kini Gavin telah lepas kontrol.. Namun Gilang dan Rezvan masih menahan-nahan agar Gavin tidak membuat Adelia semakin terluka.. Natan dengan merasa kesulitan untuk menahan Gavin yang begitu memuncak..
" Kenapa Lu sangat keras kepala Adelia!".. Teriak Gavin
" Ma-maafkan aku, tapi aku tidak berbohong aku sudah resign kerja.. Dan aku cuma mengambil sisa gajihku.." Ucap Adelia sambil menangis
" AAAARRGGHHH".. Teriak Gavin dengan sangat kencang
Gavin pun meninggalkan semuanya disana.. Kini Gilang dan Rezvan mengejar Gavin.. Untuk Natan menemani Adelia yang sangat kesakitan..
" Apa lu bisa berdiri?".. Tanya Natan
" Ti-dak ini sangat perih".. Ucap Adelia dengan menangisnya
" Baiklah gue akan menggendong lu dan membawa lu pergi tante Violetta".. Ucap Natan
Seketika Adelia menggelengkan kepalanya, namun Natan memaksanya untuk pergi Tante Violetta..
" Tolong Adelia tolong sekali ini saja, lu sudah lihatkan Gavin lepas kontrol".. Ucap Natan
Adelia pun hanya terdiam saja.. Kini Natan menggendong Adelia dan membawanya untuk ke atas motor Natan..
Disisi lain Gavin yang siap-siap mengikuti balapan itu ditahan oleh Gilang dan Rezvan..
" lu jangan gila Gavin".. Ucap Gilang
" Ingat Adelia Vin".. Ucap Rezvan
Namun Gavin tidak menghiraukan apa yang dikatakan oleh Gilang dan Rezvan.. Kini Gavin yang telah siap diatas motornya.. Gilang dan Rezvan menahan agar Gavin tidak menjalankan motornya.. Namun siapa sangka bahwa Gavin tetap menjalankan motornya dan menerobos Gilang dan Rezvan..
" Aaaggrrrhh gue sangat frustasi jika Gavin sudah lepas kontrol".. Ucap Rezvan
" Kita harus gimana".. Tanya Gilang
Rizvan pun memakai jaket dan helmnya Gilang yang melihat itu kini dia pun mengikuti juga.. kini mereka berdua telah menyusul Gavin yang sedang ingin melakukan balapan..
Disisi lain Natan yang telah tiba di Mansion utama, saat memasuki gerbang Mansion utama itu dengan cepat nya Natan menggendong Adelia dan membawanya masuk ke dalam Mansion utama itu..
" Tante Violetta ".. Teriak Natan
Namun dengan cepatnya Violetta keluar dari kamarnya saat Natan sedang teriak kepadanya.. Saat dia keluar dari kamarnya Violetta melihat Adelia yang sedang digendong oleh Natan dengan cepat Violetta menghampiri Natan dan Adelia..
" Ada apa dengan Adelia Natan sampai-sampai berdarah begini?".. Tanya Violetta dengan paniknya
" Gavin lepas kontrol tante".. Ucap Natan
Violetta menangis saat melihat semua kaki Adelia penuh dengan darah..
" Papa,, Papa".. Teriak Violetta
Marvin pun berlari menghampiri Violetta yang sedang teriak kepadanya.. Namun saat tiba Marvin sangat terkejut melihat kaki Adelia berlumuran darah itu..
" Natan ini ada apa".. Tanya Marvin
" Om maaf Natan belum bisa menjelaskan, Natan harus menyusul Gavin".. Ucap Natan kini dia berdiri dan berlari keluar dari Mansion utama itu
Adelia hanya bisa menangis saja tanpa ada berbicara satupun.. Kini Violetta menangis sejadi-jadinya melihat keadaan Adelia yang sekarang..
" Pa ayo kerumah sakit, kasian Adelia Pa".. Ucap Violetta
" Ayo Ma kita bawa Adelia kerumah sakit".. Ucap Marvin sambil menggendong Adelia
Kini Marvin dan Violetta membawa Adelia kerumah sakit agar bisa mengobati kakinya.. Setibanya di garasi kini Marvin membawa Adelia masuk ke mobil serta Violetta yang menemani Adelia dibelakang..
Marvin pun masuk dan menancapkan gasnya dengan kecepatan penuh..
" Sabar ya sayang kita akan kerumah sakit".. Ucap Violetta sambil memeluk Adelia
Adelia hanya bisa menangis, untuk berbicara sedikit pun bibirnya tidak mampu untuk membukanya..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 95 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Ini maksud ayat nya apa ya? NATHAN MEMAKSANYA PERGI TANYE VIOLITTA..gak paham aku..🤔🤔🤔
2024-09-24
0
Qaisaa Nazarudin
Sebenarnya alur ceritanya bagus,Tapi maaf ya thor, Menurut ku banyak kalimat kata2 yg tidak aku pahami,Dan sikap Gavin Ke Adel itu gak jelas,dan kekanak kanakan..
2024-09-24
0