Mendapatkan Teknik Kultivasi Aura Naga

Perlahan-lahan Xiao Shuxiang mulai tersadar saat hari sudah sore, hujan yang semula mengguyur Sekte Naga Hitam pun sudah reda dan memunculkan pelangi di sudut lembah yang mengapit Sekte Naga Hitam berada. Namun tempat ini masih sepi tidak ada murid yang berani mengunjunginya.

Xiao Shuxiang bangkit dan merasakan jika tubuhnya tidak merasakan sakit lagi, bahkan patah tulang yang dialaminya pun sudah sembuh dan membuat posisi berdirinya juga terlihat semakin kokoh. Ia merasakan jika semua yang berada di dalam dirinya sangat berbeda meski ia sedang berada dalam kondisi terbaiknya sekalipun, menyadari hal yang mengganjal Xiao Shuxiang pun segera memeriksa kondisi tubuhnya.

Selain pakaiannya yang tercabik-cabik, ia juga mendapati jika kalung peninggalan satu-satunya kenangan dari ayahnya pun sudah tidak ada.

“Apa yang sebenarnya terjadi…?”

Xiao Shuxiang berusaha mengingat kejadian saat ia dihajar habis-habisan oleh Lin bersaudara, lalu hujan turun dengan tiba-tiba dengan diiringi sambaran petir yang saling bersahutan. Terakhir ia merasakan aura yang hangat sebelum sebuah petir menyambarnya secara langsung. Mengingat hal ini ada kilatan terkejut di matanya dan ada juga ekspresi senang yang tergambar di wajahnya.

Kemudian Xiao Shuxiang memeriksa dantian dan meridiannya yang semula ia pikir sudah hancur akibat serangan dari Lin bersaudara, namun setelah beberapa saat memeriksanya dengan teliti ia bisa merasakan jika semuanya baik-baik saja dan justru mengalami perubahan yang membuatnya hendak melompat bersorak kagum.

“Aku sudah menerobos ke ranah Pemurnian Qi tingkat akhir..”

Xiao Shuxiang tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya, tidak hanya meridian dan dantiannya yang sudah melebar dan menjadi lebih kuat tetapi ranah kultivasinya juga ikut meningkat dalam waktu singkat. Meski masih berada di tahap satu, namun ia secara tidak langsung sudah menerobos dua tingkatan dari sebelumnya tingkat awal menjadi tingkat akhir.

Di dalam lautan energinya ia bisa melihat tiga lingkaran cahaya berwarna merah dengan ukuran yang jauh lebih tebal dan lebih besar dari sebelumnya yang pernah ia miliki. Jika sebelumnya ia hanya memiliki satu lingkaran energi yang melingkar di tengah-tengah dantiannya, kini ia memiliki tiga sekaligus yang menandakan jika ia sudah berada di tingkat akhir dari tahap pemurnian Qi.

“Apakah harus selalu melalui penderitaan jika ingin mendapatkan sesuatu yang lebih berharga” gumam Xiao Shuxiang dengan ekspresi rumit.

“Aarrggh”

Tiba-tiba Xiao Shuxiang memegang kepalanya yang serasa akan meledak, ia merasakan sesuatu yang aneh tengah menjalar ke dalam kepalanya dan berpusat di otaknya. Segera rasa sakit yang tidak terbayangkan menderanya hingga membuat dirinya bergelimpangan di atas tanah menahan kesakitan. Bersamaan dengan itu juga Xiao Shuxiang terus menggertakkan giginya untuk tetap menjaga kesadarannya agar tidak pingsan kembali. Selama beberapa saat, akhirnya Xiao Shuxiang dapat menemukan ketenangannya kembali sambil menghembuskan napas panjang mengeluarkan udara keruh.

“Seni Pernapasan Aura Naga”

Di saat matahari yang mulai tenggelam seutuhnya, napas Xiao Shuxiang tersengal-sengal saat ia mengatakan empat kata tersebut dengan lemah.

Sebelumnya, ia mendapatkan pencerahan dari cahaya hitam yang berkumpul di kepalanya. Rasa sakit yang begitu hebat rupanya menampilkan bayangan-bayangan naga hitam yang agung di benak Xiao Shuxiang, seperti gambaran-gambaran yang tersusun rapi kini semuanya seperti terpatri dalam ingatan Xiao Shuxiang.

