19. Kedua kalinya di Perusahaan

"Sebaiknya benarkah bajumu, sebelum otak anakku terkontaminasi melihat aset murahanmu itu!" sinis Ervina pada wanita itu sambil melirik si kembar yang menyembul tak punya sopan santun.

wanita itu geram dengan ucapan yang Ervina lontarkan, "Jalang murahan sepertimu tak pantas menghinaku!" jawab wanita itu dengan nyalang.

Plak!

Sontak Ervina tak bisa mengendalikan dirinya dan menampar wanita yang sudah menghinanya, 'Sudah berzina dengan suami orang, masih menghina istri sah! Enak aja!' batin Ervina kesal.

Wanita yang ditampar dengan keras oleh Ervina itu tidak terima dan berniat untuk membalas Ervina..

"PERGI!" teriak Naren.

Sontak membuat dua wanita itu menoleh dan menghentikan gerakannya hingga Ervina aman dari balasan tamparan wanita itu.

"Kamu!" tunjuk Naren pada wanita itu, "Pergi sekarang!"

"Tap—"

"PERGI AKU BILANG!" teriak Naren tak ingin dibantah, suasana hatinya langsung tidak baik setelah kehadiran Ervina...

Setelah wanita itu keluar, Naren langsung mengambil remote-nya dan mengunci pintunya dengan remote dari dalam...

Glek!

Membuat Ervina hanya bisa menelan salivanya dengan berat setelah suaminya menatap dirinya dengan nyalang.

"Apa sekarang kau sangat menikmati peranmu sebagai istriku? kau berperan sebagai istri yang cemburu? Ingat ... Kau hanya baby sister putriku!" kata Naren tajam sambil berdiri dan meringsek mendekati Ervina.

Sontak Ervina berjalan mundur seiring langkah Naren semakin mendekat.

"Kalau begitu kita bisa bicara baik-baik, kenapa seperti anak kecil tidak pulang selama dua bulan?" tanya Ervina memberanikan diri, "Anda pikir dengan adanya saya, tanggung jawab Anda sebagai seorang Daddy sudah hilang?" lanjutnya.

"Bukan urusanmu!" desis nya

"URUSAN KU!" teriak Ervina, "Jika karena aku, Anda tidak pulang, maka bebaskan aku sekarang juga biar aku bisa pergi dari mansionmu! Aku sudah muak!" teriak Ervina dengan nafas yang naik turun.

Entahlah, Ervina sendiri tidak tau kenapa dia menjadi sangat emosional semenjak mendapati wanita lain di ruangan suami kontraknya.

Jatuh cinta? Tidak mungkin, bahkan mereka tak pernah bertegur sapa dengan baik selama ini.

Harga diri!

Yah, Ervina merasa harga dirinya sebagai seorang istri harus dijaga walaupun hanya istri di atas kertas.

"BERANINYA KAU MENGATUR KU!" geram Naren pada Ervina.

Wanita di depannya itu sudah sangat melunjak menurutnya, sudah berani berteriak dan berbicara tidak formal dengannya...

"Terserah padaku, aku mau tetap mempertahankan kamu untuk jadi baby sister putriku! Pulang atau tidak pulang juga bukan urusanmu! Suka-suka aku!" lanjut Naren terus meringsek masuk.

"Oh, lupa! Karena Anda asik mencari yang sexy di luar sini bukan? Menyusu pada dada yang hampir meletus itu! ... Tak ada artinya kami daripada dada yang siap menenggelamkanmu itu, Tuan !" sindir Ervina entah kenapa sangat kesal.

Dengan dada naik turun, Ervina berbalik dan berjalan dengan santai menuju pintu yang sudah jelas di kunci oleh Naren.

Ervina jengah!

"BERHENTI!" teriak Naren, "Beraninya kau membalikkan badanmu! Kau masih budak ku yang kubeli!?" lanjut Naren geram dan diraihnya tangan Ervina dengan cepat hingga berbalik dan limbung seketika.

Tubuh Ervina menghantam tubuh kekar Naren.

Dan dengan cepat Naren menarik agar Ervina tidak menjauh, "Tingkahmu benar-benar membuatku geram!"..

"TINGKAH BAPAK YANG MENJIJIKAN! MEMBUATKU MUAL!" hina Ervina yak kalah pedas, "Penjahat kelamin!" desis nya.

Deg!

Sontak Naren terbelalak, "Apa!" pekiknya, "Penjahat kelamin?" ulangnya.

"Lalu apa sebutan suami yang celap-celup diluar mencari yang aduhai dan semokisasi?" tantangnya.

Naren kemudian menyeringai dan detik berikutnya langsung menyambar bibir Ervina dengan brutal, seolah benar-benar ingin menghukum bibir kurang ajar Ervina.

Ervina terus berontak! Ervina jijik membayang bibir yang menciumnya baru saja di kokop wanita lain.

Tidak! Dia tak akan menyerahkan dirinya lagi, pembuktian hanya sekali, tidak untuk kedua kalinya! pikir Ervina.

