Memasuki Hutan Larangan

Keesokan harinya, pagi-pagi sekali Xiao Shuxiang meninggalkan kediamannya untuk segera menuju hutan larangan demi meningkatkan kekuatannya. Ia sudah menyinggung para murid Tetua ketiga, tidak menutup kemungkinan jika suatu saat Tetua ketiga sendiri yang berbuat sesuatu untuk membalaskan dendam para muridnya.

Tiba di sebuah pohon besar dimana jaraknya yang mulai jauh dengan Sekte Naga Hitam, Xiao Shuxiang memperhatikan jalan kecil atau yang umum disebut sebagai jalan tikus.

"Apakah lewat sini saja ya?" gumam Xiao Shuxiang saat ingin menentukan pilihannya.

Jalan tikus merupakan jalan yang jarang orang lewati, cenderung lebih berbahaya ketimbang jalan yang sudah menjadi jalur pada umumnya untuk dilalui.

"Ah, sebaiknya aku ambil jalan kecil ini saja" ucap Xiao Shuxiang pada dirinya sendiri.

Apa yang Xiao Shuxiang pikirkan ternyata benar, ia melewati jalur yang tidak umum dan terlihat pepohonan yang semakin meninggi dan tampak sinar matahari tertutupi oleh daun-daunnya. Tanpa rasa takut seperti yang dialami oleh remaja seusianya, Xiao Shuxiang pun memasuki area hutan yang semakin lama semakin lebat dan sunyi.

"Sepertinya aku sudah berjalan cukup jauh, energi Qi di tempat ini juga lumayan bagus untuk meningkatkan kekuatanku" gumam Xiao Shuxiang sambil memperhatikan sekelilingnya.

Xiao Shuxiang duduk sejenak, ia menghirup napas dan merasakan udara murni yang tercipta di tempat ini. Ia lalu memeriksa cincin penyimpanannya, terdapat bekal yang sudah disiapkan oleh gurunya seperti buah-buahan dan juga batu spiritual yang sepertinya merupakan harta simpanan gurunya selama ini.

"Guru, aku bersumpah tidak akan mengecewakanmu" ucap Xiao Shuxiang dengan perasaan hangat.

Saat Xiao Shuxiang sedang beristirahat sambil memakan buah plum khusus untuk menjaga stamina para kultivator, tatapan matanya tertuju pada sebuah Gua yang berada tidak jauh darinya. Namun indera spiritualnya merasakan ada kekuatan lain yang mendiami tempat tersebut.

"Sepertinya aku adalah tamu yang tidak diharapkan.." gumam Xiao Shuxiang sambil bangkit berdiri.

Dari depan mulut Gua, ia melihat seekor Harimau berwarna emas tengah menatapnya dengan tajam. Rupanya kehadiran Xiao Shuxiang di tempat ini telah menjadi pusat perhatian hewan buas yang memiliki tingkat ke delapan dari binatang iblis, setara dengan pendekar langit.

"Gorrr"

Harimau emas tersebut menggeru, mengeluarkan suara yang membuat Xiao Shuxiang sedikit khawatir. Sebelumnya ia tidak pernah berhadapan dengan hewan buas, oleh karenanya kali ini ia memandang Harimau tersebut dengan senyum kecut.

"Mudah-mudahan kamu bisa menjadi lawan tanding yang menyenangkan" ucap Xiao Shuxiang sambil menenangkan diri.

Detik berikutnya, Harimau emas yang sudah bersiap itu melompat ke arah Xiao Shuxiang hendak menerkamnya dengan kuku yang terlihat sangat tajam.

"Sial, tidak sabaran sama sekali.." keluh Xiao Shuxiang sambil menghindar dari serangan Harimau emas.

Menyadari mangsanya lolos, harimau emas pun kembali meningkatkan serangannya. Ia melompat kembali dan mengeluarkan kuku-kukunya yang runcing untuk merobek tubuh mangsanya itu.

"Gorrr"

Harimau emas kembali menggeru, suaranya yang keras membuat burung-burung yang berada di sekitarnya beterbangan meninggalkan area perburuan yang saat ini tengah berlangsung.

