Jenius Keluarga Feng

Lei Nan berjalan dengan tenang di sepanjang jalan Kota Bulan Perak yang ramai. Cahaya matahari senja memancarkan sinarnya yang hangat, menciptakan bayang-bayang panjang di antara bangunan-bangunan kuno yang megah. Udara sore terasa segar, membawa aroma bunga-bunga dari taman di sekitar. Lei Nan menikmati setiap langkahnya, mencoba melupakan beban di pundaknya.

Di antara keramaian, Lei Nan tak sengaja menabrak seorang pemuda. Tabrakan itu cukup kuat hingga membuat keduanya hampir kehilangan keseimbangan.

"Hei, apa maksudmu, apakah kau ingin berkelahi?" teriak pemuda itu dengan nada marah. Namun, begitu melihat plakat yang tergantung di pinggang Lei Nan, nada suaranya berubah. "Ais... bukankah ini tuan muda dari keluarga Lei."

Lei Nan menatap pemuda di depannya. Dia adalah seorang pemuda tampan dengan mata tajam dan pedang tergantung di pinggangnya. Dari lencana di pinggangnya, Lei Nan segera tahu bahwa pemuda itu berasal dari keluarga Feng, yaitu salah satu penguasa di kota ini.

Keluarga Feng sendiri terkenal dengan teknik pedangnya, yang bahkan leluhurnya dahulu merupakan salah satu orang terkuat di kerajaan ini, namun  itu sudah lebih dari seratus tahun yang lalu.

"Maaf tuan muda, aku tidak melihat jalan dengan benar," ucap Lei Nan dengan sopan, berusaha menghindari konflik yang tidak perlu.

Namun, ketika Lei Nan berusaha melanjutkan perjalanannya, sebuah pedang tiba-tiba mengarah ke tubuhnya. Dengan reflek, Lei Nan menangkis serangan itu, baru menyadari bahwa yang menyerangnya hanyalah sarung pedang dari pemuda yang sebelumnya dia tabrak.

"Siapa yang mengijinkanmu pergi?" tanya pemuda itu dengan nada menantang.

"Maaf, tuan muda. Aku sudah meminta maaf dan sebelumnya aku juga tidak sengaja," jawab Lei Nan, mencoba tetap tenang.

"Ais... Aku tidak ingin mendengar apapun itu. Aku ingin tahu sehebat apa teknik petir keluarga Lei," ucap pemuda itu sambil kembali menyerang.

Serangan yang dilancarkan pemuda tersebut segera menarik perhatian penduduk sekitar. Orang-orang mulai berkumpul, penasaran dengan siapa yang berani membuat kekacauan di wilayah kota.

"Hei, lihat plakat di pinggang pemuda itu. Bukankah itu dari keluarga Feng?" ujar salah satu warga.

"Benar, aku mengenali siapa tuan muda itu. Tuan muda itu tidak lain adalah Feng Tian," jawab warga lainnya.

"Apa! Tuan muda Feng Tian, maksudmu tuan muda Feng Tian, pemegang peringkat satu daftar jenius Kota Bulan Perak?" ucap warga itu terkejut.

"Benar, dan aku melihat bahwa lawannya berasal dari keluarga Lei, tapi aku tidak tahu siapa pemuda itu," ujar warga lainnya, sambil melihat plakat yang berada di pinggang Lei Nan.

"Bukankah itu tuan muda Lei Nan," sahut seorang warga lainnya.

"Apa! Bukankah tangan tuan muda Lei Nan lumpuh sekarang? Tapi kenapa sekarang terlihat baik-baik saja?" warga itu tampak terkejut melihat pedang Feng Tian yang ditangkis oleh tinjuan Lei Nan.

Kembali ke pertarungan, sudah puluhan serangan dilancarkan namun Lei Nan dengan mudah menangkisnya. Meskipun tingkat kultivasi Lei Nan dengan Feng Tian terpaut cukup jauh, dengan penglihatannya sekarang, dia bisa melihat seluruh serangan Feng Tian dengan jelas.

