PDAS~~~Chapter 14 (Revisi)

“Satu..”

“Dua..”

“Tiga!!”

Sepeda motor Aldan melaju kencang mengikuti jalur arena yang ditentukan. Sudah pasti Rio tertinggal jauh dari kecepatan Aldan yang sudah berada di garis terdepan, semua orang bersorak menyemangati Aldan yang selalu saja unggul dari lawan siapapun itu. 

Lain dengan Alya yang sedikit takut, ia mengkhawatirkan keadaan Aldan. Disela semua orang meneriaki Aldan agar lebih cepat, disaat itulah Alya berdoa sebanyak-banyaknya. Alya dapat melihat sendiri pria pria yang berjaket sama seperti Aldan, tertawa bahagia karna kemenangan Aldan kali ini. 

“Alya, ayok ke garis finish.” Ajak Liam yang langsung Alya angguki. Dengan menenteng tas ranselnya, ia melangkah mengikuti Liam yang berjalan di depannya. 

Dari kejauhan Alya dapat melihat Aldan yang disambut oleh para wanita cantik dan sexy. Dibawah sinar matahari Aldan dilayani dengan baik oleh wanita itu, sudah pasti Alya berdecak sebal melihat nya. 

“Dasar buaya!” Alya mengumpat Aldan didalam hati. 

“Kau menang lagi, Aldan. Aku tidak tahu, jimat keberuntungan seperti apa yang kau pakai.” Ucap Rio dengan nada mengejek. 

“Begitulah hidup ini, yang kalah akan lebih banyak bicara dari pada si pemenang.” Respon Aldan cukup membuat Rio mendidih, ia meludah tepat disamping kaki Aldan. 

“Jangan angkuh! Siapa yang tidak tahu kalau kau adalah anak Ayah dan bunda, Aldan.”

“Jaga bicara mu!” Sentak Aldan yang langsung membuat Rio terdiam. Bukan karna takut melainkan karna rasa benci dan kesal yang sudah menjadi satu. 

Mata Rio tertuju kepada Alya yang berjalan ke arah Aldan, ia tersenyum manis melihat kecantikan Alya yang alami itu. Tubuh mungil serta kulit putih pucat benar-benar membuat kecantikan Alya semakin mencolok di antara wanita lain. 

“Aldan..” Panggilan Alya membuat Aldan langsung mengusir wanita sexy disamping nya. Bagaimanapun Aldan harus menghargai Alya sebagai istrinya, itulah tugas suami. 

“Sudah selesai kan?” Tanya Alya kala sudah berada disamping Aldan yang kini mengangguk. 

“Wah, sungguh cantik wanita mu kali ini, Aldan. Apakah aku boleh.. Ck..” Rio menjulurkan lidahnya kala saling tatap dengan Alya. 

Tentu saja Alya menjadi merinding, Rio memang tampan. Hanya saja lebih tampan Aldan kemana-mana, ntah kenapa Alya menjadi geli melihat Rio. Sejujurnya, Alya kenal dengan pria itu. 

“Apa kabar mu, Aya?” Sapa Rio yang langsung membuat tubuh Alya membeku. 

“Alya, naik. Kita pulang sekarang!” Ajak Aldan dengan sedikit perintah, ia tidak mau dibantah lagi. Jujur, Aldan merasa terganggu dengan tatapan Rio kepada Alya. 

Dengan keluguan diatas rata rata itu, Alya perlahan naik keatas sepeda motor Aldan. Tiba-tiba saja tangan Aldan membawa tangan Alya untuk memeluk pinggangnya. Aldan menyalakan sepeda motor nya, ia melirik kearah Rio yang masih menatapnya. 

“Kalau kau tidak terima dengan kekalahan kali ini, kau bisa mengajukan balap lagi. Aku selalu suka mengalahkan mu, Rio.” Ucap Aldan dengan nada angkuh serta tawa meremehkan. 

Rio berdecak saja, ia melihat Aldan yang berlalu pergi bersama dengan Alya. Sepeda motor Aldan melaju kencang, membuat Alya takut sebenarnya. Alya memeluk Aldan sangat erat, ia takut sekali dengan kecepatan Aldan kali ini. 

