STOK 18: 1 Milyar, TUNAI!!!

Hari ini adalah hari dimana Tara akan menikahi Hilya secara resmi di KUA ( ini mereka aku buat ijab qabul lagi ya manteman). Dan entah dapat berita dari mana, beberapa warga ikut datang ke KUA. Tidak lupa, Anjarwati juga ikut datang bersama sang suami dengan dalih dia adalah orang yang berpangkat tinggi di desa setempat.

" Oh ya jelas dong, saya kan harus ikut menyaksikan warga saya yang akan menikah dua kali dengan suami blangsaknya itu. Haah, kok yo ndak kapok gitu lho. Udah tahu pria itu miskin, kok tetep mau dinikahi resmi. Tak pikir Hilya bakalan pisah, eh ndak tahu nya malah nikah secara sah negara."

" Lho Bu Anjar ndak tahu po, kemarin kan keluarga Pak Sulis dapat hadiah banyak lho. Denger-denger itu anak buahnya Raka. Bahkan Hafiz dapat itu lho laptop terbaru yang gambarnya apel krowak. Waah itu kan muahal."

" Halah, cuma kayak gitu belum bisa dibilang kaya."

Meskipun sudah melihat bukti tentang apa yang diterima oleh Hilya dan keluarganya kemarin saat Nizam datang, Anjar tetap tidak mengakui bahwa Tara bukanlah pria miskin. Dia tetap mengolok-olok suami dari Hilya tersebut.

" Buk, udah. Malu didengar orang. Aku ini Kepala Desa, dan ibu seharusnya bicara yang baik." Roni Antoro terlihat kesal sekaligus merasa tidak enak dengan ulah istrinya yang sedari tadi bicara buruk tentang keluarga salah satu warganya itu.

Padahal keluarga Sulistyo dan Haryani serta anak-anaknya adalah keluarga yang baik dan tidak pernah neko-neko. Dan Sulis, merupakan ketua kelompok tani di desa tersebut. Banyak petani dari luar desa yang menghormati Sulistyo. Tidak banyak yang tahu bahwa Sulis juga merupakan lulusan sarjana pertanian, dan alasan Hilya masuk jurusan itu juga karena sang ayah.

" Tck, maleske," tukas Anjar dengan nada kesal terhadap suaminya.

Tidak berselang lama Hilya bersama Tara datang beriringan. Mereka semua takjub ketika pasangan itu keluar dari mobil, keduanya terlihat cantik dan juga tampan. Beberapa gadis nampak terpesona dengan ketampanan Tara yang selama ini seperti tersembunyi. Dan ada seorang pemuda yang tidak mengalihkan pandangannya dari Hilya. Namun tidak lama kemudian ia mengalihkan wajahnya.

" Kamu sudah dimiliki orang lain Hil, kesempatanku sudah ndak ada lagi untuk mendapatkan mu," gumam pemuda itu lirih. Ia ingin segera pergi dari sana, namun tentu tidak bisa karena itu adalah tempat kerjanya. Mau tidak mau dia harus melihat prosesi pernikahan gadis yang selama ini membuatnya jatuh hati itu.

" Nah Mas manten dan Mbak Manten, ayo kita langsung saja. Biar semuanya menjadi resmi secara negara dan agama. Walaupun kemarin sudah ya."

Penghulu memulai acara ijab qabul kembali. Tara memang ingin semua dimulai dari awal. ia ingin menikahi Hilya dengan kesadaran penuh dan juga atas namanya sendiri bukan nama alias atau samarannya.

Nayaka dan Nizam bergerak sebagi saksi dari pihak Tara, ya rupanya mereka berdua datang di saat yang tepat. Niat hati ingin membahas tentang rekaman kamera pengawas yang waktu itu, tapi ternyata keduanya langsung ditodong untuk jadi saksi nikah.

Jika Nizam sama sekali tidak terkejut, maka berbeda dengan Nayaka. Dia tidak pernah tahu bahwa abang sepupunya itu sudah menikah dan kali ini ingin meresmikannya secara negara.

" Bang, ini paman sama bibi pasti syiooook kalau tahu."

" Udah diem."

Nayaka langsung diam mengunci mulutnya. Ia tahu pasti abangnya itu punya rencananya tersendiri, tapi tetap saja dia kaget bukan main. Pria yang selama ini dingin terhadap wanita tiba-tiba menikah. Peristiwa ini pasti akan jadi berita heboh luar biasa jika tersebar.