Seni pernapasan Aura Naga merupakan teknik kultivasi yang dapat menyerap energi bumi dan langit dengan ganas, seolah mengimbangi daya serap dantian dan juga meridiannya kini teknik kultivasi tersebut hadir menyempurnakannya.

“Benar-benar anugerah langit” gumam Xiao Shuxiang dengan tatapan mata bersinar.

Sejenak Xiao Shuxiang membandingkan teknik kultivasi yang ia gunakan sebelumnya yang lazim terdapat di Sekte Naga Hitam, namun saat menyadarinya secara lebih seksama Xiao Shuxiang dapat mengatakan jika teknik sebelumnya hanyalah sampah yang tidak berguna baginya.

“Apa semua ini ada hubungannya dengan kalung pemberian ayahku?” Xiao Shuxiang bertanya pada dirinya sendiri.

Sebab dari ia masih kecil tidak pernah mengetahui banyak tentang rahasia ayahnya, selain memiliki kepribadian yang tertutup ayahnya juga tidak mengajarkan hal-hal yang menyangkut keterampilan bela diri kepada Xiao Shuxiang.

Xiao Shuxiang menatap langit yang sudah menggelap itu, mengepalkan tangannya dengan penuh tekad. Dalam hatinya ia menyadari jika ini semua adalah hanya permulaan, jalan untuknya menjadi kultivator yang seperti ia cita-citakan. Xiao Shuxiang tentu sangat senang dengan apa yang ia dapatkan hari ini, kehilangan lima buah batu spiritual tidak sebanding dengan pencapaiannya hari ini.

Selama lima tahun menjadi murid luar Sekte Naga Hitam, Xiao Shuxiang seringkali dihina dan dianggap tidak berguna karena memiliki masalah dengan pencapaian kultivasinya yang tidak berkembang. Bahkan Tetua kedua sebagai ayah angkatnya pun tidak jarang mendapat sindiran dari para Tetua lainnya, sehingga hal seperti membuatnya sedikit murung setiap kali pulang dari pertemuan dengan para petinggi di Aula Utama Sekte.

Kali ini Xiao Shuxiang memiliki kepercayaan diri yang tinggi, dengan meridian dan dantian barunya tersebut ia akan mampu mengejar ketertinggalan dan mengharumkan nama Tetua kedua yang bernama asli Li Haoran itu.

“Aku akan membalas tindakan orang-orang yang sudah meremehkan ku, terutama kalian..” ucap Xiao Shuxiang sambil membayangkan wajah Lin bersaudara.

Xiao Shuxiang seperti ingin meluapkan emosinya, walau bagaimanapun juga selama beberapa tahun terakhir ia lewati dengan sulit. Bahkan beberapa orang Tetua menyarankan agar dirinya dikembalikan ke luar atau diusir dari Sekte karena tidak memiliki nilai. Akibat dari permasalahan seperti ini juga yang membuat Li Haoran selaku ayah angkat Xiao Shuxiang pergi menjalankan misi ke Ibukota Wilayah Awan Selatan, Kota Shandian.

Di Ibukota terdapat kekacauan dari kelompok penjahat bertopeng, sambil menumpas kelompok tersebut Li Haoran juga berencana mengunjungi Paviliun Alkimia untuk mendapatkan Pil Gerhana untuk membantu Xiao Shuxiang memperlancar sumbatan di meridiannya.

Memikirkan hal ini, Xiao Shuxiang tampak mengeluarkan air mata. Meski Tetua Kedua adalah orang yang tegas dalam menjalani aturan Sekte, namun ia juga memiliki cinta kasih terhadap Xiao Shuxiang yang berstatus anak angkat tersebut. Xiao Shuxiang tentu ingin membalas segala budi baik ayah angkatnya tersebut, oleh karenanya ia bersumpah akan menghancurkan batasannya sendiri untuk menjadi kultivator terkuat.

“Sebelum menjadi kuat, sepertinya aku harus mandi terlebih dahulu” ucap Xiao Shuxiang sambil merasakan bau aneh yang menyelimuti sekujur tubuhnya.

