Serta hal itu terjadi pada jasmine yang saat ini terus memegang dadanya dengan kedua tangan dan mendengarkan detak jantung dentuman detak jantung yang cukup cepat dari hari-hari sebelumnya. Detak jantung yang berdebar cepat, membuat jasmine sulit mengontrol emosi saat ini. Tetapi, semua itu tak berlangsung lama.
Sekarang, jasmine secara perlahan bisa menguasai tubuhnya kembali. Masih posisi di lantai empat, jasmine terus memantau perbincangan para mahasiswa sebelumnya juga memantau para most wanted yang sedari begitu asyik dengan permainan mereka sendiri. Hingga pada satu titik, yang jasmine sudah hafal mati, netranya menemukan apa yang ingin ia lihat, dan satu titik itu juga hasrat menggelora cinta rahasia yang tak pernah mati terhapus oleh waktu.
Walaupun jauh, entah bagaimana cara, jasmine bisa mengenali jika sang pujaan hati yang berada begitu jauh di sekitar tempat dimana jasmine memantau Arka dari kejauhan. Namun, jasmine diingatkan kembali oleh kejadian sebelumnya, yang dimana dirinya diperlakukan tidak selayaknya oleh ketua bem universitas gading raya tersebut. Akan tetapi hal itu justru membuat jasmine begitu terobsesi ingin mendapat cinta dan kasih sayang dari Arka.
Kemudian, jasmine mulai mengingat kebiasaan arka juga ia selalu bisa mengenali arka pada saat pertama kali mereka bertemu. Seperti biasa, Hari Selasa dan jumat arka dan geng motor aerox akan membawa motor sport kesayangan mereka masing-masing. Sedangkan untuk hari senin, rabu dan kamis, arka akan mengendarai mobil sport kesayangan mereka masing-masing.
Begitu juga dengan selisih umur yang tak terlampau jauh dari jasmine membuat ia ingin terus melihat dan memantau sang pujaan hati dimanapun arka berada. Kembali lagi di posisi Arka dan para sahabatnya yang dimana sekarang mereka sedang bersenda gurau seraya duduk di atas di pinggiran pembatas lantai atas Bercengkrama hingga tertawa lepas hal itu tak bisa lepas dari penglihatan seluruh mahasiswa, yang dimana bagi mereka itu adalah pemandangan yang indah dan sayang untuk dilewatkan.
Hal itu juga tak jauh berbeda dengan jasmine yang setia terus melihat para most wanted itu dari belakang tembok berdekatan dengan kamar mandi. Pada saat, jasmine asyik sibuk memandangi para most wanted universitas ugr, seketika itu juga ia dikagetkan dengan siluet tawa yang mampu membuat jasmine diam seribu bahasa.
Tubuhnya terdiam sesaat, sehingga ia tidak lagi melanjutkan niat yang sebelumnya begitu menggebu di benaknya. Akan tetapi, ada hal lain yang ia inginkan. Seketika itu juga, membuat matanya begitu berbinar. Terbesit dentuman perasaan yang malu-malu yang coba ia kabarkan melalui degup irama perasaan yang seirama.
Pandangannya sedikit menunduk, walau rindu yang senantiasa tersemat diantara senyumnya yang malu-malu. Jasmine tahu, dirinya hanyalah pengagum rahasia yang senang bermain kucing-kucingan. Waktu terus berlalu, hingga ia berkilah tak ingin mengakuinya jika jasmine telah jatuh kepada Arka.
Saat jasmine sibuk dengan lamunan, ada seorang teman sebangku yang menghampirinya. Membuat pendar penuh binar akhirnya harus ia tuntaskan secara paksa. Akan tetapi, jasmine tak kehilangan akal. Jasmine tetap memfokuskan penglihatan tajam tertuju kepada arka, kemudian ekor matanya melihat teman sebaya yang sudah mendekatinya.
"Hai jasmine!"Ucap adel
"Hai Adell"jawab jasmine seadanya.
"Ehh lo nggak buka website jas!"Tanya adell
"Memang website apaan del"jawab jasmine yang berbalik bertanya.
"Masa lo lupa sih jasmine. Lo mah selalu lupa disuruh mengingat njirr"kesal adel dengan jasmine yang masih memfokuskan matanya melihat aktivitas arka bersama para sahabatnya.
