Rumah Kutukan Istri Pertama ¹⁸

Satu-satunya hal yang tidak sanggup Gio ketahui, meskipun teman-temannya menerima setiap panggilan teleponnya, kuasa Miranda lebih sanggup mengekang kebebasan mereka hingga penantian panjang Gio berubah menjadi rasa cemas. Watak gigihnya di ujung tanduk, terganti geraman frustasi di ruang tamu, tempatnya menanti teman-temannya itu.

“Kamu benar-benar gila Miranda! Kamu tidak sebaik yang kukira.” Gio menatap foto pernikahannya dengan Miranda. Cintanya telah berkhianat, pengkhianatnya telah menyakiti wanita yang terlambat dia kenali secara seksama. Tetapi sekarang, setelah menyadari semua, tumbuhlah gelombang rasa benci dan rasa lega. Tiada lagi kekhawatiran dan penyesalan yang berlebih karena telah mendua.

“Mona jauh lebih baik darimu.” Gio menatap foto pernikahannya lekat-lekat.

“Aku mungkin telah menghancurkan semua yang kita miliki, tapi aku lebih senang sekarang, tabir rahasia keluargamu yang mirip butiran debu yang gak penting bagiku itu lebih buruk dari tingkahku!”

Gio tersenyum getir, bersekutu dengan iblis? Bila memang pertimbangan yang diajukan keluarga Condro Wongso seperti check list barang yang gampang dikerjakan. Dia bisa melakukannya tanpa beban.

“Perceraian jauh lebih baik untuk kita!”

Gio menelepon empunya rumah. Kejutan yang dibuat Miranda membuatnya tercekat dan berakhir dengan hancurnya foto pernikahannya.

Gio memungut foto pernikahannya di bawah pecahan kaca yang berserakan di lantai. Nomernya sudah di blokir, bagus sekali.

“Kamu benar-benar bangsat Mir, kelakuanmu benar-benar!” Sakit hati yang diterima Gio menjadikannya memiliki pandangan dendam.

Gio memandangi langit-langit ruang tamu seolah sedang mencari sesuatu. Wajah bengisnya terlalu bersemangat menantang yang tidak terlihat dan dia yakini ada di sana.

“Aku gak takut dengan setan-setanmu, Mir.” teriaknya. “Kacungmu bangsa rendahan, lebih rendah dari diriku!”

Gio meludah seraya meremas foto pernikahannya dan membuangnya.

“Mona jadi-jadian, Darmi jadi-jadian, dan setan kambing itu pasti...?” Gio berdecak. “Selama ini kamu pura-pura takut di rumah sendirian, takut ada apa-apa. Tapi ternyata... Temanmu saja setan, iblis. Rasa takutmu cuma pura-pura!”

Mona jadi-jadian, Darmi jadi-jadian, bahkan Miranda jadi-jadian dan si kambing mata satu yang ada di rumah itu saling pandang. Di tempat mereka mangkal, tidak ada satu pun yang menggubris selagi Miranda tidak mengajukan perintah penyerangan.

“Keluar kalian, aku tahu kalian ada di sini!” tantang Gio.

Dengan genit, hantu Ningrum yang telah menjadi media pengganti Mona malam itu mengepakkan tangannya sambil melayang dan hinggap di belakang tubuh Gio.

Hantu Ningrum mendekapnya, wanita berkebaya zaman dulu itu membelai dada Gio sambil merebahkan kepala di pundaknya.

‘Anugerah terindah yang pernah saya rasakan adalah jatuh cinta.’

Wajahnya mendadak dipenuhi ratapan kehilangan, kepingan-kepingan terakhir dalam alam sadarnya terlukis di sana, dan tangannya tiba-tiba mengekang dada Gio sampai-sampai pria itu tersentak kaget.

‘Laksamana muda mengganti cinta ini dengan cinta seorang netherlands di medan perang.’

Gio menarik napas dengan susah payah, wajahnya putus asa, tapi sepertinya dia tidak menyerah. “Kacungmu benar-benar datang ya?” Senyum bengisnya tampak sebelum dia membenturkan tubuhnya di tembok, berulangkali.

Hantu Ningrum tertawa keras, rupanya dia senang dengan ketololan Gio yang mengira dia dapat merasakan tekanan itu.

‘Laksamana muda sepertimu, goblok!’ Dekapannya semakin keras, wajah Gio memucat, punggungnya terasa sakit, dan sorak-sorai dari Miranda jadi-jadian dan Darmi jadi-jadian menyemangati hantu Ningrum mengambil keputusan besar.

Mustahil... Suara Miranda menggema di sana, ‘Jika kau menyakitinya, aku bersumpah tidak akan memberimu rumah!’

