Senjata Senjata Kuno

Lin Yan dan jendral Rugo kemudian berjalan menuju kearah bangunan besar yang berdiri kokoh di hadapannya, setelah memasukinya Lin Yan dan jendral Rugo merasakan aura megah dari puluhan senjata kuno yang melayang di hadapan mereka.

Namun sangat di sayangkan senjata senjata itu di lindungi oleh sebuah gelembung yang sangat kuat, sehingga untuk menghancurkannya begitu sulit.

Lin Yan dan jendral Rugo berupaya keras untuk dapat menghancurkan pelindung yang melindungi senjata-senjata kuno itu, namun usaha Lin Yan dan jenderal Rugo selalu mengalami kegagalan, hingga satu persatu cultivator mulai berdatangan ketempat itu.

"Kakak pertama aku tak ingin mereka mengambil apa yang telah kita temukan, ada baiknya aku segera melenyapkan mereka semua," ucap jendral Rugo dengan aura mengerikan yang seketika itu keluar dari dalam tubuhnya.

Beberapa cultivator yang melihat pancaran energi besar alam saint puncak pada diri jendral Rugo, telah menghentikan langkahnya saat ingin mendekat ke arah senjata senjata kuno, penyebabnya karena mereka semua merasakan adanya energi dari kekuatan alam saint puncak yang yang telah memberikan efek penindasan kepada mereka semua.

Lin Yan yang melihat amarah di wajah pengikutnya kemudian berusaha menenangkannya dengan berkata. "Kita telah mencoba untuk menghancurkan pelindung itu namun sampai saat ini pelindung itu masih belum bisa kita hancurkan, jika kita memakai bantuan dari para cultivator yang datang ke tempat ini maka aku sangat yakin pelindung itu pasti dapat kita hancurkan," ucap Lin Yan.

Amarah jendral Rugo seketika itu juga mereda saat mendengar perkataan tuan mudanya, dan tentu saja rencana Lin Yan begitu masuk akal baginya hingga aura ranah alam saint yang merembes dari tubuh Jendral Rugo pada akhirnya menghilang.

Sesaat Jendra Rugo menatap ke arah Lin Yan dan kemudian berkata. "Maafkan aku karena telah melakukan hal bodoh, baiklah kakak pertama aku akan memanfaatkan kekuatan mereka semua untuk dapat menghancurkan pelindung dari senjata senjata kuno itu," jawab jendral Rugo.

Jendral Rugo kemudian berjalan ke arah para cultivator yang kini bertambah banyak, setelah berada di hadapan mereka jendra Rugo kemudian berkata.

"Aku ingin kita bersama-sama menghancurkan pelindung yang melindungi senjata senjata kuno itu, dan setelah pelindung itu hancur maka kita akan berbagi senjata-senjata kuno yang berada di sana," ucap jendral Rugo sambil mengarahkan telunjuknya ke arah senjata-senjata kuno yang melayang di udara.

Semua cultivator dari berbagai aliran yang kini jumlahnya meningkat puluhan orang, kemudian saling bertatapan satu dengan yang lainnya setelah mendengar perkataan jenderal Rugo.

Tiba tiba salah seorang cultivator yang berada diantara kerumunan para cultivator berkata.

"Di sini akan berlaku siapa yang cepat dialah yang dapat, dan siapa yang kuat dia juga yang akan mendapatkan senjata kuno yang paling hebat diantar senjata senjata kuno itu, kurasa untuk pembagian yang kau maksud nantinya akan terjadi ketidakadilan karena kau pasti akan memilih senjata paling hebat di antara senjata senjata kuno itu, dan kami semua yang berada di sini pasti tak akan menerimanya," ucap salah seorang cultivator mencoba memprovokasi para cultivator lainnya yang berada di tempat itu.