Xiao Shuxiang pun tidak tinggal diam, menghadapi serangan dari binatang buas tingkat ke delapan itu ia pun berusaha mengeluarkan beberapa jurus pukulan tangan kosong, teknik yang sebelumnya ia pahami saat latih tanding dengan gurunya itu kini mulai ia praktekkan melawan harimau emas.

"Gorrr.."

"Gorrr.."

Mendapati mangsanya melawan, harimau emas pun semakin marah dan melakukan serangan dengan cepat dan kuat.

Xiao Shuxiang pun tak tinggal diam, meski ia unggul kekuatan namun menghadapi hewan buas adalah pengalaman pertamanya. Sehingga Xiao Shuxiang pun membutuhkan sedikit waktu lebih banyak untuk menguasai keadaan.

"Baaammm"

"Baaammm"

Xiao Shuxiang mengeluarkan jurus Telapak Tangan Penghancur Gunung, energi yang cukup besar itu menghujani tubuh harimau emas hingga terpental ke tanah beberapa kali.

Namun sebagai binatang buas yang setara dengan pendekar langit itu, harimau emas dengan cepat kembali bangkit mengandalkan tubuhnya yang keras.

"Andai saja aku memiliki pedang, mungkin membunuhnya akan lebih mudah" gumam Xiao Shuxiang dengan nada mengeluh.

Meski di dalam cincin penyimpanannya terdapat sebuah pedang, namun pedang tersebut berada di kualitas standar dan tidak cocok digunakan untuk bertarung melawan harimau emas yang sepertinya akan menjadi hewan spiritual.

"Baiklah kalau seperti ini, Pukulan Halilintar.."

Xiao Shuxiang membentuk kuda-kuda, kemudian tangannya mengepal dengan dialiri energi Qi yang sangat dahsyat.

"Gorrr"

Harimau emas menggeru mengeluarkan suara yang putus asa, kini ia merasakan ancaman dari serangan Xiao Shuxiang yang lebih kuat dari sebelumnya.

Mengandalkan seluruh kemampuannya harimau emas melesat ke arah Xiao Shuxiang, ia bergerak lebih dulu berharap mangsanya belum sepenuhnya mengeluarkan kekuatan.

Namun, Xiao Shuxiang pun dengan cepat merespon serangan harimau emas tersebut yang tengah melompat ke arahnya. Xiao Shuxiang menurunkan kakinya sedikit lalu menghempaskan kekuatan tinju yang luar biasa tepat di bawah leher Harimau emas.

"Boooommm"

Pukulan keras Xiao Shuxiang membuat tubuh harimau emas langsung terhempas ke tanah, menggelepar menghitung napas dengan luka terbuka di sekitar area bekas pukulannya.

"Huhhh.. Akhirnya beres juga, kekuatan tubuh harimau ini sangat luar biasa. Beruntung aku memiliki pukulan halilintar meski belum sempurna" gumam Xiao Shuxiang dengan suara pelan.

Tanpa menunggu lama, Xiao Shuxiang pun berjalan mendekati mayat harimau emas dan mengeluarkan pedang dari dalam cincin penyimpanannya. Kini dengan kondisi seperti ini, maka Xiao Shuxiang bisa menggunakan pedang tersebut untuk membelah perut harimau emas dan mengambil kristal jiwa.

Di kalangan kultivator, selain batu energi maka kristal jiwa dari hewan buas pun bisa dijadikan sebagai sumberdaya meningkatkan kekuatan. Bahkan energi di dalam kristal jiwa lebih pekat, sehingga dalam penggunaannya harus disesuaikan pada tingkat pembudidaya kultivasi sendiri.

Tetapi bagi Xiao Shuxiang hal tersebut tidak berpengaruh, dengan mengandalkan teknik kultivasi Aura Naga maka ia bisa melahap energi dengan ganas yang dapat ia simpan di dalam dantiannya.

Setelah mendapatkan kristal jiwa, Xiao Shuxiang pun membelah bagian demi bagian hewan buas tersebut, selain kristal jiwa tentunya daging hewan buas tersebut bisa ia konsumsi selama berada di hutan ini. Setelah menyimpan bagian-bagian penting dari tubuh harimau emas, Xiao Shuxiang pun mulai membuat perapian untuk memasak daging yang mengandung nutrisi besar tersebut.

