Lin Yan vs Jendral Rugo

Debu berterbangan di lembah suku rubah suci saat pasukan besar harimu darah datang menyerang, dan tentu saja semua itu membuat rasa kekhawatiran dari seluruh anggota suku rubah suci.

Saat ini jendral Rugo yang memimpin pasukan besar suku harimau darah, kini telah berada di pintu gerbang suku rubah suci.

Dengan suara lantang sang jendral berteriak. "Aku ingin mengetahui siapa yang telah membunuh komandan harimau, karena aku akan segera membinasakannya dengan tanganku sendiri.

Ratu rubah yang ditemani penatua Ling beserta seluruh petinggi suku rubah suci, kemudian datang ke hadapan sang jenderal.

Ratu rubah yang merasa jika sudah tak ada lagi toleransi bagi sukunya, mengingat karakter sang jenderal yang susah diajak komunikasi dengan baik, kemudian berkata.

"Jendral Rugo, walaupun dari segi kekuatan sukuku berada jauh di bawahmu, namun kami semua akan siap bertempur menghadapi suku harimau darah karena sudah cukup bagi kami merasakan penindasan selama bertahun-tahun, dan saat ini lah waktunya bagi kami semua untuk lepas dari penindasan itu," jawab sang ratu.

"Ha..., ha..., ha..., jangan khawatir ratu rubah, aku akan melepaskan penindasan itu dengan kehancuran seluruh suku rubah suci," jawab jendral Rugo dengan kilatan mata membunuh dari kedua matanya.

Sebelum jendral Rugo memerintahkan seluruh pasukannya untuk menggempur suku rubah suci, tiba tiba terdengar suara yang tak lain adalah suara Lin Yan.

"Jika kau ingin tahu siapa yang membunuh komandan harimau, maka akulah orangnya dan tentu saja aku juga akan melakukan hal yang sama pada dirimu," ucap Lin Yan yang tiba tiba telah berada di hadapan jendral Rugo.

Seluruh petinggi suku rubah suci sangat terkejut dengan kehadiran Lin Yan di tempat itu, karena sebelumnya Lin Yan telah disuruh pergi meninggalkan suku rubah suci, agar di masa depan dia bisa bersama Nalan Yanran untuk kembali membangun generasi suku rubah baru setelah kepunahan.

"Apa yang kau lakukan Lin Yan, jika kau sampai binasa maka tak ada lagi harapan generasi suku rubah suci di masa depan," ucap penatua Ling dengan rasa kekuatiran yang terlihat jelas di wajahnya.

"Penatua Ling kau tak usah khawatir, biarlah aku yang menyelesaikan masalah ini," jawab Lin Yan dengan ketenangannya.

Lin Yan kemudian maju beberapa langkah ke hadapan jendral Rugo, dan sedetik kemudian dia pun berkata.

"Jendral harimau darah, aku sudah mendengar sepak terjang dan kekuatan hebat yang kau miliki di hutan binatang iblis sehingga aku ingin mengujinya. Aku berharap kau dapat bertarung menghadapiku dalam pertarungan hidup dan mati, sehingga siapapun perwakilan dari kedua suku yang masih hidup maka kubu yang kalah harus menyerah," ucap Lin Yan.

Di tantang seperti itu amarah jendral Rugo seketika itu juga melonjak, sehingga aura mengerikan dari kekuatan alam Saint seketika itu juga keluar dari dalam tubuhnya.

Lin Yan yang melihat hal itu sadar jika kekuatan jenderal Rugo berada sangat jauh di atasnya, yang membuat Lin Yan seketika itu juga memasang kewaspadaan tinggi.

"Kekuatan jendral Rugo begitu sangat mengerikan yang telah berada di alam Saint, walaupun demikian aku sedikitpun tak akan gentar untuk menghadapinya," pikir Lin Yan.

Tiba tiba suara jendral Rugo menggelegar dengan berkata.

"Di dalam hutan binatang iblis hanya dirimu lah yang berani untuk menantang ku, dan itu merupakan lelucon bagi diriku".

"Baiklah anak muda aku akan mengikuti perkataanmu dengan pertarungan hidup dan mati," ucap jendral Rugo.