" Zam, kakak ipar cantik sih ya. Kalem gitu, adem lihatnya kek ubin masjid."

" Benar Tuan, Nyonya Bos asli cantik. Bahkan tanpa make up begini pun dia tetap cantik lho."

Nayaka hanya mengangguk-anggukan kepalanya. Ia percaya saja dengan ucapan Nizam walaupun belum pernah melihat secara langung. Tapi dari penampilan sekilas ini pun dia yakin bahwa wanita yang saat ini duduk di sebelah Tara bukan hanya cantik wajahnya tapi juga cantik hatinya.

" Apa kamu gugup Hil?"

" Eh i-iya Mas, sedikit."

 Bukan hanya gugup, entah seperti apa rasa yang Hilya rasakan. Tapi semuanya belum pernah terjadi dalam dirinya. Rasanya begitu campur aduk dalam dadanya saat ini. Tapi satu hal yang pasti, dia bahagia.

" Saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan putri kandungku Hilya Nadhira binti Sulistyo dengan mas kawin .... ."

Sulistyo terdiam sejenak saat melihat mas kawin yang diberikan menantunya itu. Bukannya apa-apa, tapi Tara ternyata tidak memberitahu sebelumnya perihal mas kawin yang akan dia berikan.

" Kaget ya Pak Sulis, hehehe saya juga. Tapi ayo diselesaikan," ucap penghulu. Ternyata Penghulu setempat sudah lebih dulu terkejut melihat mahar yang diberikan oleh Tara untuk Hilya.

Sulis mengusap wajahnya kasar. Dalam hati dia bertanya-tanya sebenarnya siapa pria yang menikahi putrinya itu. Dia yakin bahwa Tara adalah orang baik terlebih Nizam dan nayaka yang datang membuatnya semakin yakin tentang kepribadian Tara.

" Maaf. Mari kita ulang, Saya nikahkan dan kawinkan engkau Taraka Abyaz Dwilaga dengan putri kandungku Hilya Nadhira dengan mas kawin uang sebesar satu milyar rupiah dibayar tunai!"

" Saya terima nikah dan kawinnya Hilya Nadhira Binti Sulistyo dengan maskawin tersebut, TUNAI!"

" SAH!!"

Hanya Nayaka dan Nizam yuang mengucapkan kata 'SAH' disusul Yani dan Hafiz, sedangkan yang lain sibuk berkata 'wah' karena mendengar mas kawin yang diberikan oleh Tara.

Hilya pun terhenyak, dia bahkan tidak bisa mengontrol ekspresinya. " Mas kawinnya udah aku transfer ya Hil, dan yang di pigura itu hanya simbolis aja."

" Ta-tapi Mas."

Hilya tergagap, ia sungguh tidak tahu berapa banyak kekayaan yang dimiliki suaminya itu sehingga dengan mudahnya memberi mahar yang baginya sangat tidak masuk akal. Sedangkan Nayaka dan Nizam hanya tersenyum simpul melihat ekspresi orang-orang yang ada di sana.

Bukannya berlaku sombong tapi setelah mendengar banyaknya cemoohan yang terlontar dari mulut mereka kepada Tara dan Hilya dengan telinga mereka sendiri, membuat keduanya berbangga hati ketika Tara membungkam mulut mereka sekarang dengan hal tersebut.

" Abang dilawan, lihat tuh Zam, muka mereka pada kecut bener."

" Benar Tuan, biar pada kapok itu. Habisnya punya mulut kok ya jahat-jahat. Nah apalagi ibu-ibu yang sepeti toko mas berjalan tuh, dia langsung pucat Tuan. Dan akhirnya kabur."

Nizam terkekeh geli, wanita yang dibicarakan oleh Nizam adalah Anjarwati. Ya, wanita itu langsung pucat ketiak mendengar Sulis menyebutkan mahar yang diberikan oleh Tara. Dia langsung pergi meninggalkan tempat tersebut tanpa sepatah kata pun.

Proses penandatangan buku nikah berlangsung cepat dan kini Tara dan Hilya resmi menjadi suami istri secara agama maupun negara. Tara menyematkan sebuah cincin berlian, meskipun terlihat kecil tapi percayalah itu bukanlah sesuatu yang murah dan Hilya tahu akan hal itu.

" Terimakasih sudah mau menjadi istriku yang sesungguhnya Hilya Nadhira."