"Mulai sekarang aku harus terlatih dengan hal-hal seperti ini lagi" gumam Xiao Shuxiang sambil mengingat masa lalunya.

Sebagai penduduk Desa, ia sedari kecil sudah terbiasa hidup dalam berburu mengikuti ayah dan juga para penduduk lainnya yang berkelompok. Namun saat itu ia hanya anak kecil biasa, jadi pengalaman hari ini tentu mengalami sisi yang berbeda dan lebih membuatnya semakin tertantang.

Terpopuler

Comments

Saka

Saka

makan daging harimau cuy

2025-01-31

1

kodo itu indah

kodo itu indah

💪👊

2024-12-25

1

kodo itu indah

kodo itu indah

🥺

2024-12-25

1

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Peristiwa Aneh
3 Mendapatkan Teknik Kultivasi Aura Naga
4 Tingkatan Kultivasi
5 Menyembunyikan Rahasianya Sendiri
6 Roti Kukus Yang Istimewa
7 Diketahui Oleh Gurunya
8 Memasuki Perpustakaan Sekte
9 Mencari Teknik Beladiri
10 Pukulan Halilintar
11 Membereskan Kekacauan
12 Belum Sesuai Harapan
13 Kemunculan Ketua Sekte Naga Hitam
14 Masalah Keluarga Xiao Shuxiang
15 Kelalaian Tetua Keempat
16 Dunia Jiwa, Heilong
17 Berlatih Tanding
18 Lin Fan Yang Malang
19 Klan Lin Kota Shandian
20 Memasuki Hutan Larangan
21 Mulai Berlatih Di Dunia Jiwa
22 Menempa Kekuatan Fisik
23 Tekad Guru dan Murid
24 Tiba Di Ibukota Wilayah Selatan
25 Kegembiraan Tetua Bai
26 Kelompok Bertopeng
27 Teknik Pedang Yang Terlupakan
28 Mengunjungi Tetua Bai Lang
29 Bertemu Orang-orang Klan Lin
30 Menunjukkan Dominasinya
31 Kembali Ke Sekte
32 Kepergian Xie Yuwei
33 Identitas Xie Yuwei
34 Akademi Kekaisaran
35 Menggertak Murid Luar
36 Turnamen Murid Luar
37 Keanehan Tingkah Ketua Sekte
38 Menjadi Pusat Perhatian
39 Turnamen Yang Sebenarnya
40 Menghadapi Murid Dalam
41 Kemarahan Zhang Fei
42 Harimau Melawan Naga
43 Kemunculan Guan Lei
44 Mendapatkan Pengajaran
45 Kekalahan Murid Utama
46 Menguji Kemampuan Xiao Shuxiang
47 Kekuatan Tersembunyi Xiao Shuxiang
48 Pendekar Naga Hitam
49 Bertemu Dengan Masalah
50 Kekejaman Tetua Ketiga
51 Pertarungan Sengit
52 Terus Berlari
53 Bertemu Anggota Keluarga Lin Lagi
54 Gadis Yang Penasaran
55 Ular Sanca Bertanduk
56 Meminta Saran Heilong
57 Kolam Darah Sanca Bertanduk
58 Mencari Keberadaan Xiao Shuxiang
59 Berburu Binatang Iblis
60 Anggota Kelompok Topeng Serigala
61 Mengorek Informasi
62 Menyambangi Markas Topeng Serigala
63 Teknik Pedang Merobek Langit
64 Menghabisi Pemimpin Kelompok
65 Perasaan Seorang Wanita
