Bab Delapan Belas

Ana memandangi wajah atasannya dengan penuh tanda tanya. Heran melihat pria itu menepuk jidatnya.

"Pak, apa saya salah?" tanya Ana dengan wajah heran.

"Cepat sarapan setelah itu ke ruangan saya. Hari ini kamu temani saya ke lokasi baru yang akan di bangun hotel!" ucap Rakha.

Kevin masih tampak mengulum senyum, sehingga Ana bertanya dengan kerlingan mata. Pria itu menjawab dengan mengangkat bahunya, memberi arti tak tahu, tapi senyum masih terus terpancar dari bibirnya.

"Pak, sekali lagi maaf. Atau Bapak bisa buka celana, biar saya cuci dan keringkan," ucap Ana.

"Apa ...?" Kevin dan Rakha bertanya serempak. Terkejut dengan ucapan gadis itu.

"Kamu minta aku tanggalkan celana ku, dan itu berarti kamu menyuruh aku telanjang?" tanya Rakha dengan nada tinggi.

Beruntung mereka berada di lorong sehingga tak begitu menjadi pusat perhatian. Jalan ini menuju ke ruang kerja Ana.

"Bukan, Pak. Bukan begitu maksud saya. Kalau Bapak punya celana ganti, atau ada lapisan celana pendek, biar saya cuci dan keringkan segera celana yang basah ini. Kenapa Bapak jadi salah menangkap maksud saya, sih?" tanya Ana sambil ngedumel.

"Ucapan kamu yang salah, kenapa jadi saya yang disalahkan!" seru Rakha.

"Iya, Pak. Iya ... Saya yang salah," ucap Ana.

"Jadi kamu tak terima saya salah'kan?" Rakha balik bertanya.

"Bukan, Pak. Bukan. Saya salah, maafkan saya, Pak. Saya permisi dulu, Pak. Jika butuh bantuan saya untuk membukakan celana Bapak, silakan panggil saya," ucap Ana.

"Kamu ... Apa kamu mau membukakan celana saya?" tanya Rakha dengan mata melotot.

"Bukan, Pak. Saya salah ucap, maksudnya membersihkan, aduh bukan, mengeringkan celana Bapak, panggil saya," ucap Ana.

Setelah mengucapkan itu, Ana memukul bibirnya pelan sambil berkata dengan pelan, "Aduh bibir, kenapa kamu salah ucap terus sih?"

Walau suara Ana lawan pelan tapi masih bisa di dengar Rakha dan Kevin. Mereka tampak tersenyum melihat tingkah konyol Ana.

"Pak, saya pamit. Takut salah ucap lagi," ujar Ana. Dia segera berlalu dari hadapan kedua orang itu.

Setelah Ana pergi, tawa Rakha tak bisa dia tahan, pria itu akhirnya terbahak begitu masuk ruangan. Kevin melihat itu dengan tersenyum. Jarang sekali dia melihat pria itu bisa tertawa lepas begitu.

Hingga Rakha duduk di kursi kebanggaannya masih saja pria itu tersenyum. Kevin jadi berpikir jika tadi atasannya memang sengaja mengerjai Ana.

Hingga jam sepuluh Kevin di minta temui Ana dan mengajaknya ikut serta ke lokasi proyek terbaru mereka. Tujuannya untuk menentukan target market dan lainnya. Sebagai ketua divisi pemasaran, Ana memang harus tau semua itu.

"Ana, Pak Rakha minta kamu ikut kami ke proyek terbaru itu," ucap Kevin, saat telah berada di depan meja kerja gadis itu.

"Sekarang ...?" tanya Ana. Dia sedang mengerjakan tugasnya.

"Besok ...," jawab Kevin pelan.

"Oh besok, ya udah. Besok kamu ingatkan aku lagi. Sekarang aku mau lanjutkan pekerjaan dulu," jawab Ana.

Setelah mengucapkan itu, Ana kembali mengambil berkas di sampingnya dan mulai mengetik kembali.

"Ana ... Kita perginya sekarang, bukan besok!" seru Kevin.

"Lah, tadi katanya besok. Kalau gitu, aku bereskan meja sebentar," balas Ana.

Dengan cekatan Ana membersihkan meja dan menyimpan file yang di anggap penting. Sekitar sepuluh menit, semua telah beres. Gadis itu lalu berdiri dan mengajak Kevin segera pergi, takut Rakha menunggu terlalu lama dan nanti mereka berdua bisa kena semprot.