Setelah berkata seperti itu jendral Rugo segera melesat cepat ke depan dan menghantamkan tinjunya kearah Lin Yan, yang membuat Lin Yan segera menahan serangan itu dengan tinjunya.

Ledakan energi pun terjadi saat kedua tinju saling beradu, namun karena kekuatan Lin Yan masih berada jauh di bawah jenderal Rugo, membuatnya harus terseret puluhan meter ke belakang.

Lin Yan merasakan dadanya sakit akibat beradu kekuatan dengan jendral Rugo, namun hal itu tak mematahkan semangat Lin Yan untuk terus melakukan pertarungan.

Lin Yan kemudian mengeluarkan tombak petaka guntur dari dalam tubuhnya dan mulai menyerang ke arah jendral Rugo.

Setiap serangan Lin Yan selalu mengincar titik vital di tubuh sang jenderal, namun sayang setiap serangan Lin Yan yang mematikan l mampu ditepis oleh jendral Rugo, sehingga tak satu serangan Lin Yan yang dapat melukai Jendra Rugo.

"Ternyata kekuatan alam Saint begitu sangat menakutkan, dengan kekuatan ku saat ini aku tak akan mungkin mampu untuk mengalahkannya," pikir Lin Yan yang mulai merasa khawatir akan pertarungannya.

Jendral Rugo yang melihat kekhawatiran di wajah Lin Yan seketika itu juga berkata.

"Bocah sepertimu yang hanya memiliki kekuatan seujung kuku sudah berani berlagak di hadapan ku dengan sengaja mengajak ku unyuk bertarung, aku pastikan hari ini kau akan binasa dan mayat mu akan kuberikan kepada binatang buas di dalam hutan ini, agar kematianmu tak menjadi sia-sia," ucap jendral Rugo dengan tertawa terbahak bahak.

Lin Yan saat ini bukanlah seorang pecundang dari sekte Linyu, melainkan seorang pemuda tangguh yang tak gentar hanya dengan gertakan yang dilakukan jenderal Rugo padanya, kemudian berkata.

"Kau jangan berbesar hati dengan ingin menghabisiku karena pertarungan kita belum lah usai, ayo kita lanjutkan pertarungan ini karena aku sudah tak sabar ingin menghabisimu," ucap Lin Yan dengan senyuman mengejek.

Mendengar Lin Yan meremehkannya, jendral Rugo benar benar marah dan langsung menyerang ke arah Lin Yan dengan kecepatan serang alam saint, hingga pada akhirnya sebuah tendangan telak membuat Lin Yan harus terhempas ke tanah.

Lin Yan kemudian menyeka darah yang mengalir di sudut bibirnya, dan kembali bangkit dengan napas yang tersengal sengal akibat menahan rasa sakit.

Lin Yan kemudian menyalurkan seluruh kekuatannya di kedua telapak tangannya untuk melakukan serangan mematikan, serangan tangan kosong yang diajarkan guru kalung leluhur kepadanya.

Aura besar seketika itu terpancar dari dalam tubuh Lin Yan, dengan melesat ke atas Lin Yan kemudian menghantamkan kedua tangannya ke depan hingga dua telapak tangan raksasa muncul dan langsung menuju ke arah jendral Rugo.

Telapak tangan iblis penghancur surga saat ini telah dikeluarkan Lin Yan di dalam pertarungan itu.

Jendral Rugo cukup terkejut dengan serangan yang di lancarkan Lin Yan padanya, yang membuatnya buru buru menghantamkan tinjunya kedepan hingga tinju raksasa kini saling bertabrakan dengan dua telapak tangan raksasa, yang membuat ledakan energi seketika itu juga meluap hingga menghancurkan apapun yang berada di sekitarnya.

Gerbang suku rubah suci yang sebelumnya berdiri kokoh saat ini telah rata dengan tanah dan menjadi puing puing, begitupun pepohonan yang ada di sekitar tempat itu juga telah tumbang dan hancur yang menyisakan tanah luas tanpa satupun tumbuhan hidup di sana.

Lin Yan kembali terpental keras ketanah, dan kali ini Lin Yan merasakan seluruh tubuhnya luluh lantak hingga dia pun memuntahkan darah segar dari dalam mulutnya.

