Menolong Wanita Suku Rubah Suci

Tak terasa sudah 2 bulan Lin Yan telah melakukan latihan fisik, dan pada akhir guru kalung leluhur datang menghampirinya.

"Lin Yan sudah saatnya aku mengajarkan teknik tombak pemecah gunung kepadamu, untuk itu datanglah padaku dan teteskan lah darahmu ke dalam tombak petaka guntur ini, agar tombak petaka guntur dapat mengakuimu sebagai pemilik barunya," ucap guru kalung leluhur.

"Baik guru, aku akan melakukannya," jawab Lin Yan.

Lin Yan kemudian melukai telapak tangannya dengan menggunakan belati, hingga darah segar pun kemudian mengalir dari luka sayatan itu.

Lin Yan kemudian mengarahkan telapak tangannya yang terluka ke arah tombak petaka guntur, hingga pada akhirnya darah segar menetes di permukaan tombak yang membuat tombak petaka guntur bergetar dengan sangat hebat.

Setelah beberapa waktu berlalu tombak petaka guntur pada akhirnya tenang kembali, dan kini Lin Yan mulai dapat merasakan aura mengerikan dari dalam tombak yang saat ini telah berada di dalam genggaman tangannya.

"Benar-benar pusaka yang sangat menakjubkan, aku dapat merasakan aura mengerikan yang terkandung di dalam tombak petaka guntur," batin Lin Yan.

Setelah tombak petaka guntur mengakui Lin Yan sebagai pemilik barunya, Lin Yan kini mendapatkan pelatihan dari sang guru agar dapat menguasai teknik tombak pemecah gunung, yang merupakan teknik tombak dengan tingkat kesulitan yang cukup tinggi.

Telah dua tahun Lin Yan berlatih bersama guru kalung leluhur di dalam hutan binatang iblis, dan kini tingkat kekuatan Lin Yan telah mengalami peningkatan yang sangat pesat.

Lin Yan telah berhasil menembus tingkat kekuatan pondasi Alam roh dan jiwa, dan keberhasilannya itu tak lepas dari keinginan Lin Yan untuk menjadi hebat dan kuat, ditambah lagi dengan banyaknya inti jiwa binatang buas yang diserapnya, yang mampu menopang kemajuan kultivasi Lin Yan saat ini.

Saat ini Lin Yan telah menguasai 2 teknik hebat pemberian sang guru, tehnik itu adalah teknik tombak pemecah gunung dan teknik telapak tangan iblis penghancur surga, selain itu Lin Yan juga telah memiliki kemampuan Alkemis yang membuatnya mampu meracik dan membuat pil obat dengan sangat sempurna.

*****

Di sebuah perbukitan, tampak Lin Yan tiba tiba menyelesaikan kultivasinya secara mendadak, semua itu karena Lin Yan mendengar adanya suara rintihan kesakitan dari seseorang di kejauhan.

"Sepertinya suara itu berasal dari suara manusia yang terluka, dan aku sangat yakin dia telah di serang oleh binatang buas yang banyak berkeliaran di hutan ini," pikir Lin Yan.

Karena rasa penasaran yang cukup tinggi, Lin Yan kemudian melesat menuju ke arah sumber suara dan pada akhirnya Lin Yan dapat melihat seorang wanita yang tengah terluka tergeletak di semak belukar.

"Sepertinya wanita itu telah mengalami pertarungan hebat hingga dia terluka seperti ini, aku harus segera menyelamatkannya karena aku tahu jika dibiarkan seperti ini nyawanya pasti akan dalam bahaya," pikir Lin Yan.

Lin Yan kemudian membawa wanita itu menuju ke tempatnya berada yaitu Goa dipinggir tebing, Goa tempat peristirahatan Lin Yan.

Setelah memeriksa keadaan wanita itu Lin Yan dapat melihat begitu banyak luka menganga di tubuhnya, luka yang bukan berasal dari serangan binatang buas melainkan dari sebuah sayatan benda tajam.

"Aku tak bisa mengobatimu dengan keadaanmu yang masih berbalut pakaian seperti ini, maafkan aku nona karena aku harus melepaskan pakaian yang kau kenakan demi untuk mengobati luka luka mu," ucap Lin Yan.

Lin Yan kemudian menutup matanya menggunakan kain agar dia tak melihat langsung tubuh wanita yang ada di hadapan nya, setelah itu Lin Yan membaluri luka luka yang diderita sang wanita dengan ramuan yang telah dipersiapkannya.