Sepanjang perjalanan Kevin selalu saja menggoda Ana. Rakha yang duduk di belakang melirik diam-diam keduanya.

"Kita mampir makan siang dulu sebelum ke proyek," ucap Rakha.

"Baik, Pak," jawab Kevin.

"Kamu sukanya seafood atau daging?" tanya Kevin.

"Aku biasa hidup susah, jadi apa saja aku makan, Kev," jawab Ana.

"Bagus, Ana. Jadi di bawa makan ke restoran mana saja kamu bisa. Tak susah kekasih kamu nanti mencari tempat makan," ujar Kevin.

Ana hanya menjawab dengan tersenyum ucapan Kevin, sementara itu di bangku belakang, Rakha ngedumel sendiri mendengar obrolan kedua orang itu.

"Aku yang ngajak makan, aku yang bayar, aku atasannya, tapi tak ditanya seleraku," gerutu Rakha dalam hatinya.

Kevin melajukan mobilnya menuju salah satu restoran yang sering di kunjungi atasannya. Hari ini dia merasa sangat bahagia karena akhirnya bisa duduk berdampingan di mobil.

Memasuki halaman parkir restoran, Kevin memilih parkir di sudut kanan dekat pohon. Setelah mematikan mesin mobil, pria itu cepat turun dan membukakan pintu mobil untuk Ana.

Rakha yang melihat itu menjadi geram. Dia lalu keluar dan berkacak pinggang memandangi bawahannya itu.

"Atasanmu aku atau dia!" seru Rakha menunjuk ke arah Ana. Membuat gadis itu menjadi serba salah.

"Maaf, Pak. Biasanya juga Bapak membuka pintu sendiri, tak mau saya bukakan," jawab Kevin.

Saat pertama bekerja dengan Rakha, Kevin memang selalu membukakan pintu mobil ketika atasannya itu akan keluar. Tapi pria itu menolak, dan mengatakan semua itu tak penting. Dia bisa buka pintu sendiri.

"Sudahlah, masuk saja!" ucap Rakha.

Ana yang merasa tak enak hati, berjalan dibelakang kedua orang itu. Dia duduk setelah keduanya duduk.

"Seminggu lagi kamu atur acara untuk ulang tahun mama. Seperti biasa beritahu semua karyawan untuk datang. Ini permintaan mama," ucap Rakha saat mereka menunggu makanan.

Ana yang baru mau memasuki satu tahun bekerja. Belum pernah sekalipun menghadiri ulang tahun keluarga atasannya.

"Baik, Pak. Apa WO dan lainnya tetap memakai jasa perusahaan yang sama?" tanya Kevin.

"Ya, mama tak mau ganti yang lain," jawab Rakha.

Obrolan mereka terhenti saat pesanan makanan datang. Tanpa Ana duga, Kevin melayani seperti dia kekasihnya.

Mengambilkan nasi dan lauknya. Bahkan mengupas kulit udang. Semua mendapat perhatian Rakha.

"Kalian berdua ini sebenarnya pacaran?" tanya Rakha. Dari tadi dia sudah penasaran ada hubungan apa antara Ana dan Rakha. Mereka tampak sangat akrab.

Kevin dan Ana menghentikan kegiatannya dan langsung saling pandang mendengar pertanyaan atasan mereka.

Terpopuler

Comments

LENY

LENY

ANA INI CERDAS TAPI OON YA POLOSNYA KEBANGETAN JD GREGETAN🙏

2025-03-05

0

Taryumi 2003

Taryumi 2003

ko ana jadi konyol begitu sih...

