Bab 7

Berawal dari banner yang tak sengaja ia baca di website kampus, jasmine tak tahu tekad macam apa yang membuatnya nekat mendaftarkan diri. Dari lembaran kertas yang ia sodorkan langsung dengan niat baik hingga mendapatkan perlakuan tak mengenakkan dari ketua most wanted universitas, hingga ia terus browsing di internet dan ketemulah jasmine dengan link pendaftaran event ulang tahun universitas yang bertema club malam yang saat ini sedang ia lakukan seorang diri.

Event universitas adalah sebuah acara tahunan yang diadakan oleh tiap mahasiswa, yang sudah memasuki semester empat sampai semester enam dengan dalih menjalin keakraban. Mungkin, diawal terbentuknya memang seperti itulah tujuannya. Namun, ketika sampai beberapa tahun belakangan, acara keakraban itu berubah menjadi ajang kencan satu malam dengan para most wanted populer campus.

Ada tiga tahapan seleksi yang di lakukan oleh pihak panitia. Selain IPK harus di atas 2,2 pendaftar pun harus menyerahkan surat keterangan kesehatan dokter dari kampus. Dengan kriteria minimum yang jelas mereka inginkan adalah good looking, bahasa halus dari kalimat" Ngaca dulu mendaftar."

Dan entah dari kesialan, atau memang seperti inilah jalannya untuk berani menatap arka dari dekat. Jasmine mendaftar dirinya, itupun sudah seminggu setelah pengumuman di tayangkan. Ia sempat berpikir bahwa, ia tak akan pernah di terima karena jumlah kuota yang sangat terbatas. Tetapi siapa sangka peminat acara tersebut di fakultasnya sangat sedikit jumlahnya, lalu dirinya pun lolos.

Seraya melampirkan IPK terakhirnya, jasmine juga melampirkan surat keterangan dari dokter kampus yang menyatakan bahwa dirinya sehat dan tak mengidap penyakit apapun. Dan di surat itu pula tertera mengenai ciri fisik, berapa bobot tubuh juga tinggi badan yang ikut di ukur serta. Tidak boleh melampirkan foto, karena tujuan acaranya adalah bersenang-senang dalam waktu semalam. Sebab setelah malam berakhir, panitia tidak akan bertanggung jawab atas apapun yang terjadi para peserta beserta partnernya.

Entah mereka melanjutkan berkenalan dengan nama sesungguhnya ataupun sebaliknya yang dimana mereka akhirnya berkelahi karena satu kesalahpahaman. Yang jelas, panitia hanya menyediakan tiga jam untuk saling bercengkrama. Lebih dari jam yang di tentukan panitia, semua di luar tanggung jawab mereka. Lalu, setelah itu dari  sepuluh pendaftar akan di seleksi lagi menjadi orang dari tiap masing fakultas.

Hingga seleksi tahap kedua berlangsung, barulah panitia bertatap muka tetapi itupun tidak di perbolehkan memakai nama asli. Dan, harus menutup wajahnya dengan topeng. Mereka berkata akan menjadi kejutan bagi para pemenang untuk bertemu dengan mimpinya. Dan entah kenapa, jasmine menyukai konsep menyembunyikan identitas itu. Ada semacam ujian tertulis yang jasmine yakin hanya sebagai formalitas semata.

Lalu, hasil dari ujian tersebut, akan tersingkir tiga orang. Tersisa kandidat dua orang yang akan melaju ke babak final. Dan disanalah, dua orang yang tersisa diperbolehkan memiliki dream partnernya. Sebenarnya, tidak sebelas memilih, para panitia telah menyiapkan beberapa nama. Lalu, siapa yang dapat  memenangkan challenge terakhirlah yang dapat memiliki tiga jam di akhir pekan bersama dengan pasangan impian.

Wow... siapa sangka, jasmine justru lolos tanpa ada satupun teman di jurusannya yang tahu ia mengikuti acara konyol ini. Iya, memang benar adanya. Konyol untuk anak jurusannya. Namun, mendebarkan dari mahasiswa cupu seperti dirinya. Dan mungkin sebagian besar mahasiswa di kampus ini. Bagaimana tidak, iming-imingnya adalah memiliki para pangeran kampus walau hanya tiga jam saja.

