Save

Perasaan cemas pada awalnya. Tapi berakhir dengan seperti ini? Pada awalnya Neil khawatir kondisi kesehatan mental ibunya akan semakin terganggu kala Sela mungkin akan mengucapkan kata-kata kasar pada Yulia.

Tapi.

Pembicaraan tentang pernikahan? Hal yang membuat Neil melangkah lebih cepat. Ini lebih buruk daripada sekedar tekanan pada ibunya. Pernikahan tidak boleh terjadi, tidak boleh sama sekali.

Hingga langkahnya terhenti menatap ke arah sepasang sahabat lama yang tertawa bersama. Dengan memegang tablet berisikan refrensi konsep acara pernikahan.

"Dia memang terlihat dingin di luar. Tapi hangat di dalam, kamu tau saat usianya 8 tahun, Neil membunuh seekor kelinci, hanya karena kelinci itu menggigit jari tanganku? Dia memang dingin, tapi begitu mulai menyayangi sifat posesif dan obsesinya akan keluar." Yulia menghela napas kasar.

"Seperti tokoh Duke (Adipati) Utara di novel dan komik online? Pria dingin dan obsesif? Bahkan bersedia mengorbankan nyawanya demi orang yang dicintainya? Aku ingin Neil terobsesi pada putriku." Teriak Sela kegirangan, begitu gemas dengan pasangan ini.

"Benar! Neil seperti itu, terlihat begitu sulit didekati. Tapi sekali dicintai olehnya, tidak akan dilepaskan apapun yang akan terjadi." Penjelasan Yulia mempromosikan sifat asli putranya.

"Sial!" Neil menghela napas melihat kelakuan ibunya dari jauh.

"Kamu fikir Cheisia sempurna? Dia tergila-gila pada kakak kelasnya. Sampai-sampai benar-benar menjadi budak cinta. Dia anak kota yang ikut club pecinta alam, menaiki dan menuruni gunung, hanya untuk mengejar cinta seorang pria (Hazel). Walaupun pada akhirnya hatinya dicuri lagi orang putramu." Giliran Sela yang bercerita tentang putrinya.

"I...ibu," Cheisia begitu gugup, melirik ke arah Neil yang mendengar segalanya.

"Menaiki dan menuruni gunung demi mantanmu. Aku ingin lihat apa yang dapat kamu lakukan untukku nantinya." Neil tersenyum, benar-benar kesal mendengar segalanya. Baru saja diberi kesempatan, wanita ini malah....

"Aku akan mendaki gunung Everest! Akan menyewa kapal selam untuk menjelajahi palung Mariana. Karena hanya kamu yang aku cinta..." Kalimat yang diucapkan Cheisia, menempel pada lengan Neil.

Tapi dengan cepat juga Neil mendorong kening Cheisia agar tidak menempel padanya. Pemuda yang menghela napas."Sekarang kita ke sana, dan kamu harus sepakat denganku. Tidak bersedia untuk membahas pernikahan, mengerti!?"

"Neil jahat... kalau menikah kita bisa membuka usaha waralaba bersama. Lagipula kamu sudah berpenghasilan, aku juga sudah. Tinggal bikin anak saja, apa susahnya. Tinggal masukkan, keluarkan, masukkan, keluarkan. Sampai pada akhirnya lega." Jelas Cheisia.

"Lega? Bagaimana kamu bisa berfikiran kotor---" kalimat Neil disela.

"Aku bilang ATM, masukkan, keluarkan, masukkan, keluarkan. Hingga pada akhirnya lega sudah mendapatkan uang cash untuk membeli susu persiapan ibu hamil. Kamu fikir apa? Jangan-jangan kamu berfikiran hal yang negatif, seperti mengikatku di ranjang. Lalu melakukannya hingga aku pingsan, karena terlalu puas." Pertanyaan Cheisia, menyulut kemarahan Neil.

Perlahan pemuda itu mendekat, kemudian berbisik."Ingat! Saat membicarakan pernikahan, kamu sama sekali tidak boleh mengangguk setuju. Jika sampai kamu setuju, aku akan membuatmu menyesal, mengerti."

Ancaman yang dijawab dengan anggukan kepala oleh Cheisia.

*

Kala mereka mendekat, maka senyuman terlihat di wajah sepasang sahabat tersebut.

"Neil kemari! 8 bulan lagi kamu sudah berumur 19 tahun. Jadi tidak akan melanggar hukum jika menikah." Ucap Yulia agar putranya mendekat.

"Benar! Semakin cepat semakin baik! Apalagi ibu mendengar dari Yulia, kalian berciuman sampai tiga season. Tidak boleh terlalu lama, karena season berikutnya mungkin ranjang. Ibu tidak mau cucu ibu di hujat sebagai anak di luar nikah." Sela berucap dengan cepat, mengutak-atik tab, mencari konsep yang tepat.

"Aku tidak mau menikah!" Tegas Neil.

"Kenapa!?" Tanya Yulia setengah membentak.

