MENGOBATI TENTARA YANG TERLUKA

Pagi harinya semua orang bangun dengan segar, mereka mulai membenahi tempat tidur, kemudian turun satu persatu menuju ke sungai untuk membersihkan diri sekaligus mencuci pakaian.

Saat ini mereka memiliki banyak sekali kain, Pei Yuwen berniat untuk menjahitnya dan membuat beberapa pasang pakaian untuk seluruh anggota keluarga, mereka tidak harus berhemat sekarang, kain-kain itu didapatkannya secara gratis dari dewa tua.

Lao Shi sudah menyalakan api, dia berniat untuk membuat pancake telur. Di sisinya, Chu Haitang menjelaskan proses pembuatan sambil berdemonstrasi, dia ingin seluruh anggota keluarganya memiliki keterampilan yang baik.

Setelah beberapa saat, seluruh anggota keluarga berkumpul, mereka mulai sarapan pagi dengan sangat nikmat. Chu Rong mengajak Chu Wentian untuk keluar, kedua orang pria itu harus mengumpulkan lebih banyak kayu bakar.

Dalam beberapa hari kedepan, musim dingin akan segera tiba, mereka harus memiliki pemanas ruangan agar tidak membeku. Chu Haitang mengajari Chu Yunling cara merajut, dalam waktu dekat, keluarga mereka membutuhkan lebih banyak jaket tebal untuk melindungi tubuhnya.

Sementara Lao Shi dan Pei Yuwen mulai mengumpulkan sayuran liar, meskipun jumlah makanan yang ditumpuk di dalam goa cukup untuk kehidupan mereka sehari-hari, namun kedua orang wanita berbeda usia tersebut merasa mereka harus sedikit berhemat, apalagi seluruh makanan itu didapat dari berkat yang agung.

Meskipun tubuh mereka masih terlihat sangat kurus karena kekurangan gizi sebelumnya, namun dalam satu hari terakhir, Chu Haitang telah mengembangkan pola makan baru. Dia mewajibkan seluruh anggota keluarganya untuk makan hingga kenyang dan menjaga tubuhnya agar tetap sehat.

Semua orang bekerja dengan penuh senyuman, ada banyak makanan yang bisa di makan, tempat tidur yang layak dan hangat, meskipun mereka belum memiliki rumah. Setelah musim dingin berlalu, mereka bisa kembali ke desa ataupun mencari desa lain untuk membangun rumah.

Lao Shi dan Pei Yuwen pergi selama 2 jam, keranjang mereka terlihat penuh dengan berbagai macam sayuran liar. Goa tempat tinggal mereka memang tidak terjamah oleh para penduduk, tempat itu terlalu tersembunyi dan sedikit lebih dalam di bagian hutan, sehingga banyak sekali sayuran yang bisa di dapat.

Chu Rong dan Chu Wentian bekerja dengan sangat rajin, mereka terus bolak-balik untuk mengangkut banyak sekali kayu bakar. Saat ini keluarga mereka memiliki 15 ikat kayu bakar dan cukup untuk di gunakan memasak sekaligus menghangatkan goa selama 15 hari.

Srak...

Terdengar suara dari balik rerimbunan, Chu Rong bergegas untuk mengintai, sedangkan Chu Wentian sudah memanjat pohon, dia bersiap untuk melepaskan anak panahnya jika ada binatang buas yang muncul di tempat itu. Namun tiba-tiba saja mata mereka terbelalak, karena saat ini ada dua orang pemuda yang terluka, tubuh mereka berlumuran darah.

Satu orang pemuda masih dalam kondisi sadar, melihat kemunculan orang asing, dia segera mengangkat pedangnya. "Siapa kau?"

Chu Rong terdiam, melihat kedua pemuda itu memakai seragam tentara, dia segera menjawab dengan sangat tenang. "Jangan takut! Aku tidak berniat jahat terhadap kalian, tempat ini sangat berbahaya, apalagi kalian berdua dalam kondisi terluka. Bau darah bisa memancing binatang buas."

