OMLMM — BAB 11

MENGOLES MINYAK

Di ruang tamu, Grace masih sibuk dan fokus membersihkan sampah-sampah serta air wine yang berceceran di lantai menggunakan kain yang dia bawa beserta ember.

Karena di sana sepi, Grace leluasa bergerak bagaimana pun posisinya— seperti saat ini, wanita itu bertumpu dengan kedua lututnya seperti posisi merangkak, tangan kanan Grace membersihkan wine di lantai dekat sofa.

Saat dia selesai membersihkannya, Grace kembali menegakkan tubuhnya, lalu berdiri seraya tersenyum puas akan hasil kerjanya namun dia tak menyadari bahwa Vincent sudah berdiri di belakangnya dengan kedua tangannya dimasukkan ke saku celana hitamnya.

Tiba-tiba, tanpa diminta, Vincent meraih kain dari ember yang Grace bawa. “Kau melupakan yang itu.” Ucapnya begitu dekat dengan telinga Grace sambil melempar ringan kain tadi ke arah lantai tempat sofa yang Jacqueline duduki.

Seketika tubuh Grace menegang hingga dia langsung berbalik dan refleks mundur, namun itu malah membuatnya hampir terjatuh karena betisnya mengenai ujung meja dan hampir membuatnya terjatuh ke belakang sampai tangan kekar Vincent meraih lengannya.

Grace sungguh gugup hingga dia tak tahu lagi harus bersikap apa selain menunduk dan menepis pelan tangan tuannya. “Ak-aku akan membersihkannya...” Ucapnya kepada Vincent yang masih menatapnya tanpa berpaling.

Bukannya pergi, pria itu malah duduk di sofa singel yang tak jauh dari arah Grace berdiri.

Sementara Grace mengutuk pria itu dalam hatinya. Dia ingin Vicente segera pergi agar dia bisa membersihkan noda wine di lantai dan kini pria itu malah duduk di sofa singel dimana itu menghadap tepat ke arah noda wine berada. -‘Aku tidak bisa membersihkan dengan tenang jika ada dia.’ Batin Grace menggerutu dalam hati dengan tatapan sedih.

“Apa yang kau tunggu. Bersihkan itu.” Pinta Vin kepada maid nya.

“Ah, i-iya.” Grace berjalan pelan ke arah noda wine tadi. Hendak berlutut dalam posisi membelakangi Vincent, seketika dia ingat akan dress pendeknya.

Tak mungkin Grace memperlihatkan pahanya kepada pria itu lagi. Melihat maid nya berpindah posisi menjadi menghadap ke arahnya membuat Vincent sedikit mengerutkan keningnya heran akan tingkah wanita itu.

“Jangan tinggalkan noda sedikitpun di sana.” Ucapnya bersuara serak dingin.

Grace mengangguk mengerti dan mulai berlutut membersihkan noda tersebut dengan kain yang sama. Meski saat ini dia benar-benar gugup hingga susah bernafas akibat tatapan Vincent yang terus menyorot ke arahnya, Grace tak mau meliriknya sedikitpun dan tetap fokus dengan pekerjaannya.

Terlihat payudara Grace yang tercetak jelas karena baju maid yang begitu ketat memeluk body tubuhnya.

Tak butuh waktu lama membersihkannya, Grace kembali berdiri sembari tersenyum tipis. “Aku.. aku sudah membersihkannya— permisi!” ucapnya langsung bergegas menuju pintu.

“Siapa yang menyuruhmu pergi?”

Suara Vincent berasa mencekiknya kuat. Langkah Grace berhenti, lalu menoleh ke arah tuannya yang masih fokus menatap lurus.

“Kemari lah.” Pintanya membuat Grace ingin menangis ditempat.

Apalah daya menjadi seorang pelayan yang harus patuh pada majikannya.

Grace menghampiri Vincent dan berdiri di samping sambil membawa ember yang berisi pecahan beling serta botol dan gelas wine, juga kain pel.

Tiba-tiba Vincent berdiri, berbalik hingga kedua orang tadi saling berhadapan satu sama lain.

Melihat wajah tampan Vincent dari jarak dekat membuat kepala Grace pusing. Bagaimana bisa ada tampang pria seperti dia.

“Oleskan ke tubuhku, baru kau boleh pergi.” Vincent menyodorkan sebuah botol kecil yang merupakan minyak tubuh yang biasa dia gunakan sebelum mandi malam. Atau memang itu hanya akalan Vincent saja untuk mengerjai wanita di depannya saat ini.

