirnya mulai membiru. "Sial! Dia terkena racun dingin!"

Pemuda asing itu nampak tertegun, dia tak menyangka jika gadis kecil di hadapannya bisa mendeteksi penyakit yang dimiliki oleh tuannya, bahkan tanpa memeriksa denyut nadi. "Nona, bisakah anda menyelamatkan tuanku?"

Chu Haitang melotot, "Pergi! Segera rebus air!"

Chu Haitang merobek pakaian bagian atas pemuda yang terluka, dia mengeluarkan beberapa jarum perak dari ruang penyimpanannya, kemudian menusukkannya secara langsung. Ada 17 jarum yang menancap, hingga membuat dada dan perut pemuda itu terlihat seperti landak.

Chu Haitang menatap lekat ekspresi pemuda di hadapannya, sepertinya dia telah lama mengalami racun dingin tersebut, daya tahan tubuhnya mulai berkurang sedikit demi sedikit, bahkan saat ini dia telah kehilangan kesadaran.

Jarum perak mulai bergetar, Chu Haitang menyalurkan kekuatan spiritualnya dengan tenang, tak lama kemudian pemuda itu terbatuk, dia mengeluarkan seteguk darah. Saat matanya terbuka menatap ke arah bagian atas tubuhnya yang dipenuhi dengan jarum perak, membuat dia sedikit mengerutkan dahi.

Chu Haitang menarik kembali kekuatannya, dia segera mencabut seluruh jarum yang menancap di tubuh pemuda itu. Tak lama terlihat banyak darah hitam yang keluar dari pori-pori tubuhnya, membawa ledakan bau busuk dan anyir hingga membangunkan semua orang.

"Haitang, apa yang terjadi?" Chu Rong merupakan orang pertama yang mendekat, melihat wajah pucat putrinya, dia yakin terjadi sesuatu. Beberapa orang anggota keluarga juga mulai bangun satu persatu.

"Nona, airnya sudah mendidih!" seseorang muncul, Chu Haitang melirik ke arahnya.

"Kirim dia kesana, untuk saat ini hingga satu minggu ke depan, dia tidak akan merasakan sakit lagi. Aku telah membuang 5% dari racun dingin yang ada di tubuhnya." jawab Chu Haitang, dia segera berbalik dan kembali ke tempat tidurnya.

Pemuda itu tertegun, namun melihat wajah tuannya yang mulai membaik sedikit demi sedikit, ada kelegaan dari matanya. "Tuanku, aku akan membantumu membersihkan diri!"

"Zhao Gong, bantu aku bangun!" ucap pemuda yang terluka, saat ini seluruh tubuhnya benar-benar sangat lemah, dia bahkan tidak bisa menggerakkannya sedikitpun.

"Bawahan datang tuanku," Zhao Gong melesat cepat, membawa pria yang terluka itu keluar dari goa. Dia segera membantunya untuk melepas pakaian, kemudian merendamnya dalam air mendidih.

Pemuda tampan itu menutup kelopak matanya, namun sesekali mulutnya mendesis. Racun dingin dalam tubuhnya bertabrakan dengan air mendidih, sehingga membuat dia merasa benar-benar terbakar. Namun setelah beberapa saat, seluruh tubuhnya mulai rileks, air rebusan berubah menjadi hitam dan berbau.

"Tuanku, bawahan sudah menyiapkan air lain untuk membilas tubuh anda," ucap Zhao Gong.

Song Jinchen menganggukkan kepala, saat ini tubuhnya tidak selemah sebelumnya, dia merasakan sedikit kekuatan hangat yang mengalir. Sepertinya gadis kecil itu tidak sederhana, jika dia benar-benar merupakan murid kesayangan Dewa tua, bukankah dirinya datang ke tempat yang tepat, sehingga bisa menyembuhkan racun dingin yang telah bersarang hampir 10 tahun?

Song Jingchen di penuhi dengan harapan, bahkan jika dia harus hidup dan tinggal di dalam goa itu selamanya, dia tidak akan keberatan.

