8

Selain kenyataan bahwa Negeri Garduete saat ini hanya memiliki satu perwaris tahtah yang sah. Ada satu masalah lain yang sangat meresahkan negeri ini. Calon Ratu yang ditunjuk dewa belum diketemukan sampai sekarang. Padahal pertanda dari dewa bahwa Pangeran Riana memiliki calon ratu jelas terlihat adanya. Tapi tidak ada yang tahu dimana sebenarnya Dewa Aiswara menyembunyikannya. Kerajaan sudah mencari sampai ke negeri tetangga selama beberapa tahun terakhir, hasilnya masih nihil.

“Hmmm…rumit sekali ya aturan negeri ini” Guman Yuki sambil menikmati pijatan Rena dikepalanya.

“Akan ada banyak aturan lainnya yang harus putri pelajari nantinya terutama aturan kerajaan. Saya akan membantu Putri sebisa mungkin” ujar Rena bersungguh-sungguh.

“Jika Ratu tidak meninggal dan memiliki banyak Putra, bagaimana calon perwaris tahtah selanjutnya dipilih ?”

“Maka Dewa Aiswara akan memberikan pertanda kepada para pendeta istana”

“Jadi Mereka dipilih bukan karena kualitasnya ?”

“Ssstt…Putri, untuk sekarang tidak masalah karena Kita hanya berdua didalam ruangan ini. Tapi lain kali, hamba mohon agar Putri tidak sembarangan berkomentar atau berbicara. Jagalah sikap Putri. Karena jika didengar orang dan sampai ke kerajaan, bukan hanya Putri tapi seluruh orang yang tinggal dikediaman keluarga Perdana Menteri Olwrendho akan mendapat masalah” kata Rena ketakutan.

“Ah..Maafkan Aku”

“Para Pangeran dan Putri kerajaan sudah mendapatkan pelatihan semenjak kecil. Kualitas Mereka tidak diragukan. Perihal kenapa Dewa Aiswara sendiri yang memilih calon penerus tahtah adalah untuk menghindari negeri dari pertumpahan darah akibat perebutan kekuasaan di Garduete. Tapi bukan berarti tidak pernah terjadi pemberontakan untuk menggulingkan kerajaan. Hanya sampai saat ini Raja Bardana dan Pangeran Riana memiliki banyak dukungan dari rakyatnya. Seluruh negeripun tahu, jika membuat kekacauan akibat mengacuhkan perintah Dewa hanya untuk keserakahan pribadi. Akan membuat Dewa marah dan dikhawatirkan akan menimbulkan bencana yang merugikan banyak pihak”

Yuki memutuskan untuk menyudahi acara mandinya. Dia sudah terlalu lama berendam. Dia menerima handuk yang diberikan Rena dan membungkus tubuhnya dengan cepat. Rena dengan cekatan membantu Yuki untuk mengeringkan rambut.

Tak lama terdengar perdebatan diantara keduanya mengenai pakaian yang akan dikenakan Yuki.

Rena telah menyiapkan pakaian ala putri kerajaan dan satu set perhiasan lengkap dengan sepatunya. Sementara Yuki merasa Dia hanya akan pergi makan malam dirumah bersama Ayahnya, pakaian yang dipilih Rena terlalu rumit dan banyaknya perhiasan itu membuat tidak nyaman. Yuki tidak melihat perlunya Dia harus mengenakan itu semua. Jika Dia memakai semua perhiasan itu hanya untuk berjalan-jalan di dunianya dulu, sudah dipastikan Yuki akan menjadi incaran perampok yang menginginkan perhiasannya.

Karena Rena terus memaksa Yuki, Yuki akhirnya terpaksa menurutinya meskipun dengan wajah yang muram.

Gelang kaki yang dikenakan Yuki bergemerincing setiap kali Dia bergerak. Belum lagi suara gesekan perhiasan lain yang dikenakan di tubuh Yuki. Yuki mengeluh tertahan, alih-alih seperti seorang Putri, Yuki justru merasa Dia seperti induk sapi.

“Lihatlah bayangan Putri di cermin, Putri sangat cantik dengan penampilan Putri yang sekarang” hibur Rena agar Yuki tidak lagi mengeluh.