66 Paviliun Harta Langit
67 Kelompok Penghadang
68 Orang Yang Menyebalkan
69 Pesona Seorang Gadis
70 Terkekang Perasaan Rumit
71 Menuju Ibukota Kekaisaran Zhao
72 Bertemu Teman Baru
73 Wanita Yang Tidak Percaya Diri
74 Patriark Klan Xiao
75 Pagoda Langit
76 Menambah Wawasan
77 Menjadi 20 Murid Teratas
78 Memasuki Ruang Pelatihan
79 Kecemasan Huang Yin
80 Aura Permusuhan
81 Keangkuhan Yang Tidak Diperlukan
82 Menunjukkan Dominasi
83 Tidak Tahu Malu
84 Rasa Ketidakadilan
85 Kemunculan Ketua Pelataran Murid Luar
86 Kepergian Leng Jun
87 Masalah Besar Kaisar Zhao
88 Pembuluh Darah Spiritual
89 Tindakan Huang Yin, Gadis Lugu
90 Kemunculan Xiao Shuxiang Di Lapangan Beladiri
91 Liu Beihong Vs Xiao Shuxiang
92 Pemikiran Huang Ziyu
93 Peringkat Sepuluh Murid Teratas
94 Dua Kecantikan Di Panggung Beladiri
95 Memuaskanmu Nanti Saja
96 Menjalankan Misi
97 Kota Kecil Huoshan
98 Bertemu Murid Dalam
99 Memaksa Potensi Diri Dengan Maksimal
100 Penilaian Zhao Jian
101 Informasi Tentang Ayah Xiao Shuxiang
102 Sikap Sombong Yang Tidak Perlu
103 Mengunjungi Paviliun Harta Langit
104 Bertemu Bangsa Siluman
105 Wu Chengguan Gadis Angkuh
106 Membangkitkan Jiwa Pedang
107 Melumpuhkan Wu Chengguan, Dendam Tak Bertepi
108 Melawan Murid Dalam
109 Keterkejutan Orang-orang
110 Melawan Tiga Pendekar Alam Suci
111 Munculnya Pertolongan
112 Kemarahan Matriark Klan Wu
113 Kisruh Keluarga Wu
114 Situasi Tenang Kota Kaifeng
115 Pria Asing
116 Kelompok Pembunuh
117 Bangkit Dan Berdiri Kembali
118 Pertarungan Yang Mendebarkan
119 Memasuki Pemahaman Baru
120 Pemahaman Dao Pedang
121 Aku Akan Menunggumu
122 Memasuki Dunia Siluman
123 Berjumpa Dengan Lelaki Aneh
124 Kemunculan Heilong
125 Danau Tianyi
126 Petunjuk Simbol Rahasia
127 Mempelajari Kitab Dewa Dan Siluman
128 Masa Pelatihan Yang Lama
129 Berita Tidak Sedap
130 Menyentuh Ranah Pendekar Dewa
131 Kembali Meningkatkan Kekuatan
132 Kelompok Serigala Ungu
133 Bunga Abadi Di Akademi Kekaisaran
134 Merindukan Pulang
135 Kristal Teratai Biru
136 Menatap Kosong
137 Kembali Pulang
138 Pemuda Pengecut
139 Kemunculan Kelompok Serigala Hitam
140 Keterkejutan Shen Chyou
141 Undangan Tuan Muda Shen
142 Keluarga Shen
143 Rencana Perjodohan
144 Kemarahan Xiao Shuxiang
145 Kembalinya Heilong
146 Menuju Kota Chang'an
147 Mengerti Formasi
148 Tiba Di Klan Wu
149 Membuat Perhitungan
150 Membantai Dengan Satu Perintah
151 Pengumuman
