PDAS~~~Chapter 18 (Revisi)

Anggota Matthew Angel memberi kabar kepada Aldan bahwa mereka menemukan anggota Rio Gengster di markas utama tadi. Tempat pertama kali Aldan mencari keberadaan Rio, ternyata seluruh anggota Rio ada disana. Aldan dan anggota lain langsung menuju ke markas. Siapapun yang melihat tatapan mata Aldan kali ini pasti akan menciut. 

Tatapan matanya sungguh tajam, bahkan Aldan dengan begitu mudahnya bisa menghajar anggota Rio. Hingga terkapar tidak berdaya di tanah, Aldan sungguh bringas kali ini. 

“Wahh.. Tidak disangka kau ada disini, Aldan.” Suara itu membuat Aldan yang sedang menghajar anggota dari Rio langsung menghempas tubuh tidak berdaya itu begitu saja. 

Aldan berbalik badan, ia melihat Rio yang berdiri dengan sangat angkuh. Tatapan mata itu sungguh tajam sama halnya dengan tatapan Aldan. “Apa kau ingin balas dendam soal Alya yang hampir saja aku perkosa?”

“Ck, sayang sekali.. Padahal satu langkah saja aku bisa memperkosa Alya, sayang nya dia kabur. Wanita itu memang menarik, membuatku tidak bisa ikhlas melepaskan nya.”ucap Rio dengan ekspresi wajah yang cukup menyebalkan bagi Aldan. 

“Apa mau mu?” Tanya Aldan langsung, ia menarik kerah baju Rio. Tidak hanya itu, Aldan meludahi Rio yang telah berani melukai Alya hingga seperti itu. “Satu bekas luka yang kau buat untuk Alya, maka kau akan menerima seratus pukulan dariku, bangsa*!”

Aldan menghajar wajah Rio terus menerus, hingga tubuh Rio tersungkur. Rio ingin membalas sebenarnya tapi kekuatannya tidak seberapa jika dibandingkan dengan Aldan yang terkenal dengan kekuatannya dalam seni bela diri. 

Rio sudah tidak berdaya, jujur Aldan heran melihat Rio yang tidak banyak perlawanan kali ini. Baru Aldan ingin memukul Rio lagi, suara mobil polisi menghentikan aktivitasnya. Mungkin karna Aldan masih terkejut dengan suara mobil itu membuat Rio dengan mudah membalikkan posisi. Hingga Aldan berada di bawah tubuh Rio, dengan cepat Rio menghajar tubuh Aldan. 

Tapi, Liam selalu ada. Liam menghajar Rio lalu membawa Aldan untuk segera pergi. 

“Siala*! Sebentar lagi padahal bajinga* itu masuk kedalam penjara!” Umpat Rio menatap kepergian Aldan dengan para anggotanya. 

••

Setelah menghabisi seluruh anggota Rio gengster yang telah berani melakukan tindakan kepada Alya, kini Aldan dan istrinya sudah berlalu pulang menuju Mansion. Tepat pukul 01:00 malam, Aldan dan Alya pulang bersama. Alya terus menggenggam erat tangan Aldan, ia pasrah kali ini dengan pria itu. 

Mata Aldan tertuju pada pintu utama yang menjulang tinggi itu. Jujur Aldan merasa sedikit tidak enak hati kali ini, apa lagi kala melihat lampu ruang tamu yang masih menyala. Itu menandakan ada orang yang menunggu kepulangan mereka, sebelum melangkah memasuki Mansion. Aldan menghentikan langkah kakinya, ia berbalik badan untuk melihat keadaan Alya. 

“Kau sudah lebih baik?” Tanya Aldan sembari mengelus tangan Alya yang berada didalam genggaman tangannya. 

Dari cahaya yang sedikit redup Alya dapat melihat wajah tampan Aldan yang sedikit babak belur. Alya mengangguk mantap, lukanya sudah tidak terlalu sakit karna sudah diobati tadi. “Aku sudah merasa lebih baik, sekali lagi.. Terimakasih.” Ucap Alya yang langsung membuat Aldan tersenyum sangat tipis. 

