Episode 2 Hadiah Terakhir ( Ruby )

" Heh ... pria tidak berguna katamu! jika singa tidak mengaung bukan berarti dia menjadi kucing, " ucap Raja Alexander tersenyum menyeringai.

Dia berusaha berdiri dengan sisa kekuatannya, dan memberikan sebuah kalung liontin Ruby (batu merah delima) yang di keluarkan melalui kekuatan sihir, lalu di kalungkan di leher jenjang milik Ratu Azelia.

Raja Alexander berbisik ditelinga Ratu Azelia. " Kalung ini adalah hadiah terakhirku untukmu Azelia, maaf mungkin sudah terlambat tapi aku tidak ingin menyia-nyiakan waktu yang tersisa, Azelia aku sangat mencintai mu, " lirih Raja Alexander tersenyum manis dengan wajah yang pucat pasi.

Deg

Tetesan demi tetesan air mata mengalir deras tanpa mau berhenti di pipi mulus Ratu Azelia, akhirnya dia kembali terisak, Raja Alexander menghapus air mata Ratu Azelia lalu memeluk dengan erat.

Raja Alexander menyatukan dahinya dengan dahi milik Ratu Azelia sambil memejamkan mata.

Ratu Azelia juga memejamkan mata, badannya bergetar menahan tangis, Ratu Azelia bisa merasakan mungkin ini adalah pelukan terakhir dari suaminya.

" Hah," Raja Alexander Maximilian menarik nafas panjang dengan berat.

" Tenanglah Azelia, ini akan segera berakhir tidak akan lama hem, " Raja Alexander Maximilian tersenyum getir.

Seakan tau apa yang akan terjadi Ratu Azelia menggeleng kan kepala dengan cepat.

" Tidak, jangan lakukan ini Rajaku, jangan tinggalkan aku, Alex aku mohon! " Ratu Azelia memohon dia sangat ketakutan hingga tubuhnya gemetaran, dia tahu apa yang akan dilakukan Raja Alexander Maximilian.

Tapi keputusan Raja Alexander Maximilian sudah bulat, untuk mengorbankan nyawanya demi melindungi Ratu Azelia.

Lagipula nyawanya sudah diujung tanduk setidaknya, disisa akhir hidup Raja Alexander Maximilian, bisa berguna untuk melindungi Ratu Azelia dalam pikiran Sang Raja.

Raja Alexander Maximilian berjalan mendekati Duke Felix Baumgartner dan meninggalkan Ratu Azelia dibelakangnya yang masih terisak.

Duke Felix Baumgartner yang dari tadi diam, memperhatikan adegan perpisahan Raja Alexander Maximilian kepada Ratu Azelia.

Pemandangan itu tentu saja sangat menyenangkan bagi Duke Felix Baumgartner, karena kerajaan Bright telah hancur, Raja Alexander Maximilian kehilangan segalanya, dan akan mati sebentar lagi dendam yang selama ini dia rasakan akhirnya terbalaskan.

" Apa kamu masih menganggap dirimu singa Alexander, " Duke Felix Baumgartner mengejek.

Dengan senyum menyeringai Raja Alexander Maximilian, membalas tatapan mengejek Duke Felix Baumgartner.

" Tentu saja, apa kamu memperhatikan sekelilingmu tidakkah kamu bertanya dalam hati dimana pasukanmu, dimana kekasihmu Helena, kenapa hanya kamu yang ada disini, kemana mereka? kenapa tidak kunjung menyusulmu kemari? "

Deg

" Apa maksudmu Alexander, " Duke Felix Baumgartner mulai merasa sedikit takut.

" Hahaha, " tawa Raja Alexander Maximilian kini menggelegar, aura membunuh menguar dari tubuhnya.

" Felix! jangan pikir kamu sudah menang, karena jika aku hancur maka semua harus hancur bersamaku, dan jika aku harus mati maka, kalian semua harus ikut ke neraka bersamaku kecuali Azeliaku, " Raja Alexander Maximilian menatap tajam Duke Felix Baumgartner, bagai singa yang hendak menerkam mangsanya.

Mendengar perkataan raja Alexander Maximilian, Duke Felix Baumgartner membelalakkan matanya dan mundur berapa langkah namun dia sangat terkejut.

