TRANSMIGRASI

Di sebuah desa yang di kenal sebagai desa Wujia, seorang wanita berusia 35 tahun menendang sesosok tubuh gadis kecil ke halaman, dia berdiri sambil berkacak pinggang.

"Bawa pergi benda tak berguna itu! Jauhkan dari rumahku!" teriaknya, beberapa orang mulai berdatangan dan menatap wanita itu dengan tidak berdaya.

"Kakak ipar, apa yang kau lakukan? Putriku masih koma, dan kau tega melemparkan dia begitu saja?" tanya seorang wanita, dia menahan isak tangis, sambil terus menepuk wajah gadis kecil dalam pelukannya.

"Apa untungnya menyimpan benda tak berguna itu di rumah? Dia tidak hanya menjadi beban, namun juga menghabiskan banyak uang. Suamiku harus bekerja keras dan seluruh uangnya diberikan untuk pengobatan gadis sialan itu, sedangkan keluarga kami harus memakan sup sayuran liar setiap hari!" wanita itu berteriak semakin kencang, membuat seluruh warga desa berkumpul.

"Cukup! Kau benar-benar keterlaluan! Cucuku tidak pernah bergantung pada keluargamu, kau dan anak-anakmu lah yang selama ini menumpang hidup pada keluarga kami, anak kedua belum mendapatkan pekerjaan sampai hari ini!" ucap seorang wanita tua, dia menatap tajam ke arah menantunya.

"Aku tidak peduli! Ambil semua barang-barang kalian dan pergi dari rumah ini!" ucap wanita itu dengan sangat kejam, dia mengusir seluruh anggota keluarganya dengan tidak berperasaan.

"Sun Jia! Aku tidak menyangka ternyata kau seorang serigala bermata putih, putra keduaku sungguh sial karena memilih wanita kejam sepertimu. Apa kau tidak takut tersambar petir?" ucap wanita tua itu, matanya memancarkan kebencian yang sangat besar.

"Heh wanita tua! Selama ini aku selalu bersikap baik padamu, tapi kali ini tidak lagi! Kalian semua harus pergi dari rumah ini!" jawab Sun Jia, dia tidak perlu repot-repot memberikan wajah pada mertua dan juga anggota keluarga suaminya, lagi pula mereka telah lama hidup menumpang di rumah tua itu.

"Aku benar-benar kecewa terhadapmu! Baiklah, anak kedua, apa kau tidak akan berbicara? Kau tidak keberatan ibu dan juga saudara-saudaramu diusir di depan matamu sendiri?" tanya wanita tua itu sambil memandang ke arah anak laki-laki keduanya yang saat ini hanya bisa menundukkan kepala.

"Aku adalah pemilik rumah, aku yang memutuskan!" jawab Sun Jia sambil menatap sinis.

Chu Rong mendekat ke arah sang ibu, kemudian memeluk pundak wanita tua itu. "Ibu, mari kita pergi, rumah ini adalah milik mereka."

Lao Shi mendengus, "Panggil kepala desa, kami akan mengurus pemisahan."

"Ibu," Chu Ming terkejut, dia tak menyangka jika wanita itu akan melakukan hal yang membuatnya bersedih. Walau bagaimanapun, mereka telah hidup bersama-sama selama hampir 40 tahun, namun kali ini, karena keegoisan Sun Jia, keluarga itu harus berpisah.

Rumah tua mereka ambruk beberapa bulan yang lalu, sehingga mau tak mau harus menumpang di tempat menantu keduanya. Namun sayang, wanita itu terlalu rakus, dia tidak hanya mengambil seluruh perak yang di dapatkan dengan susah payah oleh anggota keluarga Chu, namun juga menipunya.

"Jangan panggil aku ibu, kau bukan lagi putraku!" Lao Shi meraung sambil menatap tajam ke arah putra keduanya, dia menyesal karena telah membesarkan anak yang tidak tahu diri itu. Jika dia mengetahui hal itu dari awal, mungkin dia akan lebih memikirkan anggota keluarga kandungnya, daripada harus bersusah payah membesarkan anak yang dipungutnya dari jalanan.

"Ibu..." Chu Ming kembali memanggil, namun di abaikan oleh wanita tua itu.

