TDSC 15

Satu kecupan singkat mendarat di atas dibibir Nayra.

Bibir Nayra yang mungil dan merah tanpa pewarna itu, sungguh membuat Arsen merasa candu. Namun ia Gengsi, dan selalu menahan diri mati-matian.

Arsen mendaratkan kembali kecupan nya di atas bibir mungil Nayra. Awal nya hanya kecupan singkat, namun melihat Nayra yang tidak terusik dalam tidur nya, Arsen pun melumat bibir Nayra pelan-pelan hingga menjadi lumatan agresif. Nayra yang tak sadar dia mengira sedang mimpi indah di cium suami impian nya, tanpa sadar membalas lumatan itu dengan cara ciuman amatir nya.

Sungguh itu sangat membuat Arsen kalang kabut atas gairah nya yang mulai memporak-porandakan jalan pikir nya. Mereka berciuman penuh gairah, bahkan tanpa sadar tangan Arsen membuka kimona luar lingerie Nayra.

Lalu ciuman Arsen turun menjelajahi dari bibir, leher hingga dada Nayra. Tanpa sadar Arsen meninggalkan jejak kepemilikan nya lagi di tubuh Nayra.

Arsen pun tersadar dari gairah nya, saat tubuh Nayra mulai bergerak gelisah, Arsen langsung membangkitkan kan tubuh nya, lalu segera memasuki kamar mandi.

Tidak lama setelah Arsen memasuki kamar mandi, Nayra terbagun dari tidur nya.

"Hmmm, kenapa mimpi ku begitu aneh, serasa nyata." batin 'nayra tanpa sadar ia merabah bibir nya..

Dilihat nya sekeliling ruangan, tidak ada Arsen di manapun, namun ia mendengar suara percikkan air dari dalam kamar mandi.

Nayra tidak ambil pusing memikirkan itu, lalu ia kembali tidur, rasa lelah dan ngantuk membuat ia tidak sadar atas kejadian barusan.

Arsen keluar dari kamar mandi, dengan rambut yang basah, dan handuk terlilit di pinggang nya. Akhir nya Arsen mandi malam untuk kesekian kali nya. Arsen mandi dengan air dingin untuk meredakan rasa panas di tubuh nya.

Setelah ia selesai memakai buju, Arsen berjalan ke arah balkon, lalu menghisap rokok untuk menenangkan pikiran nya.

"Hmmmm seperti nya pisah kamar adalah keputusan yang paling tepat. "ucap Arsen dalam hati, sambil menghembuskan asap rokok kearah langit malam.

Sungguh ia takkan bisa menahan diri lebih lama lagi, jika sekamar dengan Nayra yang begitu menggoda nya.

Merasa cukup dengan rokok nya, Arsen kembali memasuki kamar, dan menutup pintu balkon nya. Arsen berjalan menuju ranjang dan membaringkan tubuh nya. Tak butuh lama ia pun tertidur pulas.

Di pagi hari yang Cerah.

Tok.... Tok.... Tok....

Arsen terbangun dari suara ketukan di pintu.

Tok...tok.... Tok....

"Sayang, buka pintu nya ini mama." Ucap Alya sang mama dari luar.

Arsen beranjak dari ranjang menuju pintu, namun saat membuka pintu, ia baru sadar Nayra tidur di atas sofa, ia langsung membalikan badan nya berjalan ke arah Nayra, lalu mengangkat tubuh Nayra dan Arsen membaringkan Nayra di atas tempat tidur dengan pelan-pelan,Saat Arsen mengangkat tubuh Nayra, Nayra tidak terusik sedikit pun malahan dia tertidur dengan pulas. Tak lupa Arsen juga menutupi tubuh Nayra dengan selimut, setelah itu ia berjalan membukakan pintu untuk sang mama.

“Kenapa lama sekali membuka nya” tanya sang mama.

"Mama bagai mana sih, nama nya juga pengantin baru" ucap Arsen dengan suara terdengar ketus.

"Jangan ketus gitu dong sayang, mama datang kemari cuman mau memberikan ini,!" ucap sang mama menujukan tiket honeymoon kepada Arsen.

