13. Hancur berkeping-keping lagi.

Naren menoleh sebentar pada Ervina, kemudian mengambil berkas di sebelahnya dan dia lemparkan ke arah Ervina.

Bruk!

"A—apa ini, Tuan!" tanya Ervina berdebar saat tubuhnya terhantam selembar kertas itu.

"Surat perjanjian!" ketus Naren dengan tatapan tajamnya pada Ervina.

Glek!

Ervina menetralkan jantungnya yang semakin tak karuan saat mendapati surat perjanjian yang dilemparkan oleh suaminya...

Dengan tangan yang sedikit tremor, Ervina membaca setiap poin demi poin dalam surat perjanjian pernikahannya dengan Naren.

Tertulis jika dirinya sebagai pihak kedua dan Naren pihak pertama yang membuat perjanjian.

"Baca dengan teliti!" ucap Naren dingin.

"Baik, Tuan!" jawabnya masih sekuat tenaga menetralkan jantung sambil membaca setiap poin yang menyesakkan, "Ini diskusi apa perintah, Tuan?" tanya Ervina memberanikan diri.

"Perintah! Tapi jika ada yang ingin kamu tambah boleh atas seijinku!" jawabnya sambil memainkan ponselnya.

Walaupun dengan hati yang hancur, Ervina tetap membaca setiap poin yang diajukan oleh pihak pertama,

[1. Pihak Kedua tidak memiliki hak apapun atas pihak pertama.

Pihak kedua menjadi istri pihak pertama sampai putri pihak pertama tidak lagi membutuhkan pihak kedua.

Tidak ada kontak fisik

Pihak kedua dilarang jatuh cinta dengan pihak pertama.

Pihak kedua berhak menerima nafkah lahir saja, senilai Rp. 400.000.000.]

Lima poin yang diajukan Naren untuk Ervina, sekaligus mampu membuat semua usaha dan pengharapan Ervina tak lagi bisa tumbuh.

Seakan menegaskan apapun usahanya tak akan berhasil dan hanya menunggu waktu sampai Ervina nanti dicampakkan seperti sampah.

Ervina tersenyum kecut setelah membaca setiap poin perjanjian itu, tanpa banyak bicara dan menyanggah apapun juga, Ervina langsung menandatangani surat itu.

Ervina ingin segera menyelesaikan sesuatu yang menyesakkan dadanya.

"Jika pada akhirnya Tuan yang melanggar janji dan menyentuh saya? bagaimana?" tanyanya sambil menandatangani surat itu.

"Tidak akan! Tidak akan pernah aku menyentuh tubuh krempengmu! Aku bisa mendapatkan tubuh yang lebih sexy di luar sana!" jawab Naren dengan tajam.

Kejam!

Lidahnya bak belati yang kian menghunus hati Ervina lagi dan lagi....

Mendengar jawaban itu, Ervina tersenyum menyedihkan, "Saya pegang ucapan, Tuan!" jawabnya.

Bohong jika Ervina tidak merasa sakit saat mendengar ucapan pedas dan menyakitkan suaminya, bahkan sangat sakit.

Sekali lagi! Naren telah menghancurkan hatinya berkeping-keping, memutuskan tunas pengharapannya yang sedikit tumbuh karena pelukan pagi hari ini.

'Beginilah akhir pernikahanku kelak? Pada akhirnya aku akan tetap dibuang?' batin Ervina kemudian menyerahkan kembali surat itu pada Naren.

"Bagus!" ucap Naren tersenyum miring seakan merendahkan Ervina sambil melihat jejak pena di surat perjanjian itu, "Sekarang keluar! Aku mau ke kantor!" usirnya.

Deg!

Ervina tak bisa menahan kekehan menyedihkannya saat akhirnya dia turun dari mobil suaminya dan mobil itu menghilang tanpa memikirkan dirinya sama sekali.

Sama sekali!

"Malangnya nasibku!" gumam Ervina kemudian melangkahkan kakinya untuk pulang, "Ibu, apakah wanita selalu yang babak belur dalam pernikahan? Apa ada wanita yang selamat dalam pernikahannya, Bu?" gumamnya lagi membasuh perih hatinya.