TBC

Terpopuler

Comments

Julia Juliawati

Julia Juliawati

apel somplak🤣🤣

2025-02-11

0

Nanik Kusno

Nanik Kusno

Iiihhhhhh.... maharnya maaaakkkkkk...🙄🙄🙄🙄🙄🙄🙄🙄🙄🙄🙄🙄🙄

2024-12-19

1

Rusmini Rusmini

Rusmini Rusmini

maharnya makk /Drool//Drool/

2024-10-13

0

lihat semua
Episodes
1 STOK 01: Bagaimana Kalau Aku Ini Penjahat?
2 STOK 02: Namaku Seperti Bukan Namaku
3 STOK 03: Abang, Pulanglah
4 STOK 04: Status Janda Tidak Jadi Masalah
5 STOK 05: Taraka Abyaz Dwilaga
6 STOK 06: The Beautiful Golden Sunset
7 STOK 07: Istriku Cantik
8 STOK 08: Dikerjain Bos
9 STOK 09: Aku Akan Membuat Diriku Sejajar Denganmu
10 STOK 10: Pasangan Miskin
11 STOK 11: Kamu Siapa?
12 STOK 12: Bos, Maunya Apa Sih?
13 STOK13: Rencana Tara
14 STOK 14: Jadi Istri Tara, Bukan Raka
15 STOK 15: Pertama
16 STOK 16: Sedikit Membingungkan
17 STOK 17: Orang Terkait
18 STOK 18: 1 Milyar, TUNAI!!!
19 STOK 19: Karena Aku Mencintaimu
20 STOK 20: Ini Aku, dan Ini Bukan Aku
21 STOK 21: Menjelaskan
22 STOK 22: Ini Palsu!
23 STOK 23: Ketemu!
24 STOK 24: Dejavu
25 STOK 25: Takut Joni Menciut
26 STOK 26: Golden Sunrise Bukit Sikunir
27 STOK 27: Rasa Syok yang Hakiki
28 STOK 28: Menuju Ke Rumah
29 STOK 29: Tertuduh
30 STOK 30: Apa Dijual Bebas?
31 STOK 31: Rapat Beruntun
32 STOK 32: Satu Langkah Tertinggal
33 STOK 33: Pertama Yang Selanjutnya
34 STOK 34: Wasiat Mengancam Nyawa
35 STOK 35: Hilya Melihat Sesuatu
36 STOK 36: Lauterbrunnen
37 STOK 37: Akting Kedua Bunda
38 STOK 38: Rencana Helena
39 STOK 39: Tamu Tak Diundang
40 STOK 40: Harta Romario
41 STOK 41: Cerita Singkat Dores
42 STOK 42: Bersyukur Punya Kamu
43 STOK 43: Sedikit Lagi
44 STOK 44: Kena Kau!
45 STOK 45: Sudah Ahli Merawat
46 STOK 46: Bener-bener Dah Kakak-beradik ini
47 STOK 47: Setelah Ini, Lalu Apa?
48 STOK 48: Deep Talk
49 STOK 49: Akting Kunjungan
50 STOK 50: Yaah Ketangkep
51 STOK 51: Drama Usai
52 STOK 52: Masa Tenang
53 STOK 53: Lakukan Apa Yang Diinginkan
54 STOK 54: Syok Dikit
55 STOK 55: Kehangatan Keluarga
56 STOK 56: Kembali Ke Jakarta
57 STOK 57: Hilya Aneh
58 STOK 58: Pemilik Selanjutnya
