BANTUAN DARI DEWA TUA

Akhirnya keluarga itu sampai di depan goa, mereka bergegas masuk untuk membersihkannya. Chu Haitang duduk, dia mulai bisa menstabilkan tubuhnya, sehingga tidak terlalu lemah seperti tadi.

Dahi Chu Rong mengernyit, saat ini keluarga mereka tidak memiliki sedikitpun makanan, sepertinya dia harus segera mengajak anak sulungnya untuk mencari sayuran liar.

Chu Haitang menyadari pikiran sang ayah, dia mengajak seluruh anggota keluarganya untuk duduk. Gadis kecil itu segera mencari cara, untuk membuat anggota keluarganya nyaman.

"Ayah, ibu, nenek, sebenarnya ada yang ingin aku bicarakan dengan kalian." ucap Chu Haitang, dia terlihat sedikit ragu-ragu.

"Ada apa Haitang? Cepat bicara! Apa kau merasa tidak nyaman di satu bagian? Ayahmu akan segera pergi berburu dan menangkap beberapa ekor kelinci, kemudian menjualnya ke kota agar bisa menebus obat," Chu Rong berkata dengan cepat.

Chu Haitang menggelengkan kepalanya, "Tidak ayah, aku baik-baik saja. Sebenarnya keluarga kita saat ini tidak kekurangan apa pun."

Dia berani berbicara seperti itu, setelah mengetahui bahwa liontin giok miliknya mengikuti dia hingga ke kehidupan yang baru, sehingga seluruh makanan dan juga harta yang dikumpulkannya ikut terseret ke tempat ini. Dia tidak perlu lagi khawatir akan kelaparan, keluarga mereka akan cukup makan selama 7 turunan.

Semua orang menatap wajah gadis itu, mereka berpikir bahwa Chu Haitang mengatakannya karena emosi, lagi pula keluarga mereka saat ini tidak memiliki makanan sedikitpun.

"Kau tidak perlu khawatir adik, kakak laki-lakimu akan segera pergi untuk mencari makanan," ucap Chu Wentian sambil berdiri, dia berniat untuk meninggalkan goa.

Chu Haitang segera menjawab, "Kakak, kau tidak perlu pergi, aku memiliki segalanya untuk keluarga kita."

Semua orang terdiam, bahkan Lao Shi yang biasanya cerewet juga tidak mengeluarkan sepatah kata pun, dia menatap wajah pucat Chu Haitang dengan kebingungan.

"Ayah, ibu, nenek, sebenarnya saat saya tidak sadarkan diri, saya di bawa menuju suatu tempat oleh dewa tua. Dia mengajarkan saya berbagai macam keahlian, bahkan memberikan banyak sekali makanan, perhiasan dan juga kain." ucap Chu Haitang, wajahnya terlihat sangat serius, dia berbohong tanpa mengedipkan matanya.

Semua orang tertegun, benarkah Chu Haitang bisa bertemu dengan dewa tua? Jika seperti itu, bukankah kehidupan keluarga mereka akan makmur di masa depan?

Lao Shi menatap gadis itu, dia melembutkan suaranya. "Lalu dimana mereka? Seberapa banyak harta yang diberikan padamu?"

Chu Haitang segera menjawab, "Nenek, mari kita panggil dewa tua, bukankah anda memiliki dupa? Berikan 3 kepada saya,"

Lao Shi mengangguk, dia mengeluarkan 3 dupa dan langsung di serahkan pada Chu Haitang. Gadis itu segera mengajak seluruh anggota keluarganya untuk keluar dari goa, sementara dia menggunakan kesadarannya untuk memindahkan beberapa macam makanan, alat memasak, kasur lantai dan selimut dari dalam ruang penyimpanannya.

Setelah selesai, gadis itu segera menyusul anggota keluarganya keluar dari goa. Dia menyalakan api kemudian membakar dupa, Chu Haitang bersujud 3x kali ke arah matahari, kemudian segera berbicara. "Guru tua, muridmu datang untuk meminta makanan, alat memasak, kasur dan selimut. Kau harus cepat, keluarga kami sudah sangat kelaparan."