Sementara di sisi lain jendral Rugo telah terseret puluhan meter ke belakang, jendral Rugo merasakan tangan kanan nya mati rasa dan sakit akibat beradu kekuatan dengan Lin Yan.

"Anak muda itu walaupun masih berada di pondasi alam roh dan jiwa, namun teknik kekuatan yang dimilikinya mampu untuk membuat ku merasakan sakit seperti ini".

"Jika anak muda itu ku biarkan hidup bisa jadi di masa depan dia akan menjadi momok bagiku karena balas dendamnya, ada baiknya aku segera melenyapkannya," pikir jendral Rugo kemudian kembali menyerang ke arah Lin Yan yang masih tergeletak di tanah.

Bersambung

Terpopuler

Comments

Shaiya_Eet

Shaiya_Eet

Bedanya empat ranah lohhh.....

2025-03-11

1

kodo itu indah

kodo itu indah

👍👍👍👍👍🌷🌷

2025-03-16

2

Anonymous

Anonymous

lanjutkan pertarungan

2025-02-09

0

lihat semua
Episodes
1 Penghianatan Cinta
2 Dendam Masa Lalu
3 Menemukan Guru
4 Level kultivasi
5 Bertarung dan Berlatih
6 Menolong Wanita Suku Rubah Suci
7 Menuju Lembah Rubah Suci
8 Pertarungan Lin Yan
9 Perjodohan
10 Lin Yan vs Jendral Rugo
11 Kemenangan Dalam Pertarungan
12 Menggagalkan Perjodohan
13 Menunggu Kemunculan Prasasti Langit.
14 Kemunculan Prasasti Langit
15 Raja Harimau Darah
16 Lin Yan vs 5 Cultivator
17 Pagoda Tingkat 9
18 Senjata Senjata Kuno
19 Pedang Asura
20 Teguran Guru Kalung Leluhur
21 Lin Yan vs Qin Zen
22 Menemukan Harta Karun Pagoda 9
23 Memenangkan Pertarungan
24 Perwakilan 4 Suku Penguasa
25 Dewa Perang Rugo
26 Kekuatan Eksternal
27 Mendaftar Sebagai Peserta Kompetisi
28 Menerima Perjodohan
29 Kompetisi Beladiri
30 Menerobos Alam Emperor
31 Kelicikan Ketua Sekte Linyu
32 Lin Yan vs Lin Sha
33 Terluka Dalam
34 Akademi Dewa Obat
35 Garis Darah
36 Mendapatkan Warisan Api Iblis Penyembuhan
37 Cemburu
38 Kompetisi Calon Pemimpin Akademi Dewa Obat
39 Lima Serigala Raksasa
40 Perintah Guru Kalung Leluhur
41 Raja Kera Emas Vs Lin Yan
42 Ular Piton Raksasa
43 Kekuatan Api Iblis Kehancuran Besar
44 Terkena Racun Dingin
45 Zen Long
46 Armor Pelindung
47 Kelompok Bayangan Hantu
48 Amukan Api Pemusnahan
49 Amarah Qin Zhi
50 Pangeran Istana Api
51 Lamaran Pangeran Taisan Yu
52 Cinta Terbalaskan
53 Menerima Tantangan Pertarungan
54 Pertarungan Di Atas Arena 1
55 Pertarungan Di Atas Arena 2
56 Pertarungan Di Atas Arena 3
57 Memulihkan Diri
58 Kekhawatiran Pangeran Taisan Yu
59 Sosok Lelaki Tua
60 Lin Yan Terluka Parah
61 Sadarkan Diri
62 Raja Serigala Api
63 Pulih Seperti Sedia Kala
64 Prasangka
65 Mengetahui Kehebatan Lin Yan
66 Pengobatan 1
67 Menaruh Rasa Cinta
68 Kedatangan Anggota Klan Tao
69 Kultivasi Ganda
70 Keputusan
71 Kompetisi Antar Klan
72 Kompetisi Antar Klan 2
73 Lu Zhianyi cemburu
74 Babak Final
75 Avatar Tubuh Lu Ya
76 Penggabungan 3 Kekuatan Besar
77 Menjadi Cultivator Terkuat Di Laut Timur
78 Kekesalan Putri Lao Yin
79 Menuju Ke Daratan Laut Barat
80 Berburu Raja Binatang Buas
81 Bertarung Melawan Raja Singa Bersayap