Pasalnya, Ervina tidak membawa ponsel maupun tas, karena buru-buru tadi pagi, tidak ingin membuat Naren menunggu dan berakhir kena marah lagi.

Ervina tidak menyangka jika Naren akan sekejam itu meninggalkan dirinya di halaman parkir sekolah Calisha begitu saja.

Dan membuat Ervina harus jalan sejauh 5 kilometer untuk sampai ke mansion Naren lagi.

"Tidak ada ya, Bu? Kenapa kita, perempuan yang harus terus bersabar, Bu?" gumamnya lagi sambil mengusap air mata yang luruh dengan kasar.

Setiap langkah yang dia ambil, semakin bertambah juga kesakitan dihatinya mengingat perlakuan Naren membuat dirinya merasa begitu tak berharga.

Hingga tiba-tiba seorang wanita mensejajarinya, "Tapi, bukankah sabar akan selalu berbuah indah, Nak?" ucapnya.

Sontak Ervina menoleh pada wanita itu, wanita dengan baju yang lusuh dan sebuah kantong plastik besar dia panggul, dari penampilannya Ervina bisa tau jika ibu itu adalah seorang pemulung.

Usianya mungkin sekitar empat puluhan tahun, namun dibalik penampilannya itu, ada senyum indah yang membuat Ervina tentram, "Na juga tidak tau, Bu!" jawabnya.

"Nak, di era sekarang, banyak sekali pernikahan yang gagal, banyak wanita memilih bercerai daripada mempertahankan pernikahan karena merasa dirinya hebat, memiliki nilai, dan harga diri" ucap Ibu itu membuat Ervina menoleh dan menatap dengan intens.

"Banyak juga karena ekonomi, dan mereka berfikir wanita yang memperjuangkan pernikahan walaupun berat itu wanita yang memiliki nilai rendah!" lanjut ibu itu.

"Bukankah memang begitu, Bu? Kebanyakan wanita yang tidak berdaya yang mempertahankan pernikahan karena bergantung dengan suami, tidak mandiri, dan tidak memiliki nilai, seperti saya!" ucapnya, "Jika saya berdaya, saya pasti tidak terjebak di pernikahan ini, Bu!"

Ibu itu menggeleng, "Berdaya yang kamu maksud adalah kaya, Nak?"

Ervina mengangguk, "Kaya, berkuasa, terhormat!" lanjutnya.

"Lalu apa menurutmu Sayyidah Khadijah R.A bukan wanita terhormat, kaya dan berkuasa? Justru beliau wanita paling suci yang terhormat, wanita terkaya dan berkuasa tentunya pada masa itu!" ucap Ibu itu, "Namun, beliau tetap sabar menjalani pernikahan ddan menemani Rasulullah dalam dakwah, walau baju sudah sebanyak 80 tembelan, hidup terusir, terasingkan, kekayaan habis, bahkan air asinya berupa darah karena tak ada satupun yang bisa beliau makan, tapi beliau tetap tabah, karena tau sabarnya berhadiah surga!" lanjut ibu itu.

Dan itu membuat Ervina tertampar!

Nasihat ibu pemulung itu membuat Ervina tersadar, persis seperti Ibunya dulu saat memberikan nasihat, selalu mengambil contoh langsung pada panutan hidup kita semua, Makhluk semesta alam.

Ervina menatap Ibu itu dengan berkaca, "Bu!"

Dan Ibu itu mengangguk, "Nak, sabar pasti akan berbuah indah, entah itu berhadiah surga atau suamimu berubah!" ucapnya lagi.

"Iya, Bu! Na akan sabar, entah itu surga atau suami yang Na dapatkan!"

'Bukankah hidup hanya sabar, dan menerima kekecewaan!'

Bersambung....

Naren kamu benar-benar pengen author gantung! Ya Allah gemezzz..