"Kau benar sekali pasti ketidak adilan akan terjadi jika apa yang dikatakan nya harus kita terapkan setelah pelindung itu dihancurkan, ada baiknya kita berlakukan siapa yang tercepat akan mendapatkan senjata senjata itu, dan jika ada yang menginginkan senjata yang telah di dapatkan orang lain maka hal itu bisa berlanjut dengan sebuah pertarungan," timpal cultivator yang lainnya.

Jendral Rugo merasa geram mendengar semua ocehan para cultivator yang begitu menginginkan semua senjata-senjata kuno, dan hal itu membuat amarah jendral Rugo kembali memuncak.

Lin Yan yang melihat amarah di wajah jendral Rugo kemudian memegang pundaknya sambil berbisik.

"Jika mereka menginginkan hal itu maka biarkanlah, saat ini yang terpenting adalah pelindung itu di hancurkan terlebih dahulu, dan setelahnya baru kita melakukan aksi untuk melenyapkan mereka semua," bisik Lin Yan di telinga jenderal Rugo.

Jendral Rugo menganggukkan kepalanya, sedetik kemudian dia pun berkata kepada seluruh cultivator yang ada di tempat itu.

"Baik lah jika memang hal itu yang kalian inginkan, untuk saat ini ada baiknya kita bersama-sama menghancurkan pelindung senjata kuno itu," ucap jendral Rugo sambil berjalan ke arah pelindung senjata-senjata kuno, yang diikuti seluruh cultivator yang ada di tempat itu.

Sedetik kemudian mereka semua telah mengarahkan kekuatan penghancur ke arah pelindung senjata-senjata kuno, berharap pelindung itu hancur dan mereka semua bisa mendapatkan senjata kuno yang mereka inginkan.

Lin Yan yang saat ini ikut dalam penghancuran pelindung senjata kuno, dikejutkan oleh sebuah suara dari dalam kalung leluhur.

"Lin Yan..., semua senjata-senjata kuno itu memang memiliki keampuhan, namun aku tak menginginkan kau melakukan perburuan terhadap senjata-senjata kuno itu, karena aku merasakan adanya kekuatan dari senjata surgawi yang berada di tempat lain," ucap kalung leluhur.

"Maksud guru apakah aku harus meninggalkan tempat ini dan segera menuju ke tempat di mana aura senjata surgawi yang guru maksudkan?" tanya Lin Yan.

"Benar sekali, aku ingin kau mendapatkan senjata itu karena aura yang kurasakan dari senjata itu melebihi kekuatan besar tombak petaka guntur milikmu," jawab kalung leluhur.

Lin Yan sangat terkejut mendengar perkataan gurunya, selama ini tombak petaka guntur bagi Lin Yan adalah senjata hebat yang tiada tara, namun setelah mengetahui ada senjata yang melebihi kehebatan senjata tombak petaka guntur, tentu saja hal itu membuat Lin Yan ingin segera mendapatkan senjata yang dimaksud sang guru.

Tiba tiba Lin Yan teringat jendral Rugo, tak mungkin dia meninggalkan pengikutnya itu berebut senjata kuno dengan para cultivator yang juga menginginkan senjata-senjata kuno yang menjadi incaran mereka, karena hal itu akan membahayakan nyawa jendral Rugo.

Lin Yan kemudian berkata kepada kalung leluhur. "Guru aku akan memanggil jendral Rugo agar meninggalkan tempat ini bersamaku, karena aku tak ingin dia terluka akibat berebut senjata-senjata kuno dengan para cultivator yang berada di tempat ini," ucapnya.

"Ada baiknya jendral Rugo tetap berada di sini agar tak menimbulkan kecurigaan dari seluruh cultivator dengan kepergian nya, saat ini dengan kemampuan yang dimiliki jendral Rugo dia pasti akan mampu untuk menjaga dirinya sendiri," jawab kalung leluhur.

Lin Yan hanya bisa menghembuskan nafas berat, namun setelah itu Lin Yan pada akhirnya mengiyakan perkataan kalung leluhur untuk meninggalkan jendral Rugo.

