Jenk mandi dengan sangat cepat dan bersiap, dia memakai setelan jas berwarna biru, yang sudah di siapkan oleh Mommy dan sang Kakak, setelah semua sempurna Jenk keluar dari kamar tak lupa benda kecil ia selipkan di pinggangnya serta topeng perak, dia tidak mau para wartawan mengekspos muka tampannya di depan publik.
Jenk mulai menuruni tangga dengan wajah tenang dan penuh wibawa di setiap langkah yang dia ambil. Semua mata tertuju padanya, mengagumi penampilannya yang terasa sempurna yang walaupun sebagian wajahnya di tutupi topeng. Mereka yakin bahwa wajah di balik topeng itu sangatlah tampan.
Daddy dan Mommy yang melihat dia segera menghampirinya dan mereka merasa heran kenapa sang Prince memakai topeng, tapi mereka tidak bertanya mungkin Prince senang saja memakai topeng itulah yang mereka pikirkan.
Setelah Jenk tiba, seorang pembawa acara menaiki podium
"Para hadirin yang terhormat, selamat datang di pesta ulang tahun Tuan Muda Jenk Bright! untuk memulai acaranya kita mengundang Tuan Muda Jenk untuk memberikan harapan" ucap si MC.
Jenk berjalan ke arah MC berada dan mengambil alih mic
"Terimakasih telah hadir di acara ulang tahun saya yang ke 15, Saya sangat bersyukur terlahir dari orang tua yang penuh kasih dan sayang dan Seorang kakak yang begitu menyayangi saya. Harapan saya adalah selalu di beri kerendahan hati dan tetap melihat Daddy dan Mommy selalu di beri kesehatan oleh Tuhan sehingga menyaksikan anak-anaknya tumbuh dengan baik. Daddy, Mommy, dearest sista I love three of you abundantly "' ucap Jenk dengan memandang Daddy sama Mommy dan Kakaknya dengan tatapan lembut dan hangat
Orang-orang yang mendengar harapannya terharu. Begitupun dengan Daddy sama Mommy dan Kakaknya, hati mereka penuh dengan kehangatan menyaksikan anak dan adik mereka telah tumbuh dewasa.
Tuan Bright juga memberikan sambutan. Lalu di lanjutkan acara potong kue.
Setelah Jenk selesai dia mempersilakan para tamu untuk menyantap hidangan yang disediakan. ada yang berdansa, ada yang hanya mengobrol dan ada juga yang sibuk meniti makanan contohnya sang kakak yang memang sangat suka makanan yang manis-manis.
Jenk hanya memperhatikan kesibukan orang-orang. Dia tidak berniat untuk melakukan sesuatu. Daddy sama Mommy sibuk menyapa para rekan bisnisnya. Pesta berjalan dengan lancar.
Kelancaran itu tidak berlangsung lama tiba-tiba terdengar suara keributan di pintu masuk, beberapa para berandalan yang bosan hidup beradu tembakan dengan para pengawal dari Jenk. Orang-orang di dalam pesta kalang kabut tapi ketakutan mereka hanya sesaat, setelah itu mereka tidak mendengar suara apapun lagi. mereka melanjutkan pestanya.
Jenk sudah berada di pintu masuk dan menonton anak buahnya mengurus para pengacau itu. kenapa orang-orang yang ada di pesta tidak mendengar keributan di luar? Di karenakan Yan yang langsung keluar dari dunia kecil ketika melihat pesta sang tuan di kacau jadi dia memasang formasi untuk melindungi orang-orang yang ada dalam pesta tetap aman.
Pada awalnya Jenk kaget melihat Yan yang tiba-tiba muncul, tetapi setelah melihat apa yang di lakukan Yan, dia diam dan menonton.
Setelah para pengawal dibasmi dan di hancurkan menjadi debu oleh pengawal yang di bawa oleh Yan. Yan menghampiri Jenk.
" Yang Mulia semuanya sudah beres" ucapnya sambil menunduk hormat
"Kenapa kau bisa ada di sini Yan" tanya Jenk dengan heran karena kemunculan mereka yang tiba-tiba
" Ceritanya panjang Yang Mulia. Nanti ada saatnya Yang mulia mengetahui" jawab Yan
Jawaban yang sangat di benci oleh Jenk.
" Baiklah, Terimakasih Yan" jawab Jenk mengalah
" Kami pamit undur diri Yang Mulia" ucap Yan sambil mundur dan menghilang bersama pengawal tadi yang datang.
Para pengacau tadi adalah orang-orang yang suka buat keonaran boleh di bilang orang yang mencari keviralan, tapi mereka salah mencari lawan dan akhirnya kesialan yang menimpa mereka.