Pemuda itu memicingkan matanya, mereka baru saja kembali dari perbatasan. Namun pada saat dalam perjalanan pulang harus berhadapan dengan sekelompok pembunuh bayaran yang dikirimkan oleh seseorang, sehingga membuat dia dan majikannya terluka.

Untung saja mereka bisa melarikan diri, namun pria yang berdiri di depannya benar-benar sangat mencurigakan. Chu Wentian melompat dari pohon, melihat kondisi kedua orang itu, dia segera mengernyitkan dahinya. "Ayah, apa yang harus kita lakukan?"

Chu Rong melirik, kemudian menjawab. "Ayo bantu mereka pergi dari sini, tempat ini terlalu berbahaya."

Chu Wentian ingin menolak, dia takut jika kedua orang pemuda itu memiliki pikiran jahat. "Tapi ayah, mereka berdua terluka!"

"Ayah tahu, meskipun anggota keluarga kita tidak ada yang memiliki kemampuan dalam hal medis, tapi adik perempuanmu adalah murid dari dewa tua, ayah yakin dia pasti bisa menyembuhkan mereka." jawab Chu Rong, semenjak dia melihat keajaiban dewa tua, pria itu mengembangkan keyakinan besar, bahwa putrinya membawa berkah keberuntungan bagi keluarga mereka.

Chu Wentian akhirnya menganggukkan kepala, mereka memapah kedua pemuda itu menuju ke goa. Chu Haitang yang sedang merajut mengerutkan dahinya, hidung tajam gadis itu bisa mencium bau darah yang sangat menyengat, dia bergegas keluar dari goa dan merasa takut jika sampai ayah serta saudara laki-laki tertuanya akan terluka.

"Ayah, apa yang terjadi?" tanya Chu Haitang.

Menyadari kekhawatiran putrinya, Chu Rong segera menjawab. "Ayah baik-baik saja, tapi kedua pemuda ini terluka."

Chu Haitang menatap 2 sosok asing yang di bawa oleh sang ayah, meskipun dia belum memeriksa denyut nadi kedua orang pemuda itu, namun dia sudah bisa menyimpulkan apa yang sebenarnya terjadi. Sebagai seorang dokter jenius kecil, dia telah terbiasa menangani pasien dengan berbagai macam keluhan dan luka.

"Baringkan mereka di sana!" ucap Chu Haitang, dia segera berjalan ke arah Ibunya dan meminta agar wanita itu memasak air.

Luka yang dialami oleh kedua orang asing itu cukup berat, untung saja mereka bertemu dengannya, jika tidak, kemungkinan besar mereka akan mati dengan sia-sia.

"Ayah, berikan pil ini pada mereka!" ucap Chu Haitang, Chu Rong segera mengambilnya dan langsung memasukan pil itu ke mulut kedua pemuda.

Awalnya kedua orang pemuda itu berniat untuk memuntahkan pil yang diberikan, sayangnya pil itu langsung hancur begitu menyentuh lidah, sehingga mau tak mau akhirnya mereka pun menelannya dengan susah payah. Dalam waktu sekejap, rasa sakit dan perih yang sebelumnya benar-benar menyiksa akhirnya hilang.

Kedua orang pemuda itu langsung membuka mata, wajah mereka sedikit lebih merah dan tidak memperlihatkan rasa sakit sama sekali. Chu Rong akhirnya merasa lega, namun Chu Haitang memberikan satu botol salep dan meminta tolong agar mengoleskannya pada luka kedua orang pemuda itu. Bau darah akan membuat binatang buas mendekat, mereka harus segera membersihkan goa itu agar aman.

Setelah merasakan manfaat dari pil yang diberikan oleh gadis itu, mereka tidak lagi bertindak impulsif dan membantu untuk membuka pakaiannya sendiri, kemudian saling mengoleskan salep pada lukanya.

Dalam waktu yang sangat cepat, darah segera berhenti dan semua luka tertutup dengan sempurna tanpa meninggalkan bekas sedikit pun. Kedua orang pemuda itu terlihat sangat takjub, nampaknya mereka memang benar-benar bertemu dengan seorang murid dari dewa tua, dia bisa memperlihatkan keajaiban besar.

