Bab. 19

Mereka berdua saling menatap dalam diam. Tidak ada satu patah kata pun yang keluar dari bibir keduanya.

Vincent menjadi serba salah, di sisi lain ada Lucas, pria yang telah menyelamatkan hidupnya selama ini. Lalu disisi lain juga ada Noah, sahabat sekaligus bosnya sendiri yang sudah dianggap seperti keluarganya.

“Mungkin Anda memang harus ikhlas dan menerima, apa yang anda miliki di sumbangkan ke panti sosial, Tuan. Bukankah itu yang kakek anda katakan jika anda menolak menyetujui persyaratan darinya?” Vincent memberanikan diri membuka suara.

“Termasuk kamu juga, begitu?” Noah melirik tajam Vincent.

“Ya, kalau Anda mengijinkannya saya sih siap saja, Tuan.” Vincent bicara dengan begitu entengnya.

“Dengan senang hati, aku akan merelakan mu juga di sumbangkan ke panti sosial dan—”

“Kenapa anda tega sekali pada saya, Tuan. Saya yatim piatu loh. Seharusnya Anda itu menjamin kehidupan saya.” Vincent bicara dengan nada memelas, berpura-pura kalau dirinya sedang ternistakan.

“Kamu juga sama saja, mengkhianati aku demi kakek.” Noah menghela nafas kasar lalu beranjak dari tempat duduknya, kemudian berjalan ke arah jendela kaca besar yang ada di belakang tempat duduknya. “Mengasingkan aku juga salah satu rencana mereka rupanya.”

Keheningan kembali terjadi. Sebenarnya Vincent tidak tega melihat Noah yang seperti ini. Mereka sudah bersahabat sejak lama. Noah juga selalu membantunya dalam hal apapun.

“Bagaimana kalau menikah kontrak, Tuan? Setelah warisan itu jatuh ke tangan anda, ceraikan saja istri Anda. Beres kan?” Vincent terkekeh dengan ucapannya sendiri.

“Beres gundul mu!” Noah berbalik dan melangkah mendekati Vincent kemudian duduk di sampingnya. “Apa kamu pikir gampang mencari perempuan yang sesuai dengan kriteria kakek?”

Vincent hanya diam. Dia pun sulit berpikir kalau mengenai wanita. Karena dia bukan ahlinya.

“Tunggu, aku ingin bertanya sesuatu padamu, Vin.” Noah menyipitkan matanya curiga.

“Ya, tanyakan saja apa yang ingin anda tanyakan pada saya, Tuan. Saya akan menjawabnya dengan sepenuh hati,” jawab Vincent yang masih fokus dengan ponselnya sambil memakan permen karet di mulutnya.

“Katakan sejujurnya padaku, siapa gadis yang ada di mansion. Apa dia wanita yang kamu pesan untuk memuaskan nafsumu?” Noah bertanya dengan wajah serius dan menatap Vincent penasaran.

“Uhuk...uhuk…” Vincent tersedak permen karet yang dia makan.

Tidak dengan Noah, diamnya Vincent semakin membuat pria itu curiga. Sebenarnya apa yang sedang asisten pribadinya itu sembunyikan darinya.

*****

Wajah Noah bertambah murka mendengar penjelasan Vincent. Perasaan marah juga emosi berbarengan menghampiri pria berwajah tampan itu.

“Apa kamu bilang?! Jadi kamu dengan berani membawa gadis dari tempat bordir ke mansion pribadiku?!” Noah bicara dengan nada membentak, tidak terima dengan perbuatan Vincent yang seenaknya saja membawa seorang gadis tanpa meminta izin darinya.

“Kamu mau aku kuliti dan memberikannya pada buaya kelaparan itu, hah?!” Noah murka.