Lin Yan kemudian melesat pergi menuju ke arah tempat keberadaan senjata surgawi yang dimaksud sang guru, hingga pada akhirnya Lin Yan berada pada sebuah tempat yang penuh dengan bebatuan cadas yang membentuk sebuah bukit.

Dengan arahan kalung leluhur, Lin Yan mulai mendaki bukit yang terbentuk dari bebatuan cadas, hingga pada akhirnya Lin Yan berada di puncak bukit.

Saat ini Lin Yan dapat merasakan aura yang sangat kuat, aura itu membuat Lin Yan kesulitan untuk bernapas hingga pada akhirnya dia pun berkata pada kalung leluhur.

"Aura ini begitu sangat kuat, sehingga aku tak bisa untuk menghalaunya walaupun aku telah mengeluarkan seluruh kemampuanku," ucap Lin Yan dengan penuh kecemasan.

Kalung leluhur yang mendengar keluhan Lin Yan, diapun kemudian berkata.

"Lin Yan hari ini adalah hari keberuntungan mu karena senjata itu ternyata pedang Asura, pedang surgawi yang memiliki kehebatan berkali-kali lipat dari senjata petaka guntur milikmu".

"Saat ini keberadaan pedang Asura berada di luar pagoda 9, tentu saja menandakan jika pemiliknya telah tiada, karena selama ini pedang Asura selalu berada di sini cultivator penguasa," jawab kalung leluhur.

"Maksud guru, cultivator penguasa pagoda 9 sebenarnya telah mati sehingga senjatanya berada di sini untuk mencari tuan baru baginya?" tanya Lin Yan.

"Benar sekali, cultivator penguasa adalah seorang manusia biasa yang tak memiliki keabadian, saat ini usianya ku perkirakan telah ribuan tahun karena sebenarnya cultivator penguasa telah duluan hidup dari tuanku".

"Penjaga pagoda 9 yang memiliki kemampuan hebat sebenarnya merupakan avatar dari cultivator penguasa, dan jika keberadaan cultivator penguasa telah tiada maka dengan sendirinya avatar penjaga pagoda 9 akan ikut menghilang, yang membuat siapapun kini bisa memasuki pagoda 9," jawab kalung leluhur.

"Guru jika memang perkataanmu benar ada baiknya kita segera pergi ke pagoda 9 untuk mencari berbagai macam senjata dan kitab-kitab teknik beladiri hebat di sana, karena aku yakin saat ini seluruh cultivator belum ada yang mengetahui jika penjaga pagoda 9 tak lagi menjaga bangunan itu," ucap Lin Yan.

"Untuk apa kau pergi ke sana karena sebenarnya harta karun puncak dari pagoda 9 adalah pedang Asura itu, jika kau dapat memilikinya dengan sendirinya teknik pedang melegenda milik cultivator penguasa akan menjadi milikmu," jawab kalung leluhur.

Lin Yan yang mendengar perkataan gurunya tentu saja merasa senang, karena dia tak menyangka harta karun puncak pagoda 9 kini berada di hadapannya.

Bersambung

Terpopuler

Comments

kodo itu indah

kodo itu indah

👍👍👍👍👍🌹

2025-03-17

2

Anonymous

Anonymous

lanjutkan

2025-02-10

2

Arie Chaniago70

Arie Chaniago70

semangat,,,,gunakan kekuatan dan hati dan pikiran sehingga mudah mendapatkan pedang surgawi