"Ada sungai di belakang goa, pergilah untuk membersihkan diri dan berganti pakaian. Ibu dan nenekku saat ini sedang memasak, kalian juga bisa mengisi perut nanti." ucap Chu Haitang sambil memberikan 2 stel pakaian pada mereka, dia kembali ke belakang dan membantu Lao Shi dan Pei Yuwen untuk memasak.

Kedua orang pemuda itu mengangguk dengan patuh, mereka juga sangat lapar sekarang. Chu Wentian akhirnya muncul, dia membawa 3 ikat jerami kering, ada tambahan orang di dalam goa, sehingga mereka juga membutuhkan tempat tidur yang nyaman untuk beristirahat.

Terpopuler

Comments

💋エンダン

💋エンダン

ceritamu bangusssss thorrrr..😘😘😘 kalau sdh byk bikin yg byk ya 🤗🥰

2025-01-09

0

N___vt

N___vt

👼dewa tua: antara mau senang dan nangis

2025-02-04

0

JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊

JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊

dewa tua jg yg d fitnah🤣🤣🤣🤣

2025-02-09

0

lihat semua
Episodes
1 CEMBURU BUTA
2 TRANSMIGRASI
3 BANTUAN DARI DEWA TUA
4 MENGOBATI TENTARA YANG TERLUKA
5 RACUN DINGIN
6 PAMIT
7 RONG SIYUE BERTRANSMIGRASI
8 MURID-MURID DEWA TUA
9 JEPIT RAMBUT EMAS
10 BERTEMU 2 SERIGALA
11 BERMAIN SELUNCURAN SALJU
12 PEMUDA DI DASAR SUNGAI
13 MENDAPATKAN INFORMASI DARI LIU JINHONG
14 ANAK ANGKAT KELUARGA CHU
15 TIBA DI KOTA KABUPATEN GAOSUI
16 SEBERAPA BESAR RUANG PENYIMPANAN?
17 ZHAO ZHAN
18 MENEMUKAN ZHAO ZHAN
19 ZHAO ZHAN VS LIU JINHONG
20 MENYELINAP
21 MEMBELI LAHAN
22 KEBAHAGIAAN PARA MERTUA
23 IDOLA BARU WANITA TUA
24 KAISAR YANG BIAS
25 KELUHAN
26 TERNYATA SHEN YIJIA
27 USAHA KELUARGA CHU
28 DEKRIT PERNIKAHAN
29 PERMINTAAN CHU HAITANG
30 SELIR SHEN MENCARI MASALAH
31 RENCANA SELIR SHEN
32 PERNIKAHAN
33 SELIR ATAU ISTRI UTAMA?
34 SONG JINGCHEN DAN CHU HAITANG
35 MEMBERSIHKAN ISTANA JIN'AN
36 KURSI RODA
37 KOMPARTEMEN TERSEMBUNYI
38 KUNJUNGAN RONG SIYUE
39 MERENOVASI ISTANA JIN'AN
40 PEMANDIAN AIR PANAS
41 UNDANGAN DARI KAISAR
42 BERTEMU KAISAR
43 KOMPENSASI
44 KEBOHONGAN ZHAO GONG
45 ISTANA JIN'AN YANG MEGAH
46 KUNJUNGAN KAISAR
47 MENGHIBUR KAISAR
48 KAISAR MERAMPOK
49 SANGAT MENDOMINASI
50 MENYEBABKAN PERPECAHAN
51 CHU BERSAUDARA
52 CHU YUNLING PATAH HATI
53 TEKAD CHU YUNLING
54 PERJAMUAN BESAR
55 PERJAMUAN (2)
56 SIDANG
57 KELUARGA SHEN JATUH
58 TRANSFORMASI CHU YUNLING
59 KEDATANGAN WILLIAM
60 CALON MENANTU
61 MAHAR YANG LANGKA
62 PUTRI KAISAR DI KALAHKAN PUTRI PETANI
63 PUTERI KETUA BANDIT
64 ISTANA QINGYUE
65 KERETA MEWAH
66 HADIAH YANG MURAH HATI
67 WARNA FAVORIT SONG JINGCHEN
68 INFORMASI DARI PELAYAN
69 TOKO BARU
70 MEMBERIKAN PELAJARAN