“Tu-tubuh?”

“Aku rasa itu tidak memberatkan mu.”

“Ah, sama sekali tidak Tuan.” -‘Sangat!’ Grace meraih botol kecil dari tangan Vincent sambil tersenyum peluh lalu meletakkan embernya dengan tangan gemetar.

Pria itu mulai membuka satu persatu kancing kemejanya, namun sorot matanya masih menatap ke arah Grace.

Tak ingin melihatnya, Grace berpaling dengan degupan kencang.

Kemeja hitam berhasil dilepas hingga menunjukkan tubuh berotot Vincent yang terlihat keras juga menggiurkan.

Menyadari bahwa tuannya sudah melepaskan kemejanya, Grace segera mendekat sambil membuka tutup botolnya namun tak kunjung terbuka karena dia terlalu panik serta gugup.

Melihat hal itu, Vincent meriah botolnya dan membuka tutupnya. “Haha, ta-tanganku sangat licin.”

Namun pria itu masih saja diam tak bergeming sedikitpun sehingga Grace merasa dirinya seperti konyol.

“Now... Apply.” Pinta Vin memberikan kembali botolnya ke tangan Grace.

Wanita di depannya saat ini begitu terlihat tegang tak karuan. Grace benar-benar dibuat salah tingkah. Sedangkan Vincent yang sedari tadi mengamatinya, terlihat heran akan gerak-gerik Grace yang seolah ingin menghindarinya.

Wanita cantik dengan pakaian dress maid itu mulai melangkah maju hingga ke arah belakang Vincent. Grace mulai menuangkan minyak tersebut ke telapak tangan kirinya, lalu menempelkannya ke punggung telanjang tuannya.

Dan pada saat itulah, listrik seperti menyambar mereka berdua. Vincent merasa aneh dengan tubuhnya ketika merasakan sentuhan tangan Grace di kulitnya.

“Oles secara merata.” Ujar Vin menoleh ke kanan sehingga Grace dapat melihat rahang tegasnya.

“Ba-baik!”

Tangan kiri Grace mulai bergerak, mengusap lembut punggung lebar Vin, apalagi terdapat minyak yang membuat sentuhan tersebut semakin licin.

Sambil bernapas memburu, Grace tak bisa menghentikan deru napasnya.

Kelima jari Grace masih bergerak intens di punggungnya, mulai dari atas ke bawah, lalu kanan dan kiri. Wanita itu juga melirik ke arah wajah Vin yang masih diam merasakan sentuhan tersebut.

“Where you from?” tanya Vin mengalun ringan di telinga Grace.

“Asia! Aku baru menjadi warga tetap di Los Angeles.” Jelas wanita itu tersenyum tipis. Entah kenapa saat berbincang dengan Vin, degupan di jantungnya kembali normal.

“With family?”

“Sudah tidak.” Jawab Grace merasa sedih setiap kali dia mengingat keluarganya. Kedua orang tuanya meninggal bersama adik laki-lakinya saat mereka baru pindahan di Los Angeles.

Vincent terdiam saat mendengarkan balasan tersebut yang sudah dia tebak.

Merasa sudah selesai mengoles punggung tuannya, Grace mengehentikan gerakan tangannya, namun tiba-tiba Vincent berbalik badan sehingga wajah Grace melihat tepat dada bidang tuannya.

Ada yang berkedut di bawah Grace. Wanita itu terlihat menelan ludahnya hingga menahan dirinya.

“Kau melupakan yang depan.” Ujar pria itu masih santai, namun sorot matanya yang biru menatap selaku wajah polos dan natural maid barunya itu.

Tanpa memperdulikan kegugupannya, Grace kembali mengoleskan minyak ke dada bidang Vin walaupun napasnya masih tersengal-sengal hingga dadanya terlihat naik turun.

“Bernapas yang benar. Aku bisa mendengarnya.” Suara serak pelan milik Vin membuat degupan jantung Grace berpacu kembali.

Tangannya tak berhenti mengusap dada lalu turun ke perut sixpack nya hingga wanita itu untuk pertama kalinya merasakan betapa kerasnya otot di perut sixpack seorang pria.

Rahang Vin terus berkedut ketika tangan Grace mulai menyentuh perutnya dan bergerak lembut di sana, seperti menimbulkan hasrat seksualnya.