"Kurasa sudah cukup, ramuan yang telah kuberikan kepadanya akan mampu membuat luka luka di tubuhnya mengering," pikir Lin Yan.

Setelah selesai membalurkan ramuan yang dibuatnya, Lin Yan kemudian mengalirkan energi murni ke dalam tubuh sang wanita agar luka luka di tubuhnya segera pulih dengan cepat.

Sudah dua hari wanita itu tak sadarkan diri hingga pada akhirnya sang wanita terlihat mulai tersadar.

Wanita cantik itu begitu sangat terkejut mengetahui dirinya saat ini tanpa mengenakan pakaian, yang ada hanya kain selimut yang menutupi seluruh bagian tubuh nya.

Dengan cepat wanita itu bangkit berdiri dan langsung melilitkan kain untuk menyelimuti tubuhnya, kemudian mengedarkan pandangannya sekeliling hingga tatapannya jatuh pada sosok Lin Yan yang tengah memanggang kelinci hutan.

Tanpa pikir panjang sang wanita yang merasa dirinya telah dinodai oleh pemuda yang baru saja dilihatnya, dengan segera menyerang dengan serangan tinju tangan kosong yang sangat mematikan.

Lin Yan yang mengetahui serangan itu dengan tenang berkata.

"Aku tak pernah berniat buruk kepadamu, kau tergeletak tak sadarkan diri di dalam hutan yang dipenuhi binatang buas, sehingga aku merasa iba dan membawamu ke tempat ini untuk mengobati mu," ucap Lin Yan.

Sang wanita yang mendengar perkataan Lin Yan seketika itu menghentikan serangannya, dengan cepat dia buru-buru melihat tanda di lengan kanannya, tanda merah sebesar biji kacang hijau tampak terlihat jelas di sana.

"Tanda keperawananku masih ada berarti memang pemuda itu tak melakukan hal buruk padaku, luka dalam serta luka luka sayatan di tubuhku juga telah pulih, berarti selama ini pemuda itulah yang telah merawat ku dan aku telah berprasangka buruk kepadanya," pikir sang wanita.

Karena rasa bersalah, wanita itu pada akhirnya menangkupkan kedua tangannya memberi hormat kepada Lin Yan.

"Maafkan aku karena telah berpikir buruk terhadapmu yang telah menyelamatkanku," ucapnya.

"Sudah lah tak usah kau pikirkan lagi, datanglah ke sini aku telah memanggang dua ekor kelinci hutan dan kurasa kau telah cukup lapar karena telah dua hari kau tak makan," jawab Lin Yan.

Wanita cantik kemudian berjalan ke arah Lin Yan dan duduk di dekatnya, walaupun sedikit canggung wanita itu tetap mengambil seekor kelinci panggang yang diberikan Lin Yan kepadanya.

Mereka berdua pada akhirnya menikmati makan siang, dan diserah sela makan siang itu Lin Yan pada akhirnya memulai percakapan.

"Jika aku boleh bertanya, mengapa kau bisa terluka seperti ini?" tanya Lin Yan.

"Ceritanya panjang, sebenarnya aku berasal dari suku rubah suci yang merupakan salah satu suku penguasa di dalam hutan binatang iblis, di dalam hutan binatang iblis sendiri memiliki aturan bagi setiap suku penguasa, siapapun suku penguasa yang memiliki kekuatan maka dialah yang mendominasi setiap suku dan berkuasa, saat ini suku harimau darah yang setelah mendominasi empat suku lainnya, dan mengeluarkan aturan sendiri bagi keempat suku yang berada di bawahnya".

"Empat suku harus dapat memberikan batu enegi sebanyak 1000 batu setiap bulannya kepada suku harimau darah, dan tentunya aturan itu begitu sangat memberatkan bagi kami empat suku penguasa, karena batu energi hanya bisa didapatkan dari sebuah penambangan".

"Jendral Rugo sebagai pemimpin suku harimau darah sengaja meminta batu energi sebanyak itu setiap bulannya, agar keempat suku tak bisa berkembang dalam meningkatkan kekuatan, karena batu energi yang merupakan alat meningkatkan kekuatan bagi suku penguasa telah diberikan kepada jenderal Rugo, semua itu agar suku harimau darah bisa tetap dapat menguasai keempat suku sebagai bawahan".

"Suku ku yang sudah tak mampu memberikan 1000 batu energi kepada suku harimau darah, pada akhirnya membuat jendral Rugo meminta diriku untuk menjadi wanita pemuas nafsunya, dan aku pun mengiyakan hal itu demi keselamatan seluruh anggota suku ku".

