Ch 08 - Festival kembang api

Tanggal 13 Agustus...

Musim panas terasa sangat panas, suhu udara yang tinggi membuat setiap orang berkeringat hanya dengan berdiam diri. Di tengah-tengah suasana seperti ini, Aku memutuskan untuk tetap produktif dengan melakukan latihan fisik ringan selama empat hari berturut-turut.

Aku sangat ingin meningkatkan stamina dan juga kekuatan fisik ku sampai aku tidak lagi kesulitan untuk menghadapi portal peringatan C, tentu saja aku terus melatih pengumpulan energi sihir sambil berdiri.

Tapi sebelum aku memulai rutinitas ku, aku mengambil keputusan untuk mencukur rambutku menjadi pendek karena ini musim panas, Shun dan Chris mungkin benar kamu harus mencukur rambutmu saat musim panas.

Jadi aku memutuskan untuk mencukurnya, aku berdiri di depan cermin, memegang gunting dan alat cukur, memotong helai demi helai rambut hingga tersisa potongan rambut yang rapi dan lebih sejuk untuk musim panas yang terik ini.

"Aku memiliki keterampilan cukur yang lumayan bagus." Aku melihat diriku di cermin dengan penampilan baru yang terlihat lebih segar.

Hari pertama latihan, Aku bangun pagi dengan semangat. Setelah sarapan ringan, aku pergi ke taman kecil di dekat apartemen. Di sana, aku memulai dengan pemanasan sederhana: peregangan otot-otot kaki, tangan, dan punggung. Aku menarik napas dalam-dalam, merasakan udara pagi yang segar meskipun sudah mulai hangat. Aku lalu memulai serangkaian latihan dasar: push-up, sit-up, dan jumping jacks. Meskipun latihan ini tidak terlalu sulit, keringat mulai mengalir di dahiku setelah beberapa set.

[Strength meningkat sebanyak 3]

[Stamina meningkat sebanyak 5]

Aku mengambil handuk dari kantung celanaku lalu mengusap semua keringatku. "Mungkin ini terjadi karena cuacanya yang cukup panas," kataku sambil mengusap keringat dengan handuk kecil.

Hari kedua, Aku bangun dengan rasa pegal di otot-otot ku. Namun, aku tidak akan membiarkan hal itu menghalangi ku untuk melakukan latihan. Sebenarnya aku bisa saja menyembuhkan diriku sendiri, namun aku ingin pulih secara normal dan mendapatkan otot tubuh yang kuat.

"Aku ingin mendapatkan pasif skill."

Setelah mandi cepat dan sarapan, aku kembali ke taman yang sama. Kali ini, aku menambahkan lari ringan mengelilingi taman ke dalam rutinitas ku. aku berlari dengan kecepatan sedang, menikmati angin yang berhembus lembut di wajah. Aku menyapa beberapa tetangga yang juga sedang berolahraga di sana. Selesai berlari, aku melanjutkan dengan latihan kekuatan dasar seperti plank dan squats.

[Strength meningkat sebanyak 2]

[Endurance meningkat sebanyak 2]

[Stamina meningkat sebanyak 3]

"Plank sangat menyiksa!" Aku memegang perutku yang terasa sangat panas di musim panas.

Pada hari ketiga, cuaca semakin panas.

"Apa tidak bisa hujan saja? Hari ini bahkan udara AC terasa hangat."

Aku kehilangan sedikit semangat. Tapi aku tetap memutuskan untuk memulai latihan lebih awal agar terhindar dari panas yang menyengat. Selain latihan fisik, aku juga memasukkan beberapa latihan pernapasan dan meditasi untuk menenangkan pikiranku. Aku duduk di bawah pohon rindang lalu memejamkan mata dan fokus pada pernapasan, menghirup udara perlahan-lahan dan mengeluarkannya dengan tenang.

[Magic meningkat sebanyak 0,1]

Aku bisa menganggap bahwa latihan hari ke tiga adalah latihan istirahat otot dan saatnya meningkatkan magic milikku.

[Total Magic yang meningkat sebanyak 8]

Hari keempat, aku merasa tubuhku mulai terbiasa dengan rutinitas ringan ini. Jadi aku menggabungkan semua latihan yang sudah dilakukan sebelumnya: pemanasan, lari ringan, latihan kekuatan, dan meditasi. Selain itu, dia juga menambahkan beberapa gerakan yoga dasar untuk meningkatkan fleksibilitas tubuhnya.