Kenapa mereka menargetkan pesta ulang tahun Jenk? karena ini adalah pesta pewaris Dunia bisnis raksasa dan pastinya banyak wartawan yang tidak akan melewatkan kesempatan ini, dan pastinya masalah kecil apapun yang terjadi pasti terliput.
Maka dari itu mereka mengacau berharap mereka akan keluar di tayangan televisi di seluruh dunia yang menayangkan mereka yang telah berani mengacau dengan orang yang berpengaruh di dunia dan orang-orang akan mengenal mereka. Tapi itu hanya khayalan mereka karena kesialan yang telah menimpa mereka. berharap jadi trending topik eh malah menemui raja neraka. Apa mereka tidak mempunyai otak kah? atau otak mereka lari dari kepala ke kaki?.
Kenapa mereka bisa langsung di hadang oleh orang-orang Jenk?
Flashback
Jo mendapat informasi dari salah satu mata-mata yang bertugas memantau seluruh keadaan China dan percakapan para pengacau terekam di sebuah alat komunikasi yang di miliki oleh mata-mata itu, rekaman percakapan mereka langsung saja mata-mata itu mengirim ke Jo. Dan Jo yang mendengar itu langsung menghubungi Jenk.
""hm halo" suara dari seberang sana
"Tuan akan ada pengacau yang mengacau besok di pesta ulang tahun Tuan" ucap Jo
"😟😟😟😕🙁" Jenk hanya mengernyit
"informasi masih ini terekam di salah satu alat komunikasi mata-mata yang memantau keadaan China" jelas Jo
" hm baiklah saya mengerti" jenk
"besok saya dan team yang lain akan menyusun rencana Tuan" jelas Jo lagi
"lakukan seperti biasa" Jenk
"baik Tuan" jawab Jo singkat.
Dan telpon sudah di putuskan dahulu oleh Jenk.
Flashback end
Seperti itulah kenapa Jenk mengetahui akan ada pengacau, makanya Jenk hanya diam menikmati pemandangan orang-orang yang menghadiri pesta. Karena dia lagi menunggu kedatangan tamu tak diundang mereka. Jenk juga telah menyelipkan sebuah pistol di pinggangnya ketika masih di kamar.
Jenk kembali ke dalam pesta dan mendapati orang-orang masih menikmati acaranya. Banyak juga anak-anak muda perwakilan dari para bawahan ayahnya.
Jenk melangkah ke arah makanan yang di sajikan. Karena memang hobinya makan dia tidak akan melewatkan makanan-makanan yang ada. Langsung saja dia memilih makanan yang dia sukai, setelah mendapatkan makanan dia beralih ke arah minuman dia mengambil jus buah naga.
Ketika dia berbalik, dia menabrak seseorang dan tidak sengaja menumpahkan minuman buah naganya di atas gaun warna hijau gadis itu. Membuat sang empunya berteriak
" Hei rakyat jelata! beraninya kau menumpahkan jus sialan itu di gaunku" teriaknya kesal dan marah
" ah maaf Nona! saya tidak sengaja menumpahkan jus saya di gaun nona. Kalau nona mau biar saya ganti gaun Nona" ucap Jenk dengan perasaan bersalah karena telah mengotori pakaian gadis itu.
" Kau pikir? Gaun ini bisa kau ganti dengan uang kotorMu itu. Gaun ini adalah gaun mahal dan limited edition" teriak sang gadis tidak terima gaunnya telah di kotori.
Orang-orang yang melihat itu menoleh kearah mereka dan terdapat seorang Nona muda dari keluarga yang lumayan terpandang sedang memarahi seorang pemuda yang menggunakan topeng yang tidak lain adalah pemilik dari pesta ini.
Dan yang membuat orang tambah tercengang lagi kata-kata yang keluar dari mulut manis sang gadis itu yang mengatakan rakyat jelata, uang kotor, dan sialan. Sungguh mereka tidak habis pikir gadis ini tidak menyadari kah bahwa pemuda yang dia marahi itu adalah orang yang tidak boleh di singgung? itulah pikiran orang-orang yang ada di situ.
Jenk yang mendengar semua itu tidak bisa menahan emosi.
"Nona saya tau saya salah dan saya sudah meminta maaf dan akan mengganti gaun Nona yang kotor. Dan yah saya rakyat jelata apa ada masalah dengan status saya Nona?" ucap Jenk dengan dingin. Orang-orang yang mengetahui tabiat Jenk menebak kalau dia sementara menahan emosi karena nada dingin yang keluar.
