Foto-foto dulu ahh... kapan lagi foto didalam mobil mevvah hehee
Jeon datang dan langsung masuk kedalam mobil. Pria itu lebih suka menyetir sendiri dari pada memakai sopir. Suasana langsung menegang, tak ada obrolan.
Terasa canggung
Jeon akan mengantar Liza ke rumahnya untuk berkemas lalu mengantarkannya lagi ke Amerika. Orang tua Liza sudah sampai pagi tadi. Dan Jeon harus ikut mengantarkan hingga Amerika. Ia takut Liza akan nyasar.
Kini mereka berada di lampu merah yang super panjang karena ada beberapa lintasan yang harus berjalan bergiliran
Liza melihat Jeon yang diam sedari tadi
Liza
Mungkin Om sedang sedih
(Membatin setelah lama mencuri pandang)
Jeon melihat Liza yang kedapatan sedang mencuri pandang padanya
Jeon
Kau kenapa?
Liza mendekat dan berbicara sedikit berhati-hati
Liza
Hmm Om...
Kau...jangan sedih...
Liza
Maaf sebelumnya. Aku berada dirumahmu ketika pertengkaran itu terjadi, aku sama sekali tidak bermaksud menguping masalah kalian... tapi...
Jeon mendekat, menarik tengkuk Liza dan mengecup bibirnya.
Dia tidak ingin membahas apapun jadi jalan satu-satunya adalah membungkam bibir keponakannya.
Liza
Ah... Om...
Liza ingin menolak, namun hatinya berkata lain. Perpagutan yang mereka lakukan memancing adrenalin.
Jeon melepaskan bibirnya dan mengambil oksigen dengan cepat. dan mencumbunya lagi dengan sangat lembut dan lebih mendalam.
Sementara Liza membalas ciuman dengan penuh kenikmatan.
Tanpa disadari gadis belia itu malah memajukan tubuhnya agar lebih dekat dan nyaman
Jeon
Aku tak ingin membicarakan apapun, diam dan jalani saja
Jeon menatap mata Liza dengan lekat. Kemudian di pandanginya bibir Liza sambil mengatur napasnya.
Sungguh meskipun hanya kecupan, mereka membutuhkan banyak oksigen karena tiba-tiba saja tubuh mereka merespon kehangatan
Liza
Aku tidak bisa melihat Om sedih...maka tersenyumlah.
Liza tersenyum sambil menyentuh pipi Jeon
Kemudian Liza memajukan diri dan mulai mengecup bibir Jeon. Kali ini ia yang memimpin perpagutan itu.
Tin.... Tin...
Bunyi klakson mobil di belakangnya, menyuruh mereka untuk menyudahi ritual cumbuan
Jeon
Hmm mereka tidak sabaran
Liza
Iih.. jelas mereka klakson haha...Om kan yang nutup jalan
Jeon
Hehe
(Tersenyum)
Liza
Bukannya aku ingin menghindar...Tapi kenapa melihatnya tersenyum lagi membuatku senang? Dan kenapa aku sangat menikmati apa yang terjadi barusan.
Oh... LIZA sadarlah. Dia masih Om mu
(Membatin)
Comments
jiecy
demi kamu ngak apa2 syg..sumpah..demi kamu ngak apa2 sih..bukan talian darah jua kan..
2024-06-02
5
𝐀⃝🥀👙𝐄𝐥𝐥𝖘𝖍𝖆𝖓 E𝆯⃟🚀
hadeuh cerai in dlu lah si rose om klo kamu slengki kek gtu apa bedanya kmu sama si rose
2024-05-28
1
✰͜͡ᴠ᭄⸙ᵍᵏ_ɴuт_Kᵝ⃟ᴸ🦎𒈒⃟ʟʙᴄ
haduh liz, kalo bisa jangan dekat dekat dulu sama om.mu liz🥴
2024-05-24
2