Alone 20

Skip beberapa hari kemudian.

Arhan dan Arief yang belum percaya bahwa David bukanlah Arkan saudara mereka. Berusaha mencari bukti mengenai identitas David yang mereka yakini adalah Arkan. Langkah awal mereka adalah mencari keberadaan pamannya, Reza. Mereka mendatangi mansion lama Reza, namun mansion itu masih kosong.

Arhan dan Arief juga sering datang ke rumah sakit, tapi mereka tidak pernah bisa bertemu dengan David ataupun Rangga. Mereka sangat sibuk di ruang bedah, karena banyak pasien kecelakaan akhir-akhir ini, akibat cuaca buruk yang tiba-tiba melanda kota D.

...ℱℱℱℱℱℱℱℱℱℱℱℱℱℱℱℱℱ...

“Dokter Ara, dimana dokter David?” Tanya Rangga.

“Tadi saya melihatnya sedang merawat pasien kecilnya.”

“Cepat kamu panggil dokter David, ada pasien kecelakaan yang akan datang sebentar lagi.” Titah Rangga.

“Baik, Dok.” Ujar Ara bergegas memanggil David.

Dokter Ara bergegas menghampiri Arkan, namun langkahnya di cegat oleh Ikhsan.

“Dokter Ara, untung saya bertemu dengan anda. Ada pasien kritis di bangsal 613, tolong bantu saya untuk menanganinya.”

“Ah... baik. Saya akan segera menyusul kesana.” Jawab Ara.

Ikhsan mengangguk dan melanjutkan langkahnya.

Dokter Ara sampai di ruangan Rafi. Dokter Ara mendapati Arkan yang sedang tertidur dengan memegang sebuah buku cerita di tangannya. Melihat Arkan tertidur pulas seperti itu, membuat Dokter Ara tersenyum. Perlahan dirinya berjalan mendekat mengambil buku dari tangan Arkan dan meletakkannya di atas nakas.

“Meskipun kau sangat menyebalkan, tapi hatimu sangat lembut....” Ucap Ara sambil memandang Arkan yang sedang memejamkan matanya.

“Pasti kau sangat lelah.”

Dokter Ara menatap kagum pada pria yang sedang terlelap dengan sedikit keringat yang ada di wajah hangatnya itu.

“Tidak, apa yang ku pikirkan! Sadarkan dirimu, Ara. Tidak mungkin kau merasa Dokter David seperti itu.” Pikir Ara sambil memukul-mukul kepalanya sendiri.

PLAK!

“Dokter David bangun....”

Ujar Ara sambil menepuk pundak Arkan dengan keras sehingga bukan hanya membuat Arkan terbangun tapi juga membuatnya meringis kesakitan.

“Argh.... Dasar singa betina. Tidak bisakah kau berperilaku layaknya wanita pada umumnya? Sakit tahu!!” Rutuk Arkan memegang pundaknya.

“Siapa suruh kamu tidur di jam sibuk. Cepat bangun dokter Rangga sudah menunggu mu, ada pasien kecelakaan yang akan segera sampai.” Ujar Ara dan melangkah pergi.

“Baiklah...”

Arkan berdiri dari duduknya, namun pandangannya tiba-tiba menghitam. Arkan memijat lembut kedua netranya, dan kembali memfokuskan pandangannya. Saat akan melangkah kan kaki dadanya terasa begitu sesak.

“Argh! Ada apa ini?” Ringisnya sembari meremas dadanya yang terasa nyeri dan jantungnya yang berdegup begitu kencang.

Arkan mengambil nafas panjang dari mulut untuk mengurangi rasa nyeri di dadanya, sebisa mungkin Arkan tetap tenang dan mengabaikan denyutan yang menyakitkan itu.

Arkan bergegas berlari mendengar sirine ambulance datang, menyusul Rangga yang sedang menunggunya di sana.

“Para medis lapangan mengatakan, jika salah satu korban terluka parah dan kehilangan banyak darah.” Jelas Rangga begitu Arkan ada di sampingnya.

“Kali ini ada berapa korban, Bang?”

“Ada 2 korban, mereka berdua mengalami luka berat.”

Ambulance berhenti di depan mereka. Supir ambulance segera membuka pintu belakang dan para perawat menurunkan 2 korban dari dalam ambulance.

Meskipun Arkan mengabaikan nyeri di dadanya, namun rasa sakit itu semakin kuat. Desissan kecil dari mulutnya lolos begitu saja.

“Tidak....”

Ujar Rangga, yang membuat manik netranya membulat sempurna saat melihat korban yang baru saja di turunkan dari ambulance.

“Kenapa, Bang?” Tanya Arkan yang berada di belakang Rangga.

Arkan tiba-tiba berteriak begitu melihat brankar yang telah berada di depan matanya.

“Tidak! Arhan! Bang Arief!” Teriaknya.

...ℱℱℱℱℱℱℱℱℱℱℱℱℱℱℱℱℱ...

Terpopuler

Comments

™βτ$💜𝐀⃝®M¥🌹Ara⑨⑺

™βτ$💜𝐀⃝®M¥🌹Ara⑨⑺

Wah, kan kepincut sendiri kami, Ara. Makanya jangan galak2 ama Dokter Davidnya🤣

2024-07-11

0

❤️⃟Wᵃf❦DέȽΜɑɌ❦•§¢• ⍣⃝ꉣꉣ🍉

❤️⃟Wᵃf❦DέȽΜɑɌ❦•§¢• ⍣⃝ꉣꉣ🍉

jgn bilang yg kecelakaan itu saudaranya, wahh nambah sedih arkannya juga merasa bersalah pasti karna udah pura2 ngak kenal yaa.dokter ara jgn gitu ntar jadi suka beneran huhu.

2024-07-11

0

❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸

❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸

hah Arhan dan bang Arief, jadi yang kecelakaan itu mereka

2024-07-09

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!