Bab 2

Alex telah bergabung dengan Tim Hero, di layar laptopnya, dia melihat ada 20 orang anggota disana, mereka sedang asik bercanda dalam sebuah kolom chatan khusus anggota Tim Hero.

Dion level 4

Liondra level 3

Raka level 6

Doni level 7

Riska level 1

Ardi level 5

Maudy level 4

Gina level 3

Tian level 2

Amel level 2

Farhan level 1

Yoga level 6

Putra level 5

Atta level 1

Seno level 2

Hilman level 4

Amir level 3

Cevi level 1

Beni level 5

Alex level 0

Dion : Selamat bergabung Alex, perkenalkan anggota baru kita adalah Alex, dia adalah temanku.

Riska: Oh Hai Alex, salam kenal.

Putra: Selamat bergabung bro!

Liondra: Salam kenal, Alex. Aku Liondra.

Alex tersenyum karena akhirnya Liondra menyapa dirinya, dia segera membalas chat mereka. Mereka memang tidak mengenali Alex, padahal mereka satu kampus.

Alex: Salam kenal juga buat semuanya.

Doni: Siapapun yang menang, hadiahnya harus dibagi 20 orang. Karena disini kita tim, walaupun memang peraturannya yang selamat hanya ada satu orang. itu juga kalau di tim kita yang menang.

Banyak tim yang pastinya akan berusaha keras untuk mendapatkan uang 1 trilium itu.

Sebenarnya mereka tidak mengerti mengapa game tersebut membuat peraturan pemenangnya harus satu orang.

Raka: Oke.

Karena Doni memiliki level paling tinggi, yaitu level 7, maka dari itu dia yang menjadi ketua tim.

Doni: Kalian siap bermain sekarang?

Semuanya : Siap kapten!

Doni segera mendaftarkan timnya untuk bermain event satu triliun itu.

[Apa kalian yakin akan akan mengikuti event satu triliun?]

[Klik Ya atau Tidak]

Doni segera mengklik kata Ya

Loading...

Loading...

Akhirnya layar di laptop pun telah memperlihatkan bagaimana suasana di game tersebut, banyak zombie telah menguasai kota. Terlihat mereka sedang kelaparan untuk mencari mangsa.

Mungkin untuk pertama kalinya Alex bermain game zombie, dia sedikit terkejut melihat suasa digame yang seperti nyata, bahkan seismografnya pun terlihat seperti nyata.

Mereka bisa bermain game sambil berkomunikasi lewat audio, sehingga semangat memakai headset.

Doni berkata, "Ayo kita mulai beraksi!

Raka segera menyahut, " Oke, go!"

Alex belum paham karena dia levelnya masih 0, dia belum memiliki senjata. Sementara mereka semua sudah memiliki senjata sesuai level.

"Aku harus melawan mereka menggunakan apa?"

Dion yang menjawab, "Pakai tangan kosong, jika kamu bisa mengalahkan 20 zombie, maka kamu akan naik level 1."

"Kalau aku tidak bisa mengalahkan zombie itu?" Tanya Alex lagi.

Terdengar suara tawa, ternyata dia adalah Seno. "Ya kamu mati lah, avatar kamu akan terinfeksi jadi zombie. Jadi kamu tereliminasi tidak akan bisa main lagi."

"Alex kan levelnya 0, dia diminta gabung ke tim kita agar kita memenuhi persyaratan ikut event karena jumlah tim harus 20 orang. Seandainya dia tereliminasi lebih awal dan juga seandainya dari tim kita yang menang, aku rasa Alex gak perlu dapat bagian dari hadiah itu." ucap Raka, dia memandang rendah pada Alex.

Alex terdiam, dia sadar diri sebenarnya dia juga tidak bisa bermain game.

"Tidak bisa begitulah, itu sudah kesempatan kita dari awal. Kalau dari tim kita yang menang, kita semua harus ikut kebagian jatah. 50 persen untuk pemenang, 50 persen untuk tim." Liondra tidak setuju dengan perkataan kekasihnya itu.

"Apa yang dikatakan Liondra benar, Alex tetap akan kebagian jatah, karena itu kita harus berusaha tim kita yang menang." Doni membenarkan perkataan Liondra.

[Apa kalian sudah siapa menjadi pemburu zombie?]

[Klik Ya atau Tidak]

Doni segera menekan kata Ya

Permainan pun akan segera dimulai.

Semua avatar mereka sedang berada di sebuah lapangan yang sangat luas, mereka telah dikelilingi oleh jutaan zombie.

Alex merasa gugup sekali, dia tidak boleh tereliminasi duluan, harga dirinya bisa jatuh dihadapan Liondra.

Alex merasa iri avatar para timnya sudah memiliki senjata sesui levelnya masing-masing. Hanya dia yang tidak memiliki senjata apapun, namun dia tidak boleh berputus asa, semuanya pasti pernah merasakan level paling bawah dulu, tidak ada yang instan.

Di game tersebut, para zombie sudah mulai menyerang avatar mereka, dengan mudahnya mereka mengatasi para zombie tersebut, dengan menembakkan senapan pada monster mengerikan itu.