71 KAISAR PINGSAN
72 RENCANA PERMAISURI DAN PANGERAN KETIGA
73 KEDATANGAN PANGERAN KELIMA
74 MEMBUJUK BAI YINGJUN
75 MASA LALU BAI YINGJUN
76 MENGUNJUNGI DESA GUJIA
77 ZHAO ZHAN YANG MALANG
78 ZHAO ZHAN YANG MALANG (2)
79 MENYELAMATKAN KELUARGA WU
80 DATANG MELAMAR
81 CALON ISTRI YANG POSESIF
82 PERTEMUAN PERTAMA
83 WILLIAM MENGHILANG
84 NEGERI PADANG RUMPUT
85 KEMARAHAN CHU YUNLING
86 MENDOMINASI NEGERI PADANG RUMPUT
87 KECURIGAAN CHU YUNLING
88 MENUNJUKKAN KEMAMPUAN
89 MENJADI BIKSU? OMONG KOSONG!
90 MEMBUAT KESEPAKATAN
91 PERDEBATAN
92 MEMANFAATKAN KESEMPATAN
93 KELUARGA MENTERI PERTAHANAN
94 KEMUNCULAN BAILI CHEN
95 DEWA KEKAYAAN DATANG
96 DATANG KE GUISHAN
97 IKUTI KATA SUAMI
98 SONG JINGCHEN DI SERANG
99 MENGUNJUNGI IBU SURI
100 BUKTI KEJAHATAN
101 PELAYAN PERMAISURI TERBUNUH
102 ORANG PALING SOMBONG DI BEICHENG
103 SERANGAN SERENTAK DARI BERBAGAI ARAH
104 SONG JINGCHEN MENGAMBIL TINDAKAN
105 MENAMPAR WAJAH
106 KAISAR TERKENA STROKE
107 RAJA JING BERDIRI LAGI
108 PERDEBATAN ANTAR SELIR
109 RAMUAN STONESEED
110 GELOMBANG PENYERANGAN
111 GELOMBANG PENYERANGAN (2)
112 PENJARA AIR
113 RENCANA BUSUK RAJA AN
114 ZHAO ZHAN KEMBALI KE DESA GUJIA
115 KEBENCIAN DAN CINTA
116 RENCANA PERNIKAHAN
117 SONG QINGLAN YANG SEDIH
118 HENDRICK TERPESONA
119 RENCANA
120 BERLATIH
121 RACUN GU
122 PRAJURIT BONEKA
123 CHENG XIN BERTEMU YU JIE
124 IKAN MENGGIGIT UMPANNYA
125 IKAN MENGGIGIT UMPANNYA (2)
126 SHEN YIJIA MENCARI ZHAO ZHAN
127 KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL
128 KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL (2)
129 RENCANA RAJA AN
130 MULAI MEMBUAT KERIBUTAN
131 MEMBUAT KERIBUTAN (2)
132 MEMBUAT KERIBUTAN (3)
133 RENCANA PARA MENTERI
134 KUNJUNGAN PARA PEJABAT DAN MENTERI
135 CHU HAITANG MEMULAI RENCANA
136 MAUKAH ANDA BERGABUNG?
137 SEKUTU BARU
138 LIU JINHONG DI CULIK
139 LIU JINHONG LEBIH LICIK
140 MENGUNJUNGI FESTIVAL LENTERA
141 PEMBICARAAN JING YIHUA DAN CHU HAITANG
142 DUPA PERANGSANG
143 MENANGKAP PEZINA
144 PEZINA DI TEMUKAN
145 TAMPARAN BRUTAL DI WAJAH
146 TENTANG ERDEM
147 PASANGAN PSIKOPAT
148 SEMUA ANAK BERKUMPUL
149 TUAN YANG SEBENARNYA
150 PERNIKAHAN MASSAL
151 MASALAH NEGARA
152 LAMARAN DARI LYODRA
153 MENJEMPUT SONG QINGLAN
154 SALING MENYERANG
155 MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU
156 MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU (2)
157 RAJA AN DAN RAJA MING BEKERJA SAMA
158 KEPUTUSAN IBU SURI
159 MENJADI PUTRA MAHKOTA
160 SONG JINGCHEN NAIK TAHTA
161 BAO YUNCHENG MENIKAH
Episodes

