Damian mengendarai mobilnya menuju ke salah satu hotel di kota itu. Tentu saja ia menemui seorang wanita disana. Dengan masker dan kacamata hitam Damian melangkah dengan gagah dan berjalan ke arah kamar dimana seseorang sudah menunggunya sejak tadi.
Tok..tok...
Ceklek..
Seorang perempuan membukakan pintu. Damian tersenyum sinis dengan sambutan yang di lalukan wanita seksi dengan kimono putih yang membalut tubuh moleknya tersebut. Tanpa basa basi Damian masuk begitu saja.
"Duduk dulu lah sayang.. Sepertinya kau sedang tidak baik-baik saja.."Ucap wanta itu seraya mengambil satu botol minuman Alkohol dan dua gelas. Wanita yang bernama Anne itu meletakkan minuman haram tersebut lalu menuangkannya ke dalam gelas.
"Ayo diminum dulu.. Kau pasti sedang lelah kan?" Seperti inilah Anne setiap kali Damian menelfonnya. Melayani pria itu dengan baik layaknya seorang suami. Padahal jika mau, Arumi pun bisa melakukannya.
Damian Pangestu. Siapa yang tidak kenal pria itu. Seorang putra sulung dari Tuan Arya Pangestu salah satu pengusaha kaya raya di kota tersebut.
Damian pernah menjadi seorang Dosen dulunya, Akan tetapi itu dulu sebelum pria itu terjun ke dunia bisnis atas permintaan sang ayah. Selama menjadi dosen, Damian memang terkenal sangat datar dan dingin. Justru itu ia banyak di segani olah dosen muda dan para mahasiswi.
Arumi adalah salah satu siswi yang sangat mengagumi Damian. Bahkan Putri dari Dendy tersebut pernah membayangkan menjadi istri dari Damian.
Bagaimana tidak? Damian memiliki seorang kekasih bernama Soraya. Wanita yang biasa di sapa Raya itu adalah wanita yang sangat cantik, Lemah lembut dan penuh perhatian. Damian sangat mencintai wanitanya dan begitu meratukan Raya.
Tak jarang dari para siswi pernah melihat keduanya sedang berkencan dan jalan-jalan berdua. Bisa bayangkan saja, Jika masih berstatus pacar saja Damian sangat mencintainya penuh cinta. Lalu bagaimana jika sudah menjadi istrinya nanti.
Akan tetapi semua kandas. Soraya memutuskan hubungannya dengan Damian ketika masa lalu Soraya datang untuk meminangnya. Jelas saja Damian tidak bisa menerimanya begitu saja, Mereka menjalin hubungan selama tiga tahun, Mana mau Damian di tinggal begitu saja.
Namun Soraya yang nyatanya masih menyimpan rasa kepada Mantan kekasihnya tetap kekeuh. Hingga mau tidak mau, Damian akhirnya berpisah dengan Soraya detik itu juga.
Hancur? Sudah pasti
Sakit hati Damian di tinggal di saat sedang sayang-sayangnya. Pria itu frustasi seakan ada yang hilang dalam hidupnya.
Disaat sedang sakit-sakitnya Tuan Arya ayah dari Damian Justru menghadirkan Arumi. Mengatakan bahwa wanita itu adalah calon istrinya. Damian tidak mengenal siapa itu Arumi, Mungkin karena memang tidak memperhatikan muridnya satu persatu.
Padahal Arumi adalah termasuk siswi yang telah melaksanakan sarjana tahun kemarin. tapi tetap saja Damian lupa.
Kehadiran Arumi bukannya menjadi obat hati Damian tapi justru membuat pria itu tertekan. Damian selalu menganggap Arumi adalah wanita yang menikah dengannya hanya karena harta. Terlebih Damian sudah mengetahui bahwa Arumi di nikahkan dengan dirinya karena investasi saham yang sudah masuk ke perusahaan Dendy. Tentu saja Damian murka.
Pria itu sudah berniat ingin membuat Arumi hidup menderita. Bahkan sampai sekarang Damian belum pernah Menyentuh Arumi sebagai istrinya. Namun sebaliknya, Damian lebih suka bergemul dengan wanita lain di luaran sana.
Keduanya selalu melakukan perbuatan yang tidak seharusnya di lakukan. hati Damian yang seolah mati itu sudah tidak peduli lagi. Padahal Arumi selalu melakukan tugasnya sebagai seorang istri yang baik. Semua Arumi lakukan dengan tulus, Sama sekali tidak ada niatan Arumi melakukan semuanya demi harta seperti kata Damian. Andai Damian tahu jika yang di lalukan istrinya itu murni ketulusan, Entahlah.. Dan semoga saja pria itu tidak menyesal di kemudian hari.
