Rezeki Tak Terduga

Rasa dilema menghampiri Viola. Dirinya merasa senang karena ada pembeli yang akhirnya datang, tapi disisi lain dirinya tidak mungkin menjual gelang yang dipesan khusus itu pada orang lain.

Keterdiaman Viola membuat sang pembeli itu kembali memanggilnya. Karena dirinya tidak punya banyak waktu. "Kenapa belum dibungkus juga? Aku sedang buru-buru. " Ucap nya lagi.

"Iya, tapi maaf sebelumnya.... Aku tidak bisa menjual yang ini padamu. Maaf, karena ini merupakan pesanan seseorang. " Ucap Viola.

"Kalau begitu kenapa diletakkan di tempat yang sama? " Ucap pria itu menyanggah.

"Aku sudah meletakkan pembatas di tengah. Mungkin terjatuh, sekali lagi aku minta maaf. Tapi ada model yang tak kalah cantik."

Pria itu langsung menggeleng. " Tidak, aku tertarik pada kedua nya. Iya atau tidak. "

"Tidak, aku minta maaf. Jika anda mau, aku bisa membuatkannya seperti keinginan anda."

"Tidak, aku tidak punya waktu untuk kesini lagi.. Ini hari terakhir ku. Aku bayar lebih untuk keduanya. " Pria itu terus bersikukuh dan memberikan penawaran lebih.

Viola tersenyum sambil menggelengkan kepalanya. "Maaf, tapi aku tidak menjualnya. Meskipun anda menawar nya dengan harga tinggi. "

"Kau akan rugi nona." Hanya itu yang keluar dari bibir pria itu, dirinya kemudian langsung meninggalkan Viola beserta dagangannya.

Viola menghela nafasnya sejenak. Dirinya kembali duduk sambil merapikan gelang-gelang nya. Dirinya tidak sadar pembatas yang ia berikan sudah roboh, sehingga bergabung dengan gelang-gelang lainnya.

"Kepercayaan lebih utama dibandingkan uang, aku bisa saja mengambil nya. Tapi itu tidaklah benar." Viola memegang teguh prinsip nya, ada kalanya sesuatu tidak bisa ditukar oleh uang.

Suara kereta kembali terdengar dan perlahan menjauh. Viola hanya bisa menatap jalanan di hadapan nya yang kosong kembali.

"Tidak apa Viola, jika itu rezeki mu. Maka dia akan datang dan tidak akan tertukar."

Manik Viola kembali menatap jam yang tergantung di stasiun. "Masih begitu lama untuk kereta berikut nya. Sebaiknya aku pulang dulu, tidak ada makanan untuk makan siang. Dan... Aku bisa membuat beberapa gelang lagi." Viola memutuskan untuk pulang terlebih dahulu setelah menimbang beberapa hal.

Sepasang kakinya melewati toko-toko buah. Dirinya melihat-lihat sejenak buah-buahan yang disusun rapi. Ketika dirinya kembali melangkah, sebuah buah semangka tampak menggelinding ke arah nya.

"Eh? " Viola jadi terhenti dan mengambil nya. Dirinya melihat ke arah datangnya semangka.

Dan benar saja, terlihat seorang wanita yang mulai menua tampak berlari kecil. "Semangka nya... "

"Terimakasih! " Ucap wanita itu dengan napas terengah-engah.

"Kedai bibi dimana? Biar aku bawakan. Setelah berlari-lari kecil, bibi pasti lelah. " Ucap Viola membuat senyum terbentuk diantara wajahnya dengan sedikit keringat.

"Terima kasih, ayo... " Viola mengikuti langkah wanita itu. Berjalan cukup panjang, akhirnya sampai.

"Letakkan disini. " Viola meletakkan buah semangka itu kembali ke tempat nya.

"Baiklah, kalau begitu... "

"Ehhh! Tunggu dulu. Setidaknya minum dulu. " Ucap wanita itu sebagai ucapan terimakasih nya.

"Tidak perlu bibi." Tolak halus Viola.

"Tidak baik menolak rezeki. Duduk lah dulu. " Viola akhirnya mengangguk dan duduk di salah satu bangku.

Wanita pemilik toko itu tampak ke belakang dan tak lama kembali dengan minuman. "Ayo minumlah." Viola tersenyum kecil.

"Ngomong-ngomong, bibi tidak pernah melihat mu. Kau baru datang ya? "

"Iya, aku belum sempat berkeliling lebih. " Balas Viola.

"Rumah mu dimana? "

"Tak jauh dari stasiun, dekat persimpangan kedua di sebelah kanan. " Jelas Viola.

"Aaa... Rumah yang sudah lama kosong itu."

"Iya."

"Tidak mungkin sendiri, dengan suami ya? " Viola mengangguk membuat wanita itu tersenyum.