Terpopuler

Comments

Amelia Harianja

Amelia Harianja

kok aku yg.. gemetaran grace

2025-02-26

1

Nur Bahagia

Nur Bahagia

haduhh aku ikutan sesak napas ini Grace 🤭

2024-10-27

2

Laurensia Listianawati

Laurensia Listianawati

hati2 Grace jangan vangun macan yang tidur

2024-10-22

2

lihat semua
Episodes
1 OMLMM — BAB 01
2 OMLMM — BAB 02
3 OMLMM — BAB 03
4 OMLMM — BAB 04
5 OMLMM — BAB 05
6 OMLMM — BAB 06
7 OMLMM — BAB 07
8 OMLMM — BAB 08
9 OMLMM — BAB 09
10 OMLMM — BAB 10
11 OMLMM — BAB 11
12 OMLMM — BAB 12
13 OMLMM — BAB 13
14 OMLMM — BAB 14
15 OMLMM — BAB 15
16 OMLMM — BAB 16
17 OMLMM — BAB 17
18 OMLMM — BAB 18
19 OMLMM — BAB 19
20 OMLMM — BAB 20
21 OMLMM — BAB 21
22 OMLMM — BAB 22
23 OMLMM — BAB 23
24 OMLMM — BAB 24
25 OMLMM — BAB 25
26 OMLMM — BAB 26
27 OMLMM — BAB 27
28 OMLMM — BAB 28
29 OMLMM — BAB 29
30 OMLMM — BAB 30
31 OMLMM — BAB 31
32 OMLMM — BAB 32
33 OMLMM — BAB 33
34 OMLMM — BAB 34
35 OMLMM — BAB 35
36 OMLMM — BAB 36
37 OMLMM — BAB 37
38 OMLMM — BAB 38
39 OMLMM — BAB 39
40 OMLMM — BAB 40
41 OMLMM — BAB 41
42 OMLMM — BAB 42
43 OMLMM — BAB 43
44 OMLMM — BAB 44
45 OMLMM — BAB 45
46 OMLMM — BAB 46
47 OMLMM — BAB 47
48 OMLMM — BAB 48
49 OMLMM — BAB 49
50 OMLMM — BAB 50
51 OMLMM — BAB 51
52 OMLMM — BAB 52
53 OMLMM — BAB 53
54 OMLMM — BAB 54
55 OMLMM — BAB 55
56 OMLMM — BAB 56
57 OMLMM — BAB 57
58 OMLMM — BAB 56
59 OMLMM — BAB 59
60 OMLMM — BAB 60
61 OMLMM — BAB 61
62 OMLMM — BAB 62
63 OMLMM — BAB 63
64 OMLMM — BAB 64
65 OMLMM — BAB 65
66 OMLMM — BAB 66
67 OMLMM — BAB 67
68 OMLMM — BAB 68
69 OMLMM — BAB 69
70 OMLMM — BAB 70
71 OMLMM — BAB 71
72 OMLMM — BAB 72
73 OMLMM — BAB 73
74 OMLMM — BAB 74
75 OMLMM — BAB 75
76 OMLMM — BAB 76
77 OMLMM — BAB 77
78 OMLMM — BAB 78
79 OMLMM — BAB 79
80 OMLMM — BAB 80
81 OMLMM — BAB 81
82 OMLMM — BAB 82
83 OMLMM — BAB 83
84 OMLMM — BAB 84
85 OMLMM — BAB 85
86 OMLMM — BAB 86
87 OMLMM — BAB 87
88 OMLMM — BAB 88
89 OMLMM — BAB 89
90 OMLMM — BAB 90
91 OMLMM — BAB 91
92 OMLMM — BAB 92
93 OMLMM — BAB 93
94 OMLMM — BAB 94
95 OMLMM — BAB 95
96 OMLMM — BAB 96
97 OMLMM — BAB 97
98 OMLMM — BAB 98
99 OMLMM — BAB 99
100 OMLMM — BAB 100
101 OMLMM — BAB 101
102 OMLMM — BAB 102
103 OMLMM — BAB 103
104 OMLMM — BAB 104
105 OMLMM — BAB 105
106 OMLMM — BAB 106
107 OMLMM — BAB 107
108 OMLMM — BAB 108
109 OMLMM — BAB 109
110 OMLMM — BAB 110
111 OMLMM — BAB 111
112 OMLMM — BAB 112
113 OMLMM — BAB 113
114 OMLMM — BAB 114
115 OMLMM — 115
116 OMLMM — BAB 116
117 OMLMM — BAB 117
118 OMLMM — BAB 118
119 OMLMM — BAB 119
120 OMLMM — BAB 120
Episodes

