Informasi Gelap

Di dalam perusahaan V'E tepat di kantor Shaka, pria itu duduk dengan setumpuk pekerjaan di hadapannya. Namun dengan setumpuk pekerjaan itu tidak membuatnya gelisah akan ke khawatiran terhadap Lea. Semenjak kehadiran Khyra, laporan yang masuk ke Shaka adalah perkembangan Lea yang semakin baik. Sehingga membuat Shaka bekerja dengan tenang.

Shaka teringat berkas yang di minta untuk di selidiki, dia mengambilnya lalu melihat berkas yang terdapat informasi mengenai gadis yang menjadi ibu asuh Lea, yah, Az-Khyra. Semua informasi di dalamnya lengkap, jadi banyak yang Shaka ketahui, bahkan kasus-kasus yang pernah terjadi.

"Oh.." Shaka terhenti pada satu kata "Mualaf" ternyata agama Khyra bukan Islam sejak lahir, Agama sebelumnya adalah Kristen. Usia Mualaf Khyra baru menginjak 3 tahun.

Sejak pertama Shaka melihat Khyra dia sudah mulai tertarik, dari bentuk kesopanannya bahkan kecantikan dan keanggunannya. Sangat berbeda dari semua perempuan yang pernah dia temui.

Shaka semakin terkejut melihat informasi Khyra yang di mana hampir menjadi korban pelecehan.

"27 September 2020." Shaka melihat tanggal kejadian itu. 2020 yang berarti dimana gadis itu berusia 21 tahun. Semester awal perkuliahan.

Karena informasi Khyra, Shaka melupakan setumpuk pekerjaannya. Dia terus membaca semua informasi yang ada di tangannya saat ini.

"Selain hampir di lecehkan, dia juga di teror selama satu tahun?!" Shaka semakin di buat kaget dan tidak dapat berkata-kata dengan informasi Az-Khyra Kirana.

"Ironisnya pelakunya belum di ketahui hingga saat ini?" Shaka mengkerut kan keningnya. Siapa sangka dengan menggali informasi gadis itu banyak hal mengejutkan di dalamnya, padahal Shaka sempat berpikir mungkin infomasi gadis itu hanya sebatas Biodata dan latar belakang keluarganya. Namun, infomasi gadis itu ternyata lebih gelap dari tampilan Khyra yang sekarang.

Tok.. Tok.. "Cek'lek"

Pandangan Shaka teralihkan, dia melihat wanita berpakaian formal dan seksi masuk ke dalam kantornya, yang tak lain adalah Bella asistennya.

"Pak Presdir, semuanya sudah berada di ruang Meeting," ucapnya dengan badan tegak, dan nada rendah namun elegan.

Shaka tidak menjawab dan langsung memakai jas nya, dia tak lupa mengambil satu kertas informasi Khyra dan menyimpan informasi lainnya di dalam laci. Shaka kemudian keluar dari ruangannya di ikuti oleh Bella.

 Aland sekertaris Shaka yang muncul entah dari mana dan langsung mengikuti Shaka.

"Cari orang-orang yang terlibat di dalam kasus ini," ucap Shaka dan memberikan selembar informasi Khyra kepada Aland.

Tanpa melihatnya, Aland sudah dapat menebak kasus apa yang di dalam selembaran itu, karena dialah yang menggali informasi Khyra. Namun, dia belum sempat mendapatkan informasi pelaku yang di dalam kasus tersebut.

"Baik Pak," ucap Aland mengambil kertas yang di sodorkan Shaka.

Kemudian mereka tiba di ruang Meeting, dimana semua orang sudah berkumpul, lengkap sesuai dengan device masing-masing. Di rapat kali ini juga hadir Ceo V'E, ayah Shaka. Namun, ayah Shaka sendiri belum juga muncul.