“Begini, Al.. Nanti saat masuk kau melihat ada ayah, segera naik ke kamar. Jangan hiraukan aku, jangan pikirkan aku. Mengerti?”

Jujur, Alya tidak mengerti dengan maksud dari Aldan. Tapi, Alya menjadi teringat dengan kejadian beberapa hari yang lalu. Dimana Aldan dihajar habis-habisan oleh kata-kata oleh Aslan. Sontak Alya langsung menganggu mantap kepada sang suami. Barulah Aldan mengajak Alya untuk masuk, sekalipun jantung Aldan berdebar kali ini. 

~

Kala menuju ruang tamu, benar dugaan Aldan ada Aslan yang duduk dengan tatapan super tajam bersama dengan Claudia. 

“Dari mana saja kau anak nakal?!” Suara itu menggema di ruangan. 

Aldan dan Alya sudah berada tepat di hadapan kedua orang tuanya, Aldan mengarahkan Alya untuk segera pergi. 

“Masuklah kedalam kamar, jangan lupa berganti pakaian. Lalu, tidurlah..” Sempat sempat nya Aldan memberikan wejangan kepada Alya. 

Tentu saja Alya mengangguk cepat, ia tersenyum kepada kedua mertuanya lalu melangkah pergi sekalipun Alya ragu untuk meninggalkan Aldan yang mungkin sedang dalam masalah. 

Baru Alya berjalan satu langkah, Aslan sudah bangkit menuju Aldan hingga membuat Alya menghentikan langkah nya. 

“Ayah dengar dari anak buah, jika kau memberontak lagi. Kau tawuran dengan genk tidak berguna mu itu, sebenarnya apa tujuan hidup mu, Aldan?!” Hardik Aslan dengan tatapan sangat tajam membuat Alya menciut. 

Tapi, dengan beraninya Aldan membalas tatapan tajam itu dengan ekspresi tenang. 

“Aku pergi kala semua tugasku sudah selesai, ayah. Anggap saja aku bersenang-senang, tidak sedang memberontak.” Bela Aldan. 

“Diam kau!” Aslan semakin marah, suara nya menggema membuat Alya memejamkan matanya karna takut. 

“Kenapa Alya terluka? Pasti karna ulahmu, karna kau memiliki musuh dimana-mana hingga membuat Alya terkena imbasnya bukan?” Pertanyaan Aslan tidak bisa dijawab Aldan sedikitpun. 

“Kau memang suami tidak berguna!” 

Plak

Satu tamparan mendarat kepada Aldan yang tidak sempat membela diri. Alya terkejut tentunya, apa lagi Aslan tidak hanya menampar satu kali tapi berulang kali. 

“Kau anak tidak berguna yang hanya tau ribut dijalan! Ayah tidak tahu, kenapa bisa memiliki anak nakal seperti mu! Aldan, sekarang kau benar-benar membuat ayah marah..” Hardik Aldan sembari menarik kerah baju putranya yang hanya diam dengan segala pukulannya. 

Alya tidak terima, ia lebih heran lagi melihat Claudia hanya diam kala melihat Aldan dihajar seperti itu. Alya menolong Aldan, ia menarik tangan Aldan hingga terlepas dari cengkraman Aslan. 

“Stop, ayah! Jangan sakiti suamiku lagi, aku seperti ini karna ulahku sendiri. Berhentilah menyalahkan Aldan atas segala masalah yang terjadi, dia tidak sial seperti itu!” Ujar Alya membela sang suami. 

Aslan hanya diam tidak bisa berkata apapun, ia melihat Alya yang menangis kala memegang wajah tampan Aldan yang sudah babak belur malah ditambah ditampar Aslan lagi. 

“Ayah memukul Aldan, sama saja dengan memukul Alya. Aku tidak terima, aku sudah berhak atas Aldan sekarang. Milikku jangan disakiti, sekalipun kalian orang tuanya!” Ucap Alya dengan sangat tegas. 