Merasakan Ervina yang berontak membuat Naren marah, "Aku akan tunjukkan penjahat kelamin yang sesungguhnya!" desis nya sambil membalik tubuh Ervina dengan cepat.

"KAU SALAH MEMILIH LAWAN, Vina!" ucap Naren penuh penekanan juga suara tertahan.

Dan Naren kembali melakukan itu dengan kasar dan tak berperasaan.

Bahkan Ervina merintih kesakitan sepanjang itu, namun tidak Naren gubris sama sekali, justru membuatnya senang

Hingga Naren mencapai puncak nirwananya.

Dan detik berikutnya darah segar mengalir begitu saja dari inti tubuh Ervina.

Dengan Cepat Naren membalik tubuh Ervina yang sudah memucat sambil meremas perutnya, "S—sakit!"

"Kamu kenapa?"

"Anakku! Arhhh, S—sakit!" rintih Ervina tidak tahan dengan sakit luar biasa yang melilit perutnya...

Deg!

Bersambung...

LOH!! Anakku??!! Apakah Ervina hamil?

Naren kau biadab! teganya kau menggauli istrimu dengan kejam lagi!!!

Jangan lupa Follow, like, komen dan Vote anget-anget ya semua biar author semangat menulisnya 😍😍

Terpopuler

Comments

ira

ira

jadi benar dugaanku kalau Vina hamil, semoga kandungannya baik-baik aja dan jangan bilang Narendra ini menuduh Vina berselingkuh dan tidak mengakui itu anaknya

2024-11-29

0

ira

ira

dasar nggak sadar diri padahal dia sendiri juga bermulut kurang ajar kalau Vina kan fakta Dia berkata seperti itu

2024-11-29

0

Isna Vania

Isna Vania

ervina knpa Gk tinggalin narren, suami yg suka celap -celup

2024-11-20

0

lihat semua
Episodes
1 1. Penawaran
2 2. Pertengkaran
3 3. Akad Nikah
4 4. Gadis Kecil hadiah Tuhan.
5 5. Ke Milan.
6 6. Amarah Naren
7 7. Kesakitan Ervina.
8 8. Mau Mommy Na.
9 9. Pingsan
10 10. Tidur bersama.
11 11. Pelukan mendebarkan.
12 12. Surat Perjanjian
13 13. Hancur berkeping-keping lagi.
14 14. Mengatur Rumah
15 15. Penghinaan Naren.
16 16. Luluh lantah.
17 17. Sekali lagi.
18 18. Datang ke Perusahaan Naren
19 19. Kedua kalinya di Perusahaan
20 20. Apa aku menginginkan anak ini?
21 21. Permohonan.
22 22. Hadiah Cinta
23 23. Bumil Resek
24 24. Operasi Calisha.
25 25. Luka Lama.
26 26. Ciuman sayang.
27 27. Marah
28 28. Jangan Ulangi lagi.
29 29. Menjaga Kalian dengan atau tanpa cinta
30 30. Belajarlah mencintaiku, Mas
31 31. Hanya kau yang merasakan kehangatan tubuhku
32 32. Empat bulanan.
33 33. Kekesalan Ervina
34 34. Tak akan pernah kamu lupakan
35 35. Dia benar-benar mengerjaiku.
36 36. Jangan Mendekat
37 37. Teruslah seperti ini
38 Bab 38. Senang melihatmu lagi, adikku sayang
39 39. Pergi
40 40. Frustasi
41 41. Kehilangan belahan jiwa
42 42. Kenapa Sha yang ditinggalkan
43 43. Aku Mencintaimu, Istriku
44 44. Kerinduan
45 45. Ucapkan itu pada Istriku, Noela
46 NUMPANG LEWAT
47 46. Daddy belikan barbie baru, ya?
48 47. Keajaiban dalam hidup Ervina.
49 TRAVELING KE LUAR NEGERI DENGAN AUTHOR
50 48. Membeli Barbie
51 49. Barbie Margot
52 50. Pertemuan
53 51 Aku terus mencarimu, Sayang.
54 52. Sesak
55 53. Penculikan
56 54. HIV???
57 55. Aku tidak menginginkanmu lagi, Mommy
58 56. Perasaan yang berbeda
59 57. Anakku
60 58. Jangan bohong, Mom
61 59. Harus segera mendapatkan keluargaku kembali
62 60. Narendra vs Lazuardi
63 61. Cemburu
64 62. Ayo pulang, Mas
65 63. Bahagia
66 64. Lazuardi datang.
67 65. Sha mau kita kembali bersatu
68 66. Layak Diperjuangkan
69 67. Tidul bellima
70 68. Mommy Bahagia?
71 69. Haru
72 70. Hasil Karya Anak-anakku
73 71. Mandi bersama
74 72. Dirawat di Rumah sakit
75 73. Tidak, Dok
76 74. Tutup mulutmu
77 Duda Kedua author
78 75. Kenyataan
79 76. Mengunci diri di kamar
80 77. Aku mau kamu!
81 78. Mengeluarkan dua kepala
82 79. Belum selesai buka puasa
83 80. Hilang
84 81. Putriku
85 82. Rambut beserta ikatnya.
86 83. Tubuh tanpa busana
87 84. Bohong!
88 85. Hasil Visum.
89 86. Titik terang
90 87. Potong milikmu
91 88. Lucas yang mengoyak
92 89. Pangkas habis.
93 90. Berani menyebut namaku!
94 91. Mengkhianati.
95 92. Tidak menderita
96 93. Penyiksaan air
97 94. Membasuh luka
98 95. Tidak bisa diragukan lagi.
99 96. Tak pernah mencintaiku
100 97. Tinggal nama.
101 98. Sidang Putusan
102 99. Terima kasih
103 100. TAMAT
104 Anak baru author
105 KUTUKAN 99 HARI.
Episodes