“Maafkan saya, Tuan. Saya benar-benar khilaf malam itu. Saya kasihan padanya jadi terpaksa saya bawa dan menyembunyikannya di mansion. Karena saat melihat saya melihat matanya, selalu mengingatkan saya pada Qu—”

“Tapi, seharusnya kamu tidak sembarangan membawanya pulang! Kamu punya apartemen, bawa saja dia kesana, bodoh!” Noah memijat kepalanya. Salah apa dirinya, kenapa masalah tak henti-hentinya datang. “Bagaimana kalau gadis itu punya penyakit dan membuat alergiku kambuh?”

Vincent tertunduk lesu. Rasa bersalah semakin menggerogotinya.

“Dan satu lagi, jangan pernah menyebut nama Queen di hadapanku, Vin! Itu membuatku—”

“Tok...tok…”

Belum selesai Noah bicara, suara ketukan pintu dari luar mengalihkan pandangan mereka berdua.

“Apa hari ini aku ada jadwal bertemu dengan seseorang?”

“Tidak, Tuan. Jadwal kita hari ini kosong.” Vincent berdiri dan hendak berjalan untuk membuka pintu. “Mungkin dia adalah gadis yang akan magang disini.”

“Magang?” Noah mengernyit bingung.

“Ya, Tuan. Seorang mahasiswa berusia sembilan belas tahun, putri dari tuan Theo Rafael.”

“Sepertinya aku tidak asing dengan nama itu.” Noah mengetuk-ngetuk dagunya dengan jari telunjuk sambil mengingat nama Theo.

“Tentu saja Anda harus mengingatnya. Theo Rafael adalah sahabat Tuan Reinhard. Sekarang mereka jadi rekan bisnis setelah Tuan Theo memutuskan untuk berhenti jadi asisten pribadinya.” Vincent menjelaskan panjang lebar dan diangguki oleh Noah.

Ya, cukup sulit memang mengingat satu persatu orang yang perlahan pergi meninggalkan dirinya. Tanpa mereka tahu, apa yang dia rasakan selama ini.

“Oh…”

“Hanya oh, Tuan?”

“Lalu kamu mau aku menjawab apa!”

“Saya harap Anda tidak menolak gadis ini dan mengusirnya seperti bocah-bocah magang sebelumnya. Karena Tuan Theo, dia—”

“Aku tahu siapa Uncle Theo tanpa kamu menjelaskannya padaku. Kamu pikir aku ini bodoh! Cepat buka pintunya sana!” Noah melotot tajam ke arah Vincent.

“Kalau Anda sudah tahu, kenapa sejak tadi Anda terus bertanya pada saya?” ketus Vincent. Sepertinya dia akan cepat tua jika terus berada di samping Noah. “Jangan-jangan sebenarnya anda sudah tahu siapa Aluna dan tahu kalau putri Tuan Theo akan datang kemari?”

Yang ditanya hanya mengangkat bahunya acuh. Membuat Vincent geram.