Karena sebuah rantai sihir berwarna emas merantai seluruh tubuhnya, rantai sihir itu juga merantai tubuh Raja Alexander Maximilian mereka berdua terikat bersama.

" Ka ... pan, ka ... pan, " Duke Felix Baumgartner tergagap. " kamu meletakkan rantai sihir terlarang ini? " tanya Duke Felix Baumgartner yang ketakutan.

Raja Alexander Maximilian menatap dingin Duke Felix Baumgartner.

" Kamu gila Alexander! kamu ingin kita berdua mati bersama, batalkan sihir terlarang ini cepat! " bentak Duke Felix Baumgartner yang tampak mulai putus asa.

Dia tau rantai sihir terlarang ini akan membunuh siapa saja yang terikat dengannya, tidak perduli sekuat apapun kekuatan sihir seseorang.

" Hahaha ... bagaimana kejutan dariku Felix menyenangkan bukan! dan oh iya karena kebaikan hati yang aku miliki, aku beritahu kepada dirimu yang tamak dan serakah.

Bahwa seluruh pasukan pemberontak dan juga kekasih tercintamu Helena, mereka semua sudah terperangkap dalam formasi sihir terlarang yang telah aku buat di istana kerajaan Bright, lalu ... booom ... aku musnahkan dengan satu gerakan tanganku. "

Tatapan dingin dan menyeramkan tergambar jelas di wajah tampan Raja Alexander, mata abu-abu miliknya sudah berubah menjadi merah terang dan rambut hitamnya sudah berubah menjadi berwarna perak.

Perubahan itu akibat dari menggunakan sihir terlarang. Untuk mengaktifkan sihir terlarang itu dengan cara mengorbankan nyawa dari pemilik sihir itu sendiri.

" Alexander! berani sekali kamu memusnahkan pasukanku dan Helena, " teriak Duke Felix Baumgartner putus asa dia tidak menyangka bahwa Raja Alexander mengunakan sihir terlarang, terlebih lagi semua yang dimiliknya telah musnah.

Itu tidak mungkin terjadi, dimana kesalahan dalam perhitungannya, semua rencana busuk pemberontakan berjalan dengan lancar tidak mungkin dia gagal.

Kemenangan sudah diraihnya, Duke Felix Baumgartner sudah merasa menang, tapi pria didepan kedua matanya ini tidak kalah licik darinya.

Duke Felix meronta-ronta sekuat tenaga, dalam ikatan rantai sihir terlarang yang Raja Alexander miliki, bukannya terlepas malah rantai sihir itu, semakin mengikat kuat tubuh Duke Felix Baumgartner seakan meremukkan tulangnya.

Raja Alexander Maximilian tersenyum menyeringai.

Dia tidak akan membiarkan kemenangan mutlak bagi Duke Felix Baumgartner, kalau kerajaan Bright hancur.

Maka para pemberontak dan musuh-musuhnya juga harus hancur bersamanya.

Karena sebelum kejadian malam pemberontakan, Raja Alexander Maximilian telah membuat formasi penghancuran di seluruh istana kerajaan Bright miliknya.

Dengan mengorbankan separuh esensi jiwa dan sihirnya, sebuah pengorbanan besar dari seorang Raja demi sebuah cinta yang bernama Azelia.

Raja Alexander Maximilian sudah punya firasat buruk tentang pemberontakan yang akan terjadi, sehingga dia diam-diam memasang formasi terlarang penghancuran, seluruh istana kerajaan Bright tanpa diketahui siapa pun.

Wajah Raja Alexander Maximilian berubah sendu, hatinya benar-benar pilu, tapi sedetik kemudian wajahnya berubah, terlihat menyeramkan.

" Ayo Felix, nikmati saja saat-saat aku seret kamu ke neraka bersamaku! " Raja Alexander Maximilian menatap tajam dan dingin kearah Duke Felix Baumgartner, lalu berpaling menatap Ratu Azelia dengan sendu bulir bening mengalir di pipinya.

Detik berikutnya Raja Alexander Maximilian mengucapkan beberapa mantra sihir, untuk mengaktifkan sihir, di dalam liontin bermata rubi yang berada dileher Ratu Azelia.