Rapat kali ini akan membahas proyek besar, yang baru mereka tangani selama berdirinya V'E dan ini adalah proyek dengan omset nya bisa mencapai 500T. Jadi tidak heran jika Ceo V'E juga hadir.

Tidak lama kemudian Ceo V'E tiba, dia segera duduk di kursi kebesarannya. Meskipun Ceo hadir, tetap yang paling terpenting dalam perkumpulan ini adalah Shaka. Karena dialah yang menemukan proyek besar ini. Calon Ceo V'E.

***

"Akhirnya.. kita bisa bertemu.." ucap Sakinah sambil memeluk Khyra, dia cukup terkejut saat mendengar Khyra saat ini tinggal di kediaman Virendra yang menjadi ibu Asuh Lea.

"Aku merindukanmu tau," lanjutnya terus memeluk Khyra.

"Udah, kita di lihatin orang-orang," ucap Khyra melepaskan pelukannya. Mereka kemudian duduk.

Pertemuan mereka ini untuk mencari gaun yang beberapa kali tertunda, Sakinah juga memberikan undangan pertunangannya yang akan di adakan Minggu ini.

"Bagaimana?" tanya Sakinah sambil melihat Khyra.

"Apanya?" tanya Khyra kembali.

"Bagaimana rasanya tinggal di kediaman Virendra? Bagaimana rasanya bertemu orang yang tidak bisa di temui? Bagaimana rasanya setiap hari ketemu Arshaka Virendra, pria yang sangat terkenal dan tampan itu?" ucap Sakinah panjang, mengucapkan semua rasa penasarannya.

"Ga tau, soalnya aku hanya sibuk bersama Lea," ucap Khyra tidak berniat menceritakan apa saja yang terjadi selama di kediaman Virendra, karena tidak ada hal yang menarik menurut nya, dan semuanya bisa saja.

"Tidak seru ah.." ucap Sakinah mulai kehilangan mood, karena sahabatnya itu sangat tidak asik, sudah jauh hari dia menantikan untuk bertemu, dan mendengar hal-hal yang terjadi di Virendra.

"Kita mau kemana setelah ini?" tanya Khyra setelah menyeruput minumannya.

"Ke mal dong," jawab Sakinah.

Setelah minuman dan makanan mereka habis, mereka segera pergi ke mal dan masuk ke salah satu gerai yang bertuliskan "Dior".

Sakinah bertanya kepada CDV Dior untuk menunjukkan koleksi gaun terbaik mereka. Dan CDV itu menunjukkan dan menjelaskan beberapa gaun keluaran baru mereka. Sakinah mulai mencoba beberapa gaun dan di bantu Khyra untuk menilai.

Selang beberapa menit kemudian, akhirnya Sakinah memilih gaun yang menurut Khyra oke, Sakinah kemudian membayar gaun tersebut yang bernilai 30 juta. Khyra sudah tidak terkejut lagi karena dia sudah selalu menemani Sakinah berbelanja Brand mahal.

Sakinah juga sempat melihat koleksi tas terbaru Dior, dan mengambil salah satu yang menurutnya cantik. Dan cocok di pakai Khyra.

"Bungkus ini juga," ucap Sakinah menunjuk tas itu.

Sakinah memberikan Khyra paper bag yang berisikan tas Dior kepada Khyra. Khyra kemudian mengambil paper bag itu yang mengira Sakinah meminta tolong untuk di bawakan.

"Itu buat kamu jadi harus di pakai!" ucap Sakinah memerintahkan, karena sahabatnya itu tidak pernah memakai pemberiannya jika tidak di paksa.

"Ngapain Kina.. Udah gausah, udah banyak loh tas yang kamu berikan, gak mungkin semuanya bisa ke pake," ucap Khyra menyodorkan kembali paper bag itu.

Sakinah tidak menghiraukan Khyra dan hanya terus berjalan hingga mereka tiba di dalam mobil.

