Tap
Tap
Tap
Alex dengan jantungnya berdegup kencang berjalan dengan pelan memasuki ruangan tersebut, sambil menunjukkan pisau ke depan, untuk berjaga-jaga, siapa tahu tiba-tiba ada zombie menyerang.
Geerrr....
Alex dikejutkan dengan suara raungan zombie. Rupanya di ruangan tersebut terdapat zombie.
Tangan Alex nampak gemetaran ketika melihat ada satu zombie sedang berdiri dihadapannya. Alex sangat merasakan tegang. Bahkan zombie itu meraung-raung berjalan ke arahnya.
Aarrggkkhh!
Aarrggkkhh!
Rupanya zombie tersebut langsung menyerang Alex. Karena Alex masih memiliki level satu, sehingga Alex hanya mengandalkan pisau yang berukuran kecil. Tapi dia tidak akan pernah menyerah, dia harus bisa melawan.
Alex mencoba untuk melawan, dia menusukan pisau tersebut tepat pada bahu zombie.
Jleb!
Namun, sepertinya tidak berasa sama sekali untuk zombie tersebut. Membuat Alex terbelalak, seakan ajal akan segera menjemputnya.
Geerrr...
Zombie itu mencakar lengan Alex dan mencekik lehernya, kemudian zombie itu mengangkat tubuh Alex ke atas. Sepertinya zombie tersebut ingin segera mengigit bagian lehernya.
Bugh!
Beruntung Alex masih memiliki kekuatan untuk menyerang, kakinya berhasil menendang bagian dada zombie, dan dengan pergerakan cepat tangannya mencabut pisau di bahu zombie, lalu menancapkan kembali pisaunya tepat pada bagian mata zombie.
Aarrggkkhh!
Aarrggkkhh!
Zombie meraung kesakitan, sampai dia melepaskan Alex dari cengkeramannya.
Buuukkk!
Alex terjatuh ke lantai, dia sedikit meringis kesakitan. Tapi dia tidak boleh menyerah, Alex menendang zombie tersebut yang akan menyerangnya kembali, tepat pada bagian dadanya
Bugh!
Kemudian Alex menendang bagian lehernya, membuat leher zombie tersebut patah.
Seketika tubuh zombie tumbang ke lantai, tubuhnya tak bergerak sama sekali, sudah dipastikan zombie tersebut mati.
Alex nampak terengah-engah memandangi zombie yang telah dia bunuh. Kemudian terdengar suara sistem dari game memberikan sebuah informasi.
[Alex, kamu sudah berhasil membunuh 1 zombie. Jika kamu ingin naik ke level 2, kamu harus membunuh 29 zombie lagi.]
[Atta, Dion, dan Cevi telah gagal dalam permainan ini. Kini hanya tersisa 17 orang lagi. Ayo jadikan dirimu menjadi satu-satunya sebagai Zombie Hunter.]
Suara sistem di game tersebut memang otomatis akan selalu terdengar setiap kali Alex dan semua teman-temannya berhasil mengalahkan zombie. Dan sistem tersebut tidak bisa menjawab pertanyaan dari mereka, sistem dari game hanya akan terdengar jika ada informasi penting saja. Dan Alex sangat muak mendengarnya, yang dia inginkan bukan memenangkan permainan ini. Tapi dia ingin dia bersama semua teman-temannya bisa kembali dengan selamat.
Alex segera berdiri, dia harus memeriksa kembali ruangan tersebut, siapa tahu masih ada zombie disana. Alex berjalan dengan hati-hati.
Semua ruangan sudah diperiksa, Alex memastikan bahwa ruangan yang ada di lantai lima itu aman.
Alex segera mengeluarkan mayat zombie yang sudah dia bunuh ke koridor, kemudian Alex mengunci pintu agar tempat tersebut aman untuk ditempati.
Alex segera berlari ke balkon, dia memberikan isyarat kepada Liondra dengan sebuah anggukan, sebuah pertanda bahwa ruangan tersebut aman.
Liondra sangat bernafas lega setelah mendapatkan isyarat dari Alex, dia pun segera memberitahu semua teman-temannya yang ada di lantai enam, "Ayo kita segera turun ke bawah."
Doorrr!
Doorrr!
Doorrr!
Semua orang yang sedang menahan pintu nampak semakin kewalahan, zombie-zombie yang ada di koridor sana terus berdesakan menyerang pintu. Tapi mereka masih memiliki semangat yang tinggi untuk bertahan hidup.
"Wanita dulu yang turun!" Doni sebagai ketua tim harus bersikap bijak, keselamatan lima orang wanita yang ada disana memang harus diutamakan.
Raka sangat keberatan dengan keputusan Doni, "Mengapa harus wanita yang didahulukan? Itu sama saja membuang-buang waktu. Apakah kamu ingin kita semua mati disini?"
"Sebagai seorang pria sejati, kita memang harus mengutamakan keselamatan wanita." Jawab Doni dengan tegas.
"Ya, aku setuju." Putra menyetujui keputusannya Doni.
Amel, Riska, Gina, dan Maudy segera berlarian ke balkon mendekati Liondra. Mereka berlima sangat merasa ngeri jika memperhatikan ke jalan raya, banyak sekali zombie yang berkerumun sambil meraung-raung kelaparan, seandainya mereka jatuh ketika turun menggunakan gorden, yang ada mereka akan menjadi santapan zombie-zombie tersebut.
Tapi hanya itu satu-satunya cara agar bisa turun ke bawah, jika mereka memang ingin bertahan hidup.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 42 Episodes
Comments
Mey-mey89
semangat
2024-06-18
2
Onin Ajah
nih si raka bikin orang sewot aja ya
2024-06-18
1
^ã^😉
q Minta raka tuh Jadi next target laki² mental Tahu huff
2024-06-18
1