"Kalian akan berangkat honeymoon jam 10.00 pagi ini" ucap sang mama lagi.

Nayra terbangun dari tidur nya,sayup-sayup ia mendengar suara sang mama mertua, ia perlahan mendudukkan tubuh nya, saat ia duduk di atas ranjang, Nayra begitu terkejut ketika diri nya terbangun di atas tempat tidur, sementara semalam ia tidur di atas sofa.

"Kenapa aku bisa di atas tempat tidur, bukan nya semalam aku tidur disofa" ucap Nayra bertanya pada diri nya.

"Sebaik nya nanti saja aku tanyakan pada pria gila itu, pasti pria gila itu yang mengangkat tubuhku ke atas tempat tidur. "gumam nya lagi.

"Tu-tunggu dulu... A-apa jangan-jangan ia melakukan yang aneh-aneh padaku saat aku tertidur" ucap Nayra lagi yang mulai terlihat panik kepada diri nya sendiri sambil memeriksa pakaian nya.

"Hmmm, masih utuh ternyata." Ucap Nayra yang menghembuskan nafas nya dia merasa lega karna tidak ada yang terlihat mencurigakan sedikit pun.

"Nanti sebaik nya aku tanyakan saja pada pria gila itu, lebih baik aku bertemu dengan mama mertua dulu" gumam nya lagi sambil turun dari atas tempat tidur.

      🌷🌷🌷

"Pagi mah", ucap Nayra sopan.

"Pagi juga sayang, bagaimana tidur mu sayang.? Anak mama ini tidak membuat kamu begadang semalaman kan?" Tanya Alya sang Mama bermaksud menggoda Nayra dan Arsen.

Tanpa sengaja sang Mama melihat tanda merah di leher Nayra yang begitu banyak. Sang mama pun tersenyum bahagia, karena keinginan nya untuk segera mempunyai cucu akan segera terwujudkan.

"Tidak kok ma, mas Arsen sangat pengertian, bahkan Mama saja datang ke mari, mas Arsen tidak membangunkan Nayra." ucap Nayra sambil bergelayut manja dilengan Arsen.

"Sayang,kenapa kamu tidak membangunkanku padahal mama ada disini." ucap Nayra begitu lembut, lalu menyadarkan kepala nya di lengan kekar Arsen.

Nayra berpura-pura bersikap imut dan manja kepada Arsen, agar meyakinkan sang mama,bahwa mereka adalah pasangan saling yang mencintai dan pernikahan mereka akan terlihat seperti pernikahan sesungguh nya.

" Bukan begitu sayang,aku melihat kamu kecapean banget maka nya aku tak membangunkan mu." ucap Arsen membenarkan perkataan Nayra dan mengikuti cara main Nayra.

"Ya ampun jadi kamu melakukan nya cuma hanya sekali? Yah jadi cucu Mama akan lama dong hadir nya." ucap Alya sang mama tanpa di filter.

“Melakukan apa mam” tanya Nayra yang kebingungan dengan kata sang mama mertua.

Arsen pun yang melihat tera kebingungan, langsung saja merangkul tubuh sang mama, lalu membawa sang mama keluar dari kamar.

"Mama mau cucukan, jadi mama keluarlah terlebih dahulu, cucu mama akan segera hadir." ucap Arsen dengan ucapan yang meyakinkan.

Sementara Nayra yang sendiri dalam kamar hanya menatap kebingungan,namun sedetik kemudian ia pun tak menghiraukan nya,Nayra pun memutuskan untuk berencana membersihkan diri di kamar mandi.

Saat ia di dalam kamar mandi,Nayra membuka gaun tidur nya,seketika mata nya membulat sempurna ketika melihat tanda merah di leher dan juga di dada nya.

"Aaaa....apa-apaan ini.... Sialan kau laki-laki gila ini pasti ulah pria mesum itu,banyak sekali meninggalkan jejak mesum nya di sini. " batin Nayra sambil meraba di area sensitif nya, namun ia tidak merasakan apa pun, berarti ia Masih bersegel.

"Aman..Awas saja kau laki-laki gila" gumam nya sambil berdecak kesal.