[Strength meningkat sebanyak 7]

[Agility meningkat sebanyak 3]

[Endurance meningkat sebanyak 5]

[Stamina meningkat sebanyak 14]

[Magic meningkat sebanyak 5]

Di akhir sesi latihan, aku merasa puas dengan pencapaiannya. Aku duduk di bangku taman, mengusap keringat menggunakan handuk, dan memandang langit yang cerah.

"Aku pergi." Setelah memandang langit aku pergi karena hawanya sangat panas dan matahari seperti berada dekat denganku. Jadi aku masuk ke dalam apartemen lalu menyalakan pendingin ruangan.

Malam itu, aku merasa sangat berisik padahal tempatnya jauh dari apartemenku. Aku mendengar sorak-sorai sekelompok orang, entah apa yang mereka lakukan jadi aku mengikuti mereka. Aku mengikuti mereka sampai kesebuah festival, sorak-sorai pengunjung festival memenuhi udara, menciptakan suasana yang meriah.

"Aku hanya penasaran ternyata ada festival, apa hari ini pertengahan Agustus?" tanyaku masuk kedalam tempat itu.

Saat berjalan di antara kerumunan, aku melihat temanku Chris. Chris tampak sibuk di sebuah stand, menjual makanan manis seperti dango dan mochi. Dengan senyum lebar dan tatapan nakalnya, dia menggoda setiap gadis yang mendekat.

"Ayo, coba dango buatan sendiri ini, manis seperti senyumanmu!" kata Chris sambil mengedipkan mata kepada seorang gadis yang tampak terhibur namun sedikit terganggu.

Aku menggelengkan kepala sambil tersenyum kecil, berpikir bahwa Chris tidak akan pernah berubah. Dan juga berpikir bahwa dia tidak akan pernah memiliki seorang wanita.

Tidak jauh dari situ, aku melihat Riki di stand makanan. Riki membeli takoyaki, tetapi dia tampak protes kepada penjualnya. "Hei, ini takoyaki terlalu kecil! Aku bayar mahal, harusnya lebih besar dong!" katanya dengan suara keras.

Penjual itu mencoba menjelaskan, "Takoyaki ini ukuran standar, Mas. Semua porsi sama."

Namun, Riki tetap bersikeras, "Pokoknya harus lebih besar, atau kasih aku diskon!"

Aku menahan tawa melihat kekonyolan temannya. "Masih saja bodoh seperti biasanya," aku bergumam.

Aku kemudian melihat Shun yang sedang mencoba permainan menembak target di sebuah stand. Shun, tampak banyak bicara, berusaha mengalihkan perhatian penjualnya.

"Yah, aku sebenarnya jago menembak, hanya saja angin malam ini terlalu kencang," kata Shun sambil menembak, tapi meleset jauh dari target.

Penjual yang kesal berkata, "Kalau jago, ya bidik yang benar! Ini permainan sederhana saja meleset terus."

Shun tersenyum canggung, "Oh, tenang saja, sekali lagi pasti kena!" Namun, tetap tidak kena.

Aku tidak bisa menahan diri untuk tidak tersenyum lebar melihat teman-temanku yang selalu penuh dengan kekonyolan.

"Kenapa dia begitu percaya diri?"

Setelah menyaksikan berbagai tingkah lucu dari teman-temanku, aku memutuskan untuk membeli permen apel. aku mendekati salah satu stand yang menjual permen apel mengkilap yang menarik perhatian.

Setelah membayarnya dengan cara meletakan lenganku diatas sebuah alat dan menerima permen apelnya, aku berbalik dan hampir bertabrakan dengan seseorang. Aku mendongak dan melihat ketua kelasnya, seorang pria yang memiliki rambut merah berapi-api, sesuai dengan kepribadiannya yang bersemangat.

'Aku tahu dari ingatan ku sebelumnya.' Aku dalam hatiku.

"Ah, Ikki! Senang melihatmu di sini!" seru ketua kelas dengan suara penuh semangat.

'Padahal aku melihatnya duluan tapi dia menyapa aku terlebih dahulu? Mungkin aku terlalu banyak berpikir.'

Aku tersenyum dan menyapa balik, "Halo, Ketua. Ternyata kamu juga datang ke festival ini."