59 STOK 59: Pittore Yang Sama
60 STOK 60: Panik
61 STOK 61: Positif
62 STOK 62: Orang Tua Yang Baik
63 STOK 63: Say Godbay Lauterbrunnen
64 STOK 64: Kena Omel
65 STOK 65: Mau Sampai Kapan?
66 STOK 66: Semakin Jadi
67 STOK 67: Es Serut
68 STOK 68: Kena Ledek Ayah
69 STOK 69: Firasat Hilya
70 STOK 70: Kami Pasrah
71 STOK 71: Akhirnya Diamankan
72 STOK 72: Wellcome Baby Zyandru ( END STOK)
73 KARYA BARU SPIN OF DARI STOK: Bu Dosen I Love You!
74 Spin of Bu Dosen 1: Bu Dosen I Love You
75 Spin Of Bu Dosen 02: Rein Lucu Lho Sha
76 Spin Of Bu Dosen 03: Mau Nemuin Ayang Beb
77 Spin Of Bu Dosen 04: Mana Tulus Mana Modus
78 Bu Dosen 05: Kesepakatan
79 Bu Dosen 06: Senjata Makan Tuan
80 Bu Dosen 07: Rencana Pergi
81 Bu Dosen 08: Lho Kok Tiba-tiba
82 Bu Dosen 09: Udang Dibalik Bakwan eh Batu
83 Bu Dosen 10: Impulsifnya Rein
84 Bu Dosen 11: Mafia Ujian PMB
85 Bu Dosen 12: Suka Deket Jendela
86 Bu Dosen 13: Gerakan Pertama Visha
87 Bu Dosen 14: Rencana Masih Berlanjut
88 Bu Dosen 15: Masih Belum Menyerah Nih Anak
89 Bu Dosen 16: Pertemuan Rahasia
90 Bu Dosen 17: Kelakuan Buruk Anjas
91 Bu Dosen 18: Kok Jadi Mistis
92 Bu Dosen 19: Guna-guna?
93 Bu Dosen 20: Tidak Sesuai Ekspektasi Valen
94 Bu Dosen 21: Ada Harga Yang Harus Dibayar
95 Bu Dosen 22: Sederhana
96 Bu Dosen 23: Tidak Akan Pernah
97 Bu Dosen 24: Kenapa Bukan Aku
98 Bu Dosen 25: Merasa Menang
99 Bu Dosen 26: Membuat Yang Tidak Ada Menjadi Ada
100 Bu Dosen 27: Yaaah Kecewa
101 Bu Dosen 28: ( Bab Baru) Ternyata
102 Bu Dosen 29: Masih Berusaha Culas
103 Bu Dosen 30: Visha Tetep Maju
104 Bu Dosen 31: Sering-sering Aja Mancing
105 Bu Dosen 32: Pengakuan Visha
106 Bu Dosen 33: Persiapan Visha
107 Bu Dosen 34: Rein Menyamar
108 Bu Dosen 35: Terpesona
109 Bu Dosen 36: Sedikit Lagi Jadi Milikku
110 Bu Dosen 37: Menjebak Apa Terjebak?
111 Bu Dosen 38: Ampun, Saya Khilaf
112 Bu Dosen 39: Gawat Bos
113 Bu Dosen 40: Khayalan Tinggi
114 Bu Dosen 41: Belum Kapok Ternyata
115 Bu Dosen 42: Manusia Serakah
116 Bu Dosen 43: Aku Mencintaimu Rein
117 Bu Dosen 44: Saling Berusaha
118 Bu Dosen 45: Terimakasih
Episodes