"Jangan pernah memanggilku ibu! Kau bukan putraku! Putraku hanya satu Chu Rong dan kau hanyalah anak yang aku pungut dari jalanan, namun sayangnya kasih sayang yang aku berikan selama 40 tahun ini sama sekali tidak berarti bagimu. Hari ini juga, aku memutuskan hubungan denganmu. Apapun yang terjadi di masa depan, aku tidak ingin melihat wajahmu lagi, kau dan istrimu benar-benar manusia yang tidak tahu diri!" Lao Shi yang selama ini di kenal penuh kasih sayang pada keluarganya, akhirnya memuntahkan kata-kata yang sangat menyakitkan, bahkan Chu Ming tidak menyangka, jika dia sebenarnya hanyalah seorang anak angkat.

"Ibu!" Chu Rong memanggil, namun Lao Shi segera menggelengkan kepalanya.

"Aku tidak berbohong, anak laki-laki yang selama ini kau panggil saudara kedua bukanlah saudaramu. Dia dibuang oleh keluarganya di jalanan dan pada saat itu ayahmu yang baru saja turun gunung melihatnya, karena merasa kasihan, dia membawa bayi itu ke rumah dan membesarkannya seperti anak kandung sendiri." ucap Lao Shi.

Kepala desa akhirnya datang, mereka segera mengurus surat pemisahan keluarga. Sun Jia yang awalnya berpikir untuk memanfaatkan kebodohan keluarga itu, akhirnya tertegun. Dia tak menyangka jika suaminya bukan anggota keluarga Chu, melainkan anak liar yang dibuang oleh keluarganya.

"Ibu..." Sun Jia berjalan mendekat, dia berpikir untuk memperbaiki keadaan. Walau bagaimanapun, keluarganya masih bergantung pada mereka.

Namun Lao Shi segera memelototkan matanya. "Jangan pernah memanggilku ibu! Aku bukan ibumu!"

"Ibu, aku salah..." Chu Ming bergegas mendekat, namun Lao Shi sama sekali tidak terpengaruh oleh panggilannya. Dia terlalu kecewa pada anak angkat dan juga menantunya itu.

"Menjauhlah! Kau bukan bagian dari keluarga Chu kami!" jawab Lao Shi, dia segera mengajak anak, menantu dan kedua cucunya untuk pergi. Sementara gadis yang masih dalam keadaan koma itu berada dalam gendongan Chu Rong.

"Aiiir..." terdengar suara yang sangat pelan, membuat semua anggota keluarga Chu langsung menghentikan langkahnya.

"Haitang! Kau sudah bangun?" Pei Yuwen menatap wajah pucat yang berada dalam gendongan sang suami, dia segera mengeluarkan kantung air kemudian memberikannya.

"Minumlah! Kau harus segera sembuh!" ucap Pei Yuwen. Bulu mata gadis kecil itu bergetar, kemudian matanya terbuka. Gelombang kebahagiaan tiba-tiba saja meledak, membuat seluruh anggota keluarga Chu bergegas menuju ke sungai. Ada beberapa pohon buah-buahan di sana, mereka bisa memanfaatkan itu untuk mengisi perutnya.

Chu Haitang tertegun, dia masih belum mengerti situasinya. Siapa mereka dan kenapa menggunakan pakaian kuno? Dimana saudara-saudaranya? Bukankah dia baru saja kalah setelah bertempur dengan Shen Yijia.

Beberapa ingatan tiba-tiba saja masuk, membuat gadis itu mengerang perlahan, dia menerima banyak sekali informasi yang bukan miliknya. Setelah beberapa saat, akhirnya gadis itu menjadi lebih tenang. Sepertinya dia telah mengalami perpindahan jiwa dan tubuh yang ditempatinya saat ini memiliki nama yang sama dengan dirinya di dunia modern.

"Adik!"

"Haitang!"

"Nak!"

Terdengar suara panggilan dari beberapa orang, membuat Chu Haitang langsung menoleh. Dia melirik perlahan, tubuhnya saat ini benar-benar sangat lemah.

Pemilik tubuh yang sebelumnya adalah seorang gadis yang ceria, dia berusia 15 tahun dan sering turun naik gunung untuk mencari mangsa. Sayangnya, satu bulan yang lalu dia mengalami cedera, akibat diseruduk oleh seekor babi hutan yang sangat besar, sehingga membuat tubuh kecilnya terjatuh dan mengalami luka yang cukup berat.