Lalu, disinilah jasmine sekarang. Duduk di tengah toolbar bar dengan suasana remang sekaligus bising menyulap ballroom layaknya dance floor seperti yang ada di dalam club malam. Jasmine harus berusaha menjaga awasnya supaya tak tergelincir dan terjerembab di ruangan minim penerangan ini. Terlebih lagi, ia harus memastikan arka tetap ada di dekatnya. Karena selama tiga jam kedepan, pria itu miliknya. Dan ia tidak ingin rugi dengan kehilangan pria itu sebelum waktu yang telah ditentukan habis.

"Lo mau minum apa?"

Jasmine mengerjap. Bukan karena kaget suara arka hang terasa sangat keras demi mengimbangi alunan musik yang menggema tak mengenakan di telinga. Justru, karena pria itu nyatanya tak duduk disampingnya melainkan berdiri di belakang seraya menyentuh lembut bahunya yang terbuka."Oh please ini adalah baju sewaan yang ia pinjam demi satu malam ini."jerit hati jasmine yang bertolak belakang dengan kondisinya saat ini tengah di ujung tanduk.

"Beccanoer! Lo mau pesen apa?"

Jasmine tidak tahu harus menjawab apa, jadi ia hanya menggelengkan kepala.

"Lo aja yang pesanan gih!"sahut jeony setengah berteriak. Di Balik topengnya, arka tampak mengangguk.

Jasmine berpikir, siksaannya hanya sampai disini saja. Namun, rupanya arka benar-benar tidak melepaskan sentuhan di bahunya. Ia menjadi merasa menyesal telah mengikat tinggi rambutnya dan membiarkan kulit bahu serta lehernya terpampang jelas seperti saat ini. Sebab, sepertinya arka memang senang bermain di area itu yang membuat jasmine otomatis merinding. Dan bodohnya, ia tidak bisa melarang laki-laki itu.

"Lo biasa minum nggak?"kali ini bukan teriakan keras. Arka sengaja merendahkan bibir mensejajarkannya dengan telinga. Pria itu berbisik lembut.

"Mau gue samain sama kayak gue atau lo minta beda?"

Jasmine sempat menegang, namun ia kuasa diri dengan mencoba berdeham dua kali.

"Sa-samain aja?"suara cicit jasmine berharap suaranya masih mampu terdengar.

"Oke!"arka memesan minuman tanpa merubah sedikit pun posisinya. Arka tetap berada di belakang gadis itu. Menjatuhkan sebelah tangannya pada bahu yang mulus dan lembut, sambil sesekali mengelusnya.

Hal kecil yang tentunya berefek besar bagi kesehatan jantung jasmine. Membuat gadis itu terus menahan nafas.

Sumpah ia pernah membayangkan bisa sedekat ini dengan arka. Bertahun-tahun menjadi pengagum rahasia, jasmine hanya berani menatapnya dari jauh. Entah arka mengenalnya atau tidak, tapi jasmine telah mengenal arka sejak mereka berseragam putih abu-abu. Bersekolah di tempat yang sama, siapa mengira menjadi mahasiswa di kampus yang serupa juga.

"Lo kenapa?"tanya arka tetapi jasmine hanya menggelengkan kepala.

"Oh, itu minuman kita."

Lalu, arka kembali menabrak punggungnya. Membuat jasmine tercekat, merasakan pasukan kupu-kupu bertebaran di perutnya.

"Ini punya lo!"

"Ma-Makasih."jasmine menerimanya bersamaan dengan arka yang pindah ke kursi yang berada di sebelah.

Membuat dada jasmine yang tadi terhimpit gugup, tetapi pelan-pelan mendesah lega. Sambil diam-diam, ia terus  mengamati pesona laki-laki itu dari samping.

"Lo biasa minum begini?"tanya arka dan seketika jasmine menggeleng.

"Nggak terlalu."Kata jasmine sedikit bohong.

Padahal jelas-jelas ia tidak sedikitpun meminumnya. Saat melihat arka yang menyesap minuman tersebut dengan santai. Jasmine pun memberanikan diri melakukan hal sepura. Ia terbatuk ketika minuman itu terasa menyegat.

Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6
7 Bab 7
8 Bab 8
9 Bab 9
10 Bab 10
11 Bab 11
12 Bab 12
13 Bab 13
14 Bab 14
15 Bab 15
16 Bab 16
17 Bab 17
18 Bab 18
19 Bab 19
20 Bab 20
21 Bab 21
22 Bab 22
23 Bab 23
24 Bab 24
25 Bab 25
26 Bab 26
27 Bab 27
28 Bab 28
29 Bab 29
30 Bab 30
31 Bab 31
32 Bab 32
33 Bab 33
34 Bab 34
35 Bab 35
36 Bab 36
37 Bab 37
38 Bab 38
39 Bab 39
40 Bab 40
41 Bab 41
42 Bab 42
43 Bab 43
44 Bab 44
45 Bab 45
46 Bab 46
47 Bab 47
48 Bab 48
49 Bab 49
50 Bab 50
51 Bab 51
52 Bab 52
53 Bab 53
54 Bab 54
55 Bab 55
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60
61 Bab 61
62 Bab 62
63 Bab 63
64 Bab 64
65 Bab 65
66 Bab 66
67 Bab 67
68 Bab 68
69 Bab 69
70 Bab 70
71 Bab 71
72 Bab 72
73 Bab 73
74 Bab 74
75 Bab 75
76 Bab 76
77 Bab 77
78 Bab 78
79 Bab 79
80 Bab 80
81 Bab 81
82 Bab 82
83 Bab 83
84 Bab 84
85 Bab 85
86 Bab 86
87 Bab 87
88 Bab 88
89 Bab 89
90 Bab 90
91 Bab 91
92 Bab 92
93 Bab 93
94 Bab 94
95 Bab 95
96 Bab 96
97 Bab 97
98 Bab 98
99 Bab 99
100 Bab 100
101 Bab 101
102 Bab 102
103 Bab 103
104 Bab 104
105 Bab 105
106 Bab 106
107 Bab 107
108 Bab 108
109 Bab 109
110 Bab 110
111 Bab 111
112 Bab 112
113 Bab 113
114 Bab 114
115 Bab 115
116 Bab 116
117 Bab 117
118 Bab 118
119 Bab 119
120 Bab 120
121 Bab 121
122 Bab 122
123 Bab 123
124 Bab 124
125 Bab 125
126 Bab 126
127 Bab 127
128 Bab 128
129 Bab 129
130 Bab 130
131 Bab 131
132 Bab 132
133 Bab 133
134 Bab 134
135 Bab 135
136 Bab 136
Episodes

Updated 136 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6
7
Bab 7
8
Bab 8
9
Bab 9
10
Bab 10
11
Bab 11
12
Bab 12
13
Bab 13
14
Bab 14
15
Bab 15
16
Bab 16
17
Bab 17
18
Bab 18
19
Bab 19
20
Bab 20
21
Bab 21
22
Bab 22
23
Bab 23
24
Bab 24
25
Bab 25
26
Bab 26
27
Bab 27
28
Bab 28
29
Bab 29
30
Bab 30
31
Bab 31
32
Bab 32
33
Bab 33
34
Bab 34
35
Bab 35
36
Bab 36
37
Bab 37
38
Bab 38
39
Bab 39
40
Bab 40
41
Bab 41
42
Bab 42
43
Bab 43
44
Bab 44
45
Bab 45
46
Bab 46
47
Bab 47
48
Bab 48
49
Bab 49
50
Bab 50
51
Bab 51
52
Bab 52
53
Bab 53
54
Bab 54
55
Bab 55
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60
61
Bab 61
62
Bab 62
63
Bab 63
64
Bab 64
65
Bab 65
66
Bab 66
67
Bab 67
68
Bab 68
69
Bab 69
70
Bab 70
71
Bab 71
72
Bab 72
73
Bab 73
74
Bab 74
75
Bab 75
76
Bab 76
77
Bab 77
78
Bab 78
79
Bab 79
80
Bab 80
81
Bab 81
82
Bab 82
83
Bab 83
84
Bab 84
85
Bab 85
86
Bab 86
87
Bab 87
88
Bab 88
89
Bab 89
90
Bab 90
91
Bab 91
92
Bab 92
93
Bab 93
94
Bab 94
95
Bab 95
96
Bab 96
97
Bab 97
98
Bab 98
99
Bab 99
100
Bab 100
101
Bab 101
102
Bab 102
103
Bab 103
104
Bab 104
105
Bab 105
106
Bab 106
107
Bab 107
108
Bab 108
109
Bab 109
110
Bab 110
111
Bab 111
112
Bab 112
113
Bab 113
114
Bab 114
115
Bab 115
116
Bab 116
117
Bab 117
118
Bab 118
119
Bab 119
120
Bab 120
121
Bab 121
122
Bab 122
123
Bab 123
124
Bab 124
125
Bab 125
126
Bab 126
127
Bab 127
128
Bab 128
129
Bab 129
130
Bab 130
131
Bab 131
132
Bab 132
133
Bab 133
134
Bab 134
135
Bab 135
136
Bab 136

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!