PDAS~~~Chapter 7 (Revisi)

Awalnya Aldan ingin membalas semua perbuatan Alya, tapi ia merasa semua itu percuma. Alya juga pasti tidak akan mau mendengarkannya, malah kini pura-pura tertidur dengan memeluk bantal guling. Aldan menghela napas panjang, kenapa juga ia harus menikahi bocah itu?

Aldan menaiki tempat tidur, ia tidur dipaling pinggir. Tidur di lantai tidak pernah Aldan lakukan, dan ia tidak akan rela membiarkan Alya menguasai tempat tidur miliknya.

Alya belum tidur sebenarnya, ia merasakan Aldan yang berbaring disebelahnya. Jantung Alya berdegup kencang, ia sudah berpikir macam-macam. Ini kali pertama dirinya tidur diranjang yang sama dengan pria asing, jujur Alya gugup sekali.

Aldan terlentang memikirkan nasib hidupnya kedepan, ia tidak tahu harus apa dengan pernikahan muda ini. Terlebih lagi dengan semua hal yang sudah Aldan ambil, menyanggupi membahagiakan Alya dihadapan Reygan.

"Apa kau yakin bisa membahagiakan bocah tantrum itu? Lebih tepatnya, apa bocah tantrum itu akan mau bahagia bersama ku?" Aldan bermonolog sendiri didalam hati.

Keduanya saling berperang dengan pikiran masing-masing, hingga terlelap dari tidurnya. Keduanya saling mengubah posisi dengan berhadapan, Tangan Aldan meraih pinggang Alya. Membawa Alya kedalam pelukannya dan itu tidak disadari oleh Alya sama sekali.

Pagi-pagi sekali Alya sudah berada di dapur untuk mengambil minum. Tenggorakan nya serasa kering, Alya juga mencuci muka untuk menyadarkan semua ini bukan mimpi.

"Tidak.. Aku tidak bermimpi, sepanjang malam aku dan Aldan saling berpelukan mesra seperti tadi?" Alya bertanya tanya sendiri.

Alya sungguh terkejut mendapati dirinya memeluk Aksa mesra kala terbangun dari tidurnya. Untung saja Aldan tidak tahu itu, ia bersyukur sekali. Kalau Aldan tahu, maka mau dibawa kemana wajah Alya. Sudah pasti Aldan akan mengejek nya seumur hidup, Dan Alya tidak mau dengan penderitaan itu.

"Loh, Alya.. Kamu sudah bangun, sayang?" Suara itu membuat Alya langsung berbalik badan. Ternyata Claudia yang datang menghampiri nya, wanita separuh tua itu selalu saja tersenyum kepada Alya mulai dari pertama kali bertemu.

"Sudah, Bun." Jawab Alya dengan sedikit rasa segan, ia masih canggung dengan Ibu mertuanya ini.

Dara juga muncul, ia tersenyum kepada Alya yang ternyata bisa bangun pagi dikediaman mertuanya.

"Gimana, tidurnya nyaman tidak?" Dara ikut bertanya, Alya menatap tak suka kearah sang Ibu yang sepertinya sedang mengejek.

"Jangan mulai deh, Bu.." Alya berbalik badan, ia menghidupkan api kompor untuk membuat segelas susu.

Claudia dan Dara hanya menggelengkan kepala saja, tingkah Alya memang terkadang ada-ada saja.

"Ah iya, kata Aldan hari ini kamu mau mencari keperluan bersama dengan Zea?" Tanya Dara kepada sang putri yang hanya mengangguk mantap.

"Kenapa tidak bersama Aldan saja?" Tanya Claudia, Alya jadi kebablakan harus menjawab apa. Padahal Alya lebih suka tidak bersama dengan Aldan, tapi sepertinya semua orang ingin Alya pergi bersama dengan sang suami.

••

Dan benar, sekarang Aldan benar-benar menemani Alya berbelanja. Aldan mendorong troli sedangkan Alya yang memilih berbagai pakaian yang ia butuhkan. Alya melirik kearah Aldan yang sibuk melihat kesana-kemari, mencari sesuatu yang menarik.