Sementara Alex harus berjuang sendirian, dia harus lihai memenggunakan mousenya agar bisa mengalahkan zombie dengan menggunakan pukulan.

Bugh...

Bugh...

Bugh...

Avatar milik Alex memukul kepala zombie dengan begitu keras, sehingga kepala zombie itu hancur.

[Alex, kamu sudah berhasil membunuh 1 zombie. Jika kamu ingin naik ke level 1, kamu harus membunuh 19 zombie lagi.]

Alex sudah mulai menikmati permainan gamenya, dia menggunakan kecepatan dalam menggunakan mouse dan keyboardnya untuk memberikan sebuah tendangan keras pada zombie di game itu. Lalu menendang kepala zombie sampai kepalanya pecah.

[Alex, kamu sudah berhasil membunuh 2 zombie. Jika kamu ingin naik ke level 1, kamu harus membunuh 18 zombie lagi.]

"Seru juga tapi lumayan tegang, tinggal 18 zombie lagi."

Namun tiba-tiba layar laptopnya menjadi nga blank. Layar tersebut menjadi berwarna putih semua.

[Sistem eror!]

[Sistem eror!]

Hanya adalah tulisan sistem eror di layar tersebut.

"Yeah malah eror, padahal gue sudah bunuh 30 zombie. Seharusnya gue naik level." keluh Cevi, jika ingin naik ke level 2 harus membunuh 30 zombie.

"Jadi lu juga eror? Gue pikir gue aja yang eror." Timpal Tian.

"Iya nih eror terus, kenapa ya?" Riska tidak mengerti, sementara mereka masih bisa berkomunikasi lewat sebuah audio di game itu.

Padahal kedua puluh orang itu ada di rumahnya masing-masing, tapi mereka seolah-olah sedang berada di tempat yang sama, saking menjiwai dan menikmati permainan game tersebut.

"Lalu kita harus bagaimana sekarang?" tanya Alex pada mereka semua.

"Kita diam dulu sebentar, mungkin nanti juga sistem gamenya akan normal lagi." jawab Doni.

Mereka dikejutkan dengan suasana yang tiba-tiba menjadi gelap gulita, padahal hari masih pagi, namun suasana dengan cepat berubah seperti malam tanpa ada sinar cahaya apapun.

"Eh kok jadi gelap, disana gelap gak?" tanya Alex.

Tapi tidak ada jawaban.

"Hallo, apa kalian masih on?" tanya Alex lagi.

Tidak ada jawaban juga.

Alex menjadi merinding, dia tidak bisa melihat apapun, begitu gelap gulita. Tangan Alex mencoba untuk mencari senter di dalam laci.

"Apa telah terjadi gerhana matahari?" tapi biasanya tidak segelap ini.

Namun, Alex terkejut saat melihat ada sebuah cahaya menyerupai seperti pintu.

"Pintu apa itu?"

Alex berjalan dengan hati-hati mendekati pintu tersebut, kemudian dia menyentuhnya.

Pintu itu pun terbuka, Alex segera masuk, dia pikir mungkin itu adalah pintu di salah satu di ruangan yang ada rumahnya.

...****************...

"Arrrggghhh!" Alex terbangun dari pingsannya. Dia memegang kepalanya yang terasa sangat pening.

Alex kaget begitu mendengar banyak suara yang menggema di ruangan tempat dia berada.

Ternyata 19 orang yang menjadi timnya berada di ruangan yang sama dengannya.

Mereka semua sama seperti Alex, mereka baru bangun dari pingsannya.

Mereka semua nampak kaget dan saling memandang.

"Mengapa kita semua ada disini? Sebenarnya kita ada dimana?" Loandra memperhatikan ruangan tersebut, sepertinya dia berada di sebuah gedung yang begitu asing.

[Selamat datang di permainan yang sesungguhnya, kalian berhasil memasuki dunia portal di game Zombie Hunter. Nikmati keseruan kalian untuk memusnahkan para zombie.]

Semua yang ada disana terkejut begitu mendengar suara itu, suara itu entah berasal dari mana.

Atta nampak marah, "Jangan bercanda denganku, sebenarnya apa tujuan kamu menculik kami!"

Atta pikir ada orang iseng menculik mereka.

Dor...

Dor...

Dor...

Mereka dikejutkan dengan suara seperti ada yang sedang berusaha untuk mendombrak pintu.

Arrrggkkk...

Arrrggkkk...

Mereka lebih terkejut lagi saat mendengar suara raungan zombie, apakah benar mereka telah memasuki dunia game yang telah mereka mainkan?

Terpopuler

Comments

Ifah Ifah

Ifah Ifah

duuh deg degan baca ny 🤭🤣🤣

2025-03-25

0

Imaz Ajjah

Imaz Ajjah

baru dua bab aj udah seru....lanjut lah...

2024-07-14

0

Muh. Yahya Adiputra

Muh. Yahya Adiputra

astaghfirullah
.. ternyata kalian semua malah masuk kedalam portal dunia zombie 😰😰😰
entahh..siapa yg akan menjadi korban untuk pertama kali .

2024-06-24

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!