Pengembara Hitam Yingzhu

Di bawah sinar bulan yang pucat, terdengar dentingan seruling yang memecah kesunyian malam.

Melodi indah itu melayang di atas hutan yang diliputi kabut, menggema hingga ke lembah-lembah yang terlupakan. Namun, di balik harmoni yang memikat, tersembunyi bayang-bayang yang membawa ancaman.

Yingzhu, dikenal sebagai Pendekar Gagak, adalah seorang pendekar wanita dengan reputasi mengerikan. Hanfu hitamnya berkelebat di antara pepohonan seperti sosok bayangan yang sulit ditangkap mata. Pedang hitam yang dia bawa, dinamakan Wuying, mampu menelan cahaya dan melukai jiwa musuhnya. Setiap kali dia muncul, kematian dan keputusasaan selalu mengikutinya.

Yingzhu dulunya adalah murid dari sebuah perguruan bela diri yang terkenal. Namun, rasa haus akan kekuatan membuatnya terjerumus dalam kegelapan. Dia menemukan sebuah artefak kuno yaitu Pedang Gagak yang mengandung kekuatan roh gelap. Sejak saat itu, Yingzhu memutuskan untuk meninggalkan jalur kebaikan dan menempuh jalan kekuatan mutlak, tanpa memperdulikan nyawa yang harus dia korbankan.

Dia mendengar kabar tentang Yueliang, seruling legendaris yang bisa mengendalikan badai salju dan membekukan apapun yang menghalangi jalannya. Melihat Yueliang sebagai satu-satunya penghalang untuk mencapai tujuan mutlaknya, Yingzhu berasumsi untuk menghancurkan siapapun yang memegang seruling tersebut.

Di bawah langit malam yang berbintang, sebuah kedai kecil di pinggir jalan ramai oleh para pengelana yang mencari kehangatan dan makanan setelah menempuh perjalanan panjang. Asap tipis dari dapur melayang di udara, menyebarkan aroma sup panas yang menggoda. Di pojok ruangan, dengan wajah tersembunyi di balik kerudung hitamnya, Yingzhu duduk diam, mengamati sekeliling dengan tatapan tajam.

Hanfu hitamnya hampir tidak terlihat di bawah bayangan gelap yang melindunginya, dan hanya kilatan samar dari pedang Wuying yang tersembunyi di bawah meja menjadi tanda keberadaannya. Dia mendengarkan percakapan di sekitarnya, mencari informasi tentang keberadaan Ratu Shang Yuan.

"Apakah kau mendengar kabar terbaru?" tanya seorang pedagang tua dengan suara pelan, memecah keheningan. "Ratu Shang Yuan telah meninggalkan istananya. Kabarnya, dia sedang berkelana mencari sesuatu."

"Oh, memang begitu?" balas seorang petani muda yang duduk di sampingnya, tampak terkejut. "Kenapa Ratu meninggalkan kerajaannya? Bukankah Shang Yuan selalu dalam masa kejayaannya?"

Pedagang itu menggeleng, "Entahlah, anak muda. Yang kutahu, sang ratu adalah orang yang bijak dan kuat. Mungkin dia mencari sesuatu yang lebih besar dari kerajaan itu sendiri."

Yingzhu, yang sebelumnya duduk diam, mendengar setiap kata dengan penuh perhatian. Matanya menyipit di balik kerudungnya. Ini adalah kesempatan yang sudah lama dia tunggu-tunggu. Jika Ratu Shang Yuan sedang berada di luar kerajaan, itu berarti dia lebih rentan terhadap serangan. Senyum tipis muncul di wajahnya yang dingin. Dengan cepat, dia meninggalkan beberapa koin di meja dan bangkit dari tempat duduknya.

"Ke mana kau akan pergi, nona?" tanya pelayan kedai ketika melihatnya berdiri.

Tanpa menoleh, Yingzhu menjawab dengan suara rendah dan berwibawa, "Simpan saja koinnya."