152 Kematian Matriark Klan Wu
153 Pedang Kekacauan
154 Sikap Terbuka Shen Chyou
155 Menemani Shen Chyou
156 Kemunculan Anggota Klan Xiao
157 Bertemu Tuan An
158 Memperbaiki Pedang Langit
159 Sikap Sombong Xiao Nan
160 Kembali Membunuh
161 Aku Bodoh, Ada Kamu Selalu Mengajarkanku
162 Terlihat Senang
163 Menemukan Markas Serigala Hitam
164 Membutuhkan Pedang Pengganti
165 Kedatangan Walikota Kaifeng
166 Tekad Wu Chengguan
167 Tiba Di Akademi Kekaisaran
168 Di Sini Menanti Di Sana Menunggu
169 Kecemasan Keluarga Liu
170 Kedatangan Zhao Zhuangji
171 Tamu Penting Kaisar Zhao Wushin
172 Rencana Perjodohan
173 Sejarah Mungkin Berulang
174 Informasi Yang Tidak Terduga
175 Pikiran Melayang
176 Tatapan Sinis Senyum Tipis
177 Sikap Yang Cepat Sekali Berubah
178 Menolak Surat Putri Zhao Beihe
179 Membatalkan Pernikahan
180 Rencana Sesungguhnya Klan Xiao
181 Tantangan Wu Chengguan
182 Kecemburuan Luo Zhongli
183 Pengumuman Kaisar Zhao Wushin
184 Penyesalan Huang Ziyu
185 Perselisihan Dua Orang Gadis
186 Tetua Liu Mingxuan Vs Xiao Shuxiang
187 Semua Terdiam
188 Kemunculan Liau Qiming
189 Dewa Langit Yang Baik Hati
190 Durian Runtuh Zhao Beiye
191 Tugas Baru Xiao Shuxiang
192 Kisah Klasik Untuk Masa Depan
193 Panggil Aku Ibu
194 Ciuman Pertama
195 Meninggalkan Momen Indah
196 Kembali Ke Kota Shandian
197 Hiruk Pikuk Kota Shandian
198 Jepit Rambut Ini Masih Ada Padaku
199 Tidak Perlu Berpura-pura
200 Perubahan Sikap Tuan Kota
201 Menghadapi Tetua Ketiga
202 Dukungan Keluarga Zhang
203 Menantang Keluarga Luo
204 Kamu Mengenaliku?
205 Kabar Xie Yuwei
206 Diakui Klan Lin
207 Bertemu Xie Yuwei
208 Pengertian Lin Ying
209 Membuat Pil Obat
210 Rencana Klan Liu
211 Sikap Terbuka
212 Rahasia Desa Pelangi
213 Reruntuhan Makam Kuno
214 Lorong Rahasia
215 Keluar Dari Makam Kuno
216 Sikap Nyonya Tua
217 Klan Liu Yang Sombong
218 Perisai Cahaya Pelindung
219 Menghancurkan Formasi Pelindung
220 Melawan Pendekar Surgawi
221 Ketakutan Tak Berujung
222 Tawaran Bekerjasama
223 Tahap Pemulihan
224 Loyalis Klan Xiao
225 Biarkan Semua Seperti Seharusnya
226 Membentuk Kekuatan Sendiri
227 Melepaskan Jabatan
228 Hari Pernikahan
229 Kewaspadaan
230 Proses Penguatan Tubuh Dan Jiwa
231 Mata Yang Penuh Tekad
232 Kesalahpahaman Ibu Mertua
233 Membungkam Jenderal Agung
234 Potensi Yang Sangat Besar
235 Mutiara Hitam Akar Roh
236 Kemunculan Hewan Suci
237 Mengendalikan Hawa Dingin (++)
Episodes