Updated 105 Episodes

1
1. Penawaran
2
2. Pertengkaran
3
3. Akad Nikah
4
4. Gadis Kecil hadiah Tuhan.
5
5. Ke Milan.
6
6. Amarah Naren
7
7. Kesakitan Ervina.
8
8. Mau Mommy Na.
9
9. Pingsan
10
10. Tidur bersama.
11
11. Pelukan mendebarkan.
12
12. Surat Perjanjian
13
13. Hancur berkeping-keping lagi.
14
14. Mengatur Rumah
15
15. Penghinaan Naren.
16
16. Luluh lantah.
17
17. Sekali lagi.
18
18. Datang ke Perusahaan Naren
19
19. Kedua kalinya di Perusahaan
20
20. Apa aku menginginkan anak ini?
21
21. Permohonan.
22
22. Hadiah Cinta
23
23. Bumil Resek
24
24. Operasi Calisha.
25
25. Luka Lama.
26
26. Ciuman sayang.
27
27. Marah
28
28. Jangan Ulangi lagi.
29
29. Menjaga Kalian dengan atau tanpa cinta
30
30. Belajarlah mencintaiku, Mas
31
31. Hanya kau yang merasakan kehangatan tubuhku
32
32. Empat bulanan.
33
33. Kekesalan Ervina
34
34. Tak akan pernah kamu lupakan
35
35. Dia benar-benar mengerjaiku.
36
36. Jangan Mendekat
37
37. Teruslah seperti ini
38
Bab 38. Senang melihatmu lagi, adikku sayang
39
39. Pergi
40
40. Frustasi
41
41. Kehilangan belahan jiwa
42
42. Kenapa Sha yang ditinggalkan
43
43. Aku Mencintaimu, Istriku
44
44. Kerinduan
45
45. Ucapkan itu pada Istriku, Noela
46
NUMPANG LEWAT
47
46. Daddy belikan barbie baru, ya?
48
47. Keajaiban dalam hidup Ervina.
49
TRAVELING KE LUAR NEGERI DENGAN AUTHOR
50
48. Membeli Barbie
51
49. Barbie Margot
52
50. Pertemuan
53
51 Aku terus mencarimu, Sayang.
54
52. Sesak
55
53. Penculikan
56
54. HIV???
57
55. Aku tidak menginginkanmu lagi, Mommy
58
56. Perasaan yang berbeda
59
57. Anakku
60
58. Jangan bohong, Mom
61
59. Harus segera mendapatkan keluargaku kembali
62
60. Narendra vs Lazuardi
63
61. Cemburu
64
62. Ayo pulang, Mas
65
63. Bahagia
66
64. Lazuardi datang.
67
65. Sha mau kita kembali bersatu
68
66. Layak Diperjuangkan
69
67. Tidul bellima
70
68. Mommy Bahagia?
71
69. Haru
72
70. Hasil Karya Anak-anakku
73
71. Mandi bersama
74
72. Dirawat di Rumah sakit
75
73. Tidak, Dok
76
74. Tutup mulutmu
77
Duda Kedua author
78
75. Kenyataan
79
76. Mengunci diri di kamar
80
77. Aku mau kamu!
81
78. Mengeluarkan dua kepala
82
79. Belum selesai buka puasa
83
80. Hilang
84
81. Putriku
85
82. Rambut beserta ikatnya.
86
83. Tubuh tanpa busana
87
84. Bohong!
88
85. Hasil Visum.
89
86. Titik terang
90
87. Potong milikmu
91
88. Lucas yang mengoyak
92
89. Pangkas habis.
93
90. Berani menyebut namaku!
94
91. Mengkhianati.
95
92. Tidak menderita
96
93. Penyiksaan air
97
94. Membasuh luka
98
95. Tidak bisa diragukan lagi.
99
96. Tak pernah mencintaiku
100
97. Tinggal nama.
101
98. Sidang Putusan
102
99. Terima kasih
103
100. TAMAT
104
Anak baru author
105
KUTUKAN 99 HARI.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!