Awalnya seluruh anggota keluarga Chu mengikuti tindakan yang dilakukan oleh gadis itu dengan sangat khidmat, namun pada akhirnya mereka terdiam. Tidakkah Chu Haitang takut bahwa Dewa tua akan marah padanya? Gadis kecil itu benar-benar tidak bisa di andalkan! Tapi mereka juga terlalu bodoh, karena mempercayainya.

Chu Haitang segera bangkit, dia mengajak seluruh keluarganya untuk kembali ke goa. Saat mencapai dalam, mata mereka langsung terbelalak, nampaknya dewa tua itu sangat menghargai Chu Haitang, dia benar-benar mengirimkan semua yang di minta olehnya.

Ada 2 karung beras, 1 karung tepung, 2 kati minyak, 50 butir telur, 1 kati gula, 1 kati garam, 5 kati daging dan 10 ikat sayuran segar. Bahkan ada banyak sekali barang-barang yang tidak mereka ketahui kegunaannya.

Chu Haitang melirik ke arah kakak laki-lakinya, kemudian segera berbicara, "Kakak, sepertinya keluarga kami membutuhkan kayu bakar dan juga jerami. Bisakah anda mengambilkannya?"

Chu Wentian segera menganggukkan kepala, dia bergegas pergi diikuti oleh Chu Rong. Kedua orang pria berbeda usia itu bergerak dengan sangat cepat, mereka menebang pepohonan, kemudian mengumpulkan jerami untuk tempat tidur mereka malam ini.

Chu Wentian kembali ke dalam goa dengan membawa 3 ikat kayu bakar, sementara Chu Rong membawa 3 ikat jerami kering di punggungnya. Lao Shi dan Pei Yuwen memasak dengan gembira, keduanya sudah lama sekali tidak memakan mie dan daging, kali ini keluarga mereka bisa menikmati hidangan lezat, semua itu adalah berkat yang dibawa oleh Chu Haitang dari dewa tua.

Setelah makanan disajikan di mangkuk, seluruh anggota keluarga makan dengan sangat lahap. Chu Haitang bahkan menambah porsinya sampai puas. Hari ini semua anggota keluarga makan dengan sangat kenyang, mereka tidak perlu lagi tidur sambil menahan lapar.

Chu Haitang segera mengajarkan seluruh anggota keluarganya untuk menyiapkan tempat tidur, pertama-tama mereka harus menyebarkan jerami di atas tanah. Jerami sengaja ditumpuk sedikit lebih tinggi, kemudian ditutup menggunakan kasur lantai. Semua orang juga mendapatkan selimut baru, sangat lembut dan juga hangat saat dipakai.

Kepuasan terlihat di wajah semua orang, hanya Chu Yunling yang terlihat kurang bersemangat. Akhir-akhir ini tubuhnya sangat lemah, sehingga dia tidak bisa membantu keluarganya bekerja.

Chu Haitang yang menyadari hal itu segera bicara, "Kakak perempuan, apa kau baik-baik saja?"

Chu Yunling melirik kemudian melengkungkan senyuman tipis, "Kau tidak perlu khawatir adik, kakakmu baik-baik saja."

Mendengar jawaban itu, Chu Haitang mengangguk, dia segera meminta ayahnya untuk membuat api di depan goa, agar tidak ada binatang buas yang masuk ke tempat itu, sementara mereka sedang beristirahat.

Chu Rong segera bersiap, dia menumpuk kayu bakar kemudian segera menyalakan api, udara di gunung terasa sangat dingin, sehingga semua anggota keluarga tidur dengan nyenyak malam ini, apalagi masing-masing memiliki selimut tebal yang sangat hangat.

Chu Haitang diam-diam menuangkan energi spiritualnya ke mulut goa, sehingga tempat itu tidak mungkin di temukan oleh siapa pun. Dia harus menjaga anggota keluarganya dengan sangat baik, tidak hanya dari binatang buas, namun juga dari warga desa.