Updated 237 Episodes

1
Prolog
2
Peristiwa Aneh
3
Mendapatkan Teknik Kultivasi Aura Naga
4
Tingkatan Kultivasi
5
Menyembunyikan Rahasianya Sendiri
6
Roti Kukus Yang Istimewa
7
Diketahui Oleh Gurunya
8
Memasuki Perpustakaan Sekte
9
Mencari Teknik Beladiri
10
Pukulan Halilintar
11
Membereskan Kekacauan
12
Belum Sesuai Harapan
13
Kemunculan Ketua Sekte Naga Hitam
14
Masalah Keluarga Xiao Shuxiang
15
Kelalaian Tetua Keempat
16
Dunia Jiwa, Heilong
17
Berlatih Tanding
18
Lin Fan Yang Malang
19
Klan Lin Kota Shandian
20
Memasuki Hutan Larangan
21
Mulai Berlatih Di Dunia Jiwa
22
Menempa Kekuatan Fisik
23
Tekad Guru dan Murid
24
Tiba Di Ibukota Wilayah Selatan
25
Kegembiraan Tetua Bai
26
Kelompok Bertopeng
27
Teknik Pedang Yang Terlupakan
28
Mengunjungi Tetua Bai Lang
29
Bertemu Orang-orang Klan Lin
30
Menunjukkan Dominasinya
31
Kembali Ke Sekte
32
Kepergian Xie Yuwei
33
Identitas Xie Yuwei
34
Akademi Kekaisaran
35
Menggertak Murid Luar
36
Turnamen Murid Luar
37
Keanehan Tingkah Ketua Sekte
38
Menjadi Pusat Perhatian
39
Turnamen Yang Sebenarnya
40
Menghadapi Murid Dalam
41
Kemarahan Zhang Fei
42
Harimau Melawan Naga
43
Kemunculan Guan Lei
44
Mendapatkan Pengajaran
45
Kekalahan Murid Utama
46
Menguji Kemampuan Xiao Shuxiang
47
Kekuatan Tersembunyi Xiao Shuxiang
48
Pendekar Naga Hitam
49
Bertemu Dengan Masalah
50
Kekejaman Tetua Ketiga
51
Pertarungan Sengit
52
Terus Berlari
53
Bertemu Anggota Keluarga Lin Lagi
54
Gadis Yang Penasaran
55
Ular Sanca Bertanduk
56
Meminta Saran Heilong
57
Kolam Darah Sanca Bertanduk
58
Mencari Keberadaan Xiao Shuxiang
59
Berburu Binatang Iblis
60
Anggota Kelompok Topeng Serigala
61
Mengorek Informasi
62
Menyambangi Markas Topeng Serigala
63
Teknik Pedang Merobek Langit
64
Menghabisi Pemimpin Kelompok
65
Perasaan Seorang Wanita
66
Paviliun Harta Langit
67
Kelompok Penghadang
68
Orang Yang Menyebalkan
69
Pesona Seorang Gadis
70
Terkekang Perasaan Rumit
71
Menuju Ibukota Kekaisaran Zhao
72
Bertemu Teman Baru
73
Wanita Yang Tidak Percaya Diri
74
Patriark Klan Xiao
75
Pagoda Langit
76
Menambah Wawasan
77
Menjadi 20 Murid Teratas
78
Memasuki Ruang Pelatihan
79
Kecemasan Huang Yin
80
Aura Permusuhan
81
Keangkuhan Yang Tidak Diperlukan
82
Menunjukkan Dominasi
83
Tidak Tahu Malu
84
Rasa Ketidakadilan
85
Kemunculan Ketua Pelataran Murid Luar
86
Kepergian Leng Jun
87
Masalah Besar Kaisar Zhao
88
Pembuluh Darah Spiritual
89
Tindakan Huang Yin, Gadis Lugu
90
Kemunculan Xiao Shuxiang Di Lapangan Beladiri
91
Liu Beihong Vs Xiao Shuxiang
92
Pemikiran Huang Ziyu
93
Peringkat Sepuluh Murid Teratas
94
Dua Kecantikan Di Panggung Beladiri
95
Memuaskanmu Nanti Saja
96
Menjalankan Misi
97
Kota Kecil Huoshan
98
Bertemu Murid Dalam
99
Memaksa Potensi Diri Dengan Maksimal
100
Penilaian Zhao Jian
101
Informasi Tentang Ayah Xiao Shuxiang
102
Sikap Sombong Yang Tidak Perlu
103
Mengunjungi Paviliun Harta Langit
104
Bertemu Bangsa Siluman
105
Wu Chengguan Gadis Angkuh
106
Membangkitkan Jiwa Pedang
107
Melumpuhkan Wu Chengguan, Dendam Tak Bertepi
108
Melawan Murid Dalam
109
Keterkejutan Orang-orang
110
Melawan Tiga Pendekar Alam Suci
111
Munculnya Pertolongan
112
Kemarahan Matriark Klan Wu
113
Kisruh Keluarga Wu
114
Situasi Tenang Kota Kaifeng
115
Pria Asing
116
Kelompok Pembunuh
117
Bangkit Dan Berdiri Kembali
118
Pertarungan Yang Mendebarkan
119