"Kau tidak beli apa-apa?" Tanya Alya kala melewati berbagai pakaian laki-laki. Aldan menggelengkan kepalanya, ia merasa tidak ada yang perlu dicari.

"Sudah banyak sekali ini, kau mau cari apa lagi?" Tanya Aldan balik, ia heran melihat Alya yang lama sekali berbelanja. Sama saja seperti bundanya, yang suka sekali belanja sambil mikir.

"Cari Tas sekolah, ada tas keluaran baru tau.." Alya melangkah maju terlebih dahulu dan menyerahkan pembayaran kepada Aldan. Bahkan dompet Alya sudah berada ditangan Alya, dan Alya sendiri yang menyerahkan itu.

Sambil melakukan transaksi pembayaran, Aldan melihat Alya yang tengah sibuk melihat berbagai boneka. Aldan hanya bisa menghela napas panjang, ternyata Alya tidak hanya tantrum melainkan juga labil.

Dengan tangan menenteng banyak berbagai tas belanja, Aldan melangkah menghampiri Alya.

"Tadi katanya mau beli Tas, kenapa sekarang malah lihat boneka.." Sungguh lelah ekspresi wajah Aldan sekarang.

Padahal hari ini adalah hari minggu, dimana biasanya Aldan menghabiskan waktu tidur seharian. Karna sepanjang waktu ia selalu saja belajar mengenai perusahaan, hanya hari minggu ia dapat bebas dari semua tekanan itu. Tapi, lihatlah.. semua ketenangan sudah dirampas oleh Alya Dexter.

Alya tidak menjawab pertanyaan Aldan, ia malah melangkah pergi ke salah satu Restoran. Aldan menghela napas panjang, ia mengikuti saja kemanapun gadis bodoh itu pergi.

"Sampe rumah, lihat aja. Gue kasih kodok tuh manusia, biar nangis." Gumam Aldan di dalam hati.

Restoran yang dimasuki Alya adalah Restoran ala Jepang, Aldan duduk tepat berhadapan dengan Alya yang kini sedang melihat buku menu. Dari wajahnya seperti bingung ingin memesan menu mana, Aldan dapat tahu itu dari raut wajah Alya yang selalu seperti itu kala menentukan jawaban ujian.

Alya merupakan anak yang sedikit lambat memahami pelajaran, dan Aldan tahu itu.

"Kau mau mesan apa?" Tanya Aldan kala waiters sudah berdiri disamping mereka.

"Aku mau ramen ini sama minumnya jus jeruk aja, sama udang goreng ini juga." Alya memesan sembari menunjuk kearah gambar yang ada di menu. Waiters itu menulis saja apa yang Alya pesan, Sementara Aldan memesan Nasi dengan ayam teriyaki.

Kala Waiters itu sudah pergi, tatapan Alya langsung bertemu dengan Aldan yang kini tersenyum sinis kepadanya.

"Kenapa menatap ku seperti itu?" Tanya Alya dengan nada tak suka.

"Kau sudah menganggu ketenangan ku, seharusnya seharian ini aku bersantai didalam kamar. Tapi, semuanya gagal karna ulah mu!" Aldan protes setelah lama memendam.

Alya seakan tidak peduli, karna itu semua juga perintah dari Claudia. Padahal Alya lebih suka jika belanja bersama dengan Zea saja, belanja sama Aldan hanya semakin merepotkan. Karna banyak sekali pertanyaan Aldan setiap barang yang Alya ambil.

Alya tidak menanggapi semua protes dari Aldan, ia lebih memilih melihat sekeliling. Tatapan mata Alya tidak sengaja melihat teman-teman sekelasnya.

"Aldan, sekarang sembunyi cepat!"