Ketua kelas mengangguk dengan antusias. "Tentu saja! Festival kembang api ini selalu jadi favoritku. Ada banyak energi di sini, seperti api dalam diriku!" katanya sambil mengepalkan tangan dengan semangat.

Aku tertawa, "Kamu benar-benar sesuai dengan julukan mu, Ketua. Semangatmu tak pernah padam. Kalau begitu aku pergi dulu, selamat menikmati festivalnya." Aku melambaikan tangan lalu pergi dari festival itu setelah membeli permen apel.

Ketua tersenyum dan membalasnya. "Baiklah, hati-hati dijalan!" Dia melambaikan tangannya juga kepadaku.

Aku berjalan pulang, tempat festival itu tidak jauh dari apartemen ku jadi cuma butuh sepuluh menit berjalan dan aku akan sampai disana. Malam itu hari yang sangat tenang. Namun aku mendengar suara ribut-ribut dari sebuah gang sempit. Aku memutuskan untuk mendekat dan melihat apa yang sedang terjadi.

Di sana, aku melihat sekelompok remaja sedang membully seorang pria kurus. Mereka mendorong pria itu hingga jatuh ke tanah, tertawa dan menghinanya tanpa ampun.

Sebenarnya aku tidak peduli dengan hal seperti itu, namun aku masih memiliki jiwa pahlawan kelima yang tidak dapat hilang dari dalam diriku. Jiwa dengan tingkat keadilan yang cukup tinggi, aku saja tidak bisa mengalahkannya.

Sebelum aku sempat mendekat, salah satu dari mereka mendorong pria kurus itu ke dalam sebuah portal yang ada disana sejak tadi. Seketika, portal itu berubah warna menjadi merah, tanda bahwa portal itu terkunci dan hanya bisa dibuka setelah menyelesaikan tantangan di dalamnya, termasuk membunuh bos yang ada di sana.

Seharusnya portal bisa selesai dalam tiga hari atau seminggu, namun dilihat dari para pembully itu tahu bahwa ada portal disana, mereka mengetahui hal itu sudah cukup lama dan tidak melapor pada Asosiasi sama sekali.

Setelah mendorong pria itu ke dalam portal, sekelompok pembully segera melarikan diri, meninggalkan aku yang hanya bisa menyaksikan dari kejauhan. Aku merasa frustrasi karena tidak bisa masuk ke dalam portal itu untuk menyelamatkan pria tersebut.

Seharusnya aku tidak merasakan hal seperti ini, bahkan di dunia yang dulu aku sudah banyak membunuh manusia tanpa rasa kasihan sama sekali, jadi kenapa sekarang? Aku akhirnya merasa bahwa pecahan yang aku dapatkan dari pahlawan kelima sangatlah mengganggu emosiku.

Portal merah ini terkenal berbahaya dan hanya bisa diakses oleh orang yang sudah masuk. Aku mengambil napas dalam-dalam mencoba untuk tetap tenang dan meninggalkan tempat tersebut.

Namun, tiba-tiba sebuah jendela notifikasi muncul di depan mata ku.

[Misi baru tersedia. Selamatkan nyawa seseorang yang terjebak dalam portal merah.]

[Hadiah: Pasif Skill Weapon Master.]

Aku mengerutkan kening, tidak terlalu tertarik dengan hadiah yang ditawarkan. Aku lebih membutuhkan kemampuan yang dapat melindungi ku dari serangan sihir, karena aku tahu betapa berbahayanya musuh yang menggunakan sihir.

"Sistem, aku menolak misi ini jika hadiahnya hanya Weapon Master. Bisakah hadiahnya diubah menjadi Pasif Skill Anti Magic?" Aku bertanya, berharap sistem akan menerima tawarannya.

Sistem sejenak hening, kemudian jendela notifikasi lain muncul.

[Permintaan diterima. Hadiah diubah menjadi Pasif Skill Anti Magic. Apakah Anda menerima misi?]

Aku tersenyum bahagia lalu mengangguk tanpa ragu. "Ya, aku terima."

[Aku akan mengingat ini!]

"Kenapa kamu malah terlihat marah?"

Sekejap setelah aku menerima misi itu, aku merasakan dorongan energi yang kuat mengalir melalui tubuhku. Aku melangkah maju ke arah portal merah dan, tanpa penundaan lebih lanjut, portal itu tidak menolak ku sama sekali. Perlahan, portal itu terbuka dan membiarkan aku masuk ke dalamnya.