"Di saat perjalanan menuju ke pegunungan harimau darah, aku mendapatkan celah untuk melarikan diri dan pada akhirnya aku berhasil melarikan diri dengan luka luka yang ku derita hingga pada akhirnya kau menemukanku," ucap wanita cantik itu.

Lin Yan saat ini telah memahami bagaimana wanita yang ada di hadapannya bisa terluka, dan tentu saja rasa iba pun terbersit di dalam hatinya untuk menolong sang wanita agar bisa kembali ke dalam sukunya.

"Jika boleh aku tau siapakah namamu biar aku bisa memanggilmu dengan mudah," tanya Lin Yan.

"Namaku Nalan Yanran," jawab sang wanita tanpa ragu.

"Namaku sendiri adalah Lin Yan, dan jika boleh aku bertanya apakah dengan kau melarikan diri seperti ini sukumu akan baik-baik saja, pastinya jenderal harimau darah akan murka kepada suku rubah suci setelah mengetahui kau melarikan diri," ucap Lin Yan.

"Sebenarnya kami telah mempersiapkan teknik kuno perlindungan suku, namun sebelum teknik itu dibuat keburu jenderal harimau darah datang ke suku ku, dan kurasa saat ini suku ku telah mengaktifkan teknik perlindungan kuno," jawab Nalan Yanran.

"Aku sekarang telah mengerti duduk masalahnya, beristirahatlah dulu karena besok pagi aku akan mengantarkan mu ke suku rubah suci," ucap Lin Yan.

"Terimakasih tuan Lin Yan," jawab Nalan Yanran dengan senyuman yang mengembang di bibirnya.