Terpopuler

Comments

Delvyana Mirza

Delvyana Mirza

Yang sabar Alya menghadapi suami jahil seperti Aldan,ntar lama lama dia berubah koq,

2024-06-08

2

lihat semua
Episodes
1 PDAS~~~ Chapter 1 (Revisi)
2 PDAS ~~ Chapter 2 (Revisi)
3 PDAS~~~ Chapter 3 (Revisi)
4 PDAS~~~ Chapter 4 (Revisi)
5 PDAS~~~Chapter 5 (Revisi)
6 PDAS~~~Chapter 6 (Revisi)
7 PDAS~~~Chapter 7 (Revisi)
8 PDAS~~~Chapter 8 (Revisi)
9 PDAS~~~ Chapter 9 (Revisi)
10 PDAS~~~Chapter 10 (Revisi)
11 PDAS~~~Chapter 11 (Revisi)
12 PDAS~~~ Chapter 12 (Revisi)
13 PDAS~~~Chapter 13 (Revisi)
14 PDAS~~~Chapter 14 (Revisi)
15 PDAS~~~Chapter 15 (Revisi)
16 PDAS~~~Chapter 16 (Revisi)
17 PDAS~~~Chapter 17 (Revisi)
18 PDAS~~~Chapter 18 (Revisi)
19 PDAS~~~Chapter 19 (Revisi)
20 PDAS~~~Chapter 20 (Revisi)
21 PDAS~~~Chapter 21
22 PDAS~~~Chapter 22
23 PDAS~~~Chapter 23
24 PDAS~~~Chapter 24
25 PDAS~~~Chapter 25
26 PDAS~~~Chapter 26 (Baru)
27 PDAS~~~Chapter 27
28 PDAS~~Chapter 28
29 PDAS~~~Chapter 29
30 PDAS~~~Chapter 30
31 PDAS~~~Chapter 31
32 PDAS~~~Chapter 32
33 PDAS~~~Chapter 33
34 PDAS~~~Chapter 34
35 PDAS~~~Chapter 35
36 PDAS~~~Chapter 36
37 PDAS~~~Chapter 37
38 PDAS~~~Chapter 38
39 PDAS~~~Chapter 39
40 PDAS~~~Chapter 40
41 PDAS~~~Chapter 41
42 PDAS~~~Chapter 42
43 PDAS~~~Chapter 43
44 PDAS~~~Chapter 44
45 PDAS~~~Chapter 45
46 PDAS~~~Chapter 46
47 PDAS~~~Chapter 47
48 PDAS~~~Chapter 48
49 PDAS~~~Chapter 49
50 PDAS~~~Chapter 50
51 PDAS~~~Chapter 51
52 PDAS~~~Chapter 52
53 PDAS~~~Chapter 53
54 PDAS~~~Chapter 54
55 PDAS~~~Chapter 55
56 PDAS~~~Chapter 56
57 PDAS~~~Chapter 57
58 PDAS~~~Chapter 58
59 PDAS~~~Chapter 59
60 PDAS~~~Chapter 60
61 PDAS~~~Chapter 61
62 PDAS~~~Chapter 62
63 PDAS~~~Chapter 63
64 PDAS~~~Chapter 64
65 PDAS~~~Chapter 65
66 PDAS~~~Chapter 66
67 PDAS~~~Chapther 67
68 PDAS~~~Chapter 68
69 PDAS~~~Chapter 69
70 PDAS~~~Chapter 70
71 PDAS~~~Chapter 71
72 PDAS~~~Chapter 72
73 PDAS~~~Chapter 73
74 PDAS~~~Chapter 74
75 PDAS~~~Chapter 75
76 PDAS~~~Chapter 76
77 PDAS~~~Chapter 77
78 PDAS~~~Chapter 78
79 PDAS~~~Chapter 79
80 PDAS~~~Chapter 80
81 PDAS~~~Chapter 81
82 PDAS~~~Chapter 82
83 PDAS~~~Chapter 83
84 PDAS~~~Chapter 84
85 PDAS~~~Chapter 85
86 PDAS~~~Chapter 86
87 PDAS~~~Chapter 87~T A M A T
Episodes