“Aldan.. Aku nggak mau mati, satu hari mati bareng sama kau itu.. Hari tersial untukku!” Teriak Alya disela kecepatan Aldan melajukan sepeda motornya. 

Sesampainya di Mansion, tubuh Alya yang masih bergetar karna menahan rasa takut kini turun dari sepeda motor Aldan. Rambut Alya berantakan karna tidak memakai helm, ia memukul kuat lengan Aldan. 

“Dasar cowo gila!”

“Awwwwww.. Sakit, Alya!” Aldan menatap tajam Alya yang seperti tidak merasa bersalah. Malah sibuk merapikan rambut panjangnya yang berantakan, tangan Aldan menarik tas Alya hingga wanita itu sangat dekat dengannya. 

“Jawab pertanyaan ku dengan sangat jujur,” Pinta Aldan dengan sedikit penekanan. 

Alya tahu arah pertanyaan Aldan nanti, ia harus mencari akal agar Aldan tidak usah bertanya soal Rio. “Tanya apa?” 

Baru Aldan mau memulai ucapannya, “Eh bunda, astaga.. Iya ini Alya masuk.”

Alya berusaha melepaskan tangan Aldan dari tasnya, setelah berhasil ia langsung pergi berlari kencang. Aldan tidak mengejar Alya, ia terlihat berpikir serius kali ini. 

“Ck, kau nggak akan bisa kabur dariku, Alya!” Ucap Aldan sembari turun dari sepeda motornya. Ia berjalan cepat sebelum Alya malah bersembunyi nanti, tapi baru saja masuk ke dalam Mansion.. Sudah ada Fahdi yang menunggu nya di ruang tamu. 

“Emm.. Tuan muda dari mana aja?” Tanya Fahdi dengan tangan memegang berbagai buku yang langsung membuat kepala Aldan semakin sakit. 

“Sudah mau mulai belajar, paman?” Tanya Aldan sembari duduk disamping pria separuh tua itu. Dengan cepat Fahdi mengangguk, sejujurnya ia merasa kasihan dengan Aldan yang usia muda sudah harus mempelajari soal saham. 

“Ayah mu marah tadi karna kau pulang terlambat, apa kau sibuk dengan anggota motormu?” Tanya Fahdi penuh curiga kepada Aldan yang terlihat sibuk membaca buku yang ia bawa. 

Fahdi tahu kalau Aldan tidak akan menjawab pertanyaannya, ia hanya diam menghela napas panjang. “Baiklah, apapun itu.. Sekarang sebaiknya kita pelajari soal saham ini, bagaimana pun kau akan menjadi seorang CEO nanti.” Ucap Fahdi yang mendapat anggukan dari Aldan. 

Dari kejauhan tanpa disadari oleh Aldan, ada Alya yang melihat kesibukan yang dirasakan pria itu. Jujur, Alya merasa sedih melihat Aldan yang sudah repot dengan masalah orang besar. Sontak pandangan Alya langsung tertuju kepada Claudia yang tidak jauh darinya. 

Claudia seperti merasa sedih tapi tidak bisa mengungkapkan kesedihan itu. Hingga menumpuk didadanya menjadikan Claudia murung begitu. Alya menghela napas panjang, ia melihat kembali kearah Aldan yang terlihat sedang memijat pelipisnya. 

“Seisi rumah ini aneh semua, terlihat dekat tapi nyatanya tidak dekat.” Gumam Alya di dalam hati. 

Tiba-tiba saja Alya dikejutkan dengan kedatangan Aldan kearah nya, ntah kenapa pria itu tiba-tiba bangkit. Alya langsung berlari menuju kamar, ia ingin bersembunyi disana. 

Aldan menuju kamar juga, ia masuk meletakkan tas ranselnya disana. Aldan membuka kancing seragam sekolah sambil bersiul. Alya yang bersembunyi dibalik pintu hanya diam, ia menutup mulutnya sendiri untuk waspada tidak mengeluarkan suara yang mencurigakan. 