Pelayan itu hanya bisa menunduk, tak berani menahan langkahnya. Yingzhu meninggalkan kedai itu dengan langkah tenang namun pasti. Angin malam menerpa wajahnya ketika dia kembali ke jalan, dan dengan satu gerakan cepat, dia memanggil kuda hitamnya yang tersembunyi di balik pepohonan.

"Saatnya berburu," bisiknya pada dirinya sendiri sambil menatap ke kejauhan. "Yueliang akan menjadi milikku."

Di sepanjang perjalanannya, Yingzhu melewati berbagai desa dan kota. Setiap kali dia singgah, kekacauan selalu mengikuti. Hutan-hutan yang sepi berubah menjadi medan pertempuran di mana Yingzhu melatih kekuatan Wuying, pedangnya yang penuh dengan energi kegelapan. Pohon-pohon tumbang, dan tanah retak di bawah kekuatannya. Ketika para prajurit lokal mencoba menghentikannya, mereka hanya berakhir sebagai korban, jiwa mereka diserap oleh Wuying, meninggalkan tubuh mereka tak bernyawa di tanah.

Di satu desa yang dia lalui, Yingzhu bertemu dengan seorang biksu tua yang terkenal akan kebijaksanaannya. Biksu itu berdiri di tengah jalan, menatap Yingzhu dengan mata yang penuh dengan ketenangan.

"Pendekar muda," biksu itu berbicara dengan suara lembut namun penuh otoritas, "jalan yang kau tempuh adalah jalan kehancuran. Pedang yang kau bawa membawa malapetaka, bukan hanya bagi musuhmu, tapi juga bagi dirimu sendiri."

Yingzhu menatap biksu itu dengan tatapan dingin. "Aku tidak butuh nasihat dari seorang tua yang sudah mencium bau tanah. Minggir, atau kau akan merasakan pedangku."

Biksu itu tidak bergerak, tetap berdiri di tempatnya. "Kekuatan tanpa pengendalian hanya akan membawa kehancuran. Kegelapan yang kau pelihara akan memakan dirimu hidup-hidup, Pendekar muda."

Amarah berkobar dalam hati Yingzhu. Dengan cepat, dia menghunus pedang Wuying dan mengarahkannya ke biksu itu. "Aku tidak butuh khotbah! Pergi sebelum aku berubah pikiran!"

Namun, alih-alih melawan, biksu itu hanya mengangkat tangannya, mengucapkan doa untuk Yingzhu sebelum dengan tenang melangkah ke samping. "Aku sudah memperingatkanmu. Semoga kau menemukan pencerahan sebelum terlambat."

Yingzhu menggeram dan melangkah maju, mengabaikan peringatan itu. Di benaknya, hanya ada satu tujuan, mendapatkan Yueliang dan menghancurkan Luna. Tidak ada yang bisa menghalangi jalannya.

Hari demi hari berlalu, dan Yingzhu semakin mendekati tujuannya. Sepanjang perjalanan, dia mendengar berbagai rumor tentang kekuatan Yueliang yang mampu menciptakan badai salju dan membekukan musuh-musuhnya dalam sekejap. Namun, tidak ada ketakutan dalam hatinya, hanya ambisi yang membara untuk menaklukkan dan menguasai kekuatan itu untuk dirinya sendiri.