Suara itu mengalihkan perhatian hantu Ningrum yang dipungut Miranda dari sebuah rumah terbengkalai berusia puluhan tahun. Ningrum gentayangan setelah menghabisi nyawanya sendiri setelah laksamana muda bernama Purnomo mengkhianatinya.

Hantu Ningrum melepas tangannya seraya pergi menjauh dari Gio. Sukmanya yang berbentuk asap hitam itu menghilang dari rumah itu. Menghadap Miranda di rumahnya.

“Bagaimanapun juga yang aku lakukan hanyalah menjawab kesombongannya.” ucap hantu Ningrum.

Miranda melepas sepatunya selagi Gio kepayahan lari ke kamar dan mengunci pintunya dengan napas terengah-engah.

Miranda mendongak. Ningrum memang telah melalui pengalaman yang tidak menyenangkan dan terbengkalai di dunia ini tanpa bisa pulang ke langit ke tujuh. Tetapi tindakannya tadi menambah daftar panjang kejutannya untuk Gio malam itu.

“Gio bukan Purnomomu dan urusanmu itu hanya menakut-nakutinya!”

Hantu Ningrum rupanya masa bodoh kalau Miranda tidak terima dengan perbuatannya. Perbuatannya tadi kan sama saja menakutinya, lalu apa salahnya?

“Pura-pura tidak mendengar kamu?”

Wajahnya yang pucat berpaling menjauhi Miranda, sebisa mungkin dia mencegah kontak mata seolah pancaran energi yang dimiliki wanita itu terlalu besar untuk dilawan.

“Kenapa yang lain tidak kamu ajak?”

Diam-diam hantu Ningrum tersenyum lebar sampai cengiran di bibirnya menampakkan seluruh giginya yang jelek. Dia menghampiri Miranda, bersimpuh.

“Aku tidak suka tuanku terluka.”

“Tapi aku tidak suka Gio mati sekarang!” Miranda menghela napas, pertemuannya dengan Haikal dan Arik memblokir beberapa daftar jahat yang direncanakannya.

“Aku mau...” Miranda berdecak, menghapus tradisi yang ada di keluarganya sama saja menghapus semua teman-teman gaibnya, dan membicarakannya sekarang pada Ningrum yang emosian dan baperan itu lebih sulit dari yang dibayangkannya.

“Aku mau kamu balik ke rumahku, diam-diam saja sampai ada perintah dariku!”

Hantu Ningrum menurut dengan cepat, agaknya kembali melihat Gio menderita seperti melihat laksamana muda Purnomo menderita.

Gio melihat tirai jendela yang bergoyang seperti tertiup angin. Jantungnya yang masih berdenyut-denyut dan benak yang masih memikirkan hal-hal yang terjadi membuatnya sigap mengambil ancang-ancang menyerang.

Hantu Ningrum tertawa cekikikan, terus terang mendapatkan mandat untuk menakuti laki-laki tampan dan gagah seperti Gio membuatnya bersemangat menjalani hidup di keabadian. Tetapi ada hal yang lebih mengejutkan Gio, bahkan untuk hantu Ningrum sendiri.

Lampu tiba-tiba mati, seluruh alat elektronik berhenti beroperasi. Kegelapan menyelimuti rumah itu setelah petugas instansi terkait memutus saluran listrik beserta saluran internet dan air.

Gio mengambil ponselnya di atas meja lampu tidur. Menghidupkan lampu senter ponsel seraya mengarahkan ke sembarang arah.

“Bilang ke Miranda jika aku mencarinya!” serunya lantang. Pertemuan dengan Miranda semata-mata karena dia ingin semuanya beres tanpa membuang waktu dan pikiran serta kesehatan yang mengganggu pola hidupnya.

“Jika tidak, pecundang akan selamanya menjadi pecundang!”

Tanpa perlu bersusah-susah hantu Ningrum menyampaikan pesan itu, Miranda sudah tahu kapan dan di mana harus menemui Gio.

Miranda tersenyum sambil membaringkan tubuhnya di kasur empuk, pertemuan dengan Arik esok hari akan menjadi hari yang menyenangkan untuk dikerjakan.

“Silakan menikmati rumahku yang mau kamu jarah, Gi. Kamu bahkan tidak akan menemukan apa pun yang kamu cari!”