Di tengah sinar rembulan yang mulai berwarna indah, Xiao Shuxiang berkelebat diantara aliran sungai air panas yang tidak jauh darinya. Kini, setelah kekuatannya bertambah ia bisa merasakan jika pandangannya tampak jelas di malam hari dan ia juga dapat merasakan aura kehidupan dari jarak beberapa puluh meter di dekatnya. Setelah membersihkan seluruh tubuhnya, ia pun memakai pakaiannya kembali yang sudah compang-camping tersebut. Ia mencuci dan mengeringkannya dengan cepat melalui pancaran energi Qi yang terdapat di dalam tubuhnya.

Terpopuler

Comments

pengemar saja

pengemar saja

nama nama sudah familiar yang disebutkan

2025-01-03

1

Fian Tefbana

Fian Tefbana

Xiao Shuxiang..... kamu harus semakin kuat!

2025-01-25

1

Miffta Paytren

Miffta Paytren

lanjut

2025-01-19

1

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Peristiwa Aneh
3 Mendapatkan Teknik Kultivasi Aura Naga
4 Tingkatan Kultivasi
5 Menyembunyikan Rahasianya Sendiri
6 Roti Kukus Yang Istimewa
7 Diketahui Oleh Gurunya
8 Memasuki Perpustakaan Sekte
9 Mencari Teknik Beladiri
10 Pukulan Halilintar
11 Membereskan Kekacauan
12 Belum Sesuai Harapan
13 Kemunculan Ketua Sekte Naga Hitam
14 Masalah Keluarga Xiao Shuxiang
15 Kelalaian Tetua Keempat
16 Dunia Jiwa, Heilong
17 Berlatih Tanding
18 Lin Fan Yang Malang
19 Klan Lin Kota Shandian
20 Memasuki Hutan Larangan
21 Mulai Berlatih Di Dunia Jiwa
22 Menempa Kekuatan Fisik
23 Tekad Guru dan Murid
24 Tiba Di Ibukota Wilayah Selatan
25 Kegembiraan Tetua Bai
26 Kelompok Bertopeng
27 Teknik Pedang Yang Terlupakan
28 Mengunjungi Tetua Bai Lang
29 Bertemu Orang-orang Klan Lin
30 Menunjukkan Dominasinya
31 Kembali Ke Sekte
32 Kepergian Xie Yuwei
33 Identitas Xie Yuwei
34 Akademi Kekaisaran
35 Menggertak Murid Luar
36 Turnamen Murid Luar
37 Keanehan Tingkah Ketua Sekte
38 Menjadi Pusat Perhatian
39 Turnamen Yang Sebenarnya
40 Menghadapi Murid Dalam
41 Kemarahan Zhang Fei
42 Harimau Melawan Naga
43 Kemunculan Guan Lei
44 Mendapatkan Pengajaran
45 Kekalahan Murid Utama
46 Menguji Kemampuan Xiao Shuxiang
47 Kekuatan Tersembunyi Xiao Shuxiang
48 Pendekar Naga Hitam
49 Bertemu Dengan Masalah
50 Kekejaman Tetua Ketiga
51 Pertarungan Sengit
52 Terus Berlari
53 Bertemu Anggota Keluarga Lin Lagi
54 Gadis Yang Penasaran
55 Ular Sanca Bertanduk
56 Meminta Saran Heilong
57 Kolam Darah Sanca Bertanduk
58 Mencari Keberadaan Xiao Shuxiang
59 Berburu Binatang Iblis
60 Anggota Kelompok Topeng Serigala
61 Mengorek Informasi