Suasana seketika menjadi sepi, seluruh anggota keluarga sangat kelelahan, mereka tidur dengan cepat. Chu Haitang duduk di atas tempat tidurnya, dia berusaha untuk memulihkan tubuhnya dengan cepat.

Ada banyak sekali obat-obatan di ruang penyimpanan, dia mengambil 1 butir pil berwarna merah untuk penambah darah dan 1 butir pil berwarna hitam untuk meningkatkan energi spiritualnya.

Terpopuler

Comments

Fifid Dwi Ariyani

Fifid Dwi Ariyani

trussabar

2025-01-21

0

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

manta.

2024-09-30

4

Nayyara Gisella Nay Lagooss

Nayyara Gisella Nay Lagooss

kami??🤔
seharusnya kita..KITA 🤦😁
beza thor mkna kami n kita 🙏🙏

2024-09-15

2

lihat semua
Episodes
1 CEMBURU BUTA
2 TRANSMIGRASI
3 BANTUAN DARI DEWA TUA
4 MENGOBATI TENTARA YANG TERLUKA
5 RACUN DINGIN
6 PAMIT
7 RONG SIYUE BERTRANSMIGRASI
8 MURID-MURID DEWA TUA
9 JEPIT RAMBUT EMAS
10 BERTEMU 2 SERIGALA
11 BERMAIN SELUNCURAN SALJU
12 PEMUDA DI DASAR SUNGAI
13 MENDAPATKAN INFORMASI DARI LIU JINHONG
14 ANAK ANGKAT KELUARGA CHU
15 TIBA DI KOTA KABUPATEN GAOSUI
16 SEBERAPA BESAR RUANG PENYIMPANAN?
17 ZHAO ZHAN
18 MENEMUKAN ZHAO ZHAN
19 ZHAO ZHAN VS LIU JINHONG
20 MENYELINAP
21 MEMBELI LAHAN
22 KEBAHAGIAAN PARA MERTUA
23 IDOLA BARU WANITA TUA
24 KAISAR YANG BIAS
25 KELUHAN
26 TERNYATA SHEN YIJIA
27 USAHA KELUARGA CHU
28 DEKRIT PERNIKAHAN
29 PERMINTAAN CHU HAITANG
30 SELIR SHEN MENCARI MASALAH
31 RENCANA SELIR SHEN
32 PERNIKAHAN
33 SELIR ATAU ISTRI UTAMA?
34 SONG JINGCHEN DAN CHU HAITANG
35 MEMBERSIHKAN ISTANA JIN'AN
36 KURSI RODA
37 KOMPARTEMEN TERSEMBUNYI
38 KUNJUNGAN RONG SIYUE
39 MERENOVASI ISTANA JIN'AN
40 PEMANDIAN AIR PANAS
41 UNDANGAN DARI KAISAR
42 BERTEMU KAISAR
43 KOMPENSASI
44 KEBOHONGAN ZHAO GONG
45 ISTANA JIN'AN YANG MEGAH
46 KUNJUNGAN KAISAR
47 MENGHIBUR KAISAR
48 KAISAR MERAMPOK
49 SANGAT MENDOMINASI
50 MENYEBABKAN PERPECAHAN
51 CHU BERSAUDARA
52 CHU YUNLING PATAH HATI
53 TEKAD CHU YUNLING
54 PERJAMUAN BESAR
55 PERJAMUAN (2)
56 SIDANG
57 KELUARGA SHEN JATUH
58 TRANSFORMASI CHU YUNLING
59 KEDATANGAN WILLIAM
60 CALON MENANTU
61 MAHAR YANG LANGKA
62 PUTRI KAISAR DI KALAHKAN PUTRI PETANI
63 PUTERI KETUA BANDIT
64 ISTANA QINGYUE
65 KERETA MEWAH
66 HADIAH YANG MURAH HATI
67 WARNA FAVORIT SONG JINGCHEN
68 INFORMASI DARI PELAYAN
69 TOKO BARU
70 MEMBERIKAN PELAJARAN
71 KAISAR PINGSAN
72 RENCANA PERMAISURI DAN PANGERAN KETIGA
73 KEDATANGAN PANGERAN KELIMA