Episodes
1 Luna Shang Yuan (Arc 1: Seruling Perak Yueliang)
2 Teh Yui Zheng
3 Pendekar Pengembara Sunyi
4 Keputusan Sulit Sang Ratu
5 Serangan Di Hutan Jingu
6 Pertarungan Di Air Terjun Zhenlong
7 Zhengyu Shen dan Pertempuran di Lembah
8 Zhengyu Shen dan Kabar Tentang Ratu Shang Yuan
9 Perasaan Seorang Ratu
10 Pengorbanan dan Kesetiaan Penduduk Shang Yuan
11 Pendeta Misterius
12 Tugas Penting Pengembara Sunyi
13 Luna Shang Yuan & Roh Gadis Telaga Shen Hu
14 Roh Gunung VS Naga Yueliang
15 Pengembara Hitam Yingzhu
16 Kerajaan Megah Shang Yuan
17 Cincin Roh Telaga
18 Ratu & Rusa Jantan Putih
19 Desa Feng Hua
20 Perpisahan Dengan Hewan Suci
21 Serigala-serigala Menyeramkan
22 Anak Sebatang Kara Bertemu Dengan Ratu
23 Ratu Yang Melindungi Penduduk Desa
24 Hutan Bambu Di Malam Hari
25 Luna Menuju Desa Feng Hua
26 Keheningan di Balik Pegunungan Es
27 Manipulasi Dan Rencana Jahat
28 Harapan dalam Pesan Misterius
29 Takdir Yang Tak Terlihat
30 Hukuman Sang Ratu
31 Beku Dalam Kristal Abadi
32 Keberadaan Tak Terduga
33 Menjamu Sang Ratu
34 Malam Di Desa Feng Hua
35 Keterlibatan Roh Gadis Telaga Shen Hu
36 Penyerangan Desa Feng Hua - Bagian 1
37 Penyerangan Desa Feng Hua - Bagian 2
38 Penyerangan Desa Feng Hua - Bagian 3
39 Final ARC Yueliang - Kesedihan Sang Ratu (BOOK 1 END)
40 Yue Ji & Xin Ji (Arc 2: Matahari Terlarang)
41 Pengembara Putih dan Pengembara Sunyi
42 Rahasia Sang Ratu
43 Meninggalkan Desa Feng Hua
44 Pangeran Dari Kerajaan Shang 'An Xin
45 Penguasa Mutlak Dalam Kekangan Kekuatan
46 Hati Yang Terkunci Oleh Ambisi
47 Kecemasan Di Mata Penduduk Kerajaan Xin
48 Kesucian Yang Terpaku Kegelapan
49 Cinta Yang Membeku Di Kerajaan Shang' An Xin
50 Pengembara Putih Dan Pengembara Hitam
51 Tangkap Sang Ratu!
52 Yue Ji dan Xin Ji
53 Rahasia Nama "Yue Ji."
54 Jalan Menuju Artefak
55 Artefak Kuno: Seruling Yueliang VS Matahari Terlarang - Bagian 1
56 Artefak Kuno: Seruling Yueliang VS Matahari Terlarang - Bagian 2
57 Artefak Kuno: Seruling Yueliang VS Matahari Terlarang - Final
58 Cinta Antara Cahaya Dan Kegelapan
59 Kegelisahan Sang Ratu
60 Final ARC Matahari Terlarang - Meninggalkan Kerajaan Xin (BOOK 2 END)
61 Kaum Manusia Burung (Arc 3: Cermin Langit)
62 Terikat Dalam Kebebasan Angkasa
63 Yuxiao Zu, Bertemu Sang Ratu
64 Gadis Telaga Shen Hu, Dongeng Zhenyang
65 Hati Yang Tidak Sendiri
66 Jalan Menuju Negri Manusia Burung
67 Tempat Tertinggi, Lingyu Shanju
68 Helaian Yang Semerbak
69 Waspada Terhadap Sang Pengelana
70 Kemunculan Kura-Kura Dunia
71 Yuyan Dan Jejak Sang Pengkhianat
72 Cermin Yang Menyimpan Takdir
73 Perjalanan Menemukan Jati Diri Sang Ratu
74 Tugas Sang Titisan Dewi Salju
75 Dingin Yang Menguji Hati.
76 Es Yang Memecah Keraguan