62 Menyambangi Markas Topeng Serigala
63 Teknik Pedang Merobek Langit
64 Menghabisi Pemimpin Kelompok
65 Perasaan Seorang Wanita
66 Paviliun Harta Langit
67 Kelompok Penghadang
68 Orang Yang Menyebalkan
69 Pesona Seorang Gadis
70 Terkekang Perasaan Rumit
71 Menuju Ibukota Kekaisaran Zhao
72 Bertemu Teman Baru
73 Wanita Yang Tidak Percaya Diri
74 Patriark Klan Xiao
75 Pagoda Langit
76 Menambah Wawasan
77 Menjadi 20 Murid Teratas
78 Memasuki Ruang Pelatihan
79 Kecemasan Huang Yin
80 Aura Permusuhan
81 Keangkuhan Yang Tidak Diperlukan
82 Menunjukkan Dominasi
83 Tidak Tahu Malu
84 Rasa Ketidakadilan
85 Kemunculan Ketua Pelataran Murid Luar
86 Kepergian Leng Jun
87 Masalah Besar Kaisar Zhao
88 Pembuluh Darah Spiritual
89 Tindakan Huang Yin, Gadis Lugu
90 Kemunculan Xiao Shuxiang Di Lapangan Beladiri
91 Liu Beihong Vs Xiao Shuxiang
92 Pemikiran Huang Ziyu
93 Peringkat Sepuluh Murid Teratas
94 Dua Kecantikan Di Panggung Beladiri
95 Memuaskanmu Nanti Saja
96 Menjalankan Misi
97 Kota Kecil Huoshan
98 Bertemu Murid Dalam
99 Memaksa Potensi Diri Dengan Maksimal
100 Penilaian Zhao Jian
101 Informasi Tentang Ayah Xiao Shuxiang
102 Sikap Sombong Yang Tidak Perlu
103 Mengunjungi Paviliun Harta Langit
104 Bertemu Bangsa Siluman
105 Wu Chengguan Gadis Angkuh
106 Membangkitkan Jiwa Pedang
107 Melumpuhkan Wu Chengguan, Dendam Tak Bertepi
108 Melawan Murid Dalam
109 Keterkejutan Orang-orang
110 Melawan Tiga Pendekar Alam Suci
111 Munculnya Pertolongan
112 Kemarahan Matriark Klan Wu
113 Kisruh Keluarga Wu
114 Situasi Tenang Kota Kaifeng
115 Pria Asing
116 Kelompok Pembunuh
117 Bangkit Dan Berdiri Kembali
118 Pertarungan Yang Mendebarkan
119 Memasuki Pemahaman Baru
120 Pemahaman Dao Pedang
121 Aku Akan Menunggumu
122 Memasuki Dunia Siluman
123 Berjumpa Dengan Lelaki Aneh
124 Kemunculan Heilong
125 Danau Tianyi
126 Petunjuk Simbol Rahasia
127 Mempelajari Kitab Dewa Dan Siluman
128 Masa Pelatihan Yang Lama
129 Berita Tidak Sedap
130 Menyentuh Ranah Pendekar Dewa
131 Kembali Meningkatkan Kekuatan
132 Kelompok Serigala Ungu
133 Bunga Abadi Di Akademi Kekaisaran
134 Merindukan Pulang
135 Kristal Teratai Biru
136 Menatap Kosong
137 Kembali Pulang
138 Pemuda Pengecut
139 Kemunculan Kelompok Serigala Hitam
140 Keterkejutan Shen Chyou
141 Undangan Tuan Muda Shen
142 Keluarga Shen
143 Rencana Perjodohan
144 Kemarahan Xiao Shuxiang
145 Kembalinya Heilong
146 Menuju Kota Chang'an
147 Mengerti Formasi
148 Tiba Di Klan Wu
149 Membuat Perhitungan