Portal itu menutup kembali setelah aku melewatinya, mengisolasi aku dari dunia luar dan membawa aku ke dalam dunia yang penuh bahaya.

Terpopuler

Comments

Vemas Ardian

Vemas Ardian

njirr ngelunjak 😭😭

2024-08-20

0

lihat semua
Episodes
1 Ch 01 - Dunia Baru
2 Ch 02 - Portal
3 Ch 03 - Pendapatan
4 Ch 04 - Portal terbuka
5 Ch 05 - Tes untuk menjadi hunter peringkat C
6 Ch 06 - Melawan ratusan death knight
7 Ch 07 - Liburan ke pantai
8 Ch 08 - Festival kembang api
9 Ch 09 - Menyelesaikan portal merah
10 Ch 10 - Kembali ke sekolah setelah libur panjang
11 Ch 11 - Festival Olahraga
12 Ch 12 - Perkembangan
13 Ch 13 - Perkembangan selesai
14 Ch 14 - Liburan musim dingin
15 Ch 15 - Liburan musim dingin 2
16 Ch 16 - Kelulusan
17 Ch 17 - Ujian masuk
18 Ch 18 - Portal peringkat B
19 Ch 19 - Pembantaian High Orc
20 Ch 20 - Raja High Orc
21 Ch 21 - Ujian peringkat
22 Ch 22 - Ujian peringkat bagian 2
23 Ch 23 - Ujian peringkat selesai
24 Ch 24 - Hari pertama di akademi
25 Ch 25 - Kakak perempuan
26 Ch 26 - Taruhan
27 Ch 27 - Perjanjian
28 Ch 28 - Menara
29 Ch 29 - Menara 2
30 Ch 30 - Menara selesai
31 Ch 31 - Kembali ke akademi
32 Ch 32 - Ujian Semester Satu
33 Ch 33 - Pembentukan Tim
34 Ch 34 - Masalah
35 Ch 35 - Masalah selesai
36 Ch 36 - Perkumpulan tim
37 Ch 37 - Poin Akademi
38 Ch 38 - Kerja sama tim
39 39 - Cemburu
40 Ch 40 - Persiapan dan serangan
41 Ch 41 - Terjebak di dalam portal
42 Ch 42 - Badai salju
43 Ch 43 - Kastil
44 Ch 44 - Pecahan keempat
45 Ch 45 - Segel kedua
46 Ch 46 - Ingatan dan kekuatan baru
47 Ch 47 - Pertemuan
48 Ch 48 - Pelatihan para dewan
49 Ch 49 - Star Field
50 Ch 50 - Perasaan yang nyata
51 Ch 51 - Kencan
52 Ch 52 - Pelajaran Star Field Academy
53 Ch 53 - Pelajaran Star Field Academy 2
54 Ch 54 - Pelajaran Star Field Academy 3
55 Ch 55 - Pelajaran Star Field Academy 4
56 Ch 56 - Pelajaran Star Field Academy selesai
57 Ch 57 - Pembentukan tim kembali
58 Ch 58 - Anggota tim baru
59 Ch 59 - Sesuatu yang sulit di hadapi
60 Ch 60 - Piramida
61 Ch 61 - Pertarungan sengit
62 Ch 62 - Keputusasaan
63 Ch 63 - Piramida bawah tanah
64 Ch 64 - Kekuatan lama yang kembali
65 Ch 65 - Rasa lelah
66 Ch 66 - Mimpi indah
67 Ch 67 - Perjalanan ke area satu
68 Ch 68 - Area satu
69 Ch 69 - Area dua dan peningkatan
70 Ch 70 - Kembali kerumah
71 Ch 71 - Rencana dan latihan
72 Ch 72 - Cara yang seharusnya dilakukan
73 Ch 73 - Pertandingan kedua semi final
74 Ch 74 - Pertarungan setelah pertandingan
75 Ch 75 - Ayah mertua?
76 Ch 76 - Kemenangan Final
77 Ch 77 - Pertandingan arena
78 Ch 78 - Pertandingan Arena 2
79 Ch 79 - Pertandingan arena 3
80 Ch 80 - Pertandingan arena 4
81 Ch 81 - Keputusan dewan
82 Ch 82 - Teori Sihir
83 Ch 83 - Teori Sihir selesai
84 Ch 84 - Kelas Warrior
85 Chapter 85 - Liburan musim dingin
86 Ch 86 - Desa
Episodes