Kini Ratu Azelia terduduk lemah tanpa daya di tanah yang lembab, dipinggiran hutan yang menjadi saksi ketidak berdayaan Ratu Azelia.

Yang telah menghancurkan hidupnya sendiri dengan kebodohannya, manik mata biru laut milik Sang Ratu menatap nanar kearah Raja Alexander Maximilian.

Dia menyesali kesalahan demi kesalahan yang telah dia perbuat.

Sekelebat cahaya berwarna merah delima mulai mengelilingi Ratu Azelia, seakan melindungi sang Ratu dari ledakan yang sebentar lagi akan terjadi.

Detik berikutnya cahaya keemasan dari rantai sihir terlarang milik Raja Alexander Maximilian, semakin terang menusuk mata yang melihatnya, namun manik biru laut milik Ratu Azelia tetap menatap tajam kearah cahaya emas yang semakin lama semakin terang.

Di balik cahaya terang Duke Felix Baumgartner berteriak meronta-ronta minta dilepaskan.

Sedangkan Raja Alexander Maximilian mengucapkan satu kata.

" Azeliaku. "

Itulah kata terakhir yang Raja Alexander Maximilian ucapkan, sebelum cahaya terang itu mulai meninggi.

Boooommm

" Tidak, Alex tidak! jangan tinggalkan aku! hiks ... hiks, " teriak Ratu Azelia putus asa, seakan separuh jiwanya pergi bersama cahaya keemasan yang semakin memudar.

" Alex! maafkan aku yang begitu bodoh sehingga menghancurkan semua yang aku miliki, " tangis Ratu Azelia tidak lagi bersuara, air matanya seolah mengering, jiwanya seakan terbang entah kemana.

" Kau memang bodoh dan sampah Azelia, " teriak Duke Felix Baumgartner menggelegar sangat menyeramkan.

Sontak saja membuat Ratu Azelia menatap nyalang, kearah suara menggelegar itu berasal.

Mata Ratu Azelia membulat sempurna, melihat Duke Felix Baumgartner yang compang-camping dan menghitam seperti di sambar petir.

" Bagaimana kamu ti- "

" Tidak mati maksudmu, hahaha ... aku tidak semudah itu untuk mati sayang! karena sihir rantai terlarang milik suamimu yang tidak berguna itu, tidak akan bisa membunuhku, karena kondisi Alexander yang sekarat, membuat sihir terlarang melemah, " jelas Duke Felix Baumgartner jumawa.

Deg

Rasa takut mulai dirasakan Ratu Azelia, dia perlahan-lahan mundur dengan tubuh yang mulai sedikit gemetaran.

Cahaya sihir berwarna merah delima, yang tadi melingkari tubuh sang Ratu juga sudah menghilang, bersamaan dengan cahaya terang berwarna emas.

" Mari ... Azel sayang, kita nikmati malam yang indah ini dengan bersenang-senang atau langsung saja membunuhmu karena suami tidak bergunamu itu sudah membunuh Helenaku! " Duke Felix Baumgartner menatap Ratu Azelia dengan tajam.

" MENJIJIKKAN, lebih baik langsung bunuh saja aku, " bentak Ratu Azelia.

" Oh baiklah, mengingat bahwa kamu sangat bodoh selama ini, dengan mendengarkan hasutan - hasutanku jadi aku berbaik hati, mengabulkan permintaan terakhirmu, " wajah Duke Felix Baumgartner tampak menjijikkan di mata Ratu Azelia.

Duke Felix mengeluarkan sihir cahaya seperti petir yang menyambar Ratu Azelia dengan cepat.

Duaaaarrrr

" Sakit, kenapa ini sakit sekali, " ingin rasanya Ratu Azelia berteriak namun dia urungkan, karena itu akan membuat Duke Felix Baumgartner menikmati kesenangan dalam membunuh dirinya.

Bersamaan dengan petir yang menyambar Ratu Azelia, cahaya sihir berwarna merah delima dari kalung liontin yang menggantung dileher Ratu Azelia kembali mengelilingi tubuh Ratu Azelia, tapi petir yang menyambar semakin banyak menyebabkan Sang Ratu yang tidak memiliki kekuatan sihir itu sekarat.