150 Membantai Dengan Satu Perintah
151 Pengumuman
152 Kematian Matriark Klan Wu
153 Pedang Kekacauan
154 Sikap Terbuka Shen Chyou
155 Menemani Shen Chyou
156 Kemunculan Anggota Klan Xiao
157 Bertemu Tuan An
158 Memperbaiki Pedang Langit
159 Sikap Sombong Xiao Nan
160 Kembali Membunuh
161 Aku Bodoh, Ada Kamu Selalu Mengajarkanku
162 Terlihat Senang
163 Menemukan Markas Serigala Hitam
164 Membutuhkan Pedang Pengganti
165 Kedatangan Walikota Kaifeng
166 Tekad Wu Chengguan
167 Tiba Di Akademi Kekaisaran
168 Di Sini Menanti Di Sana Menunggu
169 Kecemasan Keluarga Liu
170 Kedatangan Zhao Zhuangji
171 Tamu Penting Kaisar Zhao Wushin
172 Rencana Perjodohan
173 Sejarah Mungkin Berulang
174 Informasi Yang Tidak Terduga
175 Pikiran Melayang
176 Tatapan Sinis Senyum Tipis
177 Sikap Yang Cepat Sekali Berubah
178 Menolak Surat Putri Zhao Beihe
179 Membatalkan Pernikahan
180 Rencana Sesungguhnya Klan Xiao
181 Tantangan Wu Chengguan
182 Kecemburuan Luo Zhongli
183 Pengumuman Kaisar Zhao Wushin
184 Penyesalan Huang Ziyu
185 Perselisihan Dua Orang Gadis
186 Tetua Liu Mingxuan Vs Xiao Shuxiang
187 Semua Terdiam
188 Kemunculan Liau Qiming
189 Dewa Langit Yang Baik Hati
190 Durian Runtuh Zhao Beiye
191 Tugas Baru Xiao Shuxiang
192 Kisah Klasik Untuk Masa Depan
193 Panggil Aku Ibu
194 Ciuman Pertama
195 Meninggalkan Momen Indah
196 Kembali Ke Kota Shandian
197 Hiruk Pikuk Kota Shandian
198 Jepit Rambut Ini Masih Ada Padaku
199 Tidak Perlu Berpura-pura
200 Perubahan Sikap Tuan Kota
201 Menghadapi Tetua Ketiga
202 Dukungan Keluarga Zhang
203 Menantang Keluarga Luo
204 Kamu Mengenaliku?
205 Kabar Xie Yuwei
206 Diakui Klan Lin
207 Bertemu Xie Yuwei
208 Pengertian Lin Ying
209 Membuat Pil Obat
210 Rencana Klan Liu
211 Sikap Terbuka
212 Rahasia Desa Pelangi
213 Reruntuhan Makam Kuno
214 Lorong Rahasia
215 Keluar Dari Makam Kuno
216 Sikap Nyonya Tua
217 Klan Liu Yang Sombong
218 Perisai Cahaya Pelindung
219 Menghancurkan Formasi Pelindung
220 Melawan Pendekar Surgawi
221 Ketakutan Tak Berujung
222 Tawaran Bekerjasama
223 Tahap Pemulihan
224 Loyalis Klan Xiao
225 Biarkan Semua Seperti Seharusnya
226 Membentuk Kekuatan Sendiri
227 Melepaskan Jabatan
228 Hari Pernikahan
229 Kewaspadaan
230 Proses Penguatan Tubuh Dan Jiwa
231 Mata Yang Penuh Tekad
232 Kesalahpahaman Ibu Mertua
233 Membungkam Jenderal Agung
234 Potensi Yang Sangat Besar
235 Mutiara Hitam Akar Roh
236 Kemunculan Hewan Suci
237 Mengendalikan Hawa Dingin (++)
Episodes