Terpopuler

Comments

Oi Min

Oi Min

Song Jincheng ini calon jodoh Huitang kek nya

2025-01-14

0

JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊

JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊

wah wah jodohnya itu🤭🤭

2025-02-09

0

Fifid Dwi Ariyani

Fifid Dwi Ariyani

trussukses

2025-01-21

0

lihat semua
Episodes
1 CEMBURU BUTA
2 TRANSMIGRASI
3 BANTUAN DARI DEWA TUA
4 MENGOBATI TENTARA YANG TERLUKA
5 RACUN DINGIN
6 PAMIT
7 RONG SIYUE BERTRANSMIGRASI
8 MURID-MURID DEWA TUA
9 JEPIT RAMBUT EMAS
10 BERTEMU 2 SERIGALA
11 BERMAIN SELUNCURAN SALJU
12 PEMUDA DI DASAR SUNGAI
13 MENDAPATKAN INFORMASI DARI LIU JINHONG
14 ANAK ANGKAT KELUARGA CHU
15 TIBA DI KOTA KABUPATEN GAOSUI
16 SEBERAPA BESAR RUANG PENYIMPANAN?
17 ZHAO ZHAN
18 MENEMUKAN ZHAO ZHAN
19 ZHAO ZHAN VS LIU JINHONG
20 MENYELINAP
21 MEMBELI LAHAN
22 KEBAHAGIAAN PARA MERTUA
23 IDOLA BARU WANITA TUA
24 KAISAR YANG BIAS
25 KELUHAN
26 TERNYATA SHEN YIJIA
27 USAHA KELUARGA CHU
28 DEKRIT PERNIKAHAN
29 PERMINTAAN CHU HAITANG
30 SELIR SHEN MENCARI MASALAH
31 RENCANA SELIR SHEN
32 PERNIKAHAN
33 SELIR ATAU ISTRI UTAMA?
34 SONG JINGCHEN DAN CHU HAITANG
35 MEMBERSIHKAN ISTANA JIN'AN
36 KURSI RODA
37 KOMPARTEMEN TERSEMBUNYI
38 KUNJUNGAN RONG SIYUE
39 MERENOVASI ISTANA JIN'AN
40 PEMANDIAN AIR PANAS
41 UNDANGAN DARI KAISAR
42 BERTEMU KAISAR
43 KOMPENSASI
44 KEBOHONGAN ZHAO GONG
45 ISTANA JIN'AN YANG MEGAH
46 KUNJUNGAN KAISAR
47 MENGHIBUR KAISAR
48 KAISAR MERAMPOK
49 SANGAT MENDOMINASI
50 MENYEBABKAN PERPECAHAN
51 CHU BERSAUDARA
52 CHU YUNLING PATAH HATI
53 TEKAD CHU YUNLING
54 PERJAMUAN BESAR
55 PERJAMUAN (2)
56 SIDANG
57 KELUARGA SHEN JATUH
58 TRANSFORMASI CHU YUNLING
59 KEDATANGAN WILLIAM
60 CALON MENANTU
61 MAHAR YANG LANGKA
62 PUTRI KAISAR DI KALAHKAN PUTRI PETANI
63 PUTERI KETUA BANDIT
64 ISTANA QINGYUE
65 KERETA MEWAH
66 HADIAH YANG MURAH HATI
67 WARNA FAVORIT SONG JINGCHEN
68 INFORMASI DARI PELAYAN
69 TOKO BARU
70 MEMBERIKAN PELAJARAN
71 KAISAR PINGSAN
72 RENCANA PERMAISURI DAN PANGERAN KETIGA
73 KEDATANGAN PANGERAN KELIMA
74 MEMBUJUK BAI YINGJUN
75 MASA LALU BAI YINGJUN
76 MENGUNJUNGI DESA GUJIA
77 ZHAO ZHAN YANG MALANG
78 ZHAO ZHAN YANG MALANG (2)
79 MENYELAMATKAN KELUARGA WU
80 DATANG MELAMAR
81 CALON ISTRI YANG POSESIF
