Bab.7

"Elea," panggil Adrian sedikit tinggi, membuat Elea tersentak kaget. Dia melirik ke arah Adrian juga melirik ke arah dimana Bara berada, tatapannya tajam seolah-olah ingin menerkamnya hidup-hidup.

Sedangkan Tiana tersenyum melihat pemandangan seperti itu, dia yakin akan ada pertengkaran antara Bara dan Elea.

"Rasain kamu Elea," gumam Tiana puas.

"Adrian, ayo kita pergi." Ajak Elea panik.

"Ada apa, Elea? Apa ada sesuatu yang mengganggumu?" tanya Adrian.

"Tidak ada, aku