"Aku gamau Kina.." ucap Khyra ketika mereka sudah duduk di mobil, Khyra menyimpan paper bag itu. Dia menolak karena sudah banyak barang pemberian Sakinah bahkan Sakinah juga memberikannya mobil. Khyra selalu merasa tidak enak dengan semua pemberian Sakinah yang harganya sangat mahal.

"Khyra itu gak mahal kok, kamu pokonya harus pakai, tas ini sangat cocok untuk mu," ucap Sakinah dan menyalakan mobilnya.

Sakinah memang suka membeli barang yang di lihat cocok dengan Khyra, dan dia merasa senang sendiri ketika Khyra menggunakannya. Apa lagi dia sudah menganggap Khyra seperti saudara kandungnya sendiri. Bahkan orang tua Sakinah menganggap Khyra seperti anaknya.

Kemudian mobil mereka melaju hingga membelahi jalan raya dan menuju ke kediaman Virendra. Karena mereka sudah cukup lama berbelanja dan Khyra juga sudah harus kembali.

Terpopuler

Comments

awesome moment

awesome moment

sakinah beruang bearti. ngaish boil kek ngasih permen

2025-01-25

0

🌷💚SITI.R💚🌷

🌷💚SITI.R💚🌷

oh kel khyra mualaf toh smg ostikomah ya

2025-01-04

0

Yani

Yani

Sakinah sahabat baik

2024-06-15

2

lihat semua
Episodes
1 Senyuman manis
2 Mamahh
3 KAMU MAMA LEA!
4 Arrysakka?
5 Lea mau sama mama!!
6 Apa aku setua itu di matanya?
7 Arshaka Virendra
8 Lea..
9 Terima kasih
10 Sholat?
11 Ceo V'E kembali
12 Mata yang selalu menatap
13 Informasi Gelap
14 Suara Merdu
15 Menciptakan Momen
16 Mawar Putih
17 Sebuah Masalah
18 Berkat Kehadiran Mu
19 Merasa Lega
20 Tugas Baru
21 Pikiran Aneh
22 Menemani?
23 Malu
24 Keberangkatan
25 Tingkah Aneh
26 Merah seperti Tomat
27 Menunggu
28 Ketakutan
29 First love
30 Ingin memilikimu
31 Sebuah harapan
32 Ketidakberdayaan
33 Sangat Cantik
34 Berjanji akan Menjaga dan Melindungi
35 Sebuah Usaha
36 Jingshang Park
37 Mencari Perhatian
38 Perjodohan
39 Awal Kenangan
40 Kenangan kelam mengejarnya kembali
41 Di Bawah Langit Senja
42 Dua Lamaran
43 Apa dia beragama Islam?
44 Sebuah Keputusan
45 Dunia Seakan Berhenti
46 Sebuah Tekad
47 Cintai Tuhannya Baru Umatnya
48 Kehilangan dan Keraguan
49 Antara Cemas dan Lega
50 Saat Semua Mata Tertuju Padamu
51 Dua Jalan, Satu Keputusan
52 Keputusan Shaka
53 Bertemu Lea
54 Langkah Awal
55 Kegelisahan di Balik Kepercayaan
56 Keputusan yang Mengubah Segalanya
57 Interaksi Singkat yang Mendebarkan
58 Kembalinya Tuan dan Nyonya Virendra
59 Jejak yang Tak Terduga
60 Kehadiran yang Mengguncang
61 Di Balik Tatapan dan Kata
62 Maukah Kamu Menungguku?
63 Cahaya Rembulan
64 Ingat Janjimu
65 Sosok yang Kembali
66 Dilema
67 Dia Calon Menantu Saya
68 Berita Hangat
69 Konferensi Pers
70 Bertemu Kedua Orang Tua Khyra
71 Lamaran
72 Sosok Asing
73 Gaun Merah
74 Suasana Perlahan Mencair
75 Sebuah Acara
76 Perjalanan Menuju Jeddah
77 Tiba Di Jeddah
78 Air Mata Bahagia
79 Saat Dua Hati Menyatu
80 Cahaya Subuh, Saksi Cinta Halal
81 Saat Cinta Berbicara dalam Sunyi
82 Saat Waktu Menguji Kesabaran
83 Keberanian yang Tertunda
84 Untung Aku Tak Memakanmu
85 Perjalanan Pulang dari Tanah Suci
86 Pertarungan Kecil di Pagi Hari
87 Tak Akan Terpisahkan
88 Waktu Seolah Melambat
89 Aku Harus Melihat Mereka
90 They are Everything to me
91 Kita Semua akan Melewati ini Bersama
92 Kembali
Episodes