Yuki melirik pantulan bayangan dirinya seperti yang diminta Rena. Dia memang tampak berbeda dengan balutan pakaian seorang Putri. Tapi Yuki merasa tidak nyaman. Dia merasa sosok didalam cermin itu bukan dirinya. Dia tidak menyukai penampilannya meskipun Yuki terlihat jauh lebih anggun dan menawan dengan balutan busana yang dikenakannya.

“Rena, serius Aku ingin bertanya padamu. Kenapa Aku tidak bisa mengenakan pakaian seperti yang Kau kenakan saja. Pakaian itu jauh lebih nyaman jika digunakan ketimbang gaun konyol ini” Yuki menunjuk pakaian yang dikenakan Rena. Gaun lengan panjang dengan ikat pinggang berwarna mencolok. Didesain untuk memudahkan pemakainya untuk bergerak dan melakukan pekerjaannya.

Mendengar permintaan Yuki. Wajah Rena langsung memucat. Dengan tegas Rena menolak keinginan Yuki. “Bagaimana bisa ?, Saya akan dimarahi oleh Perdana Menteri jika membiarkan Putri mengenakan pakaian pelayan”

“Kenapa tidak bisa, justru Pakaian itu sangat nyaman untuk dikenakan” Yuki memandang Rena memelas. Tapi Rena sama sekali tidak bergeming. “Apa Kau serius mau menyuruhku mengenakan semua ini hanya untuk makan malam dirumah”

“Semua ini adalah pakaian yang dikenakan para Putri didunia ini, lama kelamaan, Putri akan terbiasa” bujuk Rena tenang.

Yuki sama sekali tidak yakin Dia akan terbiasa mengenakannya.

Gong besar di lantai bawah dipukul dalam tiga kali pukulan yang berjeda. Menandakan makan malam akan dimulai. Yuki memutuskan menyerah untuk mendebat Rena, membiarkan Rena mengantarkan Yuki menuju ruang makan keluarga yang terletak di lantai bawah.

Didalam kediaman utama keluarga Olwrendho sekarang, selain pelayan dan pengurus rumah. hanya ada Yuki dan Perdana Menteri Olwrendho. Para prajurit milik Perdana Menteri tinggal dibangunan lain yang berada disisi barat rumah utama.

Bangunan utama rumah kediaman keluarga Olwrendho tidak terlalu besar meskipun memiliki halaman dan kebun yang sangat luas disekelilingnya. Perdana Menteri Okwrendho memiliki beberapa pegawal, tukang kebun, tukang kuda dan beberapa pelayan dirumah yang telah lama bekerja padanya. Dia jarang menerima orang baru jika tidak terlalu penting.

Yuki sangat terkejut ketika Dia tiba diruang makan dan mendapati meja makan nyaris dipenuhi oleh berbagai macam makanan yang menggugah selera. Diletakan dalam berbagai piring saji yang terlihat cukup mahal dan berkualitas tinggi.

Apa Ayah berencana ingin menjadikan Aku babi ? Pikir Yuki ketika melihat gunungan makanan didepannya. Dia tidak mungkin akan menghabiskan semuanya.

Sementara itu, Perdana Menteri Olwrendho sudah duduk menunggunya di kepala meja. Tersenyum menyambut Yuki. Wajahnya masih diliputi kesedihan dan kekecewaan, membuat Yuki makin merasa bersalah dibuatnya.

Setelah Yuki duduk di kursi dekat Perdana Menteri Olwrendho. Rena pergi meninggalkan Mereka berdua saja di ruang makan. Perdana Menteri Olwrendho tidak menikah dengan siapapun lagi setelah kepergian Ibunya. Dia bahkan tidak memiliki dayang-dayang di rumahnya, juga tidak memiliki hubungan asmara dengan wanita lain. Jadi, Yuki tidak merasa heran jika sekarang Mereka hanya berdua di dalam ruang makan.

Bukan tidak ada yang menawarkan seorang wanita pada Perdana Menteri Olwrendho untuk dinikahinya. Tapi Perdana Menteri Olwrendho yang selalu menolak. Termasuk ketika kerajaan memberinya hadiah seorang wanita. Perdana Menteri Olwrendho dengan sopan mengatakan kepada Raja bahwa Dia tidak bisa mengambil anugerah Raja tersebut.