Tapi, semua itu runtuh kala melihat Aldan yang bertelanjang dada. Tubuh Aldan benar-benar indah seperti di drama Korea yang pernah Alya lihat. Satu kata.. 

“WOW, itu indah sekali..” Sontak Alya langsung menutup mulutnya sendiri yang sudah keceplosan. 

Terpopuler

Comments

Reni Anjarwani

Reni Anjarwani

doubel up thor

2024-06-17

3

lihat semua
Episodes
1 PDAS~~~ Chapter 1 (Revisi)
2 PDAS ~~ Chapter 2 (Revisi)
3 PDAS~~~ Chapter 3 (Revisi)
4 PDAS~~~ Chapter 4 (Revisi)
5 PDAS~~~Chapter 5 (Revisi)
6 PDAS~~~Chapter 6 (Revisi)
7 PDAS~~~Chapter 7 (Revisi)
8 PDAS~~~Chapter 8 (Revisi)
9 PDAS~~~ Chapter 9 (Revisi)
10 PDAS~~~Chapter 10 (Revisi)
11 PDAS~~~Chapter 11 (Revisi)
12 PDAS~~~ Chapter 12 (Revisi)
13 PDAS~~~Chapter 13 (Revisi)
14 PDAS~~~Chapter 14 (Revisi)
15 PDAS~~~Chapter 15 (Revisi)
16 PDAS~~~Chapter 16 (Revisi)
17 PDAS~~~Chapter 17 (Revisi)
18 PDAS~~~Chapter 18 (Revisi)
19 PDAS~~~Chapter 19 (Revisi)
20 PDAS~~~Chapter 20 (Revisi)
21 PDAS~~~Chapter 21
22 PDAS~~~Chapter 22
23 PDAS~~~Chapter 23
24 PDAS~~~Chapter 24
25 PDAS~~~Chapter 25
26 PDAS~~~Chapter 26 (Baru)
27 PDAS~~~Chapter 27
28 PDAS~~Chapter 28
29 PDAS~~~Chapter 29
30 PDAS~~~Chapter 30
31 PDAS~~~Chapter 31
32 PDAS~~~Chapter 32
33 PDAS~~~Chapter 33
34 PDAS~~~Chapter 34
35 PDAS~~~Chapter 35
36 PDAS~~~Chapter 36
37 PDAS~~~Chapter 37
38 PDAS~~~Chapter 38
39 PDAS~~~Chapter 39
40 PDAS~~~Chapter 40
41 PDAS~~~Chapter 41
42 PDAS~~~Chapter 42
43 PDAS~~~Chapter 43
44 PDAS~~~Chapter 44
45 PDAS~~~Chapter 45
46 PDAS~~~Chapter 46
47 PDAS~~~Chapter 47
48 PDAS~~~Chapter 48
49 PDAS~~~Chapter 49
50 PDAS~~~Chapter 50
51 PDAS~~~Chapter 51
52 PDAS~~~Chapter 52
53 PDAS~~~Chapter 53
54 PDAS~~~Chapter 54
55 PDAS~~~Chapter 55
56 PDAS~~~Chapter 56
57 PDAS~~~Chapter 57
58 PDAS~~~Chapter 58
59 PDAS~~~Chapter 59
60 PDAS~~~Chapter 60
61 PDAS~~~Chapter 61
62 PDAS~~~Chapter 62
63 PDAS~~~Chapter 63
64 PDAS~~~Chapter 64
65 PDAS~~~Chapter 65
66 PDAS~~~Chapter 66
67 PDAS~~~Chapther 67
68 PDAS~~~Chapter 68
69 PDAS~~~Chapter 69
70 PDAS~~~Chapter 70
71 PDAS~~~Chapter 71
72 PDAS~~~Chapter 72
73 PDAS~~~Chapter 73
74 PDAS~~~Chapter 74
75 PDAS~~~Chapter 75
76 PDAS~~~Chapter 76
77 PDAS~~~Chapter 77
78 PDAS~~~Chapter 78
79 PDAS~~~Chapter 79
80 PDAS~~~Chapter 80
81 PDAS~~~Chapter 81
82 PDAS~~~Chapter 82
83 PDAS~~~Chapter 83
84 PDAS~~~Chapter 84
85 PDAS~~~Chapter 85
86 PDAS~~~Chapter 86
87 PDAS~~~Chapter 87~T A M A T
Episodes