Updated 118 Episodes

1
STOK 01: Bagaimana Kalau Aku Ini Penjahat?
2
STOK 02: Namaku Seperti Bukan Namaku
3
STOK 03: Abang, Pulanglah
4
STOK 04: Status Janda Tidak Jadi Masalah
5
STOK 05: Taraka Abyaz Dwilaga
6
STOK 06: The Beautiful Golden Sunset
7
STOK 07: Istriku Cantik
8
STOK 08: Dikerjain Bos
9
STOK 09: Aku Akan Membuat Diriku Sejajar Denganmu
10
STOK 10: Pasangan Miskin
11
STOK 11: Kamu Siapa?
12
STOK 12: Bos, Maunya Apa Sih?
13
STOK13: Rencana Tara
14
STOK 14: Jadi Istri Tara, Bukan Raka
15
STOK 15: Pertama
16
STOK 16: Sedikit Membingungkan
17
STOK 17: Orang Terkait
18
STOK 18: 1 Milyar, TUNAI!!!
19
STOK 19: Karena Aku Mencintaimu
20
STOK 20: Ini Aku, dan Ini Bukan Aku
21
STOK 21: Menjelaskan
22
STOK 22: Ini Palsu!
23
STOK 23: Ketemu!
24
STOK 24: Dejavu
25
STOK 25: Takut Joni Menciut
26
STOK 26: Golden Sunrise Bukit Sikunir
27
STOK 27: Rasa Syok yang Hakiki
28
STOK 28: Menuju Ke Rumah
29
STOK 29: Tertuduh
30
STOK 30: Apa Dijual Bebas?
31
STOK 31: Rapat Beruntun
32
STOK 32: Satu Langkah Tertinggal
33
STOK 33: Pertama Yang Selanjutnya
34
STOK 34: Wasiat Mengancam Nyawa
35
STOK 35: Hilya Melihat Sesuatu
36
STOK 36: Lauterbrunnen
37
STOK 37: Akting Kedua Bunda
38
STOK 38: Rencana Helena
39
STOK 39: Tamu Tak Diundang
40
STOK 40: Harta Romario
41
STOK 41: Cerita Singkat Dores
42
STOK 42: Bersyukur Punya Kamu
43
STOK 43: Sedikit Lagi
44
STOK 44: Kena Kau!
45
STOK 45: Sudah Ahli Merawat
46
STOK 46: Bener-bener Dah Kakak-beradik ini
47
STOK 47: Setelah Ini, Lalu Apa?
48
STOK 48: Deep Talk
49
STOK 49: Akting Kunjungan
50
STOK 50: Yaah Ketangkep
51
STOK 51: Drama Usai
52
STOK 52: Masa Tenang
53
STOK 53: Lakukan Apa Yang Diinginkan
54
STOK 54: Syok Dikit
55
STOK 55: Kehangatan Keluarga
56
STOK 56: Kembali Ke Jakarta
57
STOK 57: Hilya Aneh
58
STOK 58: Pemilik Selanjutnya
59
STOK 59: Pittore Yang Sama
60
STOK 60: Panik
61
STOK 61: Positif
62
STOK 62: Orang Tua Yang Baik
63
STOK 63: Say Godbay Lauterbrunnen
64
STOK 64: Kena Omel
65
STOK 65: Mau Sampai Kapan?
66
STOK 66: Semakin Jadi
67
STOK 67: Es Serut
68
STOK 68: Kena Ledek Ayah
69
STOK 69: Firasat Hilya
70
STOK 70: Kami Pasrah
71
STOK 71: Akhirnya Diamankan
72
STOK 72: Wellcome Baby Zyandru ( END STOK)
73
KARYA BARU SPIN OF DARI STOK: Bu Dosen I Love You!
74
Spin of Bu Dosen 1: Bu Dosen I Love You
75
Spin Of Bu Dosen 02: Rein Lucu Lho Sha
76
Spin Of Bu Dosen 03: Mau Nemuin Ayang Beb
77
Spin Of Bu Dosen 04: Mana Tulus Mana Modus
78
Bu Dosen 05: Kesepakatan
79
Bu Dosen 06: Senjata Makan Tuan
80
Bu Dosen 07: Rencana Pergi
81
Bu Dosen 08: Lho Kok Tiba-tiba
82
Bu Dosen 09: Udang Dibalik Bakwan eh Batu
83
Bu Dosen 10: Impulsifnya Rein
84
Bu Dosen 11: Mafia Ujian PMB
85
Bu Dosen 12: Suka Deket Jendela
86
Bu Dosen 13: Gerakan Pertama Visha
87
Bu Dosen 14: Rencana Masih Berlanjut
88
Bu Dosen 15: Masih Belum Menyerah Nih Anak
89
Bu Dosen 16: Pertemuan Rahasia
90
Bu Dosen 17: Kelakuan Buruk Anjas
91
Bu Dosen 18: Kok Jadi Mistis
92
Bu Dosen 19: Guna-guna?
93
Bu Dosen 20: Tidak Sesuai Ekspektasi Valen
94
Bu Dosen 21: Ada Harga Yang Harus Dibayar
95
Bu Dosen 22: Sederhana
96
Bu Dosen 23: Tidak Akan Pernah
97
Bu Dosen 24: Kenapa Bukan Aku
98
Bu Dosen 25: Merasa Menang
99
Bu Dosen 26: Membuat Yang Tidak Ada Menjadi Ada
100
Bu Dosen 27: Yaaah Kecewa
101
Bu Dosen 28: ( Bab Baru) Ternyata
102
Bu Dosen 29: Masih Berusaha Culas
103
Bu Dosen 30: Visha Tetep Maju
104
Bu Dosen 31: Sering-sering Aja Mancing
105
Bu Dosen 32: Pengakuan Visha
106
Bu Dosen 33: Persiapan Visha
107
Bu Dosen 34: Rein Menyamar
108
Bu Dosen 35: Terpesona
109
Bu Dosen 36: Sedikit Lagi Jadi Milikku
110
Bu Dosen 37: Menjebak Apa Terjebak?
111
Bu Dosen 38: Ampun, Saya Khilaf
112
Bu Dosen 39: Gawat Bos
113
Bu Dosen 40: Khayalan Tinggi
114
Bu Dosen 41: Belum Kapok Ternyata
115
Bu Dosen 42: Manusia Serakah
116
Bu Dosen 43: Aku Mencintaimu Rein
117
Bu Dosen 44: Saling Berusaha
118
Bu Dosen 45: Terimakasih

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!