"Pengantin baru ternyata. " Ucap nya menggoda Viola.

"Habis dari pasar? " Viola menggeleng.

"Bukan, tapi stasiun... Saya menjual kecil-kecilan."

"Oh ya? Jual apa? " Tanya wanita itu dengan excited.

"Gelang." Wanita itu tampak melirik sejenak keranjang Viola.

"Wah, bagus sekali. Berdiri dimana? "

"Sebelum nya di depan, tapi tadi pindah ke belakang. Ada yang menempati. " Jawab Viola.

Wanita itu mengangguk paham dan tak lama kembali berujar. "Ya, begitulah.... Karena itu jika punya uang nanti, lebih baik buat kios sendiri. Supaya tidak bisa diambil oleh orang lain. "

"Benar, semoga saja. "

"Jangan diambil hati ya. Tapi jika orang itu benar-benar salah, maka tidak apa diberikan perhitungan. "

"Terimakasih bi atas minumannya. Saya harus kembali, karena suami menunggu. "

"Sebentar! " Viola kembali tertahan.

"Bawa ini! Kebetulan bibi masak banyak. Maksudnya anak bibi datang dengan keluarga kecil nya dari kota. "

"Tapi... "

"Tidak baik menolak rezeki. Ambillah, kebaikan ini ucapan terimakasih atas kebaikan... Emh...."

"Viola bibi. " Ucap Viola.

"Nama yang bagus dan cantik seperti orang nya. Semoga jualan mu laris manis. "

"Terima kasih banyak dan bibi juga. " Viola menatap beberapa kotak yang didapatkan nya.

"Tidak melulu soal uang, aku mendapatkan rezeki dalam bentuk lain. Ini akan memberikan waktu lebih untuk membuat gelang. " Ucap Viola dengan bahagia dan kembali melangkahkan kakinya.

Bersambung....

Jangan lupa like, komen dan favorit serta hadiah nya ya.

Terpopuler

Comments

Ajusani Dei Yanti

Ajusani Dei Yanti

prinsip yg sungguh keren

2024-12-12

1

Sry Handayani

Sry Handayani

prinsip yg bagus syekali

2024-07-03

3

Krislin Meeilin

Krislin Meeilin

semangat viola, lanjut ceritanya 🥰🥰💪💪💪💪💪

2024-06-03

1

lihat semua
Episodes
1 Berubah Seketika
2 Kenyataan
3 Pembalasan pertama
4 Lintah Darat
5 Memulai...
6 Desa Baru
7 Ide
8 Gagal?
9 Finally!
10 Mencoba
11 Kesiangan
12 Hasil Pertama
13 Sentuhan Ajaib
14 Bersama
15 Gambar
16 Pagi Yang Berbeda
17 Rintangan Kecil
18 Dilema
19 Rezeki Tak Terduga
20 Dikerubungi Pembeli
21 Tanah Kosong
22 Keputusan
23 Menuju Toko
24 Kejutan
25 Tidak Percaya
26 Kebahagiaan Berlipat Ganda
27 Kunjungan Tak Terduga
28 Viral!
29 Orang Desa
30 Bulan Madu?
31 Bersiap-siap
32 Perjalanan Pertama
33 Membeli Ponsel
34 Menikmati Liburan
35 Sebuah Kejutan
36 Kejutan!
37 Pertama?
38 Sepenggal Masa Lalu
39 Kebahagiaan
40 Kembali Pulang
41 Kembali
42 Secarik Kertas
43 Pasca Libur
44 Ulat Bulu
45 Pandangan Iri
46 Tidak Kenal Lelah
47 Rencana Dan Persiapan
48 Hukuman
49 Sedikit Masalah
50 Ketukan
51 Hadiah
52 Apa yang terjadi!
53 Siapa?
54 Kejadian Sebenarnya
55 Segera Bangkit
56 Gunting Pita
57 Hasil Pemeriksaan
58 Selamat Datang!
59 Ke kota Lagi
60 Gangguan
61 Amarah
62 Rezeki Anak
63 Perekrutan
64 Ternyata Dua
65 Perangkap
66 Kegaduhan
67 Malam Yang Romantis
68 Panas Atau Hangat
69 Zonk!
70 Titik Terang
71 Mulai!
72 Ledakkan Pertama
73 Pendatang
74 Let's play the game!
75 Dikerjai
76 Lagi?
77 Rencana Besar
78 Pesta
79 Badai Di Tengah Hujan
80 Pengepungan
81 Dimana Istriku?
82 Rasa Bersalah
83 Bima, Teman Terbaik
84 Ini Nyata
85 Amarah
86 Saling Berjanji
87 Ponsel Ivan
88 Pemeriksaan Kedua
89 Ola
90 Kejutan
91 Kejutan 2
92 Momen Berharga
93 Proyek
94 Berita Buruk
95 Kericuhan
96 Beban
97 Satu Pinta
98 Kepingan-kepingan
99 Kekhawatiran Ivan
100 Provokator
101 Berita Mengejutkan
102 Pertemuan
103 Pertemuan 2
104 Penjelasan Damian
105 Ajakan Damian
106 Tidak Mengizinkan
107 Perseteruan Para Ipar
108 Tak Sabar
109 Kunjungan Damian
110 Menuju Daddy
111 Bel
112 Daniel
113 Daddy Dan Anak
114 Tantangan Mertua
115 Tidak Tenang
116 Status Ivan
117 Kebenarannya
118 Jangan Pergi
119 Suara Tembakan
120 Mengincar
121 Rencana
122 Undangan Pernikahan
123 Pesta pernikahan
124 Tragedi
125 Kebahagiaan Vidya
126 Jadi Nomor 2
127 Aku Tidak Peduli
128 Panik!
129 Persalinan
130 Pertemuan
131 Ambang kematian
132 Tangisan Ivan
133 Penyesalan
134 Menerima
135 Ayah Idaman
136 Hidup Bersama
137 WIFE NO 1
Episodes