74 MEMBUJUK BAI YINGJUN
75 MASA LALU BAI YINGJUN
76 MENGUNJUNGI DESA GUJIA
77 ZHAO ZHAN YANG MALANG
78 ZHAO ZHAN YANG MALANG (2)
79 MENYELAMATKAN KELUARGA WU
80 DATANG MELAMAR
81 CALON ISTRI YANG POSESIF
82 PERTEMUAN PERTAMA
83 WILLIAM MENGHILANG
84 NEGERI PADANG RUMPUT
85 KEMARAHAN CHU YUNLING
86 MENDOMINASI NEGERI PADANG RUMPUT
87 KECURIGAAN CHU YUNLING
88 MENUNJUKKAN KEMAMPUAN
89 MENJADI BIKSU? OMONG KOSONG!
90 MEMBUAT KESEPAKATAN
91 PERDEBATAN
92 MEMANFAATKAN KESEMPATAN
93 KELUARGA MENTERI PERTAHANAN
94 KEMUNCULAN BAILI CHEN
95 DEWA KEKAYAAN DATANG
96 DATANG KE GUISHAN
97 IKUTI KATA SUAMI
98 SONG JINGCHEN DI SERANG
99 MENGUNJUNGI IBU SURI
100 BUKTI KEJAHATAN
101 PELAYAN PERMAISURI TERBUNUH
102 ORANG PALING SOMBONG DI BEICHENG
103 SERANGAN SERENTAK DARI BERBAGAI ARAH
104 SONG JINGCHEN MENGAMBIL TINDAKAN
105 MENAMPAR WAJAH
106 KAISAR TERKENA STROKE
107 RAJA JING BERDIRI LAGI
108 PERDEBATAN ANTAR SELIR
109 RAMUAN STONESEED
110 GELOMBANG PENYERANGAN
111 GELOMBANG PENYERANGAN (2)
112 PENJARA AIR
113 RENCANA BUSUK RAJA AN
114 ZHAO ZHAN KEMBALI KE DESA GUJIA
115 KEBENCIAN DAN CINTA
116 RENCANA PERNIKAHAN
117 SONG QINGLAN YANG SEDIH
118 HENDRICK TERPESONA
119 RENCANA
120 BERLATIH
121 RACUN GU
122 PRAJURIT BONEKA
123 CHENG XIN BERTEMU YU JIE
124 IKAN MENGGIGIT UMPANNYA
125 IKAN MENGGIGIT UMPANNYA (2)
126 SHEN YIJIA MENCARI ZHAO ZHAN
127 KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL
128 KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL (2)
129 RENCANA RAJA AN
130 MULAI MEMBUAT KERIBUTAN
131 MEMBUAT KERIBUTAN (2)
132 MEMBUAT KERIBUTAN (3)
133 RENCANA PARA MENTERI
134 KUNJUNGAN PARA PEJABAT DAN MENTERI
135 CHU HAITANG MEMULAI RENCANA
136 MAUKAH ANDA BERGABUNG?
137 SEKUTU BARU
138 LIU JINHONG DI CULIK
139 LIU JINHONG LEBIH LICIK
140 MENGUNJUNGI FESTIVAL LENTERA
141 PEMBICARAAN JING YIHUA DAN CHU HAITANG
142 DUPA PERANGSANG
143 MENANGKAP PEZINA
144 PEZINA DI TEMUKAN
145 TAMPARAN BRUTAL DI WAJAH
146 TENTANG ERDEM
147 PASANGAN PSIKOPAT
148 SEMUA ANAK BERKUMPUL
149 TUAN YANG SEBENARNYA
150 PERNIKAHAN MASSAL
151 MASALAH NEGARA
152 LAMARAN DARI LYODRA
153 MENJEMPUT SONG QINGLAN
154 SALING MENYERANG
155 MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU
156 MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU (2)
157 RAJA AN DAN RAJA MING BEKERJA SAMA
158 KEPUTUSAN IBU SURI
159 MENJADI PUTRA MAHKOTA
160 SONG JINGCHEN NAIK TAHTA
161 BAO YUNCHENG MENIKAH
Episodes