 Sedangkan diluar kamar.

"Bener ya Arsen mama akan menunggu kabar itu, sekarang jangan terlalu lama mengurung istri mu dalam kamar, bersiaplah, kalian bisa melakukan nya nanti tanpa mengenal waktu saat honeymoon" ucap sang mama dengan senyum mengembang.

"Iyah... Ma... Iya..." Ucap Arsen tanpa membatah.

Setelah berhasil meyakin kan sang mama , Arsen memasuki kamar nya kembali.

Dilihat nya Nayra duduk di depan cermin hias menggunakan dress putih memiliki kerah leher tinggi dan lengan pendek. Namun pantulan mata Nayra dari cermin mengarah ke arah Arseb dengan tatapan tajam.

Dilihat nya Arsen yang berdiri di belakang nya,kemudian Nayra bangkit dari duduk nya, berjalan menuju Arsen yang berdiri mematung disana.

Dan dengan begitu marah nya Nayra ingin meraih kerah baju Arsen, Namun sayang nya tubuh Arsen terlalu tinggi untuk mencengkram kerah Arsen, akhir nya Nayra mencengkram baju Arsen sebatas dada Arsen.

"Apa-apaan anda tuan, anda sudah kelewatan batas,anda lihat kan ini banyak sekali meninggalkan jejak pada tubuh saya, pasti anda menambahi jejak itu saat saya sedang tertidurkan?" ucap Nayra dengan kepala yang mendongak keatas, mantap mata Arsen tajam.

"Menambah kan jejak kata mu? Saya tidak ada melakukan itu saat kau tertidur, jejak itu tertinggal saat kau menggodaku tadi malam, apa perlu kita mengulangi nya biar kau bisa mengingat nya?" Tanya Arsen yang pura-pura tidak tau, sambil menaik alis nya menggoda Nayra.

Arsen yang mendengar kalimat pengelakkan Arsen, melepaskan cengkraman baju Arsen.

Lalu Nayra mundur 3 langkah, setelah itu ia menurunkan sedikit resleting gaun nya, dan menurunkan sedikit gaun dari bagian atas leher hingga bagian dada yang ada bekas kissmark nya.

"Ini lihat lah, apa tuan masih mau mengelak?, liat ini, bekas tadi malam sama yang ini berbeda kan, ini yang bekas tadi malam sudah mulai seperti lebam, kalau yang ini Masih berwarna merah meski pun mulai menggelap." Ucap Nayra sambil melihatkan bekas kissmark itu kepada Arsen.

Gleg...

Bersambung.................

Hay guys....Siapa ni yang masi nunggu update bab dari author??? Nanti kan konflik hubungan Nayra dan Arsen. Jangan lupa tinggalin jejak nya ya👍😄 Terima kasih😘💕😘💕