Updated 137 Episodes

1
Berubah Seketika
2
Kenyataan
3
Pembalasan pertama
4
Lintah Darat
5
Memulai...
6
Desa Baru
7
Ide
8
Gagal?
9
Finally!
10
Mencoba
11
Kesiangan
12
Hasil Pertama
13
Sentuhan Ajaib
14
Bersama
15
Gambar
16
Pagi Yang Berbeda
17
Rintangan Kecil
18
Dilema
19
Rezeki Tak Terduga
20
Dikerubungi Pembeli
21
Tanah Kosong
22
Keputusan
23
Menuju Toko
24
Kejutan
25
Tidak Percaya
26
Kebahagiaan Berlipat Ganda
27
Kunjungan Tak Terduga
28
Viral!
29
Orang Desa
30
Bulan Madu?
31
Bersiap-siap
32
Perjalanan Pertama
33
Membeli Ponsel
34
Menikmati Liburan
35
Sebuah Kejutan
36
Kejutan!
37
Pertama?
38
Sepenggal Masa Lalu
39
Kebahagiaan
40
Kembali Pulang
41
Kembali
42
Secarik Kertas
43
Pasca Libur
44
Ulat Bulu
45
Pandangan Iri
46
Tidak Kenal Lelah
47
Rencana Dan Persiapan
48
Hukuman
49
Sedikit Masalah
50
Ketukan
51
Hadiah
52
Apa yang terjadi!
53
Siapa?
54
Kejadian Sebenarnya
55
Segera Bangkit
56
Gunting Pita
57
Hasil Pemeriksaan
58
Selamat Datang!
59
Ke kota Lagi
60
Gangguan
61
Amarah
62
Rezeki Anak
63
Perekrutan
64
Ternyata Dua
65
Perangkap
66
Kegaduhan
67
Malam Yang Romantis
68
Panas Atau Hangat
69
Zonk!
70
Titik Terang
71
Mulai!
72
Ledakkan Pertama
73
Pendatang
74
Let's play the game!
75
Dikerjai
76
Lagi?
77
Rencana Besar
78
Pesta
79
Badai Di Tengah Hujan
80
Pengepungan
81
Dimana Istriku?
82
Rasa Bersalah
83
Bima, Teman Terbaik
84
Ini Nyata
85
Amarah
86
Saling Berjanji
87
Ponsel Ivan
88
Pemeriksaan Kedua
89
Ola
90
Kejutan
91
Kejutan 2
92
Momen Berharga
93
Proyek
94
Berita Buruk
95
Kericuhan
96
Beban
97
Satu Pinta
98
Kepingan-kepingan
99
Kekhawatiran Ivan
100
Provokator
101
Berita Mengejutkan
102
Pertemuan
103
Pertemuan 2
104
Penjelasan Damian
105
Ajakan Damian
106
Tidak Mengizinkan
107
Perseteruan Para Ipar
108
Tak Sabar
109
Kunjungan Damian
110
Menuju Daddy
111
Bel
112
Daniel
113
Daddy Dan Anak
114
Tantangan Mertua
115
Tidak Tenang
116
Status Ivan
117
Kebenarannya
118
Jangan Pergi
119
Suara Tembakan
120
Mengincar
121
Rencana
122
Undangan Pernikahan
123
Pesta pernikahan
124
Tragedi
125
Kebahagiaan Vidya
126
Jadi Nomor 2
127
Aku Tidak Peduli
128
Panik!
129
Persalinan
130
Pertemuan
131
Ambang kematian
132
Tangisan Ivan
133
Penyesalan
134
Menerima
135
Ayah Idaman
136
Hidup Bersama
137
WIFE NO 1

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!