2024-12-09

2

lihat semua
Episodes
1 Penghianatan Cinta
2 Dendam Masa Lalu
3 Menemukan Guru
4 Level kultivasi
5 Bertarung dan Berlatih
6 Menolong Wanita Suku Rubah Suci
7 Menuju Lembah Rubah Suci
8 Pertarungan Lin Yan
9 Perjodohan
10 Lin Yan vs Jendral Rugo
11 Kemenangan Dalam Pertarungan
12 Menggagalkan Perjodohan
13 Menunggu Kemunculan Prasasti Langit.
14 Kemunculan Prasasti Langit
15 Raja Harimau Darah
16 Lin Yan vs 5 Cultivator
17 Pagoda Tingkat 9
18 Senjata Senjata Kuno
19 Pedang Asura
20 Teguran Guru Kalung Leluhur
21 Lin Yan vs Qin Zen
22 Menemukan Harta Karun Pagoda 9
23 Memenangkan Pertarungan
24 Perwakilan 4 Suku Penguasa
25 Dewa Perang Rugo
26 Kekuatan Eksternal
27 Mendaftar Sebagai Peserta Kompetisi
28 Menerima Perjodohan
29 Kompetisi Beladiri
30 Menerobos Alam Emperor
31 Kelicikan Ketua Sekte Linyu
32 Lin Yan vs Lin Sha
33 Terluka Dalam
34 Akademi Dewa Obat
35 Garis Darah
36 Mendapatkan Warisan Api Iblis Penyembuhan
37 Cemburu
38 Kompetisi Calon Pemimpin Akademi Dewa Obat
39 Lima Serigala Raksasa
40 Perintah Guru Kalung Leluhur
41 Raja Kera Emas Vs Lin Yan
42 Ular Piton Raksasa
43 Kekuatan Api Iblis Kehancuran Besar
44 Terkena Racun Dingin
45 Zen Long
46 Armor Pelindung
47 Kelompok Bayangan Hantu
48 Amukan Api Pemusnahan
49 Amarah Qin Zhi
50 Pangeran Istana Api
51 Lamaran Pangeran Taisan Yu
52 Cinta Terbalaskan
53 Menerima Tantangan Pertarungan
54 Pertarungan Di Atas Arena 1
55 Pertarungan Di Atas Arena 2
56 Pertarungan Di Atas Arena 3
57 Memulihkan Diri
58 Kekhawatiran Pangeran Taisan Yu
59 Sosok Lelaki Tua
60 Lin Yan Terluka Parah
61 Sadarkan Diri
62 Raja Serigala Api
63 Pulih Seperti Sedia Kala
64 Prasangka
65 Mengetahui Kehebatan Lin Yan
66 Pengobatan 1
67 Menaruh Rasa Cinta
68 Kedatangan Anggota Klan Tao
69 Kultivasi Ganda
70 Keputusan
71 Kompetisi Antar Klan
72 Kompetisi Antar Klan 2
73 Lu Zhianyi cemburu
74 Babak Final
75 Avatar Tubuh Lu Ya
76 Penggabungan 3 Kekuatan Besar
77 Menjadi Cultivator Terkuat Di Laut Timur
78 Kekesalan Putri Lao Yin
79 Menuju Ke Daratan Laut Barat
80 Berburu Raja Binatang Buas
81 Bertarung Melawan Raja Singa Bersayap
82 Elang Surgawi
83 Amarah Lin Yan
84 Pertempuran
85 Bertemu Zen Long
86 Kembali Ke Negara Surgawi
87 Menuju Ke Istana Bayangan Naga
88 Pemuda Yang Sangat Kuat
89 Percakapan Di Kediaman Lin Yan
90 Kelahiran Peri Malaikat Suci
91 Keputusan Lin Yan
92 Menuju Gunung Kawah Petir
93 Pertarungan
94 Permohonan Maaf
95 Menuju Ke Dimensi Alam Binatang Legenda
96 Jebakan
97 Lin Yan vs Luo Sasi