Updated 237 Episodes

1
Prolog
2
Peristiwa Aneh
3
Mendapatkan Teknik Kultivasi Aura Naga
4
Tingkatan Kultivasi
5
Menyembunyikan Rahasianya Sendiri
6
Roti Kukus Yang Istimewa
7
Diketahui Oleh Gurunya
8
Memasuki Perpustakaan Sekte
9
Mencari Teknik Beladiri
10
Pukulan Halilintar
11
Membereskan Kekacauan
12
Belum Sesuai Harapan
13
Kemunculan Ketua Sekte Naga Hitam
14
Masalah Keluarga Xiao Shuxiang
15
Kelalaian Tetua Keempat
16
Dunia Jiwa, Heilong
17
Berlatih Tanding
18
Lin Fan Yang Malang
19
Klan Lin Kota Shandian
20
Memasuki Hutan Larangan
21
Mulai Berlatih Di Dunia Jiwa
22
Menempa Kekuatan Fisik
23
Tekad Guru dan Murid
24
Tiba Di Ibukota Wilayah Selatan
25
Kegembiraan Tetua Bai
26
Kelompok Bertopeng
27
Teknik Pedang Yang Terlupakan
28
Mengunjungi Tetua Bai Lang
29
Bertemu Orang-orang Klan Lin
30
Menunjukkan Dominasinya
31
Kembali Ke Sekte
32
Kepergian Xie Yuwei
33
Identitas Xie Yuwei
34
Akademi Kekaisaran
35
Menggertak Murid Luar
36
Turnamen Murid Luar
37
Keanehan Tingkah Ketua Sekte
38
Menjadi Pusat Perhatian
39
Turnamen Yang Sebenarnya
40
Menghadapi Murid Dalam
41
Kemarahan Zhang Fei
42
Harimau Melawan Naga
43
Kemunculan Guan Lei
44
Mendapatkan Pengajaran
45
Kekalahan Murid Utama
46
Menguji Kemampuan Xiao Shuxiang
47
Kekuatan Tersembunyi Xiao Shuxiang
48
Pendekar Naga Hitam
49
Bertemu Dengan Masalah
50
Kekejaman Tetua Ketiga
51
Pertarungan Sengit
52
Terus Berlari
53
Bertemu Anggota Keluarga Lin Lagi
54
Gadis Yang Penasaran
55
Ular Sanca Bertanduk
56
Meminta Saran Heilong
57
Kolam Darah Sanca Bertanduk
58
Mencari Keberadaan Xiao Shuxiang
59
Berburu Binatang Iblis
60
Anggota Kelompok Topeng Serigala
61
Mengorek Informasi
62
Menyambangi Markas Topeng Serigala
63
Teknik Pedang Merobek Langit
64
Menghabisi Pemimpin Kelompok
65
Perasaan Seorang Wanita
66
Paviliun Harta Langit
67
Kelompok Penghadang
68
Orang Yang Menyebalkan
69
Pesona Seorang Gadis
70
Terkekang Perasaan Rumit
71
Menuju Ibukota Kekaisaran Zhao
72
Bertemu Teman Baru
73
Wanita Yang Tidak Percaya Diri
74
Patriark Klan Xiao
75
Pagoda Langit
76
Menambah Wawasan
77
Menjadi 20 Murid Teratas
78
Memasuki Ruang Pelatihan
79
Kecemasan Huang Yin
80
Aura Permusuhan
81
Keangkuhan Yang Tidak Diperlukan
82
Menunjukkan Dominasi
83
Tidak Tahu Malu
84
Rasa Ketidakadilan
85
Kemunculan Ketua Pelataran Murid Luar
86
Kepergian Leng Jun
87
Masalah Besar Kaisar Zhao
88
Pembuluh Darah Spiritual
89
Tindakan Huang Yin, Gadis Lugu
90
Kemunculan Xiao Shuxiang Di Lapangan Beladiri
91
Liu Beihong Vs Xiao Shuxiang
92
Pemikiran Huang Ziyu
93
Peringkat Sepuluh Murid Teratas
94
Dua Kecantikan Di Panggung Beladiri
95
Memuaskanmu Nanti Saja
96
Menjalankan Misi
97
Kota Kecil Huoshan
98
Bertemu Murid Dalam
99
Memaksa Potensi Diri Dengan Maksimal
100
Penilaian Zhao Jian
101
Informasi Tentang Ayah Xiao Shuxiang
102
Sikap Sombong Yang Tidak Perlu
103
Mengunjungi Paviliun Harta Langit
104
Bertemu Bangsa Siluman
105
Wu Chengguan Gadis Angkuh
106
Membangkitkan Jiwa Pedang
107
Melumpuhkan Wu Chengguan, Dendam Tak Bertepi
108
Melawan Murid Dalam
109
Keterkejutan Orang-orang
110
Melawan Tiga Pendekar Alam Suci
111
Munculnya Pertolongan
112
Kemarahan Matriark Klan Wu
113
Kisruh Keluarga Wu
114
Situasi Tenang Kota Kaifeng
115
Pria Asing
116
Kelompok Pembunuh
117
Bangkit Dan Berdiri Kembali
118
Pertarungan Yang Mendebarkan
119