82 Elang Surgawi
83 Amarah Lin Yan
84 Pertempuran
85 Bertemu Zen Long
86 Kembali Ke Negara Surgawi
87 Menuju Ke Istana Bayangan Naga
88 Pemuda Yang Sangat Kuat
89 Percakapan Di Kediaman Lin Yan
90 Kelahiran Peri Malaikat Suci
91 Keputusan Lin Yan
92 Menuju Gunung Kawah Petir
93 Pertarungan
94 Permohonan Maaf
95 Menuju Ke Dimensi Alam Binatang Legenda
96 Jebakan
97 Lin Yan vs Luo Sasi
98 Kagum
99 Curiga
100 An Lung vs Yu Wanling
101 Lin Yan vs Yu Wanling
102 Mengetahui Identitas Penyihir Kecil
103 Rencana Ratu Kegelapan
104 Lin Yan vs Long Zan
105 Lin Yan VS Zen Za
106 Kemenangan Lin Yan Berujung Petaka Baginya
107 Di Dalam Dunia Kegelapan Tak Berujung
108 Permintaan Lin Yan
109 Berlatih Dan Menerobos Tingkat Kekuatan
110 Di Kenali Di Kota Kegelapan
111 Wujud Asli Yugo
112 Lin Yan Vs Ratu Kegelapan 1
113 Lin Yan VS Dewa Kegelapan
114 Menjadi Saudara
115 Lin Yan VS Ratu Kegelapan 2
116 Penguasa Baru
117 Berakhir Bahagia
118 Jujur
119 Di Kota Cahaya Suci
120 Lin Yan Penasaran.
121 Cadar Suci Dewa Api
122 Lin Yan VS Zu Tao
123 Pembelaan Dewi Yin Ling
124 Teratai Kaca Di Atas Arena Pertarungan
125 Kemenangan Lin Yan
126 Rencana Jendral Zu Chen
127 Rencana Pembunuhan Lin Yan
128 Sang Pewaris
129 Bertemu Binatang Best
130 Menyelamatkan
131 Menerima Perjodohan
132 Yugo Kesal
133 Dua Pilihan
134 Bergabungnya Dua Kekuatan Dewa
135 Perdebatan
136 Misi Menguasai Alam Binatang Legenda Telah Selesai
137 Murka Lin Yan
138 Lin Yan Vs Ratu Serigala Salju
139 Ikatan Kontrak Darah Putri Chu Chi
140 Musnahnya Pasukan Istana Es Yang Menyerang
141 Menuju Ke Istana Es
142 Rencana Dewa Perang Rugo
143 Bertemu Ratu Es
144 Lin Yan Vs Ratu Es
145 Mulai Menjalani Kesengsaraan Hidup
146 Keinginan Lin Yan
147 Sangat Jenius
148 Selalu Di Remehkan
149 Memulai Tes Kelayakan Calon Murid Baru
150 Ide Lin Yan
151 Kesabaran Akhirnya Menang
152 Memisahkan Diri Dari Kelompok
153 Wanita Misterius
154 Suku Binatang Kuno Kupu Kupu Pelangi.
155 Pembantaian Calon Murid
156 Cemburu Tanpa Sebab
157 Lahirnya Pil Obat Berkualitas Tinggi Di Tangan Lin Yan
158 Dewi Qin Zhi Terkejut Melihat Lin Yan
159 Rencana Dewi Qin Zhi
160 Peta Kuno
161 Boneka Jiwa
162 Menghidupkan Boneka Jiwa
163 Ingin Melupakan Dewi Qin Zhi
164 Tak Adil
165 Keputusan Xio Cie
166 Prasangka Buruk
167 Kecewa
168 Lin Yan Memenangkan Kompetisi
169 Kembalinya Kekuatan Sejati Lin Yan
170 Terkejut
171 Dewi Qin Zhi Terluka
172 Xio Cie dan Qin Zhi Hilang
173 Bertemu Dua Pengikut
174 Ras Kelelawar Kegelapan
175 Penyelamatan
176 Alam Naga Surgwi
177 Penggabungan Dua Kekuatan Dewa
178 Penyerangan Ke Istana Awan Langit
179 Terbalaskan
180 Pemimpin Baru
181 Rencana Kaizi
182 Mengagumi Lin Yan
183 Menginap Di Desa
184 Siluman Mimpi
185 Hubungan Terlarang
186 Permintaan Lin Yan
187 Badai
188 Pangeran Atlas
189 Keinginan Pangeran Atlas
190 Pasrah
191 Lin Yan vs pangeran Atlas
192 Pengejaran
Episodes