Updated 87 Episodes

1
PDAS~~~ Chapter 1 (Revisi)
2
PDAS ~~ Chapter 2 (Revisi)
3
PDAS~~~ Chapter 3 (Revisi)
4
PDAS~~~ Chapter 4 (Revisi)
5
PDAS~~~Chapter 5 (Revisi)
6
PDAS~~~Chapter 6 (Revisi)
7
PDAS~~~Chapter 7 (Revisi)
8
PDAS~~~Chapter 8 (Revisi)
9
PDAS~~~ Chapter 9 (Revisi)
10
PDAS~~~Chapter 10 (Revisi)
11
PDAS~~~Chapter 11 (Revisi)
12
PDAS~~~ Chapter 12 (Revisi)
13
PDAS~~~Chapter 13 (Revisi)
14
PDAS~~~Chapter 14 (Revisi)
15
PDAS~~~Chapter 15 (Revisi)
16
PDAS~~~Chapter 16 (Revisi)
17
PDAS~~~Chapter 17 (Revisi)
18
PDAS~~~Chapter 18 (Revisi)
19
PDAS~~~Chapter 19 (Revisi)
20
PDAS~~~Chapter 20 (Revisi)
21
PDAS~~~Chapter 21
22
PDAS~~~Chapter 22
23
PDAS~~~Chapter 23
24
PDAS~~~Chapter 24
25
PDAS~~~Chapter 25
26
PDAS~~~Chapter 26 (Baru)
27
PDAS~~~Chapter 27
28
PDAS~~Chapter 28
29
PDAS~~~Chapter 29
30
PDAS~~~Chapter 30
31
PDAS~~~Chapter 31
32
PDAS~~~Chapter 32
33
PDAS~~~Chapter 33
34
PDAS~~~Chapter 34
35
PDAS~~~Chapter 35
36
PDAS~~~Chapter 36
37
PDAS~~~Chapter 37
38
PDAS~~~Chapter 38
39
PDAS~~~Chapter 39
40
PDAS~~~Chapter 40
41
PDAS~~~Chapter 41
42
PDAS~~~Chapter 42
43
PDAS~~~Chapter 43
44
PDAS~~~Chapter 44
45
PDAS~~~Chapter 45
46
PDAS~~~Chapter 46
47
PDAS~~~Chapter 47
48
PDAS~~~Chapter 48
49
PDAS~~~Chapter 49
50
PDAS~~~Chapter 50
51
PDAS~~~Chapter 51
52
PDAS~~~Chapter 52
53
PDAS~~~Chapter 53
54
PDAS~~~Chapter 54
55
PDAS~~~Chapter 55
56
PDAS~~~Chapter 56
57
PDAS~~~Chapter 57
58
PDAS~~~Chapter 58
59
PDAS~~~Chapter 59
60
PDAS~~~Chapter 60
61
PDAS~~~Chapter 61
62
PDAS~~~Chapter 62
63
PDAS~~~Chapter 63
64
PDAS~~~Chapter 64
65
PDAS~~~Chapter 65
66
PDAS~~~Chapter 66
67
PDAS~~~Chapther 67
68
PDAS~~~Chapter 68
69
PDAS~~~Chapter 69
70
PDAS~~~Chapter 70
71
PDAS~~~Chapter 71
72
PDAS~~~Chapter 72
73
PDAS~~~Chapter 73
74
PDAS~~~Chapter 74
75
PDAS~~~Chapter 75
76
PDAS~~~Chapter 76
77
PDAS~~~Chapter 77
78
PDAS~~~Chapter 78
79
PDAS~~~Chapter 79
80
PDAS~~~Chapter 80
81
PDAS~~~Chapter 81
82
PDAS~~~Chapter 82
83
PDAS~~~Chapter 83
84
PDAS~~~Chapter 84
85
PDAS~~~Chapter 85
86
PDAS~~~Chapter 86
87
PDAS~~~Chapter 87~T A M A T

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!