Memasuki Pemahaman Baru
120
Pemahaman Dao Pedang
121
Aku Akan Menunggumu
122
Memasuki Dunia Siluman
123
Berjumpa Dengan Lelaki Aneh
124
Kemunculan Heilong
125
Danau Tianyi
126
Petunjuk Simbol Rahasia
127
Mempelajari Kitab Dewa Dan Siluman
128
Masa Pelatihan Yang Lama
129
Berita Tidak Sedap
130
Menyentuh Ranah Pendekar Dewa
131
Kembali Meningkatkan Kekuatan
132
Kelompok Serigala Ungu
133
Bunga Abadi Di Akademi Kekaisaran
134
Merindukan Pulang
135
Kristal Teratai Biru
136
Menatap Kosong
137
Kembali Pulang
138
Pemuda Pengecut
139
Kemunculan Kelompok Serigala Hitam
140
Keterkejutan Shen Chyou
141
Undangan Tuan Muda Shen
142
Keluarga Shen
143
Rencana Perjodohan
144
Kemarahan Xiao Shuxiang
145
Kembalinya Heilong
146
Menuju Kota Chang'an
147
Mengerti Formasi
148
Tiba Di Klan Wu
149
Membuat Perhitungan
150
Membantai Dengan Satu Perintah
151
Pengumuman
152
Kematian Matriark Klan Wu
153
Pedang Kekacauan
154
Sikap Terbuka Shen Chyou
155
Menemani Shen Chyou
156
Kemunculan Anggota Klan Xiao
157
Bertemu Tuan An
158
Memperbaiki Pedang Langit
159
Sikap Sombong Xiao Nan
160
Kembali Membunuh
161
Aku Bodoh, Ada Kamu Selalu Mengajarkanku
162
Terlihat Senang
163
Menemukan Markas Serigala Hitam
164
Membutuhkan Pedang Pengganti
165
Kedatangan Walikota Kaifeng
166
Tekad Wu Chengguan
167
Tiba Di Akademi Kekaisaran
168
Di Sini Menanti Di Sana Menunggu
169
Kecemasan Keluarga Liu
170
Kedatangan Zhao Zhuangji
171
Tamu Penting Kaisar Zhao Wushin
172
Rencana Perjodohan
173
Sejarah Mungkin Berulang
174
Informasi Yang Tidak Terduga
175
Pikiran Melayang
176
Tatapan Sinis Senyum Tipis
177
Sikap Yang Cepat Sekali Berubah
178
Menolak Surat Putri Zhao Beihe
179
Membatalkan Pernikahan
180
Rencana Sesungguhnya Klan Xiao
181
Tantangan Wu Chengguan
182
Kecemburuan Luo Zhongli
183
Pengumuman Kaisar Zhao Wushin
184
Penyesalan Huang Ziyu
185
Perselisihan Dua Orang Gadis
186
Tetua Liu Mingxuan Vs Xiao Shuxiang
187
Semua Terdiam
188
Kemunculan Liau Qiming
189
Dewa Langit Yang Baik Hati
190
Durian Runtuh Zhao Beiye
191
Tugas Baru Xiao Shuxiang
192
Kisah Klasik Untuk Masa Depan
193
Panggil Aku Ibu
194
Ciuman Pertama
195
Meninggalkan Momen Indah
196
Kembali Ke Kota Shandian
197
Hiruk Pikuk Kota Shandian
198
Jepit Rambut Ini Masih Ada Padaku
199
Tidak Perlu Berpura-pura
200
Perubahan Sikap Tuan Kota
201
Menghadapi Tetua Ketiga
202
Dukungan Keluarga Zhang
203
Menantang Keluarga Luo
204
Kamu Mengenaliku?
205
Kabar Xie Yuwei
206
Diakui Klan Lin
207
Bertemu Xie Yuwei
208
Pengertian Lin Ying
209
Membuat Pil Obat
210
Rencana Klan Liu
211
Sikap Terbuka
212
Rahasia Desa Pelangi
213
Reruntuhan Makam Kuno
214
Lorong Rahasia
215
Keluar Dari Makam Kuno
216
Sikap Nyonya Tua
217
Klan Liu Yang Sombong
218
Perisai Cahaya Pelindung
219
Menghancurkan Formasi Pelindung
220
Melawan Pendekar Surgawi
221
Ketakutan Tak Berujung
222
Tawaran Bekerjasama
223
Tahap Pemulihan
224
Loyalis Klan Xiao
225
Biarkan Semua Seperti Seharusnya
226
Membentuk Kekuatan Sendiri
227
Melepaskan Jabatan
228
Hari Pernikahan
229
Kewaspadaan
230
Proses Penguatan Tubuh Dan Jiwa
231
Mata Yang Penuh Tekad
232
Kesalahpahaman Ibu Mertua
233
Membungkam Jenderal Agung
234
Potensi Yang Sangat Besar
235
Mutiara Hitam Akar Roh
236
Kemunculan Hewan Suci
237
Mengendalikan Hawa Dingin (++)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!