"Aku tidak menyangka bahwa yang aku lawan adalah mantan jenius nomor satu di Kota Bulan Perak," ucap Feng Tian setelah mendengar ucapan warga sekitar.

"Jika kau sudah tahu, kenapa tidak berhenti? Bukankah kau jenius nomor satu Kota Bulan Perak, apakah kau tidak malu melawan yang lebih lemah darimu?" jawab Lei Nan, dirinya tidak yakin bisa mengalahkan Feng Tian jika tidak mengunakan armor petir, namun jika dia mengeluarkanya kemungkinan akan mendatangkan petaka pada dirinya.

"Apa? Aku tidak punya malu, katamu? Memang aku tidak punya malu," ucap Feng Tian sambil mempercepat serangannya.

"Sialan, aku tidak menyangka jika lawan yang aku temui adalah tuan muda Feng Tian. Tidak ada cara lain, aku harus mengeluarkan kekuatanku," batin Lei Nan.

Perlahan tubuh Lei Nan memancarkan listrik yang segera memenuhi tubuhnya. Teknik ini hanyalah teknik pengaliran energi biasa yang sering digunakan keluarga Lei. Jika Lei Nan mengeluarkan armor petirnya, sama saja dia mengungkapkan semua rahasianya.

"Boom!"

Tabrakan antara pedang Feng Tian dengan tinju Lei Nan menciptakan gelombang energi yang dahsyat. Feng Tian dengan pedangnya melancarkan serangan mematikan yang langsung mengarah ke titik vital Lei Nan.

"Sialan, apakah orang ini berniat menghajarku habis-habisan, sepertinya aku terpaksa mengeluarkan seluruh qi-ku," batin Lei Nan sambil mengumpulkan seluruh kekuatannya di tinjunya.

Feng Tian, sebagai seorang jenius, menyadari bahwa Lei Nan ingin mengakhiri pertarungan dengan serangan terakhirnya. Dia juga tidak mau kalah dan segera mengumpulkan qi-nya di pedangnya.

"Hiya..."

"Boom!"

Serangan mereka menciptakan gelombang energi yang sangat mengerikan hingga Feng Tian harus mundur satu langkah, sementara Lei Nan mundur sampai lima langkah.

"Uhuk... sial, qi-ku sudah habis," batin Lei Nan yang merasakan tubuhnya yang melemah karena kehabisan qi.

Namun, saat Feng Tian kembali mengangkat pedangnya dan ingin menerjang kembali untuk menyerang Lei Nan, tiba-tiba muncul sosok yang menahan pedang tuan muda Feng itu.

"Cukup! Dilarang melakukan pertarungan di dalam kota meskipun dirimu tuan muda dari keluarga Feng," ucap orang itu sambil menghentikan pedang Feng Tian.

Orang yang menghentikan pedang Feng Tian memiliki perawakan tinggi dengan wajah tegas. Aura kuat memancar dari tubuhnya, dan armor perak memenuhi tubuhnya.

"Maaf, Penjaga Lou," ucap Feng Tian meminta maaf kepada orang itu.

Penjaga Lou kemudian menatap Lei Nan dengan tatapan yang tidak kalah tajam. "Ini juga termasuk dirimu," ucapnya.

"Maaf, Penjaga Lou," ucap Lei Nan.

"Semua bubar," ucap Penjaga Lou dengan qi-nya yang langsung menggema di sana.

Mendengar kalimat yang di keluarkan Penjaga Lou segera warga cepat-cepat  membubarkan diri, Penjaga Lou juga menghilang dari tempat itu. Setelah kepergian semua orang, Feng Tian menghampiri Lei Nan dan mengulurkan tanganya untuk membantu Lei Nan untuk bangun.

"Pertarungan yang menyenangkan," ucap Feng Tian sambil mengulurkan tangannya.

"Pendapatku sama," jawab Lei Nan sambil menerima uluran tangan Feng Tian.