Updated 161 Episodes

1
CEMBURU BUTA
2
TRANSMIGRASI
3
BANTUAN DARI DEWA TUA
4
MENGOBATI TENTARA YANG TERLUKA
5
RACUN DINGIN
6
PAMIT
7
RONG SIYUE BERTRANSMIGRASI
8
MURID-MURID DEWA TUA
9
JEPIT RAMBUT EMAS
10
BERTEMU 2 SERIGALA
11
BERMAIN SELUNCURAN SALJU
12
PEMUDA DI DASAR SUNGAI
13
MENDAPATKAN INFORMASI DARI LIU JINHONG
14
ANAK ANGKAT KELUARGA CHU
15
TIBA DI KOTA KABUPATEN GAOSUI
16
SEBERAPA BESAR RUANG PENYIMPANAN?
17
ZHAO ZHAN
18
MENEMUKAN ZHAO ZHAN
19
ZHAO ZHAN VS LIU JINHONG
20
MENYELINAP
21
MEMBELI LAHAN
22
KEBAHAGIAAN PARA MERTUA
23
IDOLA BARU WANITA TUA
24
KAISAR YANG BIAS
25
KELUHAN
26
TERNYATA SHEN YIJIA
27
USAHA KELUARGA CHU
28
DEKRIT PERNIKAHAN
29
PERMINTAAN CHU HAITANG
30
SELIR SHEN MENCARI MASALAH
31
RENCANA SELIR SHEN
32
PERNIKAHAN
33
SELIR ATAU ISTRI UTAMA?
34
SONG JINGCHEN DAN CHU HAITANG
35
MEMBERSIHKAN ISTANA JIN'AN
36
KURSI RODA
37
KOMPARTEMEN TERSEMBUNYI
38
KUNJUNGAN RONG SIYUE
39
MERENOVASI ISTANA JIN'AN
40
PEMANDIAN AIR PANAS
41
UNDANGAN DARI KAISAR
42
BERTEMU KAISAR
43
KOMPENSASI
44
KEBOHONGAN ZHAO GONG
45
ISTANA JIN'AN YANG MEGAH
46
KUNJUNGAN KAISAR
47
MENGHIBUR KAISAR
48
KAISAR MERAMPOK
49
SANGAT MENDOMINASI
50
MENYEBABKAN PERPECAHAN
51
CHU BERSAUDARA
52
CHU YUNLING PATAH HATI
53
TEKAD CHU YUNLING
54
PERJAMUAN BESAR
55
PERJAMUAN (2)
56
SIDANG
57
KELUARGA SHEN JATUH
58
TRANSFORMASI CHU YUNLING
59
KEDATANGAN WILLIAM
60
CALON MENANTU
61
MAHAR YANG LANGKA
62
PUTRI KAISAR DI KALAHKAN PUTRI PETANI
63
PUTERI KETUA BANDIT
64
ISTANA QINGYUE
65
KERETA MEWAH
66
HADIAH YANG MURAH HATI
67
WARNA FAVORIT SONG JINGCHEN
68
INFORMASI DARI PELAYAN
69
TOKO BARU
70
MEMBERIKAN PELAJARAN
71
KAISAR PINGSAN
72
RENCANA PERMAISURI DAN PANGERAN KETIGA
73
KEDATANGAN PANGERAN KELIMA
74
MEMBUJUK BAI YINGJUN
75
MASA LALU BAI YINGJUN
76
MENGUNJUNGI DESA GUJIA
77
ZHAO ZHAN YANG MALANG
78
ZHAO ZHAN YANG MALANG (2)
79
MENYELAMATKAN KELUARGA WU
80
DATANG MELAMAR
81
CALON ISTRI YANG POSESIF
82
PERTEMUAN PERTAMA
83
WILLIAM MENGHILANG
84
NEGERI PADANG RUMPUT
85
KEMARAHAN CHU YUNLING
86
MENDOMINASI NEGERI PADANG RUMPUT
87
KECURIGAAN CHU YUNLING
88
MENUNJUKKAN KEMAMPUAN