'Rajaku Alexander, mungkin ini adalah akhir dari hidupku, aku sangat merindukanmu, aku ingin kita bersama kembali tunggu aku, andai saja aku masih punya kesempatan kedua, akan aku ubah takdirku.

Aku juga akan membalas dendam kepada para penghianat yang telah menghancurkan kerajaan Bright dan tidak akan membiarkanmu mati Rajaku,' ucap Ratu Azelia dalam hati.

Mata biru laut Ratu Azelia hampir terpejam, kesadarannya mulai menghilang, rasa sakit yang di deritanya seakan mulai menghilang.

Bersambung...

Jangan lupa like, komen, subscribe dan vote nya ❤️😘

Terpopuler

Comments

Alan Banghadi

Alan Banghadi

Ratu Alezia sedih banget saat penyesalan itu terlambat,dan Raja Alexander yg begitu tulus mencintainya dan mengorbankan nyanwanya

2025-03-10

1

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

sedih banget liat raja Alex berkorban untuk keselamatan Azalea yg tdk pernah menganggapnya 😭😭

2025-03-31

1

YuWie

YuWie

yg bisa menghancurkan lelaki salah satunya adl women

2025-01-04

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 1 Kehancuran Kerajaan Bright
2 Episode 2 Hadiah Terakhir ( Ruby )
3 Episode 3 Kesempatan Kedua Sang Ratu
4 episode 4 Suami Yang Dirindukan
5 Episode 5 Pesta Ulang Tahun Pernikahan
6 Episode 6 Pesta Ulang Tahun Pernikahan 2
7 Episode 7 Kedatangan Duke Felix
8 Episode 8 Perubahan Sikap Ratu Azelia
9 Episode 9 Memulai Kembali Dari Awal
10 Episode 10 Masa Lalu Kedua Saudara
11 Episode 11 Melihat Kekuatan Pemberontak
12 Episode 12 Rahasia Tambang Emas
13 Episode 13 Siap menjadi Istri
14 Episode 14 kemenangan atas kesabaran Raja
15 Episode 15 kota barak
16 Episode 16 siasat Ratu Azelia
17 Episode 17 siasat Ratu Azelia 2
18 Episode 18 Belati perak
19 Episode 19 Membagi Kekuatan Sihir Emas
20 Episode 20 Masuk Akademi sihir
21 Episode 21 Pangeran leonor
22 Episode 22 Laporan Untuk Ratu
23 Episode 23 Menunjukkan Kekuasaan
24 Episode 24 Kasih Sayang Raja
25 Episode 25 Pangeran Kendrick
26 Episode 26 Sihir Hijau
27 Episode 27 Kebenaran Yang Diungkap Pangeran leonor
28 Episode 28 Seorang penghianat
29 Episode 29 Menyelamatkan Mona
30 Episode 30 Istana kaca
31 Episode 31 Kejutan Sang Ratu
32 Episode 32 Tanda Kepemilikan
33 Episode 33 Pesta Ulang Tahun Raja
34 Episode 34 Kebenaran Mulai Terungkap
35 Episode 35 Kebenaran Yang Menusuk Hati
36 Episode 36 Racun Cinta
37 Episode 37 Menyebuhkan Raja
38 Episode 38 Penyihir hitam