Keluarganya telah menghabiskan begitu banyak uang untuk mengobati gadis itu, mereka bahkan terpaksa minum sup sayuran liar setiap hari. Kakak laki-lakinya berhenti sekolah, karena keluarga mereka tidak bisa mengumpulkan banyak uang untuk membayar.

Chu Haitang menatap satu persatu wajah anggota keluarganya, dia bersumpah dalam hati akan memperlakukan mereka dengan sangat baik dan dia akan segera mencari uang untuk menyelesaikan masalah kemiskinan yang saat ini tengah melanda.

Dalam ingatan pemilik tubuh asli, ada sebuah goa yang terletak di gunung. Dia seringkali datang ke tempat itu untuk berteduh di kala hujan. Saat ini keluarga mereka tidak memiliki tempat tinggal, Chu Haitang akhirnya membuka suara. "Ayah, ibu, nenek, kakak, mari kita pergi ke gunung, ada Goa di sana."

Seluruh anggota keluarga saling berpandangan, namun tak lama kemudian mereka menggelengkan kepala. "Tidak, tempat itu tidak aman, ada banyak binatang buas di sana."

Chu Haitang memaksakan senyum, "Nenek, keluarga kami tidak memiliki tempat tinggal. Goa itu tidak tersentuh oleh orang lain, kami akan aman untuk sementara waktu, sampai memiliki uang untuk membeli rumah baru."

Lao Shi menatap wajah gadis kecil itu sambil berpikir, "Baiklah, mari kita pergi!"

Seluruh keluarga akhirnya bergegas untuk naik gunung, mereka mengikuti arah yang ditunjukkan oleh Chu Haitang. Gadis kecil itu masih berada dalam gendongan sang ayah, dia tidak memiliki cukup kekuatan untuk berjalan sendiri. Setelah mengalami koma dalam waktu yang cukup lama, dia benar-benar merasakan tubuhnya sangat lemah, bahkan tidak memiliki kekuatan sedikitpun untuk menggerakkannya.