Claudia dan Aslan saling tatap satu sama lain, sudah pasti mereka tidak menyangka kalau Aldan dan Alya bisa saling melindungi seperti ini. 

••

Episodes
1 PDAS~~~ Chapter 1 (Revisi)
2 PDAS ~~ Chapter 2 (Revisi)
3 PDAS~~~ Chapter 3 (Revisi)
4 PDAS~~~ Chapter 4 (Revisi)
5 PDAS~~~Chapter 5 (Revisi)
6 PDAS~~~Chapter 6 (Revisi)
7 PDAS~~~Chapter 7 (Revisi)
8 PDAS~~~Chapter 8 (Revisi)
9 PDAS~~~ Chapter 9 (Revisi)
10 PDAS~~~Chapter 10 (Revisi)
11 PDAS~~~Chapter 11 (Revisi)
12 PDAS~~~ Chapter 12 (Revisi)
13 PDAS~~~Chapter 13 (Revisi)
14 PDAS~~~Chapter 14 (Revisi)
15 PDAS~~~Chapter 15 (Revisi)
16 PDAS~~~Chapter 16 (Revisi)
17 PDAS~~~Chapter 17 (Revisi)
18 PDAS~~~Chapter 18 (Revisi)
19 PDAS~~~Chapter 19 (Revisi)
20 PDAS~~~Chapter 20 (Revisi)
21 PDAS~~~Chapter 21
22 PDAS~~~Chapter 22
23 PDAS~~~Chapter 23
24 PDAS~~~Chapter 24
25 PDAS~~~Chapter 25
26 PDAS~~~Chapter 26 (Baru)
27 PDAS~~~Chapter 27
28 PDAS~~Chapter 28
29 PDAS~~~Chapter 29
30 PDAS~~~Chapter 30
31 PDAS~~~Chapter 31
32 PDAS~~~Chapter 32
33 PDAS~~~Chapter 33
34 PDAS~~~Chapter 34
35 PDAS~~~Chapter 35
36 PDAS~~~Chapter 36
37 PDAS~~~Chapter 37
38 PDAS~~~Chapter 38
39 PDAS~~~Chapter 39
40 PDAS~~~Chapter 40
41 PDAS~~~Chapter 41
42 PDAS~~~Chapter 42
43 PDAS~~~Chapter 43
44 PDAS~~~Chapter 44
45 PDAS~~~Chapter 45
46 PDAS~~~Chapter 46
47 PDAS~~~Chapter 47
48 PDAS~~~Chapter 48
49 PDAS~~~Chapter 49
50 PDAS~~~Chapter 50
51 PDAS~~~Chapter 51
52 PDAS~~~Chapter 52
53 PDAS~~~Chapter 53
54 PDAS~~~Chapter 54
55 PDAS~~~Chapter 55
56 PDAS~~~Chapter 56
57 PDAS~~~Chapter 57
58 PDAS~~~Chapter 58
59 PDAS~~~Chapter 59
60 PDAS~~~Chapter 60
61 PDAS~~~Chapter 61
62 PDAS~~~Chapter 62
63 PDAS~~~Chapter 63
64 PDAS~~~Chapter 64
65 PDAS~~~Chapter 65
66 PDAS~~~Chapter 66
67 PDAS~~~Chapther 67
68 PDAS~~~Chapter 68
69 PDAS~~~Chapter 69
70 PDAS~~~Chapter 70
71 PDAS~~~Chapter 71
72 PDAS~~~Chapter 72
73 PDAS~~~Chapter 73
74 PDAS~~~Chapter 74
75 PDAS~~~Chapter 75
76 PDAS~~~Chapter 76
77 PDAS~~~Chapter 77
78 PDAS~~~Chapter 78
79 PDAS~~~Chapter 79
80 PDAS~~~Chapter 80
81 PDAS~~~Chapter 81
82 PDAS~~~Chapter 82
83 PDAS~~~Chapter 83
84 PDAS~~~Chapter 84
85 PDAS~~~Chapter 85
86 PDAS~~~Chapter 86
87 PDAS~~~Chapter 87~T A M A T
Episodes