39 Episode 39 Duke Felix Kembali
40 Episode 40 Pertukaran Yang Adil
41 Episode 41 Esensi jiwa sihir Pangeran Leonor
42 Episode 42 Hukuman untuk Lady Eliana
43 Episode 43 Pengangkatan Kedua Pangeran
44 Episode 44 Membuat Racun Belati Perak
45 Episode 45 Ada Hubungan Apa?
46 Episode 46 Kesimpulan Dari Ratu Azelia
47 Episode 47 Dia Memang Bella
48 Episode 48 Ketulusan Yang Sia-Sia
49 Episode 49 Bertemu Lady Freya
50 Episode 50 Apa Yang Terjadi Pada Raja?
51 Episode 51 Pertarungan Raja Alexander dengan Raja Reynard
52 Episode 52 Mencari Solusi Terbaik
53 Episode 53 Membekukan Raja Alexander
54 Episode 54 Ketegasan Pangeran Kendrick
55 Episode 55 Raja Alexander Yang Lebih Tirani
56 Episode 56 Aku Raja Alexander
57 Episode 57 Pertanyaan terakhir untuk Pangeran Felix
58 Episode 58 Kerajaan Bright Mulai Hancur?
59 Episode 59 Mengakhiri Permainan Kekalahan
60 Episode 60 Akhir Dari Pangeran Felix
61 Episode 61 Kebenaran Tentang Siapa Penyelamat Ratu
62 Episode 62 Pesan Untuk Ratu
63 Episode 63 Kembang Api Dari Ledakan Petir
64 Episode 64 Sepenggal Kisah Perjuangan Raja
65 Episode 65 Endru Yang Menjadi Pengawal Ratu
66 Episode 66 Melihat Masa Lalu
67 Episode 67 Jati Diri Pemuda Bermata Biru Safir
68 Episode 68 Penolakan Di Masa Lalu
69 Episode 69 Kebersamaan Dengan Pujaan Hati
70 Episode 70 Pergi Ke Dunia Bangsa Elf
71 Episode 71 Bertemu Ratu Laura
72 Episode 72 Memulai Perjalanan
73 Episode 73 Menemukan Pengkhianat
74 Episode 74 Membebaskan Para Tawanan
75 Episode 75 Pertemuan Ratu Azelia dengan Ratu Peri
76 Episode 76 Pertemuan Yang Tidak Terduga
77 Episode 77 Kebenaran Dari Menghilangnya Ratu Astein
78 Episode 78 Mendapatkan Pohon Inti kristal
79 Episode 79 Melebur Pohon Inti kristal
80 Episode 80 Kembalinya Suami Yang Dirindukan
81 Episode 81 Perubahan Raja Alexander
82 Episode 82 Kembalinya Ingatan Marquis Alvin
83 Episode 83 Kejutan Untuk Sang Ratu
84 Episode 84 Belum Siap Untuk Mencintai
85 Episode 85 Mendukung Keputusan Pangeran Leonor
86 Episode 86 Arcelio Alexander Bright Dan Aretha Alexander Bright
87 Episode 87 Pengangkatan Pangeran Arcelio dan Puteri Aretha
88 Episode 88 Rencana Penyerangan
89 Episode 89 Pertarungan Raja Reynard Dengan Pangeran Leonor
90 Episode 90 Formasi Rantai Sihir Emas Palsu
91 Episode 91 Akhir Dari Raja Reynard
92 Episode 92 Raja William Dan Ratu Astein Kembali
93 Episode 93 Rahasia Dari Kalung Liontin Ruby
94 Episode 94 Akhir Yang Bahagia
Episodes