Bagi Perdana Menteri Olwrendho, Dia sudah cukup dengan Putri Ransah sebagai istrinya.

Yuki sangat terharu dengan kesetiaan yang ditujukan oleh Perdana Menteri Olwrendho. Sulit menemukan seorang Pria Bangsawan yang hanya setia kepada satu wanita dikehidupan ini. Wanita didokrin untuk mau menerima jika suaminya memiliki istri lain. Mereka tidak mempunyai pilihan untuk menolak. Hasilnya, dalam rumah tangga sering terjadi persaingan diantara wanita untuk memperebutkan perhatian suaminya dan persaingan untuk memperebutkan posisi utama dalam rumah tangga.

“Ayah..” Yuki memberanikan diri untuk menyapa Perdana Menteri Olwrendho. Dia duduk disamping Perdana Menteri Olwrendho yang masih terdiam dengan perasan tegang. Khawatir membuat Ayahnya kembali marah dan bersedih. “Ayah, maafkan Aku karena telah menyakiti hati Ayah”

Yuki menggengam tangan Perdana Menteri Olwrendho. Dia menunduk, menatap Perdana Menteri Olwrendho dari balik bulu matanya dengan pandangan memelas. “Rena sudah menceritakan semua padaku. Maafkan Aku Ayah. Aku tidak tahu bahwa Ayah selama ini sangat menderita karena harus berpisah dengan Mama. Aku meminta maaf karena telah bersikap egois tanpa mementingkan perasaan Ayah. Ayah sudah berjuang keras membawaku kembali. Jadi Aku akan tinggal disini dan menemani Ayah. Mulai sekarang Ayah tidak akan lagi kesepian”

“Aku senang akhirnya Kau mengerti dan merubah pemikiranmu”

Yuki melihat kilat di mata Perdana Menteri Olwrendho sesaat. Entah kenapa, Yuki merasa sedang dijebak oleh Perdana Menteri Olwrendho dengan memanfaatkan rasa bersalah pada diri Yuki.

“Koki sudah menyiapkan banyak makanan untuk menyambut kedatanganmu. Ayo Kau cobalah, yang mana yang Kau suka. Atau Kau ingin makan sesuatu”

“Tidak Ayah, ini sudah cukup banyak untukku. Ayah aku tidak akan sanggup menghabiskan semua ini bahkan jika Aku harus memakannya untuk besok”

Perdana Menteri Olwrendho tersenyum. Putrinya sangat mirip dengan Putri Ransah ketika Dia berdandan dan mengenakan pakaian ala putri kerajaan. Membuat Perdana Menteri Olwrendho merindukan istrinya. Dia menyesal karena terlambat membawa istrinya kembali ke dunia ini. Sekarang Dia hanya bisa menunggu waktu sampai Mereka bisa bertemu lagi didunia yang lain suatu saat nanti.

Yuki mengedarkan pandangan ke atas meja, tampak kebingungan mana yang ingin Dia coba terlebih dahulu. Semua makanan tampak lezat dan menggugah selera. Tapi Dia tidak boleh makan terlalu berlebih dan harus mengontrol berat badannya. Perutnya terasa lapar, cacing diperutnya sudah berdemo karena Dia hanya makan sedikit ketika jam makan siang disekolah tadi.

Perdana Menteri Olwrendho membantu Yuki memilih makanannya. Mereka mulai makan sambil mengobrol ringan. Menceritakan segala hal yang terjadi ketika Mereka berpisah, seolah sedang mencoba mengisi kekosongan yang pernah terjadi selama ini dengan banyak kenangan yang terlewatkan.