Jangan lupa follow author, like, komen dan vote biar author makin semangat nulisnya😍😍😍

Terpopuler

Comments

ira

ira

nggak masalah tapi dirimu yang akan jatuh cinta kepada Vina Narendra camkan itu

2024-11-29

1

Kota bengkulu

Kota bengkulu

ngerti dalil tapi kok lima waktunya gak ada ceritanya ya langsung pergi masak

2024-11-26

1

Full Smile

Full Smile

poin ini akan menjadi bumerang bagi naren ,,ketika naren mengharapkan cintanya vina

2025-01-14

0

lihat semua
Episodes
1 1. Penawaran
2 2. Pertengkaran
3 3. Akad Nikah
4 4. Gadis Kecil hadiah Tuhan.
5 5. Ke Milan.
6 6. Amarah Naren
7 7. Kesakitan Ervina.
8 8. Mau Mommy Na.
9 9. Pingsan
10 10. Tidur bersama.
11 11. Pelukan mendebarkan.
12 12. Surat Perjanjian
13 13. Hancur berkeping-keping lagi.
14 14. Mengatur Rumah
15 15. Penghinaan Naren.
16 16. Luluh lantah.
17 17. Sekali lagi.
18 18. Datang ke Perusahaan Naren
19 19. Kedua kalinya di Perusahaan
20 20. Apa aku menginginkan anak ini?
21 21. Permohonan.
22 22. Hadiah Cinta
23 23. Bumil Resek
24 24. Operasi Calisha.
25 25. Luka Lama.
26 26. Ciuman sayang.
27 27. Marah
28 28. Jangan Ulangi lagi.
29 29. Menjaga Kalian dengan atau tanpa cinta
30 30. Belajarlah mencintaiku, Mas
31 31. Hanya kau yang merasakan kehangatan tubuhku
32 32. Empat bulanan.
33 33. Kekesalan Ervina
34 34. Tak akan pernah kamu lupakan
35 35. Dia benar-benar mengerjaiku.
36 36. Jangan Mendekat
37 37. Teruslah seperti ini
38 Bab 38. Senang melihatmu lagi, adikku sayang
39 39. Pergi
40 40. Frustasi
41 41. Kehilangan belahan jiwa
42 42. Kenapa Sha yang ditinggalkan
43 43. Aku Mencintaimu, Istriku
44 44. Kerinduan
45 45. Ucapkan itu pada Istriku, Noela
46 NUMPANG LEWAT
47 46. Daddy belikan barbie baru, ya?
48 47. Keajaiban dalam hidup Ervina.
49 TRAVELING KE LUAR NEGERI DENGAN AUTHOR
50 48. Membeli Barbie
51 49. Barbie Margot
52 50. Pertemuan
53 51 Aku terus mencarimu, Sayang.
54 52. Sesak
55 53. Penculikan
56 54. HIV???
57 55. Aku tidak menginginkanmu lagi, Mommy
58 56. Perasaan yang berbeda
59 57. Anakku
60 58. Jangan bohong, Mom
61 59. Harus segera mendapatkan keluargaku kembali
62 60. Narendra vs Lazuardi
63 61. Cemburu
64 62. Ayo pulang, Mas
65 63. Bahagia
66 64. Lazuardi datang.
67 65. Sha mau kita kembali bersatu
68 66. Layak Diperjuangkan
69 67. Tidul bellima
70 68. Mommy Bahagia?
71 69. Haru
72 70. Hasil Karya Anak-anakku
73 71. Mandi bersama
74 72. Dirawat di Rumah sakit
75 73. Tidak, Dok
76 74. Tutup mulutmu
77 Duda Kedua author
78 75. Kenyataan
79 76. Mengunci diri di kamar
80 77. Aku mau kamu!
81 78. Mengeluarkan dua kepala
82 79. Belum selesai buka puasa
83 80. Hilang
84 81. Putriku
85 82. Rambut beserta ikatnya.
86 83. Tubuh tanpa busana
87 84. Bohong!
88 85. Hasil Visum.
89 86. Titik terang
90 87. Potong milikmu
91 88. Lucas yang mengoyak
92 89. Pangkas habis.
93 90. Berani menyebut namaku!
94 91. Mengkhianati.
95 92. Tidak menderita
96 93. Penyiksaan air
97 94. Membasuh luka
98 95. Tidak bisa diragukan lagi.
99 96. Tak pernah mencintaiku
100 97. Tinggal nama.
101 98. Sidang Putusan
102 99. Terima kasih
103 100. TAMAT
104 Anak baru author
105 KUTUKAN 99 HARI.
Episodes