98 Kagum
99 Curiga
100 An Lung vs Yu Wanling
101 Lin Yan vs Yu Wanling
102 Mengetahui Identitas Penyihir Kecil
103 Rencana Ratu Kegelapan
104 Lin Yan vs Long Zan
105 Lin Yan VS Zen Za
106 Kemenangan Lin Yan Berujung Petaka Baginya
107 Di Dalam Dunia Kegelapan Tak Berujung
108 Permintaan Lin Yan
109 Berlatih Dan Menerobos Tingkat Kekuatan
110 Di Kenali Di Kota Kegelapan
111 Wujud Asli Yugo
112 Lin Yan Vs Ratu Kegelapan 1
113 Lin Yan VS Dewa Kegelapan
114 Menjadi Saudara
115 Lin Yan VS Ratu Kegelapan 2
116 Penguasa Baru
117 Berakhir Bahagia
118 Jujur
119 Di Kota Cahaya Suci
120 Lin Yan Penasaran.
121 Cadar Suci Dewa Api
122 Lin Yan VS Zu Tao
123 Pembelaan Dewi Yin Ling
124 Teratai Kaca Di Atas Arena Pertarungan
125 Kemenangan Lin Yan
126 Rencana Jendral Zu Chen
127 Rencana Pembunuhan Lin Yan
128 Sang Pewaris
129 Bertemu Binatang Best
130 Menyelamatkan
131 Menerima Perjodohan
132 Yugo Kesal
133 Dua Pilihan
134 Bergabungnya Dua Kekuatan Dewa
135 Perdebatan
136 Misi Menguasai Alam Binatang Legenda Telah Selesai
137 Murka Lin Yan
138 Lin Yan Vs Ratu Serigala Salju
139 Ikatan Kontrak Darah Putri Chu Chi
140 Musnahnya Pasukan Istana Es Yang Menyerang
141 Menuju Ke Istana Es
142 Rencana Dewa Perang Rugo
143 Bertemu Ratu Es
144 Lin Yan Vs Ratu Es
145 Mulai Menjalani Kesengsaraan Hidup
146 Keinginan Lin Yan
147 Sangat Jenius
148 Selalu Di Remehkan
149 Memulai Tes Kelayakan Calon Murid Baru
150 Ide Lin Yan
151 Kesabaran Akhirnya Menang
152 Memisahkan Diri Dari Kelompok
153 Wanita Misterius
154 Suku Binatang Kuno Kupu Kupu Pelangi.
155 Pembantaian Calon Murid
156 Cemburu Tanpa Sebab
157 Lahirnya Pil Obat Berkualitas Tinggi Di Tangan Lin Yan
158 Dewi Qin Zhi Terkejut Melihat Lin Yan
159 Rencana Dewi Qin Zhi
160 Peta Kuno
161 Boneka Jiwa
162 Menghidupkan Boneka Jiwa
163 Ingin Melupakan Dewi Qin Zhi
164 Tak Adil
165 Keputusan Xio Cie
166 Prasangka Buruk
167 Kecewa
168 Lin Yan Memenangkan Kompetisi
169 Kembalinya Kekuatan Sejati Lin Yan
170 Terkejut
171 Dewi Qin Zhi Terluka
172 Xio Cie dan Qin Zhi Hilang
173 Bertemu Dua Pengikut
174 Ras Kelelawar Kegelapan
175 Penyelamatan
176 Alam Naga Surgwi
177 Penggabungan Dua Kekuatan Dewa
178 Penyerangan Ke Istana Awan Langit
179 Terbalaskan
180 Pemimpin Baru
181 Rencana Kaizi
182 Mengagumi Lin Yan
183 Menginap Di Desa
184 Siluman Mimpi
185 Hubungan Terlarang
186 Permintaan Lin Yan
187 Badai
188 Pangeran Atlas
189 Keinginan Pangeran Atlas
190 Pasrah
191 Lin Yan vs pangeran Atlas
192 Pengejaran
Episodes