Bersambung

Terpopuler

Comments

Shaiya_Eet

Shaiya_Eet

Dia yang dulu menolak perrjodohan dengan Xiao Yan kah /Tongue/

2025-03-11

3

kodo itu indah

kodo itu indah

👍👍👍👍👍🌹🌹🌹🌹🌹

2025-03-15

2

kodo itu indah

kodo itu indah

waah, rejeki nih😁

2025-03-15

2

lihat semua
Episodes
1 Penghianatan Cinta
2 Dendam Masa Lalu
3 Menemukan Guru
4 Level kultivasi
5 Bertarung dan Berlatih
6 Menolong Wanita Suku Rubah Suci
7 Menuju Lembah Rubah Suci
8 Pertarungan Lin Yan
9 Perjodohan
10 Lin Yan vs Jendral Rugo
11 Kemenangan Dalam Pertarungan
12 Menggagalkan Perjodohan
13 Menunggu Kemunculan Prasasti Langit.
14 Kemunculan Prasasti Langit
15 Raja Harimau Darah
16 Lin Yan vs 5 Cultivator
17 Pagoda Tingkat 9
18 Senjata Senjata Kuno
19 Pedang Asura
20 Teguran Guru Kalung Leluhur
21 Lin Yan vs Qin Zen
22 Menemukan Harta Karun Pagoda 9
23 Memenangkan Pertarungan
24 Perwakilan 4 Suku Penguasa
25 Dewa Perang Rugo
26 Kekuatan Eksternal
27 Mendaftar Sebagai Peserta Kompetisi
28 Menerima Perjodohan
29 Kompetisi Beladiri
30 Menerobos Alam Emperor
31 Kelicikan Ketua Sekte Linyu
32 Lin Yan vs Lin Sha
33 Terluka Dalam
34 Akademi Dewa Obat
35 Garis Darah
36 Mendapatkan Warisan Api Iblis Penyembuhan
37 Cemburu
38 Kompetisi Calon Pemimpin Akademi Dewa Obat
39 Lima Serigala Raksasa
40 Perintah Guru Kalung Leluhur
41 Raja Kera Emas Vs Lin Yan
42 Ular Piton Raksasa
43 Kekuatan Api Iblis Kehancuran Besar
44 Terkena Racun Dingin
45 Zen Long
46 Armor Pelindung
47 Kelompok Bayangan Hantu
48 Amukan Api Pemusnahan
49 Amarah Qin Zhi
50 Pangeran Istana Api
51 Lamaran Pangeran Taisan Yu
52 Cinta Terbalaskan
53 Menerima Tantangan Pertarungan
54 Pertarungan Di Atas Arena 1
55 Pertarungan Di Atas Arena 2
56 Pertarungan Di Atas Arena 3
57 Memulihkan Diri
58 Kekhawatiran Pangeran Taisan Yu
59 Sosok Lelaki Tua
60 Lin Yan Terluka Parah
61 Sadarkan Diri
62 Raja Serigala Api
63 Pulih Seperti Sedia Kala
64 Prasangka
65 Mengetahui Kehebatan Lin Yan
66 Pengobatan 1
67 Menaruh Rasa Cinta
68 Kedatangan Anggota Klan Tao
69 Kultivasi Ganda
70 Keputusan
71 Kompetisi Antar Klan
72 Kompetisi Antar Klan 2
73 Lu Zhianyi cemburu
74 Babak Final
75 Avatar Tubuh Lu Ya
76 Penggabungan 3 Kekuatan Besar
77 Menjadi Cultivator Terkuat Di Laut Timur
78 Kekesalan Putri Lao Yin
79 Menuju Ke Daratan Laut Barat
80 Berburu Raja Binatang Buas
81 Bertarung Melawan Raja Singa Bersayap
82 Elang Surgawi
83 Amarah Lin Yan
84 Pertempuran
85 Bertemu Zen Long
86 Kembali Ke Negara Surgawi
87 Menuju Ke Istana Bayangan Naga
88 Pemuda Yang Sangat Kuat
89 Percakapan Di Kediaman Lin Yan
90 Kelahiran Peri Malaikat Suci
91 Keputusan Lin Yan