Terpopuler

Comments

🌸 Airyein 🌸

🌸 Airyein 🌸

Kak baru baca tapi mulutku sama jariku ini lemes bgt. Berasa pengen ngumpat

2025-01-10

0

JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊

JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊

ngam d buang d kandang macan🤗

2025-02-09

0

N___vt

N___vt

baik banget keluarganya

2025-02-03

0

lihat semua
Episodes
1 CEMBURU BUTA
2 TRANSMIGRASI
3 BANTUAN DARI DEWA TUA
4 MENGOBATI TENTARA YANG TERLUKA
5 RACUN DINGIN
6 PAMIT
7 RONG SIYUE BERTRANSMIGRASI
8 MURID-MURID DEWA TUA
9 JEPIT RAMBUT EMAS
10 BERTEMU 2 SERIGALA
11 BERMAIN SELUNCURAN SALJU
12 PEMUDA DI DASAR SUNGAI
13 MENDAPATKAN INFORMASI DARI LIU JINHONG
14 ANAK ANGKAT KELUARGA CHU
15 TIBA DI KOTA KABUPATEN GAOSUI
16 SEBERAPA BESAR RUANG PENYIMPANAN?
17 ZHAO ZHAN
18 MENEMUKAN ZHAO ZHAN
19 ZHAO ZHAN VS LIU JINHONG
20 MENYELINAP
21 MEMBELI LAHAN
22 KEBAHAGIAAN PARA MERTUA
23 IDOLA BARU WANITA TUA
24 KAISAR YANG BIAS
25 KELUHAN
26 TERNYATA SHEN YIJIA
27 USAHA KELUARGA CHU
28 DEKRIT PERNIKAHAN
29 PERMINTAAN CHU HAITANG
30 SELIR SHEN MENCARI MASALAH
31 RENCANA SELIR SHEN
32 PERNIKAHAN
33 SELIR ATAU ISTRI UTAMA?
34 SONG JINGCHEN DAN CHU HAITANG
35 MEMBERSIHKAN ISTANA JIN'AN
36 KURSI RODA
37 KOMPARTEMEN TERSEMBUNYI
38 KUNJUNGAN RONG SIYUE
39 MERENOVASI ISTANA JIN'AN
40 PEMANDIAN AIR PANAS
41 UNDANGAN DARI KAISAR
42 BERTEMU KAISAR
43 KOMPENSASI
44 KEBOHONGAN ZHAO GONG
45 ISTANA JIN'AN YANG MEGAH
46 KUNJUNGAN KAISAR
47 MENGHIBUR KAISAR
48 KAISAR MERAMPOK
49 SANGAT MENDOMINASI
50 MENYEBABKAN PERPECAHAN
51 CHU BERSAUDARA
52 CHU YUNLING PATAH HATI
53 TEKAD CHU YUNLING
54 PERJAMUAN BESAR
55 PERJAMUAN (2)
56 SIDANG
57 KELUARGA SHEN JATUH
58 TRANSFORMASI CHU YUNLING
59 KEDATANGAN WILLIAM
60 CALON MENANTU
61 MAHAR YANG LANGKA
62 PUTRI KAISAR DI KALAHKAN PUTRI PETANI
63 PUTERI KETUA BANDIT
64 ISTANA QINGYUE
65 KERETA MEWAH
66 HADIAH YANG MURAH HATI
67 WARNA FAVORIT SONG JINGCHEN
68 INFORMASI DARI PELAYAN
69 TOKO BARU
70 MEMBERIKAN PELAJARAN
71 KAISAR PINGSAN
72 RENCANA PERMAISURI DAN PANGERAN KETIGA
73 KEDATANGAN PANGERAN KELIMA
74 MEMBUJUK BAI YINGJUN
75 MASA LALU BAI YINGJUN
76 MENGUNJUNGI DESA GUJIA
77 ZHAO ZHAN YANG MALANG
78 ZHAO ZHAN YANG MALANG (2)
79 MENYELAMATKAN KELUARGA WU
80 DATANG MELAMAR