Updated 192 Episodes

1
Penghianatan Cinta
2
Dendam Masa Lalu
3
Menemukan Guru
4
Level kultivasi
5
Bertarung dan Berlatih
6
Menolong Wanita Suku Rubah Suci
7
Menuju Lembah Rubah Suci
8
Pertarungan Lin Yan
9
Perjodohan
10
Lin Yan vs Jendral Rugo
11
Kemenangan Dalam Pertarungan
12
Menggagalkan Perjodohan
13
Menunggu Kemunculan Prasasti Langit.
14
Kemunculan Prasasti Langit
15
Raja Harimau Darah
16
Lin Yan vs 5 Cultivator
17
Pagoda Tingkat 9
18
Senjata Senjata Kuno
19
Pedang Asura
20
Teguran Guru Kalung Leluhur
21
Lin Yan vs Qin Zen
22
Menemukan Harta Karun Pagoda 9
23
Memenangkan Pertarungan
24
Perwakilan 4 Suku Penguasa
25
Dewa Perang Rugo
26
Kekuatan Eksternal
27
Mendaftar Sebagai Peserta Kompetisi
28
Menerima Perjodohan
29
Kompetisi Beladiri
30
Menerobos Alam Emperor
31
Kelicikan Ketua Sekte Linyu
32
Lin Yan vs Lin Sha
33
Terluka Dalam
34
Akademi Dewa Obat
35
Garis Darah
36
Mendapatkan Warisan Api Iblis Penyembuhan
37
Cemburu
38
Kompetisi Calon Pemimpin Akademi Dewa Obat
39
Lima Serigala Raksasa
40
Perintah Guru Kalung Leluhur
41
Raja Kera Emas Vs Lin Yan
42
Ular Piton Raksasa
43
Kekuatan Api Iblis Kehancuran Besar
44
Terkena Racun Dingin
45
Zen Long
46
Armor Pelindung
47
Kelompok Bayangan Hantu
48
Amukan Api Pemusnahan
49
Amarah Qin Zhi
50
Pangeran Istana Api
51
Lamaran Pangeran Taisan Yu
52
Cinta Terbalaskan
53
Menerima Tantangan Pertarungan
54
Pertarungan Di Atas Arena 1
55
Pertarungan Di Atas Arena 2
56
Pertarungan Di Atas Arena 3
57
Memulihkan Diri
58
Kekhawatiran Pangeran Taisan Yu
59
Sosok Lelaki Tua
60
Lin Yan Terluka Parah
61
Sadarkan Diri
62
Raja Serigala Api
63
Pulih Seperti Sedia Kala
64
Prasangka
65
Mengetahui Kehebatan Lin Yan
66
Pengobatan 1
67
Menaruh Rasa Cinta
68
Kedatangan Anggota Klan Tao
69
Kultivasi Ganda
70
Keputusan
71
Kompetisi Antar Klan
72
Kompetisi Antar Klan 2
73
Lu Zhianyi cemburu
74
Babak Final
75
Avatar Tubuh Lu Ya
76
Penggabungan 3 Kekuatan Besar
77
Menjadi Cultivator Terkuat Di Laut Timur
78
Kekesalan Putri Lao Yin
79
Menuju Ke Daratan Laut Barat
80
Berburu Raja Binatang Buas
81
Bertarung Melawan Raja Singa Bersayap
82
Elang Surgawi
83
Amarah Lin Yan
84
Pertempuran
85
Bertemu Zen Long
86
Kembali Ke Negara Surgawi
87
Menuju Ke Istana Bayangan Naga
88
Pemuda Yang Sangat Kuat
89
Percakapan Di Kediaman Lin Yan
90
Kelahiran Peri Malaikat Suci
91
Keputusan Lin Yan
92
Menuju Gunung Kawah Petir
93
Pertarungan
94
Permohonan Maaf
95
Menuju Ke Dimensi Alam Binatang Legenda
96
Jebakan
97
Lin Yan vs Luo Sasi
98
Kagum
99
Curiga