92 Menuju Gunung Kawah Petir
93 Pertarungan
94 Permohonan Maaf
95 Menuju Ke Dimensi Alam Binatang Legenda
96 Jebakan
97 Lin Yan vs Luo Sasi
98 Kagum
99 Curiga
100 An Lung vs Yu Wanling
101 Lin Yan vs Yu Wanling
102 Mengetahui Identitas Penyihir Kecil
103 Rencana Ratu Kegelapan
104 Lin Yan vs Long Zan
105 Lin Yan VS Zen Za
106 Kemenangan Lin Yan Berujung Petaka Baginya
107 Di Dalam Dunia Kegelapan Tak Berujung
108 Permintaan Lin Yan
109 Berlatih Dan Menerobos Tingkat Kekuatan
110 Di Kenali Di Kota Kegelapan
111 Wujud Asli Yugo
112 Lin Yan Vs Ratu Kegelapan 1
113 Lin Yan VS Dewa Kegelapan
114 Menjadi Saudara
115 Lin Yan VS Ratu Kegelapan 2
116 Penguasa Baru
117 Berakhir Bahagia
118 Jujur
119 Di Kota Cahaya Suci
120 Lin Yan Penasaran.
121 Cadar Suci Dewa Api
122 Lin Yan VS Zu Tao
123 Pembelaan Dewi Yin Ling
124 Teratai Kaca Di Atas Arena Pertarungan
125 Kemenangan Lin Yan
126 Rencana Jendral Zu Chen
127 Rencana Pembunuhan Lin Yan
128 Sang Pewaris
129 Bertemu Binatang Best
130 Menyelamatkan
131 Menerima Perjodohan
132 Yugo Kesal
133 Dua Pilihan
134 Bergabungnya Dua Kekuatan Dewa
135 Perdebatan
136 Misi Menguasai Alam Binatang Legenda Telah Selesai
137 Murka Lin Yan
138 Lin Yan Vs Ratu Serigala Salju
139 Ikatan Kontrak Darah Putri Chu Chi
140 Musnahnya Pasukan Istana Es Yang Menyerang
141 Menuju Ke Istana Es
142 Rencana Dewa Perang Rugo
143 Bertemu Ratu Es
144 Lin Yan Vs Ratu Es
145 Mulai Menjalani Kesengsaraan Hidup
146 Keinginan Lin Yan
147 Sangat Jenius
148 Selalu Di Remehkan
149 Memulai Tes Kelayakan Calon Murid Baru
150 Ide Lin Yan
151 Kesabaran Akhirnya Menang
152 Memisahkan Diri Dari Kelompok
153 Wanita Misterius
154 Suku Binatang Kuno Kupu Kupu Pelangi.
155 Pembantaian Calon Murid
156 Cemburu Tanpa Sebab
157 Lahirnya Pil Obat Berkualitas Tinggi Di Tangan Lin Yan
158 Dewi Qin Zhi Terkejut Melihat Lin Yan
159 Rencana Dewi Qin Zhi
160 Peta Kuno
161 Boneka Jiwa
162 Menghidupkan Boneka Jiwa
163 Ingin Melupakan Dewi Qin Zhi
164 Tak Adil
165 Keputusan Xio Cie
166 Prasangka Buruk
167 Kecewa
168 Lin Yan Memenangkan Kompetisi
169 Kembalinya Kekuatan Sejati Lin Yan
170 Terkejut
171 Dewi Qin Zhi Terluka
172 Xio Cie dan Qin Zhi Hilang
173 Bertemu Dua Pengikut
174 Ras Kelelawar Kegelapan
175 Penyelamatan
176 Alam Naga Surgwi
177 Penggabungan Dua Kekuatan Dewa
178 Penyerangan Ke Istana Awan Langit
179 Terbalaskan
180 Pemimpin Baru
181 Rencana Kaizi
182 Mengagumi Lin Yan
183 Menginap Di Desa
184 Siluman Mimpi
185 Hubungan Terlarang
186 Permintaan Lin Yan
187 Badai
188 Pangeran Atlas
189 Keinginan Pangeran Atlas
190 Pasrah
191 Lin Yan vs pangeran Atlas
192 Pengejaran
Episodes

Updated 192 Episodes

1
Penghianatan Cinta
2
Dendam Masa Lalu
3
Menemukan Guru
4
Level kultivasi
5
Bertarung dan Berlatih
6
Menolong Wanita Suku Rubah Suci
7
Menuju Lembah Rubah Suci
8
Pertarungan Lin Yan
9
Perjodohan
10
Lin Yan vs Jendral Rugo
11
Kemenangan Dalam Pertarungan
12
Menggagalkan Perjodohan
13
Menunggu Kemunculan Prasasti Langit.
14
Kemunculan Prasasti Langit
15
Raja Harimau Darah
16
Lin Yan vs 5 Cultivator
17
Pagoda Tingkat 9
18
Senjata Senjata Kuno
19
Pedang Asura
20
Teguran Guru Kalung Leluhur
21
Lin Yan vs Qin Zen
22
Menemukan Harta Karun Pagoda 9
23
Memenangkan Pertarungan
24
Perwakilan 4 Suku Penguasa
25
Dewa Perang Rugo
26
Kekuatan Eksternal
27
Mendaftar Sebagai Peserta Kompetisi
28
Menerima Perjodohan
29
Kompetisi Beladiri
30
Menerobos Alam Emperor
31
Kelicikan Ketua Sekte Linyu
32
Lin Yan vs Lin Sha
33
Terluka Dalam
34
Akademi Dewa Obat
35
Garis Darah
36
Mendapatkan Warisan Api Iblis Penyembuhan
37
Cemburu
38
Kompetisi Calon Pemimpin Akademi Dewa Obat
39
Lima Serigala Raksasa
40
Perintah Guru Kalung Leluhur
41
Raja Kera Emas Vs Lin Yan
42
Ular Piton Raksasa
43
Kekuatan Api Iblis Kehancuran Besar
44
Terkena Racun Dingin
45
Zen Long
46
Armor Pelindung
47
Kelompok Bayangan Hantu
48
Amukan Api Pemusnahan
49
Amarah Qin Zhi
50
Pangeran Istana Api
51
Lamaran Pangeran Taisan Yu
52
Cinta Terbalaskan
53
Menerima Tantangan Pertarungan
54
Pertarungan Di Atas Arena 1
55
Pertarungan Di Atas Arena 2
56
Pertarungan Di Atas Arena 3
57
Memulihkan Diri
58
Kekhawatiran Pangeran Taisan Yu
59
Sosok Lelaki Tua
60
Lin Yan Terluka Parah
61
Sadarkan Diri
62
Raja Serigala Api
63
Pulih Seperti Sedia Kala
64
Prasangka
65
Mengetahui Kehebatan Lin Yan
66
Pengobatan 1
67
Menaruh Rasa Cinta
68
Kedatangan Anggota Klan Tao
69
Kultivasi Ganda
70
Keputusan
71
Kompetisi Antar Klan
72
Kompetisi Antar Klan 2
73
Lu Zhianyi cemburu
74
Babak Final
75
Avatar Tubuh Lu Ya
76
Penggabungan 3 Kekuatan Besar
77
Menjadi Cultivator Terkuat Di Laut Timur
78
Kekesalan Putri Lao Yin
79
Menuju Ke Daratan Laut Barat
80
Berburu Raja Binatang Buas
81
Bertarung Melawan Raja Singa Bersayap
82
Elang Surgawi
83
Amarah Lin Yan
84
Pertempuran
85
Bertemu Zen Long
86
Kembali Ke Negara Surgawi
87
Menuju Ke Istana Bayangan Naga
88
Pemuda Yang Sangat Kuat
89
Percakapan Di Kediaman Lin Yan
90
Kelahiran Peri Malaikat Suci
91
Keputusan Lin Yan
92
Menuju Gunung Kawah Petir
93
Pertarungan
94
Permohonan Maaf
95
Menuju Ke Dimensi Alam Binatang Legenda
96
Jebakan
97
Lin Yan vs Luo Sasi
98
Kagum
99
Curiga
100
An Lung vs Yu Wanling
101
Lin Yan vs Yu Wanling
102
Mengetahui Identitas Penyihir Kecil
103
Rencana Ratu Kegelapan
104
Lin Yan vs Long Zan
105
Lin Yan VS Zen Za
106
Kemenangan Lin Yan Berujung Petaka Baginya
107
Di Dalam Dunia Kegelapan Tak Berujung
108
Permintaan Lin Yan
109
Berlatih Dan Menerobos Tingkat Kekuatan
110
Di Kenali Di Kota Kegelapan
111
Wujud Asli Yugo
112
Lin Yan Vs Ratu Kegelapan 1
113
Lin Yan VS Dewa Kegelapan
114
Menjadi Saudara
115
Lin Yan VS Ratu Kegelapan 2
116
Penguasa Baru
117
Berakhir Bahagia
118
Jujur
119
Di Kota Cahaya Suci
120
Lin Yan Penasaran.
121
Cadar Suci Dewa Api
122
Lin Yan VS Zu Tao
123
Pembelaan Dewi Yin Ling
124
Teratai Kaca Di Atas Arena Pertarungan
125
Kemenangan Lin Yan
126
Rencana Jendral Zu Chen
127
Rencana Pembunuhan Lin Yan
128
Sang Pewaris
129
Bertemu Binatang Best
130
Menyelamatkan
131
Menerima Perjodohan
132
Yugo Kesal
133
Dua Pilihan
134
Bergabungnya Dua Kekuatan Dewa
135
Perdebatan
136
Misi Menguasai Alam Binatang Legenda Telah Selesai
137
Murka Lin Yan
138
Lin Yan Vs Ratu Serigala Salju
139
Ikatan Kontrak Darah Putri Chu Chi
140
Musnahnya Pasukan Istana Es Yang Menyerang
141
Menuju Ke Istana Es
142
Rencana Dewa Perang Rugo
143
Bertemu Ratu Es
144
Lin Yan Vs Ratu Es
145
Mulai Menjalani Kesengsaraan Hidup
146
Keinginan Lin Yan
147
Sangat Jenius
148
Selalu Di Remehkan
149
Memulai Tes Kelayakan Calon Murid Baru
150
Ide Lin Yan
151
Kesabaran Akhirnya Menang
152
Memisahkan Diri Dari Kelompok
153
Wanita Misterius
154
Suku Binatang Kuno Kupu Kupu Pelangi.
155
Pembantaian Calon Murid
156
Cemburu Tanpa Sebab
157
Lahirnya Pil Obat Berkualitas Tinggi Di Tangan Lin Yan
158
Dewi Qin Zhi Terkejut Melihat Lin Yan
159
Rencana Dewi Qin Zhi
160
Peta Kuno
161
Boneka Jiwa
162
Menghidupkan Boneka Jiwa
163
Ingin Melupakan Dewi Qin Zhi
164
Tak Adil
165
Keputusan Xio Cie
166
Prasangka Buruk
167
Kecewa
168
Lin Yan Memenangkan Kompetisi
169
Kembalinya Kekuatan Sejati Lin Yan
170
Terkejut
171
Dewi Qin Zhi Terluka
172
Xio Cie dan Qin Zhi Hilang
173
Bertemu Dua Pengikut
174
Ras Kelelawar Kegelapan
175
Penyelamatan
176
Alam Naga Surgwi
177
Penggabungan Dua Kekuatan Dewa
178
Penyerangan Ke Istana Awan Langit
179
Terbalaskan
180
Pemimpin Baru
181
Rencana Kaizi
182
Mengagumi Lin Yan
183
Menginap Di Desa
184
Siluman Mimpi
185
Hubungan Terlarang
186
Permintaan Lin Yan
187
Badai
188
Pangeran Atlas
189
Keinginan Pangeran Atlas
190
Pasrah
191
Lin Yan vs pangeran Atlas
192
Pengejaran

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!