81 CALON ISTRI YANG POSESIF
82 PERTEMUAN PERTAMA
83 WILLIAM MENGHILANG
84 NEGERI PADANG RUMPUT
85 KEMARAHAN CHU YUNLING
86 MENDOMINASI NEGERI PADANG RUMPUT
87 KECURIGAAN CHU YUNLING
88 MENUNJUKKAN KEMAMPUAN
89 MENJADI BIKSU? OMONG KOSONG!
90 MEMBUAT KESEPAKATAN
91 PERDEBATAN
92 MEMANFAATKAN KESEMPATAN
93 KELUARGA MENTERI PERTAHANAN
94 KEMUNCULAN BAILI CHEN
95 DEWA KEKAYAAN DATANG
96 DATANG KE GUISHAN
97 IKUTI KATA SUAMI
98 SONG JINGCHEN DI SERANG
99 MENGUNJUNGI IBU SURI
100 BUKTI KEJAHATAN
101 PELAYAN PERMAISURI TERBUNUH
102 ORANG PALING SOMBONG DI BEICHENG
103 SERANGAN SERENTAK DARI BERBAGAI ARAH
104 SONG JINGCHEN MENGAMBIL TINDAKAN
105 MENAMPAR WAJAH
106 KAISAR TERKENA STROKE
107 RAJA JING BERDIRI LAGI
108 PERDEBATAN ANTAR SELIR
109 RAMUAN STONESEED
110 GELOMBANG PENYERANGAN
111 GELOMBANG PENYERANGAN (2)
112 PENJARA AIR
113 RENCANA BUSUK RAJA AN
114 ZHAO ZHAN KEMBALI KE DESA GUJIA
115 KEBENCIAN DAN CINTA
116 RENCANA PERNIKAHAN
117 SONG QINGLAN YANG SEDIH
118 HENDRICK TERPESONA
119 RENCANA
120 BERLATIH
121 RACUN GU
122 PRAJURIT BONEKA
123 CHENG XIN BERTEMU YU JIE
124 IKAN MENGGIGIT UMPANNYA
125 IKAN MENGGIGIT UMPANNYA (2)
126 SHEN YIJIA MENCARI ZHAO ZHAN
127 KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL
128 KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL (2)
129 RENCANA RAJA AN
130 MULAI MEMBUAT KERIBUTAN
131 MEMBUAT KERIBUTAN (2)
132 MEMBUAT KERIBUTAN (3)
133 RENCANA PARA MENTERI
134 KUNJUNGAN PARA PEJABAT DAN MENTERI
135 CHU HAITANG MEMULAI RENCANA
136 MAUKAH ANDA BERGABUNG?
137 SEKUTU BARU
138 LIU JINHONG DI CULIK
139 LIU JINHONG LEBIH LICIK
140 MENGUNJUNGI FESTIVAL LENTERA
141 PEMBICARAAN JING YIHUA DAN CHU HAITANG
142 DUPA PERANGSANG
143 MENANGKAP PEZINA
144 PEZINA DI TEMUKAN
145 TAMPARAN BRUTAL DI WAJAH
146 TENTANG ERDEM
147 PASANGAN PSIKOPAT
148 SEMUA ANAK BERKUMPUL
149 TUAN YANG SEBENARNYA
150 PERNIKAHAN MASSAL
151 MASALAH NEGARA
152 LAMARAN DARI LYODRA
153 MENJEMPUT SONG QINGLAN
154 SALING MENYERANG
155 MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU
156 MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU (2)
157 RAJA AN DAN RAJA MING BEKERJA SAMA
158 KEPUTUSAN IBU SURI
159 MENJADI PUTRA MAHKOTA
160 SONG JINGCHEN NAIK TAHTA
161 BAO YUNCHENG MENIKAH
Episodes