Updated 87 Episodes

1
PDAS~~~ Chapter 1 (Revisi)
2
PDAS ~~ Chapter 2 (Revisi)
3
PDAS~~~ Chapter 3 (Revisi)
4
PDAS~~~ Chapter 4 (Revisi)
5
PDAS~~~Chapter 5 (Revisi)
6
PDAS~~~Chapter 6 (Revisi)
7
PDAS~~~Chapter 7 (Revisi)
8
PDAS~~~Chapter 8 (Revisi)
9
PDAS~~~ Chapter 9 (Revisi)
10
PDAS~~~Chapter 10 (Revisi)
11
PDAS~~~Chapter 11 (Revisi)
12
PDAS~~~ Chapter 12 (Revisi)
13
PDAS~~~Chapter 13 (Revisi)
14
PDAS~~~Chapter 14 (Revisi)
15
PDAS~~~Chapter 15 (Revisi)
16
PDAS~~~Chapter 16 (Revisi)
17
PDAS~~~Chapter 17 (Revisi)
18
PDAS~~~Chapter 18 (Revisi)
19
PDAS~~~Chapter 19 (Revisi)
20
PDAS~~~Chapter 20 (Revisi)
21
PDAS~~~Chapter 21
22
PDAS~~~Chapter 22
23
PDAS~~~Chapter 23
24
PDAS~~~Chapter 24
25
PDAS~~~Chapter 25
26
PDAS~~~Chapter 26 (Baru)
27
PDAS~~~Chapter 27
28
PDAS~~Chapter 28
29
PDAS~~~Chapter 29
30
PDAS~~~Chapter 30
31
PDAS~~~Chapter 31
32
PDAS~~~Chapter 32
33
PDAS~~~Chapter 33
34
PDAS~~~Chapter 34
35
PDAS~~~Chapter 35
36
PDAS~~~Chapter 36
37
PDAS~~~Chapter 37
38
PDAS~~~Chapter 38
39
PDAS~~~Chapter 39
40
PDAS~~~Chapter 40
41
PDAS~~~Chapter 41
42
PDAS~~~Chapter 42
43
PDAS~~~Chapter 43
44
PDAS~~~Chapter 44
45
PDAS~~~Chapter 45
46
PDAS~~~Chapter 46
47
PDAS~~~Chapter 47
48
PDAS~~~Chapter 48
49
PDAS~~~Chapter 49
50
PDAS~~~Chapter 50
51
PDAS~~~Chapter 51
52
PDAS~~~Chapter 52
53
PDAS~~~Chapter 53
54
PDAS~~~Chapter 54
55
PDAS~~~Chapter 55
56
PDAS~~~Chapter 56
57
PDAS~~~Chapter 57
58
PDAS~~~Chapter 58
59
PDAS~~~Chapter 59
60
PDAS~~~Chapter 60
61
PDAS~~~Chapter 61
62
PDAS~~~Chapter 62
63
PDAS~~~Chapter 63
64
PDAS~~~Chapter 64
65
PDAS~~~Chapter 65
66
PDAS~~~Chapter 66
67
PDAS~~~Chapther 67
68
PDAS~~~Chapter 68
69
PDAS~~~Chapter 69
70
PDAS~~~Chapter 70
71
PDAS~~~Chapter 71
72
PDAS~~~Chapter 72
73
PDAS~~~Chapter 73
74
PDAS~~~Chapter 74
75
PDAS~~~Chapter 75
76
PDAS~~~Chapter 76
77
PDAS~~~Chapter 77
78
PDAS~~~Chapter 78
79
PDAS~~~Chapter 79
80
PDAS~~~Chapter 80
81
PDAS~~~Chapter 81
82
PDAS~~~Chapter 82
83
PDAS~~~Chapter 83
84
PDAS~~~Chapter 84
85
PDAS~~~Chapter 85
86
PDAS~~~Chapter 86
87
PDAS~~~Chapter 87~T A M A T

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!