Updated 161 Episodes

1
CEMBURU BUTA
2
TRANSMIGRASI
3
BANTUAN DARI DEWA TUA
4
MENGOBATI TENTARA YANG TERLUKA
5
RACUN DINGIN
6
PAMIT
7
RONG SIYUE BERTRANSMIGRASI
8
MURID-MURID DEWA TUA
9
JEPIT RAMBUT EMAS
10
BERTEMU 2 SERIGALA
11
BERMAIN SELUNCURAN SALJU
12
PEMUDA DI DASAR SUNGAI
13
MENDAPATKAN INFORMASI DARI LIU JINHONG
14
ANAK ANGKAT KELUARGA CHU
15
TIBA DI KOTA KABUPATEN GAOSUI
16
SEBERAPA BESAR RUANG PENYIMPANAN?
17
ZHAO ZHAN
18
MENEMUKAN ZHAO ZHAN
19
ZHAO ZHAN VS LIU JINHONG
20
MENYELINAP
21
MEMBELI LAHAN
22
KEBAHAGIAAN PARA MERTUA
23
IDOLA BARU WANITA TUA
24
KAISAR YANG BIAS
25
KELUHAN
26
TERNYATA SHEN YIJIA
27
USAHA KELUARGA CHU
28
DEKRIT PERNIKAHAN
29
PERMINTAAN CHU HAITANG
30
SELIR SHEN MENCARI MASALAH
31
RENCANA SELIR SHEN
32
PERNIKAHAN
33
SELIR ATAU ISTRI UTAMA?
34
SONG JINGCHEN DAN CHU HAITANG
35
MEMBERSIHKAN ISTANA JIN'AN
36
KURSI RODA
37
KOMPARTEMEN TERSEMBUNYI
38
KUNJUNGAN RONG SIYUE
39
MERENOVASI ISTANA JIN'AN
40
PEMANDIAN AIR PANAS
41
UNDANGAN DARI KAISAR
42
BERTEMU KAISAR
43
KOMPENSASI
44
KEBOHONGAN ZHAO GONG
45
ISTANA JIN'AN YANG MEGAH
46
KUNJUNGAN KAISAR
47
MENGHIBUR KAISAR
48
KAISAR MERAMPOK
49
SANGAT MENDOMINASI
50
MENYEBABKAN PERPECAHAN
51
CHU BERSAUDARA
52
CHU YUNLING PATAH HATI
53
TEKAD CHU YUNLING
54
PERJAMUAN BESAR
55
PERJAMUAN (2)
56
SIDANG
57
KELUARGA SHEN JATUH
58
TRANSFORMASI CHU YUNLING
59
KEDATANGAN WILLIAM
60
CALON MENANTU
61
MAHAR YANG LANGKA
62
PUTRI KAISAR DI KALAHKAN PUTRI PETANI
63
PUTERI KETUA BANDIT
64
ISTANA QINGYUE
65
KERETA MEWAH
66
HADIAH YANG MURAH HATI
67
WARNA FAVORIT SONG JINGCHEN
68
INFORMASI DARI PELAYAN
69
TOKO BARU
70
MEMBERIKAN PELAJARAN
71
KAISAR PINGSAN
72
RENCANA PERMAISURI DAN PANGERAN KETIGA
73
KEDATANGAN PANGERAN KELIMA
74
MEMBUJUK BAI YINGJUN
75
MASA LALU BAI YINGJUN
76
MENGUNJUNGI DESA GUJIA
77
ZHAO ZHAN YANG MALANG
78
ZHAO ZHAN YANG MALANG (2)
79
MENYELAMATKAN KELUARGA WU
80
DATANG MELAMAR
81
CALON ISTRI YANG POSESIF
82
PERTEMUAN PERTAMA
83
WILLIAM MENGHILANG
84
NEGERI PADANG RUMPUT
85
KEMARAHAN CHU YUNLING
86
MENDOMINASI NEGERI PADANG RUMPUT
87
KECURIGAAN CHU YUNLING
88
MENUNJUKKAN KEMAMPUAN