.
.
.
"Eeeuuggh... Ah, Emmh..." Suara desa-han saling bersautan di dalam kamar hotel itu. Sepasang pria dan wanita tanpa adanya pernikahan kini saling memu-askan satu sama lain.
Damian terus memompa Anne yang sudah tampak kelelahan. Akan tetapi wanita itu sangat menikmati setiap sentuhan yang di berikan Damian. Bagi Anne Damian begitu membuatnya ketagihan dan ketagihan.
Jika di tanya apa hubungan keduanya? Tidak ada hubungan apapun antara Damian dan Anne, Keduanya hanya sebatas partner ranjang saja dan tak lebih dari simbiosis mutualisme.
Damian butuh kepuasan, Sementara Anne butuh uang tentunya. Damian selalu metransfer uang apapun yang di butuhkan Anne. Dan sebagai gantinya, Anne harus memuaskan Damian.
Bodoh! Mungkin itulah yang cocok untuk seorang Damian. Pria itu mempunyai seorang istri di rumah yang bisa ia sentuh kapan saja. Tanpa repot-repot mengeluarkan uang banyak. Cukup beri cinta dan perhatian semua pasti lebih dari sekedar cukup.
Tapi sepertinya Damian memang buta. Rasa cintanya terhadap Soraya masih ada, Bahkan saat penyatuan yang ia dan Anne lakukan. Damian selalu menyebut nama Soraya, Tentu saja Anne tak masalah toh dia bukan siapa-siapa bagi lelaki itu. Yang penting cuannya bukan?
"Aaaaaaarrrgggghhh..." Tubuh Damian ambruk di atas tubuh seksi Anne yang tampak mengatur nafas. Tak lama kemudian, Damian bangkit dan tertidur di samping wanita itu.
Damian mengatur nafasnya, Pria itupun melepas pengaman yang selalu ia pakai dan melemparnya ke tempat sampah. Setelahnya, Damian meraih dompet yang terletak di atas nakas. Mengambil beberapa lembar uang lalu melemparnya dengan kasar tepat di wajah Anne yang memejamkan mata.
"Ambilah dan segera pergi ..."Ucapnya dingin. Anne beranjak dan mengambil satu persatu lembaran rupiah itu dengan senyum merekah di wajahnya.
"Thanks Beib.. Sebelah tangannya terangkat hendak mengelus wajah tampan Damian. Belum sempat tangan lentik itu mendarat, Damian mengangkat tangannya memberi isyarat wanita itu agar berhenti.
"Okey lah Beby.. Aku pulang dulu..Bye.." Anne bangkit dan pergi ke kamar mandi dengan keadaan polos. Sementara Damian mulai memejamkan matanya, Istirahat sejenak demi menghilangkan penat yang kini selalu bersarang di otaknya.
Tak butuh waktu lama Anne keluar dari kamar mandi. Usai berpakaian rapi, Wanita panggilan Damian tersebut segera pergi dari sana meninggalkan Damian seorang diri saja.
"Dasar pria aneh.. Padahal istrinya cantik tapi masih suka jajan.. Tak apalah,Yang penting aku bisa mendapatkan apa yang aku mau..."Ucapnya seraya mengibaskan rambutnya.
Di dalam kamar hotel itu, Setelah kepergian Anne. Damian membuka matanya, Pria itu meraih benda pipih miliknya dan menatap sebuah foto seorang perempuan yang saat ini masih ia berpenghuni di hatinya.
"Raya sayang.. Apa kabarmu disana..? Aku sangat merindukanmu.."Ucapnya. Di kecuplah foto tersebut, Damian tertawa miris. Entah kenapa pria itu begitu sulit melupakan Soraya, Padahal sudah jelas-jelas wanita itu telah pergi dan lebih memilih laki-laki lain untuk di jadikan suaminya. Tapi tetap saja, Rasa cinta itu masih ada dan enggan pergi. Dan karena inilah sampai sekarang Damian selalu menutup mata dan hati akan kehadiran Arumi wanita Malang yang telah menjadi istrinya.
.
.
.
TBC
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 121 Episodes
Comments
𝑸𝒖𝒊𝒏𝒂
gpp arumi brmalang² dahulu diratukan kemudian😁
2024-06-11
1
Viena Alfiatur Rohman
Seenggaknya hargai arumi sebagai istrimu Damian. Jngan sampek nnti Arumi mati rasa
2024-06-11
1
Erlangga❤
Jngan gitulah Damian.. Mau gimanapun arumi istri kamu
2024-06-11
1