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Luna Shang Yuan (Arc 1: Seruling Perak Yueliang)
2
Teh Yui Zheng
3
Pendekar Pengembara Sunyi
4
Keputusan Sulit Sang Ratu
5
Serangan Di Hutan Jingu
6
Pertarungan Di Air Terjun Zhenlong
7
Zhengyu Shen dan Pertempuran di Lembah
8
Zhengyu Shen dan Kabar Tentang Ratu Shang Yuan
9
Perasaan Seorang Ratu
10
Pengorbanan dan Kesetiaan Penduduk Shang Yuan
11
Pendeta Misterius
12
Tugas Penting Pengembara Sunyi
13
Luna Shang Yuan & Roh Gadis Telaga Shen Hu
14
Roh Gunung VS Naga Yueliang
15
Pengembara Hitam Yingzhu
16
Kerajaan Megah Shang Yuan
17
Cincin Roh Telaga
18
Ratu & Rusa Jantan Putih
19
Desa Feng Hua
20
Perpisahan Dengan Hewan Suci
21
Serigala-serigala Menyeramkan
22
Anak Sebatang Kara Bertemu Dengan Ratu
23
Ratu Yang Melindungi Penduduk Desa
24
Hutan Bambu Di Malam Hari
25
Luna Menuju Desa Feng Hua
26
Keheningan di Balik Pegunungan Es
27
Manipulasi Dan Rencana Jahat
28
Harapan dalam Pesan Misterius
29
Takdir Yang Tak Terlihat
30
Hukuman Sang Ratu
31
Beku Dalam Kristal Abadi
32
Keberadaan Tak Terduga
33
Menjamu Sang Ratu
34
Malam Di Desa Feng Hua
35
Keterlibatan Roh Gadis Telaga Shen Hu
36
Penyerangan Desa Feng Hua - Bagian 1
37
Penyerangan Desa Feng Hua - Bagian 2
38
Penyerangan Desa Feng Hua - Bagian 3
39
Final ARC Yueliang - Kesedihan Sang Ratu (BOOK 1 END)
40
Yue Ji & Xin Ji (Arc 2: Matahari Terlarang)
41
Pengembara Putih dan Pengembara Sunyi
42
Rahasia Sang Ratu
43
Meninggalkan Desa Feng Hua
44
Pangeran Dari Kerajaan Shang 'An Xin
45
Penguasa Mutlak Dalam Kekangan Kekuatan
46
Hati Yang Terkunci Oleh Ambisi
47
Kecemasan Di Mata Penduduk Kerajaan Xin
48
Kesucian Yang Terpaku Kegelapan
49
Cinta Yang Membeku Di Kerajaan Shang' An Xin
50
Pengembara Putih Dan Pengembara Hitam
51
Tangkap Sang Ratu!
52
Yue Ji dan Xin Ji
53
Rahasia Nama "Yue Ji."
54
Jalan Menuju Artefak
55
Artefak Kuno: Seruling Yueliang VS Matahari Terlarang - Bagian 1
56
Artefak Kuno: Seruling Yueliang VS Matahari Terlarang - Bagian 2
57
Artefak Kuno: Seruling Yueliang VS Matahari Terlarang - Final
58
Cinta Antara Cahaya Dan Kegelapan
59
Kegelisahan Sang Ratu
60
Final ARC Matahari Terlarang - Meninggalkan Kerajaan Xin (BOOK 2 END)
61
Kaum Manusia Burung (Arc 3: Cermin Langit)
62
Terikat Dalam Kebebasan Angkasa
63
Yuxiao Zu, Bertemu Sang Ratu
64
Gadis Telaga Shen Hu, Dongeng Zhenyang
65
Hati Yang Tidak Sendiri
66
Jalan Menuju Negri Manusia Burung
67
Tempat Tertinggi, Lingyu Shanju
68
Helaian Yang Semerbak
69
Waspada Terhadap Sang Pengelana
70
Kemunculan Kura-Kura Dunia
71
Yuyan Dan Jejak Sang Pengkhianat
72
Cermin Yang Menyimpan Takdir
73
Perjalanan Menemukan Jati Diri Sang Ratu
74
Tugas Sang Titisan Dewi Salju
75
Dingin Yang Menguji Hati.
76
Es Yang Memecah Keraguan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!