2024-12-29

0

Evi

Evi

😂😂😂😂😂😂

2025-02-02

0

lihat semua
Episodes
1 Bab Satu
2 Bab Dua
3 Bab Tiga
4 Bab Empat
5 Bab Lima
6 Bab Enam
7 Bab Tujuh
8 Bab Delapan
9 Bab Sembilan
10 Bab Sepuluh
11 Bab Sebelas
12 Bab Dua Belas
13 Bab Tiga Belas
14 Bab Empat Belas
15 Bab Lima Belas
16 Bab Enam Belas
17 Bab Tujuh Belas
18 Bab Delapan Belas
19 Bab Sembilan Belas
20 Bab Dua Puluh
21 Bab Dua Puluh Satu
22 Bab Dua Puluh Dua
23 Bab Dua Puluh Tiga
24 Bab Dua Puluh Empat
25 Bab Dua Puluh Lima
26 Bab Dua Puluh Enam
27 Bab Dua Puluh Tujuh
28 Bab Dua Puluh Delapan
29 Bab Dua Puluh Sembilan
30 Bab Tiga Puluh
31 Bab Tiga Puluh Satu
32 Bab Tiga Puluh Dua
33 Bab Tiga Puluh Tiga
34 Bab Tiga Puluh Empat
35 Bab Tiga Puluh Lima
36 Bab Tiga Puluh Enam
37 Bab Tiga Puluh Tujuh
38 Bab Tiga Puluh Delapan
39 Bab Tiga Puluh Sembilan
40 Bab Empat Puluh
41 Bab Empat Puluh Satu
42 Bab Empat Puluh Dua
43 Bab Empat Puluh Tiga
44 Bab Empat Puluh Empat
45 Bab Empat Puluh Lima
46 Bab Empat Puluh Enam
47 Bab Empat Puluh Tujuh
48 Bab Empat Puluh Delapan
49 Bab Empat Puluh Sembilan
50 Bab Lima Puluh
51 Bab Lima Puluh Satu
52 Bab Lima Puluh Dua
53 Bab Lima Puluh Tiga
54 Bab Lima Puluh Empat
55 Bab Lima Puluh Lima
56 Promo Novel.
57 Bab Lima Puluh Enam
58 Bab Lima Puluh Tujuh
59 Bab Lima Puluh Delapan
60 Bab Lima Puluh Sembilan
61 Bab Enam Puluh
62 Bab Enam Puluh Satu
63 Bab Enam Puluh Dua
64 Promo Novel Terbaru
65 TERJERAT PESONA BUJANG LAPUK
Episodes

Updated 65 Episodes

1
Bab Satu
2
Bab Dua
3
Bab Tiga
4
Bab Empat
5
Bab Lima
6
Bab Enam
7
Bab Tujuh
8
Bab Delapan
9
Bab Sembilan
10
Bab Sepuluh
11
Bab Sebelas
12
Bab Dua Belas
13
Bab Tiga Belas
14
Bab Empat Belas
15
Bab Lima Belas
16
Bab Enam Belas
17
Bab Tujuh Belas
18
Bab Delapan Belas
19
Bab Sembilan Belas
20
Bab Dua Puluh
21
Bab Dua Puluh Satu
22
Bab Dua Puluh Dua
23
Bab Dua Puluh Tiga
24
Bab Dua Puluh Empat
25
Bab Dua Puluh Lima
26
Bab Dua Puluh Enam
27
Bab Dua Puluh Tujuh
28
Bab Dua Puluh Delapan
29
Bab Dua Puluh Sembilan
30
Bab Tiga Puluh
31
Bab Tiga Puluh Satu
32
Bab Tiga Puluh Dua
33
Bab Tiga Puluh Tiga
34
Bab Tiga Puluh Empat
35
Bab Tiga Puluh Lima
36
Bab Tiga Puluh Enam
37
Bab Tiga Puluh Tujuh
38
Bab Tiga Puluh Delapan
39
Bab Tiga Puluh Sembilan
40
Bab Empat Puluh
41
Bab Empat Puluh Satu
42
Bab Empat Puluh Dua
43
Bab Empat Puluh Tiga
44
Bab Empat Puluh Empat
45
Bab Empat Puluh Lima
46
Bab Empat Puluh Enam
47
Bab Empat Puluh Tujuh
48
Bab Empat Puluh Delapan
49
Bab Empat Puluh Sembilan
50
Bab Lima Puluh
51
Bab Lima Puluh Satu
52
Bab Lima Puluh Dua
53
Bab Lima Puluh Tiga
54
Bab Lima Puluh Empat
55
Bab Lima Puluh Lima
56
Promo Novel.
57
Bab Lima Puluh Enam
58
Bab Lima Puluh Tujuh
59
Bab Lima Puluh Delapan
60
Bab Lima Puluh Sembilan
61
Bab Enam Puluh
62
Bab Enam Puluh Satu
63
Bab Enam Puluh Dua
64
Promo Novel Terbaru
65
TERJERAT PESONA BUJANG LAPUK

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!