Updated 94 Episodes

1
Episode 1 Kehancuran Kerajaan Bright
2
Episode 2 Hadiah Terakhir ( Ruby )
3
Episode 3 Kesempatan Kedua Sang Ratu
4
episode 4 Suami Yang Dirindukan
5
Episode 5 Pesta Ulang Tahun Pernikahan
6
Episode 6 Pesta Ulang Tahun Pernikahan 2
7
Episode 7 Kedatangan Duke Felix
8
Episode 8 Perubahan Sikap Ratu Azelia
9
Episode 9 Memulai Kembali Dari Awal
10
Episode 10 Masa Lalu Kedua Saudara
11
Episode 11 Melihat Kekuatan Pemberontak
12
Episode 12 Rahasia Tambang Emas
13
Episode 13 Siap menjadi Istri
14
Episode 14 kemenangan atas kesabaran Raja
15
Episode 15 kota barak
16
Episode 16 siasat Ratu Azelia
17
Episode 17 siasat Ratu Azelia 2
18
Episode 18 Belati perak
19
Episode 19 Membagi Kekuatan Sihir Emas
20
Episode 20 Masuk Akademi sihir
21
Episode 21 Pangeran leonor
22
Episode 22 Laporan Untuk Ratu
23
Episode 23 Menunjukkan Kekuasaan
24
Episode 24 Kasih Sayang Raja
25
Episode 25 Pangeran Kendrick
26
Episode 26 Sihir Hijau
27
Episode 27 Kebenaran Yang Diungkap Pangeran leonor
28
Episode 28 Seorang penghianat
29
Episode 29 Menyelamatkan Mona
30
Episode 30 Istana kaca
31
Episode 31 Kejutan Sang Ratu
32
Episode 32 Tanda Kepemilikan
33
Episode 33 Pesta Ulang Tahun Raja
34
Episode 34 Kebenaran Mulai Terungkap
35
Episode 35 Kebenaran Yang Menusuk Hati
36
Episode 36 Racun Cinta
37
Episode 37 Menyebuhkan Raja
38
Episode 38 Penyihir hitam
39
Episode 39 Duke Felix Kembali
40
Episode 40 Pertukaran Yang Adil
41
Episode 41 Esensi jiwa sihir Pangeran Leonor
42
Episode 42 Hukuman untuk Lady Eliana
43
Episode 43 Pengangkatan Kedua Pangeran
44
Episode 44 Membuat Racun Belati Perak
45
Episode 45 Ada Hubungan Apa?
46
Episode 46 Kesimpulan Dari Ratu Azelia
47
Episode 47 Dia Memang Bella
48
Episode 48 Ketulusan Yang Sia-Sia
49
Episode 49 Bertemu Lady Freya
50
Episode 50 Apa Yang Terjadi Pada Raja?
51
Episode 51 Pertarungan Raja Alexander dengan Raja Reynard
52
Episode 52 Mencari Solusi Terbaik
53
Episode 53 Membekukan Raja Alexander
54
Episode 54 Ketegasan Pangeran Kendrick
55
Episode 55 Raja Alexander Yang Lebih Tirani
56
Episode 56 Aku Raja Alexander
57
Episode 57 Pertanyaan terakhir untuk Pangeran Felix
58
Episode 58 Kerajaan Bright Mulai Hancur?
59
Episode 59 Mengakhiri Permainan Kekalahan
60
Episode 60 Akhir Dari Pangeran Felix
61
Episode 61 Kebenaran Tentang Siapa Penyelamat Ratu
62
Episode 62 Pesan Untuk Ratu
63
Episode 63 Kembang Api Dari Ledakan Petir
64
Episode 64 Sepenggal Kisah Perjuangan Raja
65
Episode 65 Endru Yang Menjadi Pengawal Ratu
66
Episode 66 Melihat Masa Lalu
67
Episode 67 Jati Diri Pemuda Bermata Biru Safir
68
Episode 68 Penolakan Di Masa Lalu
69
Episode 69 Kebersamaan Dengan Pujaan Hati
70
Episode 70 Pergi Ke Dunia Bangsa Elf
71
Episode 71 Bertemu Ratu Laura
72
Episode 72 Memulai Perjalanan
73
Episode 73 Menemukan Pengkhianat
74
Episode 74 Membebaskan Para Tawanan
75
Episode 75 Pertemuan Ratu Azelia dengan Ratu Peri
76
Episode 76 Pertemuan Yang Tidak Terduga
77
Episode 77 Kebenaran Dari Menghilangnya Ratu Astein
78
Episode 78 Mendapatkan Pohon Inti kristal
79
Episode 79 Melebur Pohon Inti kristal
80
Episode 80 Kembalinya Suami Yang Dirindukan
81
Episode 81 Perubahan Raja Alexander
82
Episode 82 Kembalinya Ingatan Marquis Alvin
83
Episode 83 Kejutan Untuk Sang Ratu
84
Episode 84 Belum Siap Untuk Mencintai
85
Episode 85 Mendukung Keputusan Pangeran Leonor
86
Episode 86 Arcelio Alexander Bright Dan Aretha Alexander Bright
87
Episode 87 Pengangkatan Pangeran Arcelio dan Puteri Aretha
88
Episode 88 Rencana Penyerangan
89
Episode 89 Pertarungan Raja Reynard Dengan Pangeran Leonor
90
Episode 90 Formasi Rantai Sihir Emas Palsu
91
Episode 91 Akhir Dari Raja Reynard
92
Episode 92 Raja William Dan Ratu Astein Kembali
93
Episode 93 Rahasia Dari Kalung Liontin Ruby
94
Episode 94 Akhir Yang Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!