Updated 192 Episodes

1
Penghianatan Cinta
2
Dendam Masa Lalu
3
Menemukan Guru
4
Level kultivasi
5
Bertarung dan Berlatih
6
Menolong Wanita Suku Rubah Suci
7
Menuju Lembah Rubah Suci
8
Pertarungan Lin Yan
9
Perjodohan
10
Lin Yan vs Jendral Rugo
11
Kemenangan Dalam Pertarungan
12
Menggagalkan Perjodohan
13
Menunggu Kemunculan Prasasti Langit.
14
Kemunculan Prasasti Langit
15
Raja Harimau Darah
16
Lin Yan vs 5 Cultivator
17
Pagoda Tingkat 9
18
Senjata Senjata Kuno
19
Pedang Asura
20
Teguran Guru Kalung Leluhur
21
Lin Yan vs Qin Zen
22
Menemukan Harta Karun Pagoda 9
23
Memenangkan Pertarungan
24
Perwakilan 4 Suku Penguasa
25
Dewa Perang Rugo
26
Kekuatan Eksternal
27
Mendaftar Sebagai Peserta Kompetisi
28
Menerima Perjodohan
29
Kompetisi Beladiri
30
Menerobos Alam Emperor
31
Kelicikan Ketua Sekte Linyu
32
Lin Yan vs Lin Sha
33
Terluka Dalam
34
Akademi Dewa Obat
35
Garis Darah
36
Mendapatkan Warisan Api Iblis Penyembuhan
37
Cemburu
38
Kompetisi Calon Pemimpin Akademi Dewa Obat
39
Lima Serigala Raksasa
40
Perintah Guru Kalung Leluhur
41
Raja Kera Emas Vs Lin Yan
42
Ular Piton Raksasa
43
Kekuatan Api Iblis Kehancuran Besar
44
Terkena Racun Dingin
45
Zen Long
46
Armor Pelindung
47
Kelompok Bayangan Hantu
48
Amukan Api Pemusnahan
49
Amarah Qin Zhi
50
Pangeran Istana Api
51
Lamaran Pangeran Taisan Yu
52
Cinta Terbalaskan
53
Menerima Tantangan Pertarungan
54
Pertarungan Di Atas Arena 1
55
Pertarungan Di Atas Arena 2
56
Pertarungan Di Atas Arena 3
57
Memulihkan Diri
58
Kekhawatiran Pangeran Taisan Yu
59
Sosok Lelaki Tua
60
Lin Yan Terluka Parah
61
Sadarkan Diri
62
Raja Serigala Api
63
Pulih Seperti Sedia Kala
64
Prasangka
65
Mengetahui Kehebatan Lin Yan
66
Pengobatan 1
67
Menaruh Rasa Cinta
68
Kedatangan Anggota Klan Tao
69
Kultivasi Ganda
70
Keputusan
71
Kompetisi Antar Klan
72
Kompetisi Antar Klan 2
73
Lu Zhianyi cemburu
74
Babak Final
75
Avatar Tubuh Lu Ya
76
Penggabungan 3 Kekuatan Besar
77
Menjadi Cultivator Terkuat Di Laut Timur
78
Kekesalan Putri Lao Yin
79
Menuju Ke Daratan Laut Barat
80
Berburu Raja Binatang Buas
81
Bertarung Melawan Raja Singa Bersayap
82
Elang Surgawi
83
Amarah Lin Yan
84
Pertempuran
85
Bertemu Zen Long
86
Kembali Ke Negara Surgawi
87
Menuju Ke Istana Bayangan Naga
88
Pemuda Yang Sangat Kuat
89
Percakapan Di Kediaman Lin Yan
90
Kelahiran Peri Malaikat Suci
91
Keputusan Lin Yan
92
Menuju Gunung Kawah Petir
93
Pertarungan
94
Permohonan Maaf
95
Menuju Ke Dimensi Alam Binatang Legenda
96
Jebakan
97
Lin Yan vs Luo Sasi
98
Kagum
99
Curiga