Updated 87 Episodes

1
PDAS~~~ Chapter 1 (Revisi)
2
PDAS ~~ Chapter 2 (Revisi)
3
PDAS~~~ Chapter 3 (Revisi)
4
PDAS~~~ Chapter 4 (Revisi)
5
PDAS~~~Chapter 5 (Revisi)
6
PDAS~~~Chapter 6 (Revisi)
7
PDAS~~~Chapter 7 (Revisi)
8
PDAS~~~Chapter 8 (Revisi)
9
PDAS~~~ Chapter 9 (Revisi)
10
PDAS~~~Chapter 10 (Revisi)
11
PDAS~~~Chapter 11 (Revisi)
12
PDAS~~~ Chapter 12 (Revisi)
13
PDAS~~~Chapter 13 (Revisi)
14
PDAS~~~Chapter 14 (Revisi)
15
PDAS~~~Chapter 15 (Revisi)
16
PDAS~~~Chapter 16 (Revisi)
17
PDAS~~~Chapter 17 (Revisi)
18
PDAS~~~Chapter 18 (Revisi)
19
PDAS~~~Chapter 19 (Revisi)
20
PDAS~~~Chapter 20 (Revisi)
21
PDAS~~~Chapter 21
22
PDAS~~~Chapter 22
23
PDAS~~~Chapter 23
24
PDAS~~~Chapter 24
25
PDAS~~~Chapter 25
26
PDAS~~~Chapter 26 (Baru)
27
PDAS~~~Chapter 27
28
PDAS~~Chapter 28
29
PDAS~~~Chapter 29
30
PDAS~~~Chapter 30
31
PDAS~~~Chapter 31
32
PDAS~~~Chapter 32
33
PDAS~~~Chapter 33
34
PDAS~~~Chapter 34
35
PDAS~~~Chapter 35
36
PDAS~~~Chapter 36
37
PDAS~~~Chapter 37
38
PDAS~~~Chapter 38
39
PDAS~~~Chapter 39
40
PDAS~~~Chapter 40
41
PDAS~~~Chapter 41
42
PDAS~~~Chapter 42
43
PDAS~~~Chapter 43
44
PDAS~~~Chapter 44
45
PDAS~~~Chapter 45
46
PDAS~~~Chapter 46
47
PDAS~~~Chapter 47
48
PDAS~~~Chapter 48
49
PDAS~~~Chapter 49
50
PDAS~~~Chapter 50
51
PDAS~~~Chapter 51
52
PDAS~~~Chapter 52
53
PDAS~~~Chapter 53
54
PDAS~~~Chapter 54
55
PDAS~~~Chapter 55
56
PDAS~~~Chapter 56
57
PDAS~~~Chapter 57
58
PDAS~~~Chapter 58
59
PDAS~~~Chapter 59
60
PDAS~~~Chapter 60
61
PDAS~~~Chapter 61
62
PDAS~~~Chapter 62
63
PDAS~~~Chapter 63
64
PDAS~~~Chapter 64
65
PDAS~~~Chapter 65
66
PDAS~~~Chapter 66
67
PDAS~~~Chapther 67
68
PDAS~~~Chapter 68
69
PDAS~~~Chapter 69
70
PDAS~~~Chapter 70
71
PDAS~~~Chapter 71
72
PDAS~~~Chapter 72
73
PDAS~~~Chapter 73
74
PDAS~~~Chapter 74
75
PDAS~~~Chapter 75
76
PDAS~~~Chapter 76
77
PDAS~~~Chapter 77
78
PDAS~~~Chapter 78
79
PDAS~~~Chapter 79
80
PDAS~~~Chapter 80
81
PDAS~~~Chapter 81
82
PDAS~~~Chapter 82
83
PDAS~~~Chapter 83
84
PDAS~~~Chapter 84
85
PDAS~~~Chapter 85
86
PDAS~~~Chapter 86
87
PDAS~~~Chapter 87~T A M A T

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!