Jenny yang dekat dengan keberadaan sang adik langsung menuju ke arahnya. Dan bertanya
"Ada apa ini? tanyanya
" Lihat rakyat jelata ini mengotori gaun saya Nona" jawab gadis itu masih mengatai Jenk rakyat jelata.
Jenk masih diam tidak menjawab pertanyaan kakaknya. Jenny yang mendengar itu mengikuti arah telunjuk gadis itu dan mendapati adiknya yang di bilang rakyat jelata.
Dia juga emosi tapi hanya diam karena melihat adiknya tidak terlalu tanggapi.
" Maaf Nona! Saya benar-benar tidak sengaja mengotori gaun Nona" ucap Jenk lagi
" Maaf? maaf kau bilang? Kau tidak tau apa? selain kau mempermalukan saya dan juga mengacaukan pesta ini. Lihat! orang-orang menonton dan ini semua gara-gara kau" ucapnya lagi dengan nada tinggi.
Jenk yang merasa seperti semua kejadian yang terjadi di tumpahkan kepadanya akhirnya berkata.
" Maaf Nona! saya telah membuat anda malu, tapi saya sudah meminta maaf kepada Anda dan mau mengganti gaun anda tapi, sepertinya Anda tidak mau menerimanya. Anda bisa meninggalkan tempat ini" ucap Jenk dengan tegas
" Siapa Kau? beraninya kau mengusirku" ucapnya tidak kalah sengit
" Anda tidak perlu tau siapa saya. Yang saya mau Anda meninggalkan tempat ini sekarang juga." Jawab Jenk dengan nada sengit juga
" Kau tidak mempunyai hak untuk mengusirku." jawab gadis itu lagi
" Kenapa saya tidak mempunyai hak untuk mengusir Anda? tanya Jenk memancing jawaban gadis itu
"Karena kau hanya rakyat jelata yang mengemis di Tuan Bright" jawab gadis itu tak tau malu
"hahaha Anda sungguh lucu Nona. apakah Anda tidak mengenal siapa yang Anda hina sekarang Nona? tanya Jenk dengan tawa bahak-bahak. sungguh Jenk melupakan emosinya gadis ini tidak tahu malu.
Sementara mereka berdebat sang Mommy dan Daddy datang dan langsung bertanya kepada Jenk.
" Ada apa ini Prince? tanya mommy
"Tidak ada mommy" jawab Jenk
Gadis itu yang mendengar pertanyaan nyonya bright terhadap pemuda yang dia hina tadi. Prince? itukan panggilan untuk Tuan Muda Bright, jangan bilang anak yang dia caci-maki tadi adalah Tuan Muda Bright? gadis itu sedang berperang dengan pikirannya. Gadis itu terhenti dari lamunannya ketika suara yang sangat dingin terdengar
" Bisa anda tinggalkan tempat ini sekarang Nona? tanya Jenk dengan suara dingin
"Ah ya! maafkan saya Tuan Muda telah marah terhadap Tuan Muda. saya hanya sedikit kesal tadi jadi tidak memperhatikan kata-kata" jawab gadis itu takut. Sungguh manusia yang mengunakan lidah tapi tidak dengan otak. Seperti pepatah mengatakan pikirkan dulu baru keluarkan.
" Bukannya Anda memanggil saya dengan sebutan rakyat jelata tadi? kenapa sekarang jadi Tuan Muda? Tanya Jenk tak habis pikir dengan kelakuan gadis didepannya. Sungguh manusia yang seperti ini yang Ia paling benci, ketika statusnya di bawah dia pasti di caci-maki orang itu. Giliran orang itu di atasnya kalau bisa mau sujud menyembah di hadapannya. (ketika kekuasaan yang berjaya).
" Saya sungguh minta maaf terhadap Tuan Muda. Saya tidak mengenali Tuan Muda tadi." jawab gadis itu lagi
" Seandaikan yang mengotori gaun anda tadi adalah kawan yang kurang mampu? apa Anda akan melepaskannya? saya rasa tidak Nona. Kau tau kenapa? Karena kau itu MUNAFIK" jawab Jenk serta di tekan kata "Munafik". Gadis itu sudah sangat malu.
"Jadi Anda bisa meninggalkan tempat ini sekarang juga sebelum Saya menuntut Anda atas penghinaan tadi" lanjut Jenk lagi di sertai ancaman. Gadis itu langsung keluar takut Ia di tuntut.
Setelah kepergian gadis itu orang-orang kembali melanjutkan acara yang tertunda tadi. Sampai sore baru pestanya selesai.