89
MENJADI BIKSU? OMONG KOSONG!
90
MEMBUAT KESEPAKATAN
91
PERDEBATAN
92
MEMANFAATKAN KESEMPATAN
93
KELUARGA MENTERI PERTAHANAN
94
KEMUNCULAN BAILI CHEN
95
DEWA KEKAYAAN DATANG
96
DATANG KE GUISHAN
97
IKUTI KATA SUAMI
98
SONG JINGCHEN DI SERANG
99
MENGUNJUNGI IBU SURI
100
BUKTI KEJAHATAN
101
PELAYAN PERMAISURI TERBUNUH
102
ORANG PALING SOMBONG DI BEICHENG
103
SERANGAN SERENTAK DARI BERBAGAI ARAH
104
SONG JINGCHEN MENGAMBIL TINDAKAN
105
MENAMPAR WAJAH
106
KAISAR TERKENA STROKE
107
RAJA JING BERDIRI LAGI
108
PERDEBATAN ANTAR SELIR
109
RAMUAN STONESEED
110
GELOMBANG PENYERANGAN
111
GELOMBANG PENYERANGAN (2)
112
PENJARA AIR
113
RENCANA BUSUK RAJA AN
114
ZHAO ZHAN KEMBALI KE DESA GUJIA
115
KEBENCIAN DAN CINTA
116
RENCANA PERNIKAHAN
117
SONG QINGLAN YANG SEDIH
118
HENDRICK TERPESONA
119
RENCANA
120
BERLATIH
121
RACUN GU
122
PRAJURIT BONEKA
123
CHENG XIN BERTEMU YU JIE
124
IKAN MENGGIGIT UMPANNYA
125
IKAN MENGGIGIT UMPANNYA (2)
126
SHEN YIJIA MENCARI ZHAO ZHAN
127
KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL
128
KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL (2)
129
RENCANA RAJA AN
130
MULAI MEMBUAT KERIBUTAN
131
MEMBUAT KERIBUTAN (2)
132
MEMBUAT KERIBUTAN (3)
133
RENCANA PARA MENTERI
134
KUNJUNGAN PARA PEJABAT DAN MENTERI
135
CHU HAITANG MEMULAI RENCANA
136
MAUKAH ANDA BERGABUNG?
137
SEKUTU BARU
138
LIU JINHONG DI CULIK
139
LIU JINHONG LEBIH LICIK
140
MENGUNJUNGI FESTIVAL LENTERA
141
PEMBICARAAN JING YIHUA DAN CHU HAITANG
142
DUPA PERANGSANG
143
MENANGKAP PEZINA
144
PEZINA DI TEMUKAN
145
TAMPARAN BRUTAL DI WAJAH
146
TENTANG ERDEM
147
PASANGAN PSIKOPAT
148
SEMUA ANAK BERKUMPUL
149
TUAN YANG SEBENARNYA
150
PERNIKAHAN MASSAL
151
MASALAH NEGARA
152
LAMARAN DARI LYODRA
153
MENJEMPUT SONG QINGLAN
154
SALING MENYERANG
155
MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU
156
MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU (2)
157
RAJA AN DAN RAJA MING BEKERJA SAMA
158
KEPUTUSAN IBU SURI
159
MENJADI PUTRA MAHKOTA
160
SONG JINGCHEN NAIK TAHTA
161
BAO YUNCHENG MENIKAH

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!