"Tuan muda Nan, sebenarnya kau sekarang berada di tahap apa?"tanya penasaran Feng Tian.

"Maaf tuan muda Tian, aku hanya berada di tahap keenam Penyerapan Energi."jawab Lei Nan.

Tuan muda Feng Tian hanya terdiam sampai dirinya tersadar setelah Lei Nan berpamitan untuk pergi. Tuan muda Feng Tian hanya diam melihat kepergian Lei Nan. Namun, yang tidak disadari oleh Lei Nan, serangan terakhirnya meninggalkan kesan yang mendalam pada Feng Tian.

"Aku tak menyangka, hanya dengan satu pukulan dirinya bisa membuatku sampai seperti ini, bahkan kultivasinya berada di bawahku cukup jauh. Dasar monster," ucap Feng Tian sambil melihat tangannya yang bergetar nyang digunakan untuk menangkis serangan Lei Nan.

Di sisi lain, Lei Nan hanya bisa terdiam. Dirinya tidak yakin apakah bisa mengalahkan tuan muda Feng Tian jika tuan muda dari keluarga Feng itu bertarung dengan serius. Serangan yang dia terima memang tidak berdampak besar pada tubuhnya, namun dengan serangan terkuatnya, Feng Tian hanya mundur satu langkah tapi itu semua kekuatan murninya dan jika saja dirinya mengunakan armor petirnya bahkan tuan muda Feng Tian hany asemut di matanya.

"Aku harus menjadi semakin kuat," batin Lei Nan sambil mengepalkan tangannya.

Namun, yang tidak diketahui oleh Lei Nan, tuan muda Feng Tian sekarang berada di ranah Penyerapan Energi akhir dan sebentar lagi akan naik ke tahap Pembentukan Akar Suci. Jika dibandingkan dengan dirinya yang masih berada di ranah Penyerapan Energi tahap enam, itu merupakan prestasi yang luar biasa.

Lei Nan melangkah dengan perlahan, pikirannya dipenuhi berbagai rencana untuk meningkatkan kekuatannya. Dia tahu bahwa untuk menghadapi tantangan di masa depan, dia harus berlatih lebih keras dan menggali potensi terdalam dari teknik Dewa Petir Kehancuran.

Di balik bayangan bangunan kota, sepasang mata mengawasi Lei Nan dengan seksama. Sosok misterius itu mengamati setiap gerakan Lei Nan, menyimpan rencana yang hanya dia yang tahu. hanya beberapa saat sosok itu menghilang, bahkan Lei Nan tidak menyadari jika sejak tadi dirinya di awasi.

Terpopuler

Comments

Sang M

Sang M

Ayo sampah ..... serius kultivasi jgn lakukan kerjaan orang yg gak jelas. jalan2 gak ada umtungnya. jgn memalukan kau..... matamu... Thor,,,,,!! kerja yg benar

2024-12-26

1

y@y@

y@y@

⭐👍🏿👍👍🏿⭐

2025-01-24

0

Bejo giring

Bejo giring

masih lemah malah keluar Sok sok an melawan fengtian latihan dulu nan biar kuat dasar goblok kau nan