Terpopuler

Comments

Aisakinatunisa

Aisakinatunisa

mcxcmxMMmvVNXxvMbxzbbzbnxbcxvv

2025-01-23

0

jaran goyang

jaran goyang

👊👊👊👊👊👊👊👊👊👊𝒌𝒂𝒔𝒉 𝒕𝒖

2024-07-31

0

Susi Susiyati

Susi Susiyati

bikin penasan aja
lnjut

2024-07-30

0

lihat semua
Episodes
1 Bab. 001
2 Bab. 002
3 Bab. 003
4 Bab. 004
5 Bab. 005
6 Bab. 006
7 Bab. 007
8 Bab. 008
9 Bab. 009
10 Bab. 010
11 Bab. 011
12 Bab. 012
13 Bab. 13
14 Bab. 14
15 Bab. 15
16 Bab. 16
17 Bab. 17
18 Bab. 18
19 Bab. 19
20 Bab. 20
21 Bab. 21
22 Bab. 22
23 Bab. 23
24 Bab. 24
25 Bab. 25
26 Bab. 26
27 Bab. 27
28 Bab. 28
29 Bab. 29
30 Bab. 30
31 Bab. 31
32 Bab. 32
33 Bab. 33
34 Bab. 34
35 Bab. 35
36 Bab. 36
37 Bab. 37
38 Bab. 38
39 Bab. 39
40 Bab. 40
41 Bab. 41
42 Bab. 42
43 Bab 43
44 Bab. 44
45 Bab. 45
46 Bab. 46
47 Bab. 47
48 Bab. 48
49 Bab. 49
50 Bab. 50
51 Bab. 51
52 Bab. 52
53 Bab. 53
54 Bab. 54
55 Bab. 55
56 Bab. 56
57 Bab. 57
58 Bab. 58
59 Bab. 59
60 Bab. 60
61 Bab. 61
62 Bab. 62
63 Bab. 63
64 Bab. 64
65 Bab. 65
66 Bab. 66
67 Bab. 67
68 Bab. 68
69 Bab. 69
70 Bab. 70
71 Bab. 71
72 Bab. 72
73 Bab. 73
74 Bab. 74
75 Bab. 75
76 Bab. 76
77 Bab. 77
78 Bab. 78
79 Bab. 79
80 Promo Novel Baru “Pawang Sang Tuan Muda Impoten”
81 Bab. 81
82 Bab. 82
83 Bab. 83
84 Bab. 84
85 Bab. 85
86 Bab. 86
87 Bab. 87
88 Bab. 88 Extra Part 1
89 Bab. 89 Extra Part 2
90 Bab. 90 Extra Part 3
91 Bab. 91 Extra Part 4
92 Bab. 92 Extra Part 5
93 Bab. 93 Extra Part 6
94 Bab. 94 Extra Part 7
95 Bab. 95 Extra Part 8
96 S2. Nathaniel Alexander Federick
97 S2. Pertemuan
98 S2. Sayang?
99 S2. Sepertinya Dia Mulai Gila
100 S2. Ingin Bekerja
101 S2. Tangisan Milea
102 S2. Sarapan Pagi
103 S2. Berdandan Seperti Laki-Laki
104 S2. Tabrakan
105 S2. Perdebatan Milea Dan Nathan
106 S2. Nomor Ponsel
107 S2. Kandidat Sekertaris Nathan
108 S2. Dikerjai Nathan
109 Cuplikan Dean-Zoya
110 S2. Salah Paham
111 S2. Ketahuan Menyamar
112 S2. Ciuman Pertama
113 S2. Milea Pingsan
114 S2. Membenturkan Ke Dinding
115 S2. Menikah?
116 S2. Perdebatan di Meja Makan
117 S2. Pengantin Wanita Hilang?
118 S2. Resmi Menikah
119 S2. Membangunkan Sisi Liar
120 S2. You're Still A Virgin?
121 S2. Sempit
122 S2. Sarapan Pagi
123 S2. Bertemu Mantan
124 S2. Dia Milikku!
125 S2. Cemburu
126 S2. Peringatan Maxim
127 S2. Milea Pergi?
128 S2. Ingin Bercerai
129 S2. Aku Menginginkanmu
130 S2. Pukulan Noah
131 S2. Kenyataan Pahit
132 S2. Perubahan Sikap Nathan
133 S2. Perhatian
134 S2. Pelukan Hangat
135 S2. Kejutan Yang Gagal
136 S2. Jebakan Raka
137 S2. Dor!
138 S2. Panas
139 S2. Luka Tusuk
140 S2. Apa Kamu Masih Mencintaiku?
141 S2. Pelaku Penyerangan
142 S2. Teror
143 S2. Happy Ending
Episodes