Updated 86 Episodes

1
Ch 01 - Dunia Baru
2
Ch 02 - Portal
3
Ch 03 - Pendapatan
4
Ch 04 - Portal terbuka
5
Ch 05 - Tes untuk menjadi hunter peringkat C
6
Ch 06 - Melawan ratusan death knight
7
Ch 07 - Liburan ke pantai
8
Ch 08 - Festival kembang api
9
Ch 09 - Menyelesaikan portal merah
10
Ch 10 - Kembali ke sekolah setelah libur panjang
11
Ch 11 - Festival Olahraga
12
Ch 12 - Perkembangan
13
Ch 13 - Perkembangan selesai
14
Ch 14 - Liburan musim dingin
15
Ch 15 - Liburan musim dingin 2
16
Ch 16 - Kelulusan
17
Ch 17 - Ujian masuk
18
Ch 18 - Portal peringkat B
19
Ch 19 - Pembantaian High Orc
20
Ch 20 - Raja High Orc
21
Ch 21 - Ujian peringkat
22
Ch 22 - Ujian peringkat bagian 2
23
Ch 23 - Ujian peringkat selesai
24
Ch 24 - Hari pertama di akademi
25
Ch 25 - Kakak perempuan
26
Ch 26 - Taruhan
27
Ch 27 - Perjanjian
28
Ch 28 - Menara
29
Ch 29 - Menara 2
30
Ch 30 - Menara selesai
31
Ch 31 - Kembali ke akademi
32
Ch 32 - Ujian Semester Satu
33
Ch 33 - Pembentukan Tim
34
Ch 34 - Masalah
35
Ch 35 - Masalah selesai
36
Ch 36 - Perkumpulan tim
37
Ch 37 - Poin Akademi
38
Ch 38 - Kerja sama tim
39
39 - Cemburu
40
Ch 40 - Persiapan dan serangan
41
Ch 41 - Terjebak di dalam portal
42
Ch 42 - Badai salju
43
Ch 43 - Kastil
44
Ch 44 - Pecahan keempat
45
Ch 45 - Segel kedua
46
Ch 46 - Ingatan dan kekuatan baru
47
Ch 47 - Pertemuan
48
Ch 48 - Pelatihan para dewan
49
Ch 49 - Star Field
50
Ch 50 - Perasaan yang nyata
51
Ch 51 - Kencan
52
Ch 52 - Pelajaran Star Field Academy
53
Ch 53 - Pelajaran Star Field Academy 2
54
Ch 54 - Pelajaran Star Field Academy 3
55
Ch 55 - Pelajaran Star Field Academy 4
56
Ch 56 - Pelajaran Star Field Academy selesai
57
Ch 57 - Pembentukan tim kembali
58
Ch 58 - Anggota tim baru
59
Ch 59 - Sesuatu yang sulit di hadapi
60
Ch 60 - Piramida
61
Ch 61 - Pertarungan sengit
62
Ch 62 - Keputusasaan
63
Ch 63 - Piramida bawah tanah
64
Ch 64 - Kekuatan lama yang kembali
65
Ch 65 - Rasa lelah
66
Ch 66 - Mimpi indah
67
Ch 67 - Perjalanan ke area satu
68
Ch 68 - Area satu
69
Ch 69 - Area dua dan peningkatan
70
Ch 70 - Kembali kerumah
71
Ch 71 - Rencana dan latihan
72
Ch 72 - Cara yang seharusnya dilakukan
73
Ch 73 - Pertandingan kedua semi final
74
Ch 74 - Pertarungan setelah pertandingan
75
Ch 75 - Ayah mertua?
76
Ch 76 - Kemenangan Final
77
Ch 77 - Pertandingan arena
78
Ch 78 - Pertandingan Arena 2
79
Ch 79 - Pertandingan arena 3
80
Ch 80 - Pertandingan arena 4
81
Ch 81 - Keputusan dewan
82
Ch 82 - Teori Sihir
83
Ch 83 - Teori Sihir selesai
84
Ch 84 - Kelas Warrior
85
Chapter 85 - Liburan musim dingin
86
Ch 86 - Desa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!