"Aku belum mandiri, jika ingin menikah harus menghidupi anak dan istriku. Sedangkan aku masih pengangguran, belum nanti harus kuliah." Neil memutar otak mencari alasan.

"Pengangguran? Pulang sekolah apa yang kamu lakukan!? Main guli!? Kamu mengelola usaha ibu. Bahkan kamu baru beberapa Minggu lalu meresmikan cabang hotel yang baru!? Ibu tidak mau tau! Lulus SMU nikahi Cheisia, jika kamu tidak mau, ibu tidak bersedia makan." Yulia menatap tajam pada putranya.

"Ibu, aku masih ingin kuliah. Lagipula Cheisia juga tidak setuju." Pinta Neil berubah lembut.

"Aku tidak setuju, walaupun aku tau dibawah perut tepat sebelum benda pusaka nya ada tahilalat. Lalu di bagian pahanya ada bekas luka gores." Seperti perjanjiannya dengan Neil, Cheisia memang menolak. Tapi tetap saja menggiring opini jika mereka sudah mulai akan memproduksi anak.

Kalimat yang sukses membuat Neil memijit pelipisnya sendiri.

"Chei... Cheisia? Kamu pernah melihatnya?" Tanya Sela dengan wajah pucat pasi, itu artinya kemungkinan besar putrinya tersayang sudah tidak perawan.

"Sudah!" Jawaban jujur dari sang gadis. Tentu saja dia pernah melihatnya sebelum waktu terulang. Benar-benar anak bebek yang tidak menyerah akan segala situasi untuk dapat menikahi sang naga.

"Neil! Ibu sudah bilang Cheisia masih terlalu muda, selain itu kalian belum menikah. Sekarang harus bagaimana!? Bagaimana jika Cheisia hamil?" Tanya Yulia, menatap sengit putranya.

"Aku tidak pernah, aku masih perjaka. Lagipula kapan kesempatan kami melakukannya?" Tanya Neil membuat Cheisia gugup setengah mati. Satu-satunya kesempatan adalah kemarin, tapi semula berakhir sia-sia.

"Cheisia?" Tanya Sela.

Cheisia hanya terkekeh."Aku cuma bercanda. Kami belum bisa menikah karena harus kuliah. Lagipula batas usia pernikahan 19 tahun."

"Karena itu kami ingin kalian menikah tepat pada saat umurmu dan Neil 19 tahun. Karena iman kalian setipis tissue. Nempel sedikit, bergesekan pasti robek dan jebol." Yulia mengangkat sebelah alisnya.

"Aku tetap tidak bisa. Sebenarnya---" Kalimat Neil terhenti, kala menatap wajah ibunya yang penuh semangat hidup.

Wanita yang tertawa tidak mendengarkannya, lebih memilih untuk kembali memilih konsep pernikahan.

Neil berusaha tersenyum, pada akhirnya hanya dapat diam. Apapun yang membuat ibunya bahagia, kembali tersenyum. Itu sudah cukup untuknya.

Tapi segalanya harus difikirkan matang-matang. Apa 500 juta cukup untuk membuat kontrak pernikahan satu tahun dengan Cheisia?

Setelah ibunya sehat maka akan bercerai. Matanya kembali tertuju pada Cheisia yang tengah berkirim pesan entah dengan Risa.

"Hazel lagi? Bagaimana caranya menjauhkan mantan sialan itu!" Batin Neil, yang tidak cinta. Hanya terkena syndrome jealous akut.

*

Sementara itu di tempat lain. Hazel terdiam sesaat, menatap beberapa foto kebersamaannya dengan Cheisia kala mendaki. Seberapa dalam perasaannya? Dirinya sebelumnya menganggap sebagai sesuatu yang dangkal, karena mencintai wanita jahat.

Tapi sekarang? Tidak mencintainya karena Bianca?

Hari ini dirinya m minum sedikit alkohol di temani Reza. Entah kenapa Reza bersedia ikut dengannya. Mungkin karena iba mendengarkan keluh kesahnya.

"Aku tidak tau harus bagaimana. Di satu sisi ada Bianca yang sudah menyelamatkan nyawaku. Tetap saja hati Bianca ada dalam tubuhku. Membuatku sehat hingga sekarang." Hazel meletakkan minumannya, dirinya tidak bisa minum terlalu banyak. Tidak ingin kanker hati yang dulu menyerangnya kembali.

Sedangkan Reza yang pertama kalinya mengkonsumsi alkohol kini mabuk berat."Apa yang kamu bicarakan? Cheisia yang mendonorkan hatinya untukmu. Bahkan meminjam nama orang tuaku sebagai wali. Untuk dapat ijin melakukan operasi."

Seketika wajah Hazel pucat pasi, menatap sahabatnya yang tengah mabuk berat.

"Kalian seperti Romeo dan Juliet, karena itu kami dari club pecinta alam selalu menganggap kalian pasangan yang paling serasi." Lanjut Reza kembali meminum Vodka.