Satu persatu tamu undangan meninggalkan tempat itu. Begitu juga tuan pesta, mereka langsung kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat karena acara tadi lumayan menguras tenaga.
🌟🌟🌟🌟🌟🌟
Di tempat lain,
Gadis itu telah sampai di kediamannya. Ayahnya yang telah menunggu kepulangannya telah menunggu di ruang tamu.
"LUO MEI! kenapa kau membuat keributan di Pesta Tuan Muda? apa kau sudah puas mempermalukan keluarga kita? teriak sang Ayah. Ketika dia mendengar dari pengawal putrinya bahwa dia memalukan Tuan Muda Jenk. Dia sangat marah, sungguh kelakuan anaknya sangat buruk.
"😔😔😔😔😔" Luo Mei hanya menundukkan kepalanya. Dia sadar telah membuat kesalahan fatal telah menyinggung orang yang tidak bisa dia singgung.
" Kau tau? Tuan Muda tidak menuntut kalau tidak, mungkin kita tidak bisa melihat matahari besoknya." lanjut tuan Luo lagi. Dia sungguh tidak habis pikir anaknya telah menghina orang yang seharusnya menjadi Tuannya.
Setelah memarahi anaknya Tuan Luo berlalu pergi begitu juga dengan Luo Mei, dia langsung menuju kamarnya.
Di tempat kediaman keluarga Bright.
Tuan Bright dan Nyonya Bright tengah berdiskusi akan Prince mereka. mereka mendiskusikan dimana Prince mereka akan bersekolah melanjutkan ke tingkat High school.
"Mommy, Daddy mau Prince ke Amerika" ucap Daddy menyampaikan pendapatnya.
"No dad! Mommy tidak setuju, biar Prince sekolah di China saja" jawab mommy kurang setuju.
"Bagaimana kalau kita menanyakan pendapat dari Prince? karena dia yang bersangkutan akan hal ini" ucap Daddy lagi. Mommy yang mendengar ide itu langsung berseru senang
"Ide bagus Daddy! Kita akan membahas ini dengan Prince" seru Mommy.
Akhirnya orang yang dibicarakan pun muncul.
"Prince! Kemari sayang. Ada yang mau Mommy dan Daddy bicarakan padamu". Panggil Mommy ketika melihat Jenk lewat
"Ada apa Mommy? apa yang Mommy mau bicarakan dengan Prince? tanya Jenk ketika dia sudah duduk bersama mereka di ruang tengah.
"Begini sayang. Tadi Daddy sama Mommy membahas mengenai sekolah kamu." ucap Mommy
"Daddy tadi mengusulkan agar kamu sekolah di Amerika. Tapi Mommy menolak. Mommy mau Prince sekolah di China saja" Jelas Mommy pelan
"Bagaimana pendapat Prince? apa kamu mempunyai rekomendasi High school? tanya Daddy ikut menimpali.
"ah high school ya? Prince akan masuk di internasional high school Korea." jawab Jenk
"Kenapa harus di Korea sayang? apa kamu ada urusan di sana?" tanya sang Mommy di angguki oleh Daddy menanyakan hal yang sama.
"ah tidak ada Mommy. hanya urusan untuk para tikus saja". jawab Jenk santai
"Tikus? apa kamu mau tikus sayang? biar Daddy minta Daren membelikanMu tikus" jawab Daddy yang tidak mengerti maksud dari tikus yang di bicarakan Jenk. Melihat respon dari mereka, Jenk tersadar kalau dia telah keceplosan.
"ah ti..dak Daddy. Bukan itu maksudnya Prince. Para tikus yang di Korea pada berkeliaran dan harus Prince yang menjinakkan mereka jikalau orang lain yang menangani akan kena kenakalan dari para tikus itu" ucap Jenk mencoba menjelaskan.
Daddy sama Mommy hanya mengiyakan saja. Mereka tidak tau saja para tikus yang dimaksud oleh Prince mereka adalah orang-orang yang mencari kematiannya sendiri.
"Baiklah kalau memang itu keputusan Prince Daddy sama Mommy mendukungmu" jawab Daddy
"Nanti biar Daren yang mengurus semua keperluanMu" lanjut Daddy lagi.
"Tidak usah Daddy. Prince sudah mengurus semuanya." ucap Jenk cepat
"Baiklah" jawab Daddy lalu beranjak pergi ke ruang kerjanya.
Mohon dukungan dari para readers ❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 115 Episodes
Comments
Bennydeh Kong
kok ceritanya di ulang sihhh...
2022-06-05
0
Fano Jawakonora
koq cerritanya dable
2022-05-07
0
(ง'̀-'́)ง
double up ..copy paste
2021-09-22
0