Updated 143 Episodes

1
Bab. 001
2
Bab. 002
3
Bab. 003
4
Bab. 004
5
Bab. 005
6
Bab. 006
7
Bab. 007
8
Bab. 008
9
Bab. 009
10
Bab. 010
11
Bab. 011
12
Bab. 012
13
Bab. 13
14
Bab. 14
15
Bab. 15
16
Bab. 16
17
Bab. 17
18
Bab. 18
19
Bab. 19
20
Bab. 20
21
Bab. 21
22
Bab. 22
23
Bab. 23
24
Bab. 24
25
Bab. 25
26
Bab. 26
27
Bab. 27
28
Bab. 28
29
Bab. 29
30
Bab. 30
31
Bab. 31
32
Bab. 32
33
Bab. 33
34
Bab. 34
35
Bab. 35
36
Bab. 36
37
Bab. 37
38
Bab. 38
39
Bab. 39
40
Bab. 40
41
Bab. 41
42
Bab. 42
43
Bab 43
44
Bab. 44
45
Bab. 45
46
Bab. 46
47
Bab. 47
48
Bab. 48
49
Bab. 49
50
Bab. 50
51
Bab. 51
52
Bab. 52
53
Bab. 53
54
Bab. 54
55
Bab. 55
56
Bab. 56
57
Bab. 57
58
Bab. 58
59
Bab. 59
60
Bab. 60
61
Bab. 61
62
Bab. 62
63
Bab. 63
64
Bab. 64
65
Bab. 65
66
Bab. 66
67
Bab. 67
68
Bab. 68
69
Bab. 69
70
Bab. 70
71
Bab. 71
72
Bab. 72
73
Bab. 73
74
Bab. 74
75
Bab. 75
76
Bab. 76
77
Bab. 77
78
Bab. 78
79
Bab. 79
80
Promo Novel Baru “Pawang Sang Tuan Muda Impoten”
81
Bab. 81
82
Bab. 82
83
Bab. 83
84
Bab. 84
85
Bab. 85
86
Bab. 86
87
Bab. 87
88
Bab. 88 Extra Part 1
89
Bab. 89 Extra Part 2
90
Bab. 90 Extra Part 3
91
Bab. 91 Extra Part 4
92
Bab. 92 Extra Part 5
93
Bab. 93 Extra Part 6
94
Bab. 94 Extra Part 7
95
Bab. 95 Extra Part 8
96
S2. Nathaniel Alexander Federick
97
S2. Pertemuan
98
S2. Sayang?
99
S2. Sepertinya Dia Mulai Gila
100
S2. Ingin Bekerja
101
S2. Tangisan Milea
102
S2. Sarapan Pagi
103
S2. Berdandan Seperti Laki-Laki
104
S2. Tabrakan
105
S2. Perdebatan Milea Dan Nathan
106
S2. Nomor Ponsel
107
S2. Kandidat Sekertaris Nathan
108
S2. Dikerjai Nathan
109
Cuplikan Dean-Zoya
110
S2. Salah Paham
111
S2. Ketahuan Menyamar
112
S2. Ciuman Pertama
113
S2. Milea Pingsan
114
S2. Membenturkan Ke Dinding
115
S2. Menikah?
116
S2. Perdebatan di Meja Makan
117
S2. Pengantin Wanita Hilang?
118
S2. Resmi Menikah
119
S2. Membangunkan Sisi Liar
120
S2. You're Still A Virgin?
121
S2. Sempit
122
S2. Sarapan Pagi
123
S2. Bertemu Mantan
124
S2. Dia Milikku!
125
S2. Cemburu
126
S2. Peringatan Maxim
127
S2. Milea Pergi?
128
S2. Ingin Bercerai
129
S2. Aku Menginginkanmu
130
S2. Pukulan Noah
131
S2. Kenyataan Pahit
132
S2. Perubahan Sikap Nathan
133
S2. Perhatian
134
S2. Pelukan Hangat
135
S2. Kejutan Yang Gagal
136
S2. Jebakan Raka
137
S2. Dor!
138
S2. Panas
139
S2. Luka Tusuk
140
S2. Apa Kamu Masih Mencintaiku?
141
S2. Pelaku Penyerangan
142
S2. Teror
143
S2. Happy Ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!