82 PERTEMUAN PERTAMA
83 WILLIAM MENGHILANG
84 NEGERI PADANG RUMPUT
85 KEMARAHAN CHU YUNLING
86 MENDOMINASI NEGERI PADANG RUMPUT
87 KECURIGAAN CHU YUNLING
88 MENUNJUKKAN KEMAMPUAN
89 MENJADI BIKSU? OMONG KOSONG!
90 MEMBUAT KESEPAKATAN
91 PERDEBATAN
92 MEMANFAATKAN KESEMPATAN
93 KELUARGA MENTERI PERTAHANAN
94 KEMUNCULAN BAILI CHEN
95 DEWA KEKAYAAN DATANG
96 DATANG KE GUISHAN
97 IKUTI KATA SUAMI
98 SONG JINGCHEN DI SERANG
99 MENGUNJUNGI IBU SURI
100 BUKTI KEJAHATAN
101 PELAYAN PERMAISURI TERBUNUH
102 ORANG PALING SOMBONG DI BEICHENG
103 SERANGAN SERENTAK DARI BERBAGAI ARAH
104 SONG JINGCHEN MENGAMBIL TINDAKAN
105 MENAMPAR WAJAH
106 KAISAR TERKENA STROKE
107 RAJA JING BERDIRI LAGI
108 PERDEBATAN ANTAR SELIR
109 RAMUAN STONESEED
110 GELOMBANG PENYERANGAN
111 GELOMBANG PENYERANGAN (2)
112 PENJARA AIR
113 RENCANA BUSUK RAJA AN
114 ZHAO ZHAN KEMBALI KE DESA GUJIA
115 KEBENCIAN DAN CINTA
116 RENCANA PERNIKAHAN
117 SONG QINGLAN YANG SEDIH
118 HENDRICK TERPESONA
119 RENCANA
120 BERLATIH
121 RACUN GU
122 PRAJURIT BONEKA
123 CHENG XIN BERTEMU YU JIE
124 IKAN MENGGIGIT UMPANNYA
125 IKAN MENGGIGIT UMPANNYA (2)
126 SHEN YIJIA MENCARI ZHAO ZHAN
127 KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL
128 KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL (2)
129 RENCANA RAJA AN
130 MULAI MEMBUAT KERIBUTAN
131 MEMBUAT KERIBUTAN (2)
132 MEMBUAT KERIBUTAN (3)
133 RENCANA PARA MENTERI
134 KUNJUNGAN PARA PEJABAT DAN MENTERI
135 CHU HAITANG MEMULAI RENCANA
136 MAUKAH ANDA BERGABUNG?
137 SEKUTU BARU
138 LIU JINHONG DI CULIK
139 LIU JINHONG LEBIH LICIK
140 MENGUNJUNGI FESTIVAL LENTERA
141 PEMBICARAAN JING YIHUA DAN CHU HAITANG
142 DUPA PERANGSANG
143 MENANGKAP PEZINA
144 PEZINA DI TEMUKAN
145 TAMPARAN BRUTAL DI WAJAH
146 TENTANG ERDEM
147 PASANGAN PSIKOPAT
148 SEMUA ANAK BERKUMPUL
149 TUAN YANG SEBENARNYA
150 PERNIKAHAN MASSAL
151 MASALAH NEGARA
152 LAMARAN DARI LYODRA
153 MENJEMPUT SONG QINGLAN
154 SALING MENYERANG
155 MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU
156 MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU (2)
157 RAJA AN DAN RAJA MING BEKERJA SAMA
158 KEPUTUSAN IBU SURI
159 MENJADI PUTRA MAHKOTA
160 SONG JINGCHEN NAIK TAHTA
161 BAO YUNCHENG MENIKAH
Episodes