Updated 92 Episodes

1
Senyuman manis
2
Mamahh
3
KAMU MAMA LEA!
4
Arrysakka?
5
Lea mau sama mama!!
6
Apa aku setua itu di matanya?
7
Arshaka Virendra
8
Lea..
9
Terima kasih
10
Sholat?
11
Ceo V'E kembali
12
Mata yang selalu menatap
13
Informasi Gelap
14
Suara Merdu
15
Menciptakan Momen
16
Mawar Putih
17
Sebuah Masalah
18
Berkat Kehadiran Mu
19
Merasa Lega
20
Tugas Baru
21
Pikiran Aneh
22
Menemani?
23
Malu
24
Keberangkatan
25
Tingkah Aneh
26
Merah seperti Tomat
27
Menunggu
28
Ketakutan
29
First love
30
Ingin memilikimu
31
Sebuah harapan
32
Ketidakberdayaan
33
Sangat Cantik
34
Berjanji akan Menjaga dan Melindungi
35
Sebuah Usaha
36
Jingshang Park
37
Mencari Perhatian
38
Perjodohan
39
Awal Kenangan
40
Kenangan kelam mengejarnya kembali
41
Di Bawah Langit Senja
42
Dua Lamaran
43
Apa dia beragama Islam?
44
Sebuah Keputusan
45
Dunia Seakan Berhenti
46
Sebuah Tekad
47
Cintai Tuhannya Baru Umatnya
48
Kehilangan dan Keraguan
49
Antara Cemas dan Lega
50
Saat Semua Mata Tertuju Padamu
51
Dua Jalan, Satu Keputusan
52
Keputusan Shaka
53
Bertemu Lea
54
Langkah Awal
55
Kegelisahan di Balik Kepercayaan
56
Keputusan yang Mengubah Segalanya
57
Interaksi Singkat yang Mendebarkan
58
Kembalinya Tuan dan Nyonya Virendra
59
Jejak yang Tak Terduga
60
Kehadiran yang Mengguncang
61
Di Balik Tatapan dan Kata
62
Maukah Kamu Menungguku?
63
Cahaya Rembulan
64
Ingat Janjimu
65
Sosok yang Kembali
66
Dilema
67
Dia Calon Menantu Saya
68
Berita Hangat
69
Konferensi Pers
70
Bertemu Kedua Orang Tua Khyra
71
Lamaran
72
Sosok Asing
73
Gaun Merah
74
Suasana Perlahan Mencair
75
Sebuah Acara
76
Perjalanan Menuju Jeddah
77
Tiba Di Jeddah
78
Air Mata Bahagia
79
Saat Dua Hati Menyatu
80
Cahaya Subuh, Saksi Cinta Halal
81
Saat Cinta Berbicara dalam Sunyi
82
Saat Waktu Menguji Kesabaran
83
Keberanian yang Tertunda
84
Untung Aku Tak Memakanmu
85
Perjalanan Pulang dari Tanah Suci
86
Pertarungan Kecil di Pagi Hari
87
Tak Akan Terpisahkan
88
Waktu Seolah Melambat
89
Aku Harus Melihat Mereka
90
They are Everything to me
91
Kita Semua akan Melewati ini Bersama
92
Kembali

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!