2024-12-04

0

lihat semua
Episodes
1 Rencana Pembunuhan
2 Lembah Petir
3 Dewa Petir Lei Tang
4 Kembalinya Sang Jenius
5 Cerita Satu Tahun Yang Lalu
6 Pertandingan Jenius Kota Bulan Perak
7 Jenius Keluarga Feng
8 Ayah Lei Nan
9 Pavilium Dagang
10 bab 10 Menyerap Rumput Petir 1000 tahun
11 Bab 11 Awal Pertandingan
12 Pertandingan 1
13 Pertandingan 2
14 pertandingan 3
15 Lei Nan dan Lei Wei
16 Pertandingan Menuju Final
17 Final
18 Pertarungan Terakhir
19 Perdebatan
20 Rahasia
21 8 Pisau Usang
22 Tes Masuk
23 Tes Terakhir
24 Masuk Aula Informasi
25 Serigala Hutan
26 Kematian Feng Hao
27 Misi Selesai
28 Besi Naga Es
29 Terobosan
30 Sang Matahari Hitam
31 Aula Tukar
32 Kitab Pisau Terbang Qi
33 Keberangkatan
34 Makam Kaisar Petir
35 Serangan Iblis Surgawi
36 Kaisar Petir
37 Pertararungan
38 Kekuatan Baru
39 Kristal Petir
40 Keluar Dari Makam Kaisar Petir
41 Tempat yang tidak di ketahui
42 Pendekar Bangau Es
43 Perdebatan
44 Pemuda sombong
45 Han Rong
46 Saudara
47 Penginapan
48 Wanita aneh
49 Melanjutkan perjalanan
50 Sampai di Kota Angrek
51 Dimulainya Lelang
52 Lelang I
53 Lelang II
54 Lelang III
55 Bertemu kembali dengan Yi Hua
56 Pertarungan dengan Pangeran Shen
57 Kebenaran
58 Iblis Surgawi
59 Guru Besar Yao Bai
60 Pertemuan dengan Zhang Wei
61 Alam Roh
62 Memasuki Alam Roh
63 Pertarungan Dengan Roh Singa Emas
64 Bertemu dengan Roh 10.000 tahun
65 Melawan Raja Roh Ular
66 Telur Roh
67 Keluar Dari Alam Roh
68 Pengawas tim Lei Nan
69 Yu Kai
70 Keukatan Lei Nan
71 Bandit Singa Merah
72 Pertemuan Kembali
73 Mei Ling
74 Masa Lalu Yang Kelam
75 Keputusan
76 Keberangkatan
77 Mahluk Demonic
78 Sampai Ke Pulau Teratai Putih
79 Bertemu Yao Bai
80 Pemimpin Demonic
81 Melawan Makluk Demonic
82 Sosok Pemimpin Demonic
83 Memulai pelatihan
84 Kembali Ke Pavilium
85 Pil Langit
86 Kembali ke Aula Informasi
87 kembali ke Aula Informasi
88 Tiba Di Aula Informasi
89 Pertandingan Perebutan Tahta
90 Formasi Sembilan Petir
91 Orang Tua Misterius
92 1 Bulan Kemudian
93 Hari Keberangkatan
94 Tuan Muda Clan Surgawi
95 Lubang Hitam
96 Melawan Ribuan Moster
97 Terobosan
98 Melanjutkan Perjalanan
99 Lei Yu
100 Tubuh Dewi Petir
101 Ibukota Kekaisaran Qin
102 Penginapan
103 Hari Turnamen
104 Sekte Sembilan Guntur
105 Sekte Bambu
106 Melawan Keturunan Qin
107 Hasil Yang Mengejutkan
108 Sosok Misterius
109 Peta Misterius
110 Kompetisi kedua
111 Pertandingan 2
112 10 Besar
113 Jiu Yang
114 kecurangan
115 Serangan
116 Sosok Pemimpin
117 Kekuatan Kristal
118 Mundur
119 Murid
120 Hari Pertama
121 1 Bulan
122 Cahaya di Ujung Tebasan
123 Pertemuan kembali
124 Menuju Perguruan Lonceng Emas
125 Memperbaiki Segel
126 penyerangan di mulai
127 kedatangan sosok bertopeng
128 Kembalinya sosok di masa lalu
129 Pertarungan Dengan Pendekar Inti Emas Akhir
130 Bangkitnya Sesuatu
131 Api Emas yang Terbangun
132 pengumuman
Episodes