Updated 161 Episodes

1
CEMBURU BUTA
2
TRANSMIGRASI
3
BANTUAN DARI DEWA TUA
4
MENGOBATI TENTARA YANG TERLUKA
5
RACUN DINGIN
6
PAMIT
7
RONG SIYUE BERTRANSMIGRASI
8
MURID-MURID DEWA TUA
9
JEPIT RAMBUT EMAS
10
BERTEMU 2 SERIGALA
11
BERMAIN SELUNCURAN SALJU
12
PEMUDA DI DASAR SUNGAI
13
MENDAPATKAN INFORMASI DARI LIU JINHONG
14
ANAK ANGKAT KELUARGA CHU
15
TIBA DI KOTA KABUPATEN GAOSUI
16
SEBERAPA BESAR RUANG PENYIMPANAN?
17
ZHAO ZHAN
18
MENEMUKAN ZHAO ZHAN
19
ZHAO ZHAN VS LIU JINHONG
20
MENYELINAP
21
MEMBELI LAHAN
22
KEBAHAGIAAN PARA MERTUA
23
IDOLA BARU WANITA TUA
24
KAISAR YANG BIAS
25
KELUHAN
26
TERNYATA SHEN YIJIA
27
USAHA KELUARGA CHU
28
DEKRIT PERNIKAHAN
29
PERMINTAAN CHU HAITANG
30
SELIR SHEN MENCARI MASALAH
31
RENCANA SELIR SHEN
32
PERNIKAHAN
33
SELIR ATAU ISTRI UTAMA?
34
SONG JINGCHEN DAN CHU HAITANG
35
MEMBERSIHKAN ISTANA JIN'AN
36
KURSI RODA
37
KOMPARTEMEN TERSEMBUNYI
38
KUNJUNGAN RONG SIYUE
39
MERENOVASI ISTANA JIN'AN
40
PEMANDIAN AIR PANAS
41
UNDANGAN DARI KAISAR
42
BERTEMU KAISAR
43
KOMPENSASI
44
KEBOHONGAN ZHAO GONG
45
ISTANA JIN'AN YANG MEGAH
46
KUNJUNGAN KAISAR
47
MENGHIBUR KAISAR
48
KAISAR MERAMPOK
49
SANGAT MENDOMINASI
50
MENYEBABKAN PERPECAHAN
51
CHU BERSAUDARA
52
CHU YUNLING PATAH HATI
53
TEKAD CHU YUNLING
54
PERJAMUAN BESAR
55
PERJAMUAN (2)
56
SIDANG
57
KELUARGA SHEN JATUH
58
TRANSFORMASI CHU YUNLING
59
KEDATANGAN WILLIAM
60
CALON MENANTU
61
MAHAR YANG LANGKA
62
PUTRI KAISAR DI KALAHKAN PUTRI PETANI
63
PUTERI KETUA BANDIT
64
ISTANA QINGYUE
65
KERETA MEWAH
66
HADIAH YANG MURAH HATI
67
WARNA FAVORIT SONG JINGCHEN
68
INFORMASI DARI PELAYAN
69
TOKO BARU
70
MEMBERIKAN PELAJARAN
71
KAISAR PINGSAN
72
RENCANA PERMAISURI DAN PANGERAN KETIGA
73
KEDATANGAN PANGERAN KELIMA
74
MEMBUJUK BAI YINGJUN
75
MASA LALU BAI YINGJUN
76
MENGUNJUNGI DESA GUJIA
77
ZHAO ZHAN YANG MALANG
78
ZHAO ZHAN YANG MALANG (2)
79
MENYELAMATKAN KELUARGA WU
80
DATANG MELAMAR
81
CALON ISTRI YANG POSESIF
82
PERTEMUAN PERTAMA
83
WILLIAM MENGHILANG
84
NEGERI PADANG RUMPUT
85
KEMARAHAN CHU YUNLING
86
MENDOMINASI NEGERI PADANG RUMPUT
87
KECURIGAAN CHU YUNLING
88
MENUNJUKKAN KEMAMPUAN
89
MENJADI BIKSU? OMONG KOSONG!
90
MEMBUAT KESEPAKATAN
91
PERDEBATAN
92
MEMANFAATKAN KESEMPATAN
93
KELUARGA MENTERI PERTAHANAN
94
KEMUNCULAN BAILI CHEN
95
DEWA KEKAYAAN DATANG
96
DATANG KE GUISHAN
97
IKUTI KATA SUAMI
98
SONG JINGCHEN DI SERANG
99
MENGUNJUNGI IBU SURI
100
BUKTI KEJAHATAN
101
PELAYAN PERMAISURI TERBUNUH
102
ORANG PALING SOMBONG DI BEICHENG
103
SERANGAN SERENTAK DARI BERBAGAI ARAH
104
SONG JINGCHEN MENGAMBIL TINDAKAN
105
MENAMPAR WAJAH
106
KAISAR TERKENA STROKE
107
RAJA JING BERDIRI LAGI
108
PERDEBATAN ANTAR SELIR
109
RAMUAN STONESEED
110
GELOMBANG PENYERANGAN
111
GELOMBANG PENYERANGAN (2)
112
PENJARA AIR
113
RENCANA BUSUK RAJA AN
114
ZHAO ZHAN KEMBALI KE DESA GUJIA
115
KEBENCIAN DAN CINTA
116
RENCANA PERNIKAHAN
117
SONG QINGLAN YANG SEDIH
118
HENDRICK TERPESONA
119
RENCANA
120
BERLATIH
121
RACUN GU
122
PRAJURIT BONEKA
123
CHENG XIN BERTEMU YU JIE
124
IKAN MENGGIGIT UMPANNYA
125
IKAN MENGGIGIT UMPANNYA (2)
126
SHEN YIJIA MENCARI ZHAO ZHAN
127
KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL
128
KERIBUTAN DI RUMAH BORDIL (2)
129
RENCANA RAJA AN
130
MULAI MEMBUAT KERIBUTAN
131
MEMBUAT KERIBUTAN (2)
132
MEMBUAT KERIBUTAN (3)
133
RENCANA PARA MENTERI
134
KUNJUNGAN PARA PEJABAT DAN MENTERI
135
CHU HAITANG MEMULAI RENCANA
136
MAUKAH ANDA BERGABUNG?
137
SEKUTU BARU
138
LIU JINHONG DI CULIK
139
LIU JINHONG LEBIH LICIK
140
MENGUNJUNGI FESTIVAL LENTERA
141
PEMBICARAAN JING YIHUA DAN CHU HAITANG
142
DUPA PERANGSANG
143
MENANGKAP PEZINA
144
PEZINA DI TEMUKAN
145
TAMPARAN BRUTAL DI WAJAH
146
TENTANG ERDEM
147
PASANGAN PSIKOPAT
148
SEMUA ANAK BERKUMPUL
149
TUAN YANG SEBENARNYA
150
PERNIKAHAN MASSAL
151
MASALAH NEGARA
152
LAMARAN DARI LYODRA
153
MENJEMPUT SONG QINGLAN
154
SALING MENYERANG
155
MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU
156
MUSUH BEBUYUTAN BERTEMU (2)
157
RAJA AN DAN RAJA MING BEKERJA SAMA
158
KEPUTUSAN IBU SURI
159
MENJADI PUTRA MAHKOTA
160
SONG JINGCHEN NAIK TAHTA
161
BAO YUNCHENG MENIKAH

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!