Updated 120 Episodes

1
OMLMM — BAB 01
2
OMLMM — BAB 02
3
OMLMM — BAB 03
4
OMLMM — BAB 04
5
OMLMM — BAB 05
6
OMLMM — BAB 06
7
OMLMM — BAB 07
8
OMLMM — BAB 08
9
OMLMM — BAB 09
10
OMLMM — BAB 10
11
OMLMM — BAB 11
12
OMLMM — BAB 12
13
OMLMM — BAB 13
14
OMLMM — BAB 14
15
OMLMM — BAB 15
16
OMLMM — BAB 16
17
OMLMM — BAB 17
18
OMLMM — BAB 18
19
OMLMM — BAB 19
20
OMLMM — BAB 20
21
OMLMM — BAB 21
22
OMLMM — BAB 22
23
OMLMM — BAB 23
24
OMLMM — BAB 24
25
OMLMM — BAB 25
26
OMLMM — BAB 26
27
OMLMM — BAB 27
28
OMLMM — BAB 28
29
OMLMM — BAB 29
30
OMLMM — BAB 30
31
OMLMM — BAB 31
32
OMLMM — BAB 32
33
OMLMM — BAB 33
34
OMLMM — BAB 34
35
OMLMM — BAB 35
36
OMLMM — BAB 36
37
OMLMM — BAB 37
38
OMLMM — BAB 38
39
OMLMM — BAB 39
40
OMLMM — BAB 40
41
OMLMM — BAB 41
42
OMLMM — BAB 42
43
OMLMM — BAB 43
44
OMLMM — BAB 44
45
OMLMM — BAB 45
46
OMLMM — BAB 46
47
OMLMM — BAB 47
48
OMLMM — BAB 48
49
OMLMM — BAB 49
50
OMLMM — BAB 50
51
OMLMM — BAB 51
52
OMLMM — BAB 52
53
OMLMM — BAB 53
54
OMLMM — BAB 54
55
OMLMM — BAB 55
56
OMLMM — BAB 56
57
OMLMM — BAB 57
58
OMLMM — BAB 56
59
OMLMM — BAB 59
60
OMLMM — BAB 60
61
OMLMM — BAB 61
62
OMLMM — BAB 62
63
OMLMM — BAB 63
64
OMLMM — BAB 64
65
OMLMM — BAB 65
66
OMLMM — BAB 66
67
OMLMM — BAB 67
68
OMLMM — BAB 68
69
OMLMM — BAB 69
70
OMLMM — BAB 70
71
OMLMM — BAB 71
72
OMLMM — BAB 72
73
OMLMM — BAB 73
74
OMLMM — BAB 74
75
OMLMM — BAB 75
76
OMLMM — BAB 76
77
OMLMM — BAB 77
78
OMLMM — BAB 78
79
OMLMM — BAB 79
80
OMLMM — BAB 80
81
OMLMM — BAB 81
82
OMLMM — BAB 82
83
OMLMM — BAB 83
84
OMLMM — BAB 84
85
OMLMM — BAB 85
86
OMLMM — BAB 86
87
OMLMM — BAB 87
88
OMLMM — BAB 88
89
OMLMM — BAB 89
90
OMLMM — BAB 90
91
OMLMM — BAB 91
92
OMLMM — BAB 92
93
OMLMM — BAB 93
94
OMLMM — BAB 94
95
OMLMM — BAB 95
96
OMLMM — BAB 96
97
OMLMM — BAB 97
98
OMLMM — BAB 98
99
OMLMM — BAB 99
100
OMLMM — BAB 100
101
OMLMM — BAB 101
102
OMLMM — BAB 102
103
OMLMM — BAB 103
104
OMLMM — BAB 104
105
OMLMM — BAB 105
106
OMLMM — BAB 106
107
OMLMM — BAB 107
108
OMLMM — BAB 108
109
OMLMM — BAB 109
110
OMLMM — BAB 110
111
OMLMM — BAB 111
112
OMLMM — BAB 112
113
OMLMM — BAB 113
114
OMLMM — BAB 114
115
OMLMM — 115
116
OMLMM — BAB 116
117
OMLMM — BAB 117
118
OMLMM — BAB 118
119
OMLMM — BAB 119
120
OMLMM — BAB 120

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!