Skip.
Acara pernikahan pun di mulai....
"Mas...anak kamu ke mana mas?,"tanya syakia sembari melihat sekeliling nya.
"Semenjak kematian mama nya, dia sekarang susah sekali di atur, dan sekarang anak aku gak mau datang di acara ini, padahal sudah ku bujuk sebisa mungkin, agar ia tetap ikut."Jawab Raka, ia tak mengerti dengan jalan pikiran Sang anak.
"Sabar ya mas....aku akan berusaha menjadi ibu yang nyaman untuk nya." Ucap Kania sembari mengelus punggung calon suaminya
"Makasih sayang...aku juga akan menjadi ayah yang yang nyaman untuk Kania."jawab Raka.
"Kalo Kania, mana sayang?." Tanya Raka balik.
"Kania lagi di ruang rias, mas, kayaknya bentar lagi selesai."Jawab syakia.
"Ya udah yuk, sembari menunggu Kania selesai rias, kita duduk di sana aja." Ucap Raka sambil menunjuk ke suatu tempat duduk.
...----------------...
Skip.
Acara pernikahan pun telah selesai....
Malam hari pun tiba...
Kini Kania, syakia, dan Raka sedang berada di mansion mewah yang sangat di kenal seluruh masyarakat di sana, karena pemilik mansion tersebut adalah, CEO tersukses di kota tersebut.
CEO tersebut adalah Raka, Kania dan bunda nya di ajak oleh Raka untuk tinggal di mansion nya saja, dan rumah syakia pun di jadikan penginapan, bibi dan para maid lain nya di beri amanah untuk menjaga rumah itu, agar selalu bersih dah rapi.
Saat masuk ke mansion tersebut, Kania sedikit kagum, karena mansion itu terlihat sangat luas dan benda benda di sana sangat tersusun rapi dan tak ada sedikit debu pun di benda tersebut.
"Assalamualaikum...papa pulang,"ucap Raka sembari menggandeng tangan istri baru nya.
Maid yang telah menunggu di depan pintu pun, menyambut dengan gembira kedatangan pengantin baru tersebut.
"Selamat datang tuan, nyonya, nona, silahkan masuk."ucap maid tersebut tersenyum ramah.
"Happy wedding, tuan, nyonya." Ucap sang maid memberi selamat pada majikannya yang baru saja memiliki istri baru.
"Ya terima kasih, oh ya bi..Bya mana?."tanya Raka pada sang maid.
"Ada tuan, Aden sedang berada di kamar nya." Jawab si maid.
"Bya? Apa mungkin itu nama anak nya, Kenapa nama nya sangat lucu ya." Batin Kania yang merasa sedikit lucu saat mendengar nama anak ayah baru nya.
"Oh ya, Kania, kamu panggil Om, papa aja ya, soalnya anak Om, kebiasaan nya panggil papa." Ucap Raka memberi tau Kania.
"Iya om- eh papa maksud ku."jawab Kania.
"Maid...tolong antar kan Kania ke kamar nya." Ucap Raka pada sang maid.
"Baik tuan... mari non, saya antarkan," si maid pun langsung mengajak Kania ke lantai atas, kamar Kania berada di lantai atas.
Sesampainya di kamar, sang maid tak sadar jika ia mengantar Kania di kamar yang salah, hingga membuat Kania Bingung saat masuk ke kamar tersebut.
"Apa maid tadi tak salah mengantarkan ku Kamar? kenapa ada orang lain di kamar ku? Apa mungkin laki laki itu anak papa Raka?." Batin Kania saat melihat seorang anak laki laki yang membelakanginya, ia terlihat sedang bermain game di komputer sambil memakai Earphone di telinga nya.
Kania yang berniat ingin mengajak kenalan pun, menghampiri sih cowok, saat Kania panggil, si cowok hanya diam, bahkan untuk melihat ke arah Kania pun ia tak mau, namun saat Kania coba sekali lagi memanggil nya, akhirnya cowok itu pun mau melihat Kania.
"Apa sih bi... ganggu aja." Marah nya mengira orang yang memanggil nya itu adalah maid ternyata....
"Astagfirullah.....ya Allah...apa maksud semua ini, me-mengapa di-dia di si-sini."batin Kania shock, ia sangat kaget ketika melihat seseorang yang kini berdiri di depan mata nya.
continued....
Jangan lupa like serta komen nya 😉
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 104 Episodes
Comments
Diana diana
hayoh lohhhh
2024-07-14
1
Nendah Wenda
ko bisa salah tunjuk kamar
2024-06-22
1
💞Eli P®!w@nti🐼🦋
1🐠1🌹 untukmi kania,yg sabar ya 🤭
2024-06-19
1