89
MENJADI BIKSU? OMONG KOSONG!
90
MEMBUAT KESEPAKATAN
91
PERDEBATAN
92
MEMANFAATKAN KESEMPATAN
93
KELUARGA MENTERI PERTAHANAN
94
KEMUNCULAN BAILI CHEN
95
DEWA KEKAYAAN DATANG
96
DATANG KE GUISHAN
97
IKUTI KATA SUAMI
98
SONG JINGCHEN DI SERANG
99
MENGUNJUNGI IBU SURI
100
BUKTI KEJAHATAN
101
PELAYAN PERMAISURI TERBUNUH
102
ORANG PALING SOMBONG DI BEICHENG
103
SERANGAN SERENTAK DARI BERBAGAI ARAH
104
SONG JINGCHEN MENGAMBIL TINDAKAN
105
MENAMPAR WAJAH
106
KAISAR TERKENA STROKE
107
RAJA JING BERDIRI LAGI
108
PERDEBATAN ANTAR SELIR
109
RAMUAN STONESEED
110
GELOMBANG PENYERANGAN
111
GELOMBANG PENYERANGAN (2)
112
PENJARA AIR
113
RENCANA BUSUK RAJA AN
114
ZHAO ZHAN KEMBALI KE DESA GUJIA
115
KEBENCIAN DAN CINTA
116
RENCANA PERNIKAHAN
117
SONG QINGLAN YANG SEDIH
118
HENDRICK TERPESONA
119
RENCANA
120
BERLATIH
121
RACUN GU
122
PRAJURIT BONEKA
123
CHENG XIN BERTEMU YU JIE
124
IKAN MENGGIGIT UMPANNYA
125
IKAN MENGGIGIT UMPANNYA (2)
126
SHEN YIJIA MENCARI ZHAO ZHAN
127
KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL
128
KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL (2)
129
RENCANA RAJA AN
130
MULAI MEMBUAT KERIBUTAN
131
MEMBUAT KERIBUTAN (2)
132
MEMBUAT KERIBUTAN (3)
133
RENCANA PARA MENTERI
134
KUNJUNGAN PARA PEJABAT DAN MENTERI
135
CHU HAITANG MEMULAI RENCANA
136
MAUKAH ANDA BERGABUNG?
137
SEKUTU BARU
138
LIU JINHONG DI CULIK
139
LIU JINHONG LEBIH LICIK
140
MENGUNJUNGI FESTIVAL LENTERA
141
PEMBICARAAN JING YIHUA DAN CHU HAITANG
142
DUPA PERANGSANG
143
MENANGKAP PEZINA
144
PEZINA DI TEMUKAN
145
TAMPARAN BRUTAL DI WAJAH
146
TENTANG ERDEM
147
PASANGAN PSIKOPAT
148
SEMUA ANAK BERKUMPUL
149
TUAN YANG SEBENARNYA
150
PERNIKAHAN MASSAL
151
MASALAH NEGARA
152
LAMARAN DARI LYODRA
153
MENJEMPUT SONG QINGLAN
154
SALING MENYERANG
155
MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU
156
MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU (2)
157
RAJA AN DAN RAJA MING BEKERJA SAMA
158
KEPUTUSAN IBU SURI
159
MENJADI PUTRA MAHKOTA
160
SONG JINGCHEN NAIK TAHTA
161
BAO YUNCHENG MENIKAH

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!