Updated 161 Episodes

1
CEMBURU BUTA
2
TRANSMIGRASI
3
BANTUAN DARI DEWA TUA
4
MENGOBATI TENTARA YANG TERLUKA
5
RACUN DINGIN
6
PAMIT
7
RONG SIYUE BERTRANSMIGRASI
8
MURID-MURID DEWA TUA
9
JEPIT RAMBUT EMAS
10
BERTEMU 2 SERIGALA
11
BERMAIN SELUNCURAN SALJU
12
PEMUDA DI DASAR SUNGAI
13
MENDAPATKAN INFORMASI DARI LIU JINHONG
14
ANAK ANGKAT KELUARGA CHU
15
TIBA DI KOTA KABUPATEN GAOSUI
16
SEBERAPA BESAR RUANG PENYIMPANAN?
17
ZHAO ZHAN
18
MENEMUKAN ZHAO ZHAN
19
ZHAO ZHAN VS LIU JINHONG
20
MENYELINAP
21
MEMBELI LAHAN
22
KEBAHAGIAAN PARA MERTUA
23
IDOLA BARU WANITA TUA
24
KAISAR YANG BIAS
25
KELUHAN
26
TERNYATA SHEN YIJIA
27
USAHA KELUARGA CHU
28
DEKRIT PERNIKAHAN
29
PERMINTAAN CHU HAITANG
30
SELIR SHEN MENCARI MASALAH
31
RENCANA SELIR SHEN
32
PERNIKAHAN
33
SELIR ATAU ISTRI UTAMA?
34
SONG JINGCHEN DAN CHU HAITANG
35
MEMBERSIHKAN ISTANA JIN'AN
36
KURSI RODA
37
KOMPARTEMEN TERSEMBUNYI
38
KUNJUNGAN RONG SIYUE
39
MERENOVASI ISTANA JIN'AN
40
PEMANDIAN AIR PANAS
41
UNDANGAN DARI KAISAR
42
BERTEMU KAISAR
43
KOMPENSASI
44
KEBOHONGAN ZHAO GONG
45
ISTANA JIN'AN YANG MEGAH
46
KUNJUNGAN KAISAR
47
MENGHIBUR KAISAR
48
KAISAR MERAMPOK
49
SANGAT MENDOMINASI
50
MENYEBABKAN PERPECAHAN
51
CHU BERSAUDARA
52
CHU YUNLING PATAH HATI
53
TEKAD CHU YUNLING
54
PERJAMUAN BESAR
55
PERJAMUAN (2)
56
SIDANG
57
KELUARGA SHEN JATUH
58
TRANSFORMASI CHU YUNLING
59
KEDATANGAN WILLIAM
60
CALON MENANTU
61
MAHAR YANG LANGKA
62
PUTRI KAISAR DI KALAHKAN PUTRI PETANI
63
PUTERI KETUA BANDIT
64
ISTANA QINGYUE
65
KERETA MEWAH
66
HADIAH YANG MURAH HATI
67
WARNA FAVORIT SONG JINGCHEN
68
INFORMASI DARI PELAYAN
69
TOKO BARU
70
MEMBERIKAN PELAJARAN
71
KAISAR PINGSAN
72
RENCANA PERMAISURI DAN PANGERAN KETIGA
73
KEDATANGAN PANGERAN KELIMA
74
MEMBUJUK BAI YINGJUN
75
MASA LALU BAI YINGJUN
76
MENGUNJUNGI DESA GUJIA
77
ZHAO ZHAN YANG MALANG
78
ZHAO ZHAN YANG MALANG (2)
79
MENYELAMATKAN KELUARGA WU
80
DATANG MELAMAR
81
CALON ISTRI YANG POSESIF
82
PERTEMUAN PERTAMA
83
WILLIAM MENGHILANG
84
NEGERI PADANG RUMPUT
85
KEMARAHAN CHU YUNLING
86
MENDOMINASI NEGERI PADANG RUMPUT
87
KECURIGAAN CHU YUNLING
88
MENUNJUKKAN KEMAMPUAN
89
MENJADI BIKSU? OMONG KOSONG!
90
MEMBUAT KESEPAKATAN
91
PERDEBATAN
92
MEMANFAATKAN KESEMPATAN
93
KELUARGA MENTERI PERTAHANAN
94
KEMUNCULAN BAILI CHEN
95
DEWA KEKAYAAN DATANG
96
DATANG KE GUISHAN
97
IKUTI KATA SUAMI
98
SONG JINGCHEN DI SERANG
99
MENGUNJUNGI IBU SURI
100
BUKTI KEJAHATAN
101
PELAYAN PERMAISURI TERBUNUH
102
ORANG PALING SOMBONG DI BEICHENG
103
SERANGAN SERENTAK DARI BERBAGAI ARAH
104
SONG JINGCHEN MENGAMBIL TINDAKAN
105
MENAMPAR WAJAH
106
KAISAR TERKENA STROKE
107
RAJA JING BERDIRI LAGI
108
PERDEBATAN ANTAR SELIR
109
RAMUAN STONESEED
110
GELOMBANG PENYERANGAN
111
GELOMBANG PENYERANGAN (2)
112
PENJARA AIR
113
RENCANA BUSUK RAJA AN
114
ZHAO ZHAN KEMBALI KE DESA GUJIA
115
KEBENCIAN DAN CINTA
116
RENCANA PERNIKAHAN
117
SONG QINGLAN YANG SEDIH
118
HENDRICK TERPESONA
119
RENCANA
120
BERLATIH
121
RACUN GU
122
PRAJURIT BONEKA
123
CHENG XIN BERTEMU YU JIE
124
IKAN MENGGIGIT UMPANNYA
125
IKAN MENGGIGIT UMPANNYA (2)
126
SHEN YIJIA MENCARI ZHAO ZHAN
127
KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL
128
KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL (2)
129
RENCANA RAJA AN
130
MULAI MEMBUAT KERIBUTAN
131
MEMBUAT KERIBUTAN (2)
132
MEMBUAT KERIBUTAN (3)
133
RENCANA PARA MENTERI
134
KUNJUNGAN PARA PEJABAT DAN MENTERI
135
CHU HAITANG MEMULAI RENCANA
136
MAUKAH ANDA BERGABUNG?
137
SEKUTU BARU
138
LIU JINHONG DI CULIK
139
LIU JINHONG LEBIH LICIK
140
MENGUNJUNGI FESTIVAL LENTERA
141
PEMBICARAAN JING YIHUA DAN CHU HAITANG
142
DUPA PERANGSANG
143
MENANGKAP PEZINA
144
PEZINA DI TEMUKAN
145
TAMPARAN BRUTAL DI WAJAH
146
TENTANG ERDEM
147
PASANGAN PSIKOPAT
148
SEMUA ANAK BERKUMPUL
149
TUAN YANG SEBENARNYA
150
PERNIKAHAN MASSAL
151
MASALAH NEGARA
152
LAMARAN DARI LYODRA
153
MENJEMPUT SONG QINGLAN
154
SALING MENYERANG
155
MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU
156
MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU (2)
157
RAJA AN DAN RAJA MING BEKERJA SAMA
158
KEPUTUSAN IBU SURI
159
MENJADI PUTRA MAHKOTA
160
SONG JINGCHEN NAIK TAHTA
161
BAO YUNCHENG MENIKAH

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!