Updated 132 Episodes

1
Rencana Pembunuhan
2
Lembah Petir
3
Dewa Petir Lei Tang
4
Kembalinya Sang Jenius
5
Cerita Satu Tahun Yang Lalu
6
Pertandingan Jenius Kota Bulan Perak
7
Jenius Keluarga Feng
8
Ayah Lei Nan
9
Pavilium Dagang
10
bab 10 Menyerap Rumput Petir 1000 tahun
11
Bab 11 Awal Pertandingan
12
Pertandingan 1
13
Pertandingan 2
14
pertandingan 3
15
Lei Nan dan Lei Wei
16
Pertandingan Menuju Final
17
Final
18
Pertarungan Terakhir
19
Perdebatan
20
Rahasia
21
8 Pisau Usang
22
Tes Masuk
23
Tes Terakhir
24
Masuk Aula Informasi
25
Serigala Hutan
26
Kematian Feng Hao
27
Misi Selesai
28
Besi Naga Es
29
Terobosan
30
Sang Matahari Hitam
31
Aula Tukar
32
Kitab Pisau Terbang Qi
33
Keberangkatan
34
Makam Kaisar Petir
35
Serangan Iblis Surgawi
36
Kaisar Petir
37
Pertararungan
38
Kekuatan Baru
39
Kristal Petir
40
Keluar Dari Makam Kaisar Petir
41
Tempat yang tidak di ketahui
42
Pendekar Bangau Es
43
Perdebatan
44
Pemuda sombong
45
Han Rong
46
Saudara
47
Penginapan
48
Wanita aneh
49
Melanjutkan perjalanan
50
Sampai di Kota Angrek
51
Dimulainya Lelang
52
Lelang I
53
Lelang II
54
Lelang III
55
Bertemu kembali dengan Yi Hua
56
Pertarungan dengan Pangeran Shen
57
Kebenaran
58
Iblis Surgawi
59
Guru Besar Yao Bai
60
Pertemuan dengan Zhang Wei
61
Alam Roh
62
Memasuki Alam Roh
63
Pertarungan Dengan Roh Singa Emas
64
Bertemu dengan Roh 10.000 tahun
65
Melawan Raja Roh Ular
66
Telur Roh
67
Keluar Dari Alam Roh
68
Pengawas tim Lei Nan
69
Yu Kai
70
Keukatan Lei Nan
71
Bandit Singa Merah
72
Pertemuan Kembali
73
Mei Ling
74
Masa Lalu Yang Kelam
75
Keputusan
76
Keberangkatan
77
Mahluk Demonic
78
Sampai Ke Pulau Teratai Putih
79
Bertemu Yao Bai
80
Pemimpin Demonic
81
Melawan Makluk Demonic
82
Sosok Pemimpin Demonic
83
Memulai pelatihan
84
Kembali Ke Pavilium
85
Pil Langit
86
Kembali ke Aula Informasi
87
kembali ke Aula Informasi
88
Tiba Di Aula Informasi
89
Pertandingan Perebutan Tahta
90
Formasi Sembilan Petir
91
Orang Tua Misterius
92
1 Bulan Kemudian
93
Hari Keberangkatan
94
Tuan Muda Clan Surgawi
95
Lubang Hitam
96
Melawan Ribuan Moster
97
Terobosan
98
Melanjutkan Perjalanan
99
Lei Yu
100
Tubuh Dewi Petir
101
Ibukota Kekaisaran Qin
102
Penginapan
103
Hari Turnamen
104
Sekte Sembilan Guntur
105
Sekte Bambu
106
Melawan Keturunan Qin
107
Hasil Yang Mengejutkan
108
Sosok Misterius
109
Peta Misterius
110
Kompetisi kedua
111
Pertandingan 2
112
10 Besar
113
Jiu Yang
114
kecurangan
115
Serangan
116
Sosok Pemimpin
117
Kekuatan Kristal
118
Mundur
119
Murid
120
Hari Pertama
121
1 Bulan
122
Cahaya di Ujung Tebasan
123
Pertemuan kembali
124
Menuju Perguruan Lonceng Emas
125
Memperbaiki Segel
126
penyerangan di mulai
127
kedatangan sosok bertopeng
128
Kembalinya sosok di masa lalu
129
Pertarungan Dengan Pendekar Inti Emas Akhir
130
Bangkitnya Sesuatu
131
Api Emas yang Terbangun
132
pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!