-

next

Terpopuler

Comments

choowie

choowie

wow ternyata s Miranda bisa sampe sesadis itu😬

2024-09-05

0

☘️ gιмϐυℓ ☘️

☘️ gιмϐυℓ ☘️

Listrik, air, internet mati... berasa hidup di jaman purba si Gio 🤣🤣🤣

2024-09-02

1

Muhammad Dimas Prasetyo

Muhammad Dimas Prasetyo

cari apa sih gio sebenarnya dirumah miranda

2024-09-01

0

lihat semua
Episodes
1 Rumah Kutukan Istri Pertama ¹
2 Rumah Kutukan Istri Pertama ²
3 Rumah Kutukan Istri Pertama ³
4 Rumah Kutukan Istri Pertama ⁴
5 Rumah Kutukan Istri Pertama ⁵
6 Rumah Kutukan Istri Pertama ⁶
7 Rumah Kutukan Istri Pertama ⁷
8 Rumah Kutukan Istri Pertama ⁸
9 Rumah Kutukan Istri Pertama ⁹
10 Rumah Kutukan Istri Pertama ¹⁰
11 Rumah Kutukan Istri Pertama ¹¹
12 Rumah Kutukan Istri Pertama ¹²
13 Rumah Kutukan Istri Pertama ¹³
14 Rumah Kutukan Istri Pertama ¹⁴
15 Rumah Kutukan Istri Pertama ¹⁵
16 Rumah Kutukan Istri Pertama ¹⁶
17 Rumah Kutukan Istri Pertama ¹⁷
18 Rumah Kutukan Istri Pertama ¹⁸
19 Rumah Kutukan Istri Pertama ¹⁹
20 Rumah Kutukan Istri Pertama ²⁰
21 Rumah Kutukan Istri Pertama ²¹
22 Rumah Kutukan Istri Pertama ²²
23 Rumah Kutukan Istri Pertama ²³
24 Rumah Kutukan Istri Pertama ²⁴
25 Rumah Kutukan Istri Pertama ²⁵
26 Rumah Kutukan Istri Pertama ²⁶
27 Rumah Kutukan Istri Pertama ²⁷
28 Rumah Kutukan Istri Pertama ²⁸
29 Rumah Kutukan Istri Pertama ²⁹
30 Rumah Kutukan Istri Pertama ³⁰
31 Rumah Kutukan Istri Pertama ³¹
32 Rumah Kutukan Istri Pertama ³²
33 Rumah Kutukan Istri Pertama ³³
34 Rumah Kutukan Istri Pertama ³⁴
35 Rumah Kutukan Istri Pertama ³⁵
36 Rumah Kutukan Istri Pertama ³⁶
37 Rumah Kutukan Istri Pertama ³⁷
38 Rumah Kutukan Istri Pertama ³⁸
39 Rumah Kutukan Istri Pertama ³⁹
40 Rumah Kutukan Istri Pertama ⁴⁰
Episodes

Updated 40 Episodes

1
Rumah Kutukan Istri Pertama ¹
2
Rumah Kutukan Istri Pertama ²
3
Rumah Kutukan Istri Pertama ³
4
Rumah Kutukan Istri Pertama ⁴
5
Rumah Kutukan Istri Pertama ⁵
6
Rumah Kutukan Istri Pertama ⁶
7
Rumah Kutukan Istri Pertama ⁷
8
Rumah Kutukan Istri Pertama ⁸
9
Rumah Kutukan Istri Pertama ⁹
10
Rumah Kutukan Istri Pertama ¹⁰
11
Rumah Kutukan Istri Pertama ¹¹
12
Rumah Kutukan Istri Pertama ¹²
13
Rumah Kutukan Istri Pertama ¹³
14
Rumah Kutukan Istri Pertama ¹⁴
15
Rumah Kutukan Istri Pertama ¹⁵
16
Rumah Kutukan Istri Pertama ¹⁶
17
Rumah Kutukan Istri Pertama ¹⁷
18
Rumah Kutukan Istri Pertama ¹⁸
19
Rumah Kutukan Istri Pertama ¹⁹
20
Rumah Kutukan Istri Pertama ²⁰
21
Rumah Kutukan Istri Pertama ²¹
22
Rumah Kutukan Istri Pertama ²²
23
Rumah Kutukan Istri Pertama ²³
24
Rumah Kutukan Istri Pertama ²⁴
25
Rumah Kutukan Istri Pertama ²⁵
26
Rumah Kutukan Istri Pertama ²⁶
27
Rumah Kutukan Istri Pertama ²⁷
28
Rumah Kutukan Istri Pertama ²⁸
29
Rumah Kutukan Istri Pertama ²⁹
30
Rumah Kutukan Istri Pertama ³⁰
31
Rumah Kutukan Istri Pertama ³¹
32
Rumah Kutukan Istri Pertama ³²
33
Rumah Kutukan Istri Pertama ³³
34
Rumah Kutukan Istri Pertama ³⁴
35
Rumah Kutukan Istri Pertama ³⁵
36
Rumah Kutukan Istri Pertama ³⁶
37
Rumah Kutukan Istri Pertama ³⁷
38
Rumah Kutukan Istri Pertama ³⁸
39
Rumah Kutukan Istri Pertama ³⁹
40
Rumah Kutukan Istri Pertama ⁴⁰

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!