Perubahan besar, seharusnya Hazel tidak mengetahui segalanya hingga akhir. Tapi kehadiran Cheisia yang menjauh darinya membuka kesempatan Reza untuk meminum minuman keras bersama Hazel.

Segalanya pada akhirnya diketahui olehnya."Cheisia yang menyelamatkan nyawaku?"

Terpopuler

Comments

vj'z tri

vj'z tri

😭😭😭😭😭 kenapa aku baru baca novel ini 😭😭😭😭😭 tapi tak apapa walau terlambat baca ...seru 🥳🥳😘😘🫰

2025-01-12

0

Strange Women

Strange Women

2025 baca ulang...nagih cerita nya😍

2025-03-12

0

Miss Typo

Miss Typo

kenapa dah tau dari skrg sih? ya walaupun Cheisia dah sm Neil

2024-09-25

1

lihat semua
Episodes
1 Kehidupan Kedua
2 Manja
3 Mengikuti
4 Mabuk Cinta
5 Berkelas
6 Benci
7 Tujuan Baru
8 Dalam Kotak Nasi
9 Pilihan
10 Sedikit
11 Tubuhmu
12 Batu
13 Hot News
14 Play
15 Tingkat Teratas, Diantara Yang Terbawah
16 Silent
17 Galau
18 Promise
19 Save
20 Forever
21 Predator
22 Mampir
23 Ambigu
24 Yes Or No
25 Pacar Rahasia
26 Laki-laki Atau Perempuan
27 Real Duel
28 Hamil
29 Restu
30 Gone
31 Piranha
32 Teori
33 Never
34 Perbedaan
35 Tentu Bisa
36 Romantis
37 Karena Aku Mencintainya
38 Akrab
39 Andai
40 Lewat Saja
41 Ugal-ugalan
42 Original Duck
43 Petani
44 Stay With Me
45 Bukan Ayah
46 Martabak
47 Meet
48 Pujian
49 Ragu
50 Tidak Marah
51 Ditinggalkan
52 Kepercayaan
53 Konyol
54 Red Flag Or Green Flag?
55 Galau
56 It's War
57 Nadi
58 Blood
59 Cobaan Untuk Persahabatan
60 Rusuh
61 Melepaskan
62 Pay
63 Save
64 Perbuatanmu
65 Bermain
66 Kondisi Kesehatan Yulia Memburuk
67 Usia
68 Pelajaran Biologi
69 Inginku
70 Dunia Hewan
71 Amnesia
72 Jealous
73 Insiden
74 Jungle
75 Kurang Beruntung
76 Bukan Habitat
77 Rahasia
78 How
79 Hide
80 Bukan Update
81 Trap
82 Bukan Anakku
83 Kecewa
84 Bagaimana Jika
85 Meremehkan
86 Penanda
87 Perangkap
88 Hoax
89 Memakan Atau Dimakan
90 Death
91 Melupakan
92 Bukan Update
Episodes

Updated 92 Episodes

1
Kehidupan Kedua
2
Manja
3
Mengikuti
4
Mabuk Cinta
5
Berkelas
6
Benci
7
Tujuan Baru
8
Dalam Kotak Nasi
9
Pilihan
10
Sedikit
11
Tubuhmu
12
Batu
13
Hot News
14
Play
15
Tingkat Teratas, Diantara Yang Terbawah
16
Silent
17
Galau
18
Promise
19
Save
20
Forever
21
Predator
22
Mampir
23
Ambigu
24
Yes Or No
25
Pacar Rahasia
26
Laki-laki Atau Perempuan
27
Real Duel
28
Hamil
29
Restu
30
Gone
31
Piranha
32
Teori
33
Never
34
Perbedaan
35
Tentu Bisa
36
Romantis
37
Karena Aku Mencintainya
38
Akrab
39
Andai
40
Lewat Saja
41
Ugal-ugalan
42
Original Duck
43
Petani
44
Stay With Me
45
Bukan Ayah
46
Martabak
47
Meet
48
Pujian
49
Ragu
50
Tidak Marah
51
Ditinggalkan
52
Kepercayaan
53
Konyol
54
Red Flag Or Green Flag?
55
Galau
56
It's War
57
Nadi
58
Blood
59
Cobaan Untuk Persahabatan
60
Rusuh
61
Melepaskan
62
Pay
63
Save
64
Perbuatanmu
65
Bermain
66
Kondisi Kesehatan Yulia Memburuk
67
Usia
68
Pelajaran Biologi
69
Inginku
70
Dunia Hewan
71
Amnesia
72
Jealous
73
Insiden
74
Jungle
75
Kurang Beruntung
76
Bukan Habitat
77
Rahasia
78
How
79
Hide
80
Bukan Update
81
Trap
82
Bukan Anakku
83
Kecewa
84
Bagaimana Jika
85
Meremehkan
86
Penanda
87
Perangkap
88
Hoax
89
Memakan Atau Dimakan
90
Death
91
Melupakan
92
Bukan Update

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!