100
An Lung vs Yu Wanling
101
Lin Yan vs Yu Wanling
102
Mengetahui Identitas Penyihir Kecil
103
Rencana Ratu Kegelapan
104
Lin Yan vs Long Zan
105
Lin Yan VS Zen Za
106
Kemenangan Lin Yan Berujung Petaka Baginya
107
Di Dalam Dunia Kegelapan Tak Berujung
108
Permintaan Lin Yan
109
Berlatih Dan Menerobos Tingkat Kekuatan
110
Di Kenali Di Kota Kegelapan
111
Wujud Asli Yugo
112
Lin Yan Vs Ratu Kegelapan 1
113
Lin Yan VS Dewa Kegelapan
114
Menjadi Saudara
115
Lin Yan VS Ratu Kegelapan 2
116
Penguasa Baru
117
Berakhir Bahagia
118
Jujur
119
Di Kota Cahaya Suci
120
Lin Yan Penasaran.
121
Cadar Suci Dewa Api
122
Lin Yan VS Zu Tao
123
Pembelaan Dewi Yin Ling
124
Teratai Kaca Di Atas Arena Pertarungan
125
Kemenangan Lin Yan
126
Rencana Jendral Zu Chen
127
Rencana Pembunuhan Lin Yan
128
Sang Pewaris
129
Bertemu Binatang Best
130
Menyelamatkan
131
Menerima Perjodohan
132
Yugo Kesal
133
Dua Pilihan
134
Bergabungnya Dua Kekuatan Dewa
135
Perdebatan
136
Misi Menguasai Alam Binatang Legenda Telah Selesai
137
Murka Lin Yan
138
Lin Yan Vs Ratu Serigala Salju
139
Ikatan Kontrak Darah Putri Chu Chi
140
Musnahnya Pasukan Istana Es Yang Menyerang
141
Menuju Ke Istana Es
142
Rencana Dewa Perang Rugo
143
Bertemu Ratu Es
144
Lin Yan Vs Ratu Es
145
Mulai Menjalani Kesengsaraan Hidup
146
Keinginan Lin Yan
147
Sangat Jenius
148
Selalu Di Remehkan
149
Memulai Tes Kelayakan Calon Murid Baru
150
Ide Lin Yan
151
Kesabaran Akhirnya Menang
152
Memisahkan Diri Dari Kelompok
153
Wanita Misterius
154
Suku Binatang Kuno Kupu Kupu Pelangi.
155
Pembantaian Calon Murid
156
Cemburu Tanpa Sebab
157
Lahirnya Pil Obat Berkualitas Tinggi Di Tangan Lin Yan
158
Dewi Qin Zhi Terkejut Melihat Lin Yan
159
Rencana Dewi Qin Zhi
160
Peta Kuno
161
Boneka Jiwa
162
Menghidupkan Boneka Jiwa
163
Ingin Melupakan Dewi Qin Zhi
164
Tak Adil
165
Keputusan Xio Cie
166
Prasangka Buruk
167
Kecewa
168
Lin Yan Memenangkan Kompetisi
169
Kembalinya Kekuatan Sejati Lin Yan
170
Terkejut
171
Dewi Qin Zhi Terluka
172
Xio Cie dan Qin Zhi Hilang
173
Bertemu Dua Pengikut
174
Ras Kelelawar Kegelapan
175
Penyelamatan
176
Alam Naga Surgwi
177
Penggabungan Dua Kekuatan Dewa
178
Penyerangan Ke Istana Awan Langit
179
Terbalaskan
180
Pemimpin Baru
181
Rencana Kaizi
182
Mengagumi Lin Yan
183
Menginap Di Desa
184
Siluman Mimpi
185
Hubungan Terlarang
186
Permintaan Lin Yan
187
Badai
188
Pangeran Atlas
189
Keinginan Pangeran Atlas
190
Pasrah
191
Lin Yan vs pangeran Atlas
192
Pengejaran

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!