"Beh lo mah yang diingat cogan mulu njirr"sebal adel sambil mengerucutkan bibir.
"Ya kalau ditanya soalnya pengamat cogan gue mah paling depan del"sahut jasmine sambil tersenyum puas.
"Behh lo kalo lihat website ini pasti bakal lebih berbinar lagi njirr"jawab adel sembari mencari website terkait daftar event perayaan ulang tahun.
"Hah! Memang website apaan njirr?"tanya jasmine sambil melirik sekilas ponsel milik adel yang dimana layar ponsel itu bertuliskan tempat kuliahnya saat ini.
Seketika itu juga, jasmine berhenti melihat arka dan sahabat dan berganti melihat ponsel milik adel yang dimana adel saat ini sedang mendaftar diri sebagai peserta.
"Website apaan lo buka itu bel" tanya jasmine yang juga ikut memeriksa ponselnya.
"Nah kan. Tadi lo bilang gitu, tapi sekarang lo malah ikutan kayak gue kan"sindir adel sambil terkekeh geli.
"Ya gue kira, lo bukan web nggak penting. Tapi ternyata Web tentang perayaan ulang tahun itu bro"sahut jasmine sambil tersenyum lebar.
"Beh mata lo mah fokus mulu sama cogan njirr sedangkan gue lo sepelekan"pungkas adel sembari menatap jasmine juga ikut mendaftar.
"Lo mau ikutan jas?"tanya adel seraya mengantongi ponsel di saku sebelah kanan.
"Ya gue niat ikut karena gue emang pengen tahu bagaimana sih perayaan event tersebut. Sepertinya itu gampang persyaratan buat ikut daftar!"sahut jasmine dengan santai.
"Oh yaya. Gue lupa kalo lo anak baru disini"timpal adell sembari mengecek pendaftaran event.
"Ya dell. Tapi, gue mau tanya sama lo. Sebelum gue masuk ke kampus ini, apa lo pernah daftar event ini dulu bell"tanya jasmine begitu penasaran.
"Ya pernah jas. Perayaannya sih menurut gue biasa aja ya seperti event pada umumnya. Tapi, lihat dulu tema perayaannya apa sih itu saja kalau menurut gue"jawab adel sembari tersenyum tipis.
"Hah! tema! Memang tiap ulang tahun universitas ini selalu pake tema ya?"tanya jasmine menggali informasi. Akan tetapi, sebetulnya jasmine sudah mengetahui informasi terkait event universitas tahun yang bertema club malam, cuman jasmine hanya pengen melihat respon seluruh mahasiswa disini.
Ternyata, respon seluruh mahasiswa cukup besar bahkan sangat luar menurut jasmine secara pribadi. Kembali dengan pendaftaran event yang saat ada satu pesan di ponsel pribadi jasmine yang membuat ia segera menutup ponselnya dan melanjutkan perbincangan bersama teman sebaya mengenai event tahun ini.
"Ya tema jas. Kalo menurut gue tema ulang tahun universitas kali ini makin seru dan makin berbahaya jasmine!"jawab adel sembari mengunyah permen lolipop sekali suap.
"What? Makin seru seperti itu apa tuh. Apa akan jatuh korban ya?"tanya jasmine penuh dengan selidik.
"Bisa jadi sih. Karena secara keseluruhan mahasiswa memang sudah menunggu event ini jas"sahut adel dengan pelan.
"Oh seperti itu ya. Memang event ini begitu istimewa ya, sampai ditunggu lho!"canda jasmine sembari memakan takoyaki kesukaannya.
"Ya istimewa sih kalo dari gue denger berita ya istimewa ada dream partner buat kita ngedate bareng gitu jas"jawab adel apa adanya. Sontak, hal itu membuat jasmine menelan saliva sendiri. Hal itu pun mendapat perhatian dari abel yang cukup bingung, tiba-tiba sifat jasmine berubah secara drastis.
"Kenapa lo seperti itu jas?"tanya adel dengan tatapan memicing.
"Ha!! Gue! Ya nggak apa-apa kok bel cuman gue penasaran sama event nanti bakal seru"jawab jasmine sembari tersenyum yang dipaksakan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 136 Episodes
Comments