Episodes
1 1
2 2
3 3
4 4
5 5
6 6
7 7
8 8
9 9
10 10
11 11
12 12
13 13
14 14
15 15
16 16
17 17
18 18
19 19
20 20
21 21
22 22
23 23
24 24
25 25
26 26
27 27
28 28
29 29
30 30
31 31
32 32
33 33
34 34
35 35
36 36
37 37
38 38
39 39
40 40
41 41
42 42
43 43
44 44
45 45
46 46
47 47
48 48
49 49
50 50
51 51
52 52
53 53
54 54
55 55
56 56
57 57
58 58
59 59
60 60
61 61
62 62
63 63
64 64
65 65
66 66
67 67
68 68
69 69
70 70
71 71
72 72
73 73
74 74
75 75
76 76
77 77
78 78
79 79
80 80
81 81
82 82
83 83
84 84
85 85
86 86
87 87
88 88
89 89
90 90
91 91
92 92
93 93
94 94
95 95
96 96
97 97
98 98
99 99
100 100
101 101
102 102
103 103
104 104
105 105
106 106
107 107
108 108
109 109
110 110
111 111
112 112
113 113 Morning Dew Season 1-End
114 1 Wind Direction (Morning Dew Series-Season 2)
115 2
116 3
117 4
118 5
119 6
120 7
121 8
122 9
123 10
124 11
125 12
126 13
127 14
128 15
129 16
130 17
131 18
132 19
133 20
134 21
135 22
136 23
137 24
138 25
139 26
140 27
141 28
142 29
143 30
144 31
145 32
146 33
147 34
148 35
149 36
150 39
151 40
152 41
153 42
154 43
155 44
156 45
157 46
158 47
159 48
160 49
161 50
162 51
163 52
164 53
165 54
166 55
167 56
168 57
169 58
170 59
171 60
172 61
173 62
174 63
175 64
176 65
177 66
178 67
179 68
180 69
181 70
182 71
183 72
184 73
185 74
186 75
187 76
188 77
189 78
190 79
191 80
192 81
193 82
194 83
195 84
196 85
197 86
198 87
199 88
200 89
201 90
202 91
203 92
204 93
205 94
206 95
207 96
208 97
209 98
210 99
211 100
212 101
Episodes

Updated 212 Episodes

1
1
2
2
3
3
4
4
5
5
6
6
7
7
8
8
9
9
10
10
11
11
12
12
13
13
14
14
15
15
16
16
17
17
18
18
19
19
20
20
21
21
22
22
23
23
24
24
25
25
26
26
27
27
28
28
29
29
30
30
31
31
32
32
33
33
34
34
35
35
36
36
37
37
38
38
39
39
40
40
41
41
42
42
43
43
44
44
45
45
46
46
47
47
48
48
49
49
50
50
51
51
52
52
53
53
54
54
55
55
56
56
57
57
58
58
59
59
60
60
61
61
62
62
63
63
64
64
65
65
66
66
67
67
68
68
69
69
70
70
71
71
72
72
73
73
74
74
75
75
76
76
77
77
78
78
79
79
80
80
81
81
82
82
83
83
84
84
85
85
86
86
87
87
88
88
89
89
90
90
91
91
92
92
93
93
94
94
95
95
96
96
97
97
98
98
99
99
100
100
101
101
102
102
103
103
104
104
105
105
106
106
107
107
108
108
109
109
110
110
111
111
112
112
113
113 Morning Dew Season 1-End
114
1 Wind Direction (Morning Dew Series-Season 2)
115
2
116
3
117
4
118
5
119
6
120
7
121
8
122
9
123
10
124
11
125
12
126
13
127
14
128
15
129
16
130
17
131
18
132
19
133
20
134
21
135
22
136
23
137
24
138
25
139
26
140
27
141
28
142
29
143
30
144
31
145
32
146
33
147
34
148
35
149
36
150
39
151
40
152
41
153
42
154
43
155
44
156
45
157
46
158
47
159
48
160
49
161
50
162
51
163
52
164
53
165
54
166
55
167
56
168
57
169
58
170
59
171
60
172
61
173
62
174
63
175
64
176
65
177
66
178
67
179
68
180
69
181
70
182
71
183
72
184
73
185
74
186
75
187
76
188
77
189
78
190
79
191
80
192
81
193
82
194
83
195
84
196
85
197
86
198
87
199
88
200
89
201
90
202
91
203
92
204
93
205
94
206
95
207
96
208
97
209
98
210
99
211
100
212
101

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!