Episode 5

Jeni menunduk ia merasa bersalah dan tidak layak untuk sosok Rakha, Jeni banyak menyakitinya namun dengan sabar dan penuh kasih sayang Rakha tetap menetap pada wanita itu.

Hubungan keduanya sempat mau berakhir dimana waktu itu Jeni memilih menghilang karena kehamilannya selama 9 bulan, ia bersikeras untuk tetap mengakhiri hubungan dengan memberitahukan bahwa selama ini ia adalah seorang janda beranak satu.

Siapapun pasti sakit dan syok termasuk Rakha, namun entah karena apa dia selalu sabar menerima rasa sakit itu menerima fakta bahwa kekasihnya pernah menikah, Rakha rela menunggu dan meyakinkan Jeni untuk tetap selalu bersama.

Hingga tak terasa hubungan itu bertahan sampai sekarang, walaupun selama 4 tahun itu Jeni sering meminta berpisah dan memilih berteman seperti dulu lagi tapi Rakha tetap menolak.

"Ini pesanannya tuan, nona."

"Terimakasih.."

Keduanya pun makan malam bersama.

"Sayang aku mendapat kabar..." Ujar Rakha disela makannya.

"Apa?."

"Kakakku Rei mengambil alih kekuasaan Adorn Corp, sepertinya kau juga sudah tahu."

Mendengar itu Jeni menggaruk kepala tak gatal. "Oh iya tadi juga sempat membicarakan itu dengan pak Bram."

"Aku bisa lebih leluasa menitipkan dirimu kepadanya."

Jeni menggelengkan kepalanya berkali-kali. "No! itu tak perlu buat apa profesional saja." Sangat tak sudi pikir Jeni.

"Lah kenapa? dia orangnya bengis dingin begitu, aku tak mau jika dia memperlakukanmu seenaknya karena kau kekasihku, kurasa itu membantu."

"Tak usah khawatir aku bisa mengatasinya, ingat ini pekerjaanku aku tak mau dia memperlakukan baik karena aku kekasihmu." Tegas Jeni. "Tidak adil bagi karyawan lain."

Rakha terdiam dengan respon Jeni, ia merasa kekasihnya tak suka dengan Reino tapi apa yang diucapkan Jeni benar juga. Mungkin hanya perasaannya saja.

"Baiklah."

Keduanya lanjut makan malam, setelah selesai mereka melanjutkan perjalanan untuk pulang.

Sekitar pukul 21:45 barulah mereka sampai di rumah Jenifer.

Jara datang menyambut sepupu sekaligus donaturnya.

"Noah mana Ra?." Tanya Jeni.

"Dia sudah tidur kak dari tadi."

"Oh yasudah."

Jeni menoleh pada Rakha.

"Sayang sekali dia sudah tidur tapi tak apa ini mainannya ya berikan besok saja." Ujar Rakha.

"Baiklah, terimakasih ya."

"Sama-sama sayang, kalau begitu aku pamit."

Cup! Sebelum pergi Rakha mencium lembut pipi kekasihnya.

Pria itupun berlalu begitu juga dengan Jeni masuk ke dalam.

"Wih tumben mas Rakha ikut kak?." Ujar Jara.

"Mumpung ada waktu saja Ra, sudah sekarang kamu lanjut istirahat persiapkan diri buat sidang skripsi yang sebentar lagi bukan?."

"Oke baiklah siap bos."

Jeni menggelengkan kepala dengan tingkah sepupunya yang selalu bertingkah bawel dan ceria itu.

Sebelum tidur Jeni seperti biasa pasti akan selalu masuk ke dalam kamar Noah, tampak anak tampan itu sudah terlelap.

Jeni tersenyum sambil merapikan selimut dan tiduran di sampingnya mengelus-elus lembut pucuk kepala Noah menciumnya pelan.

Di tatapnya Noah dengan dalam. "Noah, mommy sedang bingung..."

"Hal yang paling dihindari sebentar lagi menanti mommy, bagaimana caranya agar daddy-mu tidak mengenaliku?."

Sebenarnya 96% kemungkinan Reino tak ingat wajah Jenifer, tapi entah kenapa Jeni merasa ragu dan was-was.

"Ck, kurasa berlebihan pikiran ini. Sekalipun dia tahu aku tak peduli dan tak mau membahasnya!."

"Daddy?." Lirih Noah dengan mata setengah terbuka.

Jeni terkejut mengetahui anaknya terbangun. "Eh sayang.."

"Mommy sudah pulang?." Tanya Noah langsung memeluk mamanya dengan manja.

"Iya baru saja sampe." Jeni langsung mengelus-elus kembali anaknya supaya lanjut tertidur.

"Mommy kenapa menghindari daddy?." Sebuah pertanyaan yang membuat Jeni terdiam seribu bahasa.

"Daddy siapa sayang? kamu cuma punya mommy, tadi mommy salah ucap saja." Jelas Jee.

"Yasudah Noah lanjut bobo lagi, good night mommy." Lanjut anak kecil itu dengan gemas mencium pipi mamanya.

"Iya sayang good night." Jeni baru bisa bernafas lega.

Terpopuler

Comments

Okto Mulya D.

Okto Mulya D.

Jeni, kenapa harus ditutupi, mau sampai kapan juga, lagian belum tentu kan Reino mengenalinya atau Reino pun sudah memfoto wajahmu saat tahu kamu masih perawan dan butuh pertanggungjawaban nantinya..pasti Reino pun sedang mencarimu..

2024-08-12

0

Dwi Winarni Wina

Dwi Winarni Wina

Jenifer lg dilema akan bertemu langsung dgn daddynya noah dan takutnya reino mengenali jenifer,,,,
kayaknya ank yg cerdas dan merindukan kasih sayang seorang ayah....

2024-07-03

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!