100
An Lung vs Yu Wanling
101
Lin Yan vs Yu Wanling
102
Mengetahui Identitas Penyihir Kecil
103
Rencana Ratu Kegelapan
104
Lin Yan vs Long Zan
105
Lin Yan VS Zen Za
106
Kemenangan Lin Yan Berujung Petaka Baginya
107
Di Dalam Dunia Kegelapan Tak Berujung
108
Permintaan Lin Yan
109
Berlatih Dan Menerobos Tingkat Kekuatan
110
Di Kenali Di Kota Kegelapan
111
Wujud Asli Yugo
112
Lin Yan Vs Ratu Kegelapan 1
113
Lin Yan VS Dewa Kegelapan
114
Menjadi Saudara
115
Lin Yan VS Ratu Kegelapan 2
116
Penguasa Baru
117
Berakhir Bahagia
118
Jujur
119
Di Kota Cahaya Suci
120
Lin Yan Penasaran.
121
Cadar Suci Dewa Api
122
Lin Yan VS Zu Tao
123
Pembelaan Dewi Yin Ling
124
Teratai Kaca Di Atas Arena Pertarungan
125
Kemenangan Lin Yan
126
Rencana Jendral Zu Chen
127
Rencana Pembunuhan Lin Yan
128
Sang Pewaris
129
Bertemu Binatang Best
130
Menyelamatkan
131
Menerima Perjodohan
132
Yugo Kesal
133
Dua Pilihan
134
Bergabungnya Dua Kekuatan Dewa
135
Perdebatan
136
Misi Menguasai Alam Binatang Legenda Telah Selesai
137
Murka Lin Yan
138
Lin Yan Vs Ratu Serigala Salju
139
Ikatan Kontrak Darah Putri Chu Chi
140
Musnahnya Pasukan Istana Es Yang Menyerang
141
Menuju Ke Istana Es
142
Rencana Dewa Perang Rugo
143
Bertemu Ratu Es
144
Lin Yan Vs Ratu Es
145
Mulai Menjalani Kesengsaraan Hidup
146
Keinginan Lin Yan
147
Sangat Jenius
148
Selalu Di Remehkan
149
Memulai Tes Kelayakan Calon Murid Baru
150
Ide Lin Yan
151
Kesabaran Akhirnya Menang
152
Memisahkan Diri Dari Kelompok
153
Wanita Misterius
154
Suku Binatang Kuno Kupu Kupu Pelangi.
155
Pembantaian Calon Murid
156
Cemburu Tanpa Sebab
157
Lahirnya Pil Obat Berkualitas Tinggi Di Tangan Lin Yan
158
Dewi Qin Zhi Terkejut Melihat Lin Yan
159
Rencana Dewi Qin Zhi
160
Peta Kuno
161
Boneka Jiwa
162
Menghidupkan Boneka Jiwa
163
Ingin Melupakan Dewi Qin Zhi
164
Tak Adil
165
Keputusan Xio Cie
166
Prasangka Buruk
167
Kecewa
168
Lin Yan Memenangkan Kompetisi
169
Kembalinya Kekuatan Sejati Lin Yan
170
Terkejut
171
Dewi Qin Zhi Terluka
172
Xio Cie dan Qin Zhi Hilang
173
Bertemu Dua Pengikut
174
Ras Kelelawar Kegelapan
175
Penyelamatan
176
Alam Naga Surgwi
177
Penggabungan Dua Kekuatan Dewa
178
Penyerangan Ke Istana Awan Langit
179
Terbalaskan
180
Pemimpin Baru
181
Rencana Kaizi
182
Mengagumi Lin Yan
183
Menginap Di Desa
184
Siluman Mimpi
185
Hubungan Terlarang
186
Permintaan Lin Yan
187
Badai
188
Pangeran Atlas
189
Keinginan Pangeran Atlas
190
Pasrah
191
Lin Yan vs pangeran Atlas
192
Pengejaran

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!