Updated 105 Episodes

1
1. Penawaran
2
2. Pertengkaran
3
3. Akad Nikah
4
4. Gadis Kecil hadiah Tuhan.
5
5. Ke Milan.
6
6. Amarah Naren
7
7. Kesakitan Ervina.
8
8. Mau Mommy Na.
9
9. Pingsan
10
10. Tidur bersama.
11
11. Pelukan mendebarkan.
12
12. Surat Perjanjian
13
13. Hancur berkeping-keping lagi.
14
14. Mengatur Rumah
15
15. Penghinaan Naren.
16
16. Luluh lantah.
17
17. Sekali lagi.
18
18. Datang ke Perusahaan Naren
19
19. Kedua kalinya di Perusahaan
20
20. Apa aku menginginkan anak ini?
21
21. Permohonan.
22
22. Hadiah Cinta
23
23. Bumil Resek
24
24. Operasi Calisha.
25
25. Luka Lama.
26
26. Ciuman sayang.
27
27. Marah
28
28. Jangan Ulangi lagi.
29
29. Menjaga Kalian dengan atau tanpa cinta
30
30. Belajarlah mencintaiku, Mas
31
31. Hanya kau yang merasakan kehangatan tubuhku
32
32. Empat bulanan.
33
33. Kekesalan Ervina
34
34. Tak akan pernah kamu lupakan
35
35. Dia benar-benar mengerjaiku.
36
36. Jangan Mendekat
37
37. Teruslah seperti ini
38
Bab 38. Senang melihatmu lagi, adikku sayang
39
39. Pergi
40
40. Frustasi
41
41. Kehilangan belahan jiwa
42
42. Kenapa Sha yang ditinggalkan
43
43. Aku Mencintaimu, Istriku
44
44. Kerinduan
45
45. Ucapkan itu pada Istriku, Noela
46
NUMPANG LEWAT
47
46. Daddy belikan barbie baru, ya?
48
47. Keajaiban dalam hidup Ervina.
49
TRAVELING KE LUAR NEGERI DENGAN AUTHOR
50
48. Membeli Barbie
51
49. Barbie Margot
52
50. Pertemuan
53
51 Aku terus mencarimu, Sayang.
54
52. Sesak
55
53. Penculikan
56
54. HIV???
57
55. Aku tidak menginginkanmu lagi, Mommy
58
56. Perasaan yang berbeda
59
57. Anakku
60
58. Jangan bohong, Mom
61
59. Harus segera mendapatkan keluargaku kembali
62
60. Narendra vs Lazuardi
63
61. Cemburu
64
62. Ayo pulang, Mas
65
63. Bahagia
66
64. Lazuardi datang.
67
65. Sha mau kita kembali bersatu
68
66. Layak Diperjuangkan
69
67. Tidul bellima
70
68. Mommy Bahagia?
71
69. Haru
72
70. Hasil Karya Anak-anakku
73
71. Mandi bersama
74
72. Dirawat di Rumah sakit
75
73. Tidak, Dok
76
74. Tutup mulutmu
77
Duda Kedua author
78
75. Kenyataan
79
76. Mengunci diri di kamar
80
77. Aku mau kamu!
81
78. Mengeluarkan dua kepala
82
79. Belum selesai buka puasa
83
80. Hilang
84
81. Putriku
85
82. Rambut beserta ikatnya.
86
83. Tubuh tanpa busana
87
84. Bohong!
88
85. Hasil Visum.
89
86. Titik terang
90
87. Potong milikmu
91
88. Lucas yang mengoyak
92
89. Pangkas habis.
93
90. Berani menyebut namaku!
94
91. Mengkhianati.
95
92. Tidak menderita
96
93. Penyiksaan air
97
94. Membasuh luka
98
95. Tidak bisa diragukan lagi.
99
96. Tak pernah mencintaiku
100
97. Tinggal nama.
101
98. Sidang Putusan
102
99. Terima kasih
103
100. TAMAT
104
Anak baru author
105
KUTUKAN 99 HARI.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!