Terpopuler

Comments

Uthie

Uthie

😂😂😂😂😂😂😂😂

2024-11-16

0

lihat semua
Episodes
1 TDSC 01 PERSELINGKUHAN
2 TDSC 02 AWAL PERTEMUAN
3 TDSC 03 MENCARI INFORMASI
4 TDSC 04 MENGANCAM
5 TDSC 05 KEDATANGAN PANJI
6 TDSC 06 BERKUNJUNG
7 TDSC 07 Adegan Didalam Mobil
8 TDSC 08 Surat Kontrak
9 TDSC 09 Mata Panda
10 TDSC 10 Saingan?
11 TDSC 11 Fitting Baju
12 TDSC 12 Pernikahan
13 TDSC 13 Malam Pertama
14 TDSC 14 kefrustasian Arsen
15 TDSC 15
16 TDSC 16
17 TDSC 17
18 TDSC 18
19 TDSC 19
20 TDSC 20
21 TDSC 21
22 TDSC 24
23 TDSC 25
24 TDSC 27
25 TDSC 28
26 TDSC 29
27 TDSC 30
28 TDSC 31
29 TDSC 32
30 TDSC 33
31 TDSC 34
32 TDSC 35
33 TDSC 36
34 TDSC 37
35 TDSC 38
36 TDSC 39
37 TDSC 40
38 TDSC 41
39 TDSC 42
40 TDSC 43
41 TDSC 44
42 TDSC 45
43 TDSC 46
44 TDSC 47
45 TDSC 48
46 TDSC 49
47 TDSC 50
48 TDSC 52
49 TDSC 53
50 TDSC 54
51 TDSC 55
52 TDSC 56
53 TDSC 57
54 TDSC 58
55 TDSC 60
56 TDSC 61
57 TDSC 62
58 TDSC 63
59 TDSC 64
60 TDSC 65
61 TDSC 66
62 TDSC 67
63 TDSC 68
64 TDSC 69
65 TDSC 70
66 TDSC 71
67 TDSC 72
68 TDSC 73
69 TDSC 74
70 TDSC 75
71 TDSC 76
72 TDSC 77
73 TDSC 78
74 TDSC 80
75 TDSC 81
76 TDSC 82
77 TDSC 83
78 TDSC 84
79 TDSC 85
80 TDSC 86
81 TDSC 87
82 TDSC 88
83 TDSC 89
84 TDSC 90
85 TDSC 91
86 TDSC 92
87 TDSC 93
88 TDSC 94
89 TDSC 95
90 TDSC 96
91 TDSC 97
92 TDSC 98
93 TDSC 99
94 TDSC 100
95 TDSC 101
96 TDSC 102
97 TDSC 103
98 TDSC 104
99 TDSC 105
100 TDSC 106
Episodes

Updated 100 Episodes

1
TDSC 01 PERSELINGKUHAN
2
TDSC 02 AWAL PERTEMUAN
3
TDSC 03 MENCARI INFORMASI
4
TDSC 04 MENGANCAM
5
TDSC 05 KEDATANGAN PANJI
6
TDSC 06 BERKUNJUNG
7
TDSC 07 Adegan Didalam Mobil
8
TDSC 08 Surat Kontrak
9
TDSC 09 Mata Panda
10
TDSC 10 Saingan?
11
TDSC 11 Fitting Baju
12
TDSC 12 Pernikahan
13
TDSC 13 Malam Pertama
14
TDSC 14 kefrustasian Arsen
15
TDSC 15
16
TDSC 16
17
TDSC 17
18
TDSC 18
19
TDSC 19
20
TDSC 20
21
TDSC 21
22
TDSC 24
23
TDSC 25
24
TDSC 27
25
TDSC 28
26
TDSC 29
27
TDSC 30
28
TDSC 31
29
TDSC 32
30
TDSC 33
31
TDSC 34
32
TDSC 35
33
TDSC 36
34
TDSC 37
35
TDSC 38
36
TDSC 39
37
TDSC 40
38
TDSC 41
39
TDSC 42
40
TDSC 43
41
TDSC 44
42
TDSC 45
43
TDSC 46
44
TDSC 47
45
TDSC 48
46
TDSC 49
47
TDSC 50
48
TDSC 52
49
TDSC 53
50
TDSC 54
51
TDSC 55
52
TDSC 56
53
TDSC 57
54
TDSC 58
55
TDSC 60
56
TDSC 61
57
TDSC 62
58
TDSC 63
59
TDSC 64
60
TDSC 65
61
TDSC 66
62
TDSC 67
63
TDSC 68
64
TDSC 69
65
TDSC 70
66
TDSC 71
67
TDSC 72
68
TDSC 73
69
TDSC 74
70
TDSC 75
71
TDSC 76
72
TDSC 77
73
TDSC 78
74
TDSC 80
75
TDSC 81
76
TDSC 82
77
TDSC 83
78
TDSC 84
79
TDSC 85
80
TDSC 86
81
TDSC 87
82
TDSC 88
83
TDSC 89
84
TDSC 90
85
TDSC 91
86
TDSC 92
87
TDSC 93
88
TDSC 94
89
TDSC 95
90
TDSC 96
91
TDSC 97
92
TDSC 98
93
TDSC 99
94
TDSC 100
95
TDSC 101
96
TDSC 102
97
TDSC 103
98
TDSC 104
99
TDSC 105
100
TDSC 106

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!