Memasuki Pemahaman Baru
120
Pemahaman Dao Pedang
121
Aku Akan Menunggumu
122
Memasuki Dunia Siluman
123
Berjumpa Dengan Lelaki Aneh
124
Kemunculan Heilong
125
Danau Tianyi
126
Petunjuk Simbol Rahasia
127
Mempelajari Kitab Dewa Dan Siluman
128
Masa Pelatihan Yang Lama
129
Berita Tidak Sedap
130
Menyentuh Ranah Pendekar Dewa
131
Kembali Meningkatkan Kekuatan
132
Kelompok Serigala Ungu
133
Bunga Abadi Di Akademi Kekaisaran
134
Merindukan Pulang
135
Kristal Teratai Biru
136
Menatap Kosong
137
Kembali Pulang
138
Pemuda Pengecut
139
Kemunculan Kelompok Serigala Hitam
140
Keterkejutan Shen Chyou
141
Undangan Tuan Muda Shen
142
Keluarga Shen
143
Rencana Perjodohan
144
Kemarahan Xiao Shuxiang
145
Kembalinya Heilong
146
Menuju Kota Chang'an
147
Mengerti Formasi
148
Tiba Di Klan Wu
149
Membuat Perhitungan
150
Membantai Dengan Satu Perintah
151
Pengumuman
152
Kematian Matriark Klan Wu
153
Pedang Kekacauan
154
Sikap Terbuka Shen Chyou
155
Menemani Shen Chyou
156
Kemunculan Anggota Klan Xiao
157
Bertemu Tuan An
158
Memperbaiki Pedang Langit
159
Sikap Sombong Xiao Nan
160
Kembali Membunuh
161
Aku Bodoh, Ada Kamu Selalu Mengajarkanku
162
Terlihat Senang
163
Menemukan Markas Serigala Hitam
164
Membutuhkan Pedang Pengganti
165
Kedatangan Walikota Kaifeng
166
Tekad Wu Chengguan
167
Tiba Di Akademi Kekaisaran
168
Di Sini Menanti Di Sana Menunggu
169
Kecemasan Keluarga Liu
170
Kedatangan Zhao Zhuangji
171
Tamu Penting Kaisar Zhao Wushin
172
Rencana Perjodohan
173
Sejarah Mungkin Berulang
174
Informasi Yang Tidak Terduga
175
Pikiran Melayang
176
Tatapan Sinis Senyum Tipis
177
Sikap Yang Cepat Sekali Berubah
178
Menolak Surat Putri Zhao Beihe
179
Membatalkan Pernikahan
180
Rencana Sesungguhnya Klan Xiao
181
Tantangan Wu Chengguan
182
Kecemburuan Luo Zhongli
183
Pengumuman Kaisar Zhao Wushin
184
Penyesalan Huang Ziyu
185
Perselisihan Dua Orang Gadis
186
Tetua Liu Mingxuan Vs Xiao Shuxiang
187
Semua Terdiam
188
Kemunculan Liau Qiming
189
Dewa Langit Yang Baik Hati
190
Durian Runtuh Zhao Beiye
191
Tugas Baru Xiao Shuxiang
192
Kisah Klasik Untuk Masa Depan
193
Panggil Aku Ibu
194
Ciuman Pertama
195
Meninggalkan Momen Indah
196
Kembali Ke Kota Shandian
197
Hiruk Pikuk Kota Shandian
198
Jepit Rambut Ini Masih Ada Padaku
199
Tidak Perlu Berpura-pura
200
Perubahan Sikap Tuan Kota
201
Menghadapi Tetua Ketiga
202
Dukungan Keluarga Zhang
203
Menantang Keluarga Luo
204
Kamu Mengenaliku?
205
Kabar Xie Yuwei
206
Diakui Klan Lin
207
Bertemu Xie Yuwei
208
Pengertian Lin Ying
209
Membuat Pil Obat
210
Rencana Klan Liu
211
Sikap Terbuka
212
Rahasia Desa Pelangi
213
Reruntuhan Makam Kuno
214
Lorong Rahasia
215
Keluar Dari Makam Kuno
216
Sikap Nyonya Tua
217
Klan Liu Yang Sombong
218
Perisai Cahaya Pelindung
219
Menghancurkan Formasi Pelindung
220
Melawan Pendekar Surgawi
221
Ketakutan Tak Berujung
222
Tawaran Bekerjasama
223
Tahap Pemulihan
224
Loyalis Klan Xiao
225
Biarkan Semua Seperti Seharusnya
226
Membentuk Kekuatan Sendiri
227
Melepaskan Jabatan
228
Hari Pernikahan
229
Kewaspadaan
230
Proses Penguatan Tubuh Dan Jiwa
231
Mata Yang Penuh Tekad
232
Kesalahpahaman Ibu Mertua
233
Membungkam Jenderal Agung
234
Potensi Yang Sangat Besar
235
Mutiara Hitam Akar Roh
236
Kemunculan Hewan Suci
237
Mengendalikan Hawa Dingin (++)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!