5

Enam tahun kemudian, di belahan negara XX , di sebuah desa yang sangat asri.

"Arthur Jordi....!" teriak seorang wanita sambil menggedor pintu kamar.

"I'm coming Mommy.. !" Seorang anak laki-laki muncul dari pintu yang terbuka dengan mengucek matanya yang masih setengah terpejam. "Hoaem .." di iringi uap an dari mulutnya

"Jangan bilang kau bermain laptop sampai pagi sampai sampai tidak bisa bangun pagi !" wanita itu bicara sambil.berkacak pinggang.

"Maaf Mommy ..!!" ucap Arthur sambil menggoyang goyangkan badan dengan dua tangan terkait di belakang pinggul dan kepala menunduk. Seolah dia benar-benar merasa bersalah, Bak bocah kecil yang teramat polos.

Cih ... polos konon ??

"Kalau saja Mommy mau dengan sukarela memberi tahu aku siapa Daddy aku, Tentu saja aku tidak bekerja sekeras ini untuk bermain laptop..!" batin Arthur. "

Tapi Tenang saja Mommy, sudah aku dapatkan meskipun tanpa pemberitahuan dari Mommy " lanjut Arthur dalam hati.

"Ya sudah sekarang Cepat mandi dan kita akan turun untuk sarapan.." titah Anggun

"Oke Mommy..!" jawab Arthur dengan meletakkan tangan di keningnya, seperti menghormat bendera. Lalu bocah itu pun segera bergegas berlari menuju kamar mandinya. Anggun hanya menggelengkan kepala dan menghembuskan nafas kasar melihat tingkah putranya itu. Lalu masuk ke kamar putranya untuk membereskan kamar itu

"Arthur Jordi ...!! Sejak kapan laptopmu dikunci??" Teriak Anggun pada putranya yang masih berada di kamar mandi.

"No Mommy, kalau Arthur tidak kunci, nanti Mommy pasti hapus game Arthur..?!" balas Arthur.

"Huh.. untung aku sempat menguncinya tadi malam sebelum tidur. Kalau tidak Mommy pasti sudah menemukan apa yang ada di sana. Tidak Mommy tidak boleh tahu apa yang aku rencanakan sebelum semuanya selesai. Tenang saja Mommy, Arthur yang akan membuatmu bersatu dengan Daddy.!" batin Arthur yang baru saja keluar dari kamar mandi. Melihat Apa yang dilakukan Mommynya di depan laptopnya.

"Mommy jangan khawatir Arthur tidak akan bermain yang aneh-aneh! Putra Mommy ini kan pintar!" ucap Arthur. Dengan gaya bocahnya.

"Awas saja jika Mommy tahu ada yang tidak beres Mommy akan jual laptopmu..!" ancam Anggun. yang berbicara sambil berkacak pinggang dengan mata melotot tajam ke arah putranya.

"I know Mom..! aku ini anak yang penurut jadi Mommy tidak perlu khawatir!" Anggun mencebik kan bibirnya mendengar kata-kata bocah kecil itu. Tentu saja dia tahu putranya itu tak bisa dipercaya.

Tetapi dia juga tidak bisa bersikap keterlaluan pada putranya dia maklum putranya itu masih kecil dan untuk anak seusia Arthur memang sedang butuh-butuhnya perhatian. Dan anak seusia Arthur memang selalu penasaran untuk mencoba apapun. Jadi dia hanya bersikap halus pada putranya, dan mencoba membimbingnya agar sang putra tidak salah langkah.

"Uncle Adam akan menjemputmu dan segera mengantarkanmu ke sekolah! Cepatlah bersiap!!" titah Anggun lagi

"Arthur sudah siap Mommy!" jawab Arthur. "Oh iya Mommy, Apakah akhir pekan nanti kita akan jadi pulang ke tempat Grandpa?"

"Kau sudah tidak sabar rupanya" kekeh Anggun sambil mengacak rambut Arthur gemas.

"Tentu saja Mommy!!" jawab Arthur "Dan lebih tidak sabar lagi untuk bisa Melihat wajah Daddy ku secara langsung!" lanjut Arthur dalam hati.

***

"Arthur.. kelihatannya kau bahagia sekali hari ini?" tanya Adam dalam perjalanan mereka menuju sekolah Arthur.

"Tentu saja uncle, Akhir pekan nanti aku akan bertemu Grandpa.!" jawab Arthur dengan mata berbinar

"Ah , begitu rupanya? Apa begitu di sana nanti kau akan melupakan uncle?" Adam berpura-pura merajuk

"Itu tidak akan terjadi uncle, !" Arthur menjawab dengan menatap lekat ke arah Adam. Adam terkekeh pelan, Lalu mengusap rambut arthur dan kembali fokus pada jalanan yang di hadapannya.

"Uncle... nanti rambut Arthur rusak..!!" Arthur merengek menggemaskan membuat Adam tergelak. Dan setelah itu kembali fokus pada kemudi.

"Uncle..!" panggil Arthur pada Adam tanpa menolehkan wajahnya yang fokus ke depan,

"Hem?" sahut Adam

"Apa boleh arthur berbicara sesuatu ?" Adam menoleh, Ini bukanlah Arthur yang biasanya. Karena Arthur tak pernah perlu ijin hanya untuk sekedar bicara. Dan Arthur yang biasanya tak pernah bicara dengan nada datar seperti itu.

"Apa ..?" tanya Adam .

"Arthur tahu Uncle menyukai mommy, tapi... Arthur minta maaf, Arthur tidak ingin uncle Adam yang menjadi Daddy Arthur!" ucap Arthur datar tanpa menoleh ke arah Adam.

ckiiitttt...

"Auws..!" Arthur memegang keningnya.

Adam tersentak dengan ucapan Arthur hingga dia mengerem secara mendadak.

"Maaf .. Uncle tidak sengaja ..!" ucap Adam merasa bersalah

"It's oke , no problem Uncle. Don't worry. I'm Ok..!" jawab Arthur. Dia paham kenapa Adam sampai melakukan itu

"Apa maksud kamu berbicara seperti tadi ..?!" Adam bertanya pelan. Mobil sudah di bawa minggir. Dia ingin mendengar penjelasan dari Arthur.

"Saya tahu Uncle pasti paham apa yang saya maksud!" jawab Arthur,. Kali ini dia membalas tatapan Adam. Adam memandang nya seolah tak mengerti.

"Saya tahu Uncle orang baik, Saya tahu Uncle yang selama ini menemani dan selalu membantu Mommy. Tapi Arthur minta Uncle tidak menjadikan itu sebagai hutang budi yang harus Mommy bayar. Karena sampai kapanpun saya tetap menginginkan Mommy bersatu dengan Daddy. !" ucap Arthur panjang lebar.

Adam tercenung. Apakah yang sedang berbicara dengannya saat ini benar-benar si kecil Arthur? seorang anak berusia lima tahun atau kah bukan . Bahkan anak ini berbicara formal sekali.

"Apakah yang ada di depanku saat ini benar-benar si kecil Arthur, ataukah ini lah sisi dia yang sebenarnya, Apakah sifat polosnya di depan Anggun Mommy nya selama ini hanya pura-pura saja?" batin Adam berkecamuk

"Tapi kau tidak tahu siapa Daddymu ?!" Adam mencoba menelisik.

"Saya akan mencari tahu..!" tegas Arthur.

"Aku tahu uncle , Aku tahu siapa Daddy ku, Dan aku tahu kesalahan yang terjadi di antara dia dan Mommy , Aku sudah mencarinya selama satu tahun ini. Dan sekarang aku tidak akan diam !" batin Arthur sambil menatap lekat ke arah Adam .

"Bagaimana jika Daddy mu tidak bisa menerima Mommy ?!" Adam masih mencoba untuk mencari celah

"Maka saya yang akan membuat dia menerima nya , Atau saya akan menghancurkan nya. !" jawab Arthur, Ada kilat aneh terlihat dari mata bocah kecil itu. Membuat Adam sedikit bergidik ngeri .

"Saya akan berdoa semua yang terbaik untuk Uncle!" lanjut Arthur. Adam hanya bisa menghela nafas pasrah

"Aku bahkan belum mulai berjuang yang sesungguhnya, Tetapi aku sudah kalah dari Ayah anakmu!" batin Adam

"Ya ya ya... baiklah jagoan, kita lupakan saja , Lagipula Uncle ini pria yang sangat tampan, Tidak sulit bagi Uncle mencari wanita yang lebih cantik dari Mommy mu!" ucap Adam pada akhirnya. Tak mungkin dia ngeyel jika dari awal saja sudah di tolak.

"Uncle akan mendapatkan nya..!" Arthur tersenyum

"Tentu saja . !" balas Adam percaya diri

"Tapi tak ada yang lebih cantik dari Mommy !"

"Dan sayangnya itu benar !" Adam hanya bisa menghembuskan nafas kasar ." Sudah lupakan, dan jangan lagi bicara seperti lelaki tua. Uncle geli mendengar nya !"

Arthur tertawa , dan dalam sekejap sifatnya sebagai bocah sudah kembali.

"Uncle, jangan adukan Arthur pada Mommy ya please!!" Arthur memohon dengan raut imutnya

"Baiklah ini rahasia kita berdua !" jawab Adam

"Rahasia dua lelaki " girang Arthur. Adam tersenyum melihat tingkah bocah itu.

Terpopuler

Comments

Ta..h

Ta..h

duh gemes sama Arthur.

2025-02-12

0

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

Arthur kecil" cabe rawit 😱😱😱

2024-12-14

0

Khyon _

Khyon _

ngeriii arthurr, kecil kecil cabe rawit, beuhhh🔥🔥

2024-11-30

3

lihat semua
Episodes
1 1
2 2
3 3
4 4
5 5
6 6
7 7
8 8
9 9
10 10
11 11
12 12
13 13
14 14
15 15
16 16
17 17
18 18
19 19
20 20
21 21
22 22
23 23
24 24
25 25
26 26
27 27
28 28
29 29
30 30
31 31
32 32
33 33
34 34
35 35
36 36
37 37
38 38
39 39
40 40
41 41
42 42
43 43
44 44
45 45
46 46
47 47
48 48
49 49
50 50
51 51
52 52
53 53
54 54
55 55
56 56
57 57
58 58
59 59
60 60
61 61
62 62
63 63
64 64
65 65
66 66
67 67
68 68
69 69
70 70
71 71
72 72
73 73
74 74 Kedatangan keluarga Kalindra
75 75 lucunya Shena
76 76 Arthur dan Shena
77 77
78 78
79 79
80 80
81 81
82 82
83 83
84 84
85 85
86 86
87 87
88 88
89 89
90 90
91 91
92 92
93 93
94 94
95 95
96 96
97 97
98 98
99 99
100 100
101 101
102 102
103 103
104 104
105 105
106 106
107 107
108 108
109 109
110 110
111 111
112 112
113 113
114 114
115 115
116 116
117 117
118 118
119 119
120 120
121 121
122 122
123 123
124 124
125 125
126 126
127 127
128 128
129 129
130 130
131 131
132 132
133 133
134 134
135 135
136 136
137 137
138 138
139 139 End
140 140. Bonus chapter
141 SETELAH KAU JANDAKAN
142 BUKAN LELAKI CADANGAN
143 Ditolak Camer, Dinikahi MAJIKAN
Episodes

Updated 143 Episodes

1
1
2
2
3
3
4
4
5
5
6
6
7
7
8
8
9
9
10
10
11
11
12
12
13
13
14
14
15
15
16
16
17
17
18
18
19
19
20
20
21
21
22
22
23
23
24
24
25
25
26
26
27
27
28
28
29
29
30
30
31
31
32
32
33
33
34
34
35
35
36
36
37
37
38
38
39
39
40
40
41
41
42
42
43
43
44
44
45
45
46
46
47
47
48
48
49
49
50
50
51
51
52
52
53
53
54
54
55
55
56
56
57
57
58
58
59
59
60
60
61
61
62
62
63
63
64
64
65
65
66
66
67
67
68
68
69
69
70
70
71
71
72
72
73
73
74
74 Kedatangan keluarga Kalindra
75
75 lucunya Shena
76
76 Arthur dan Shena
77
77
78
78
79
79
80
80
81
81
82
82
83
83
84
84
85
85
86
86
87
87
88
88
89
89
90
90
91
91
92
92
93
93
94
94
95
95
96
96
97
97
98
98
99
99
100
100
101
101
102
102
103
103
104
104
105
105
106
106
107
107
108
108
109
109
110
110
111
111
112
112
113
113
114
114
115
115
116
116
117
117
118
118
119
119
120
120
121
121
122
122
123
123
124
124
125
125
126
126
127
127
128
128
129
129
130
130
131
131
132
132
133
133
134
134
135
135
136
136
137
137
138
138
139
139 End
140
140. Bonus chapter
141
SETELAH KAU JANDAKAN
142
BUKAN LELAKI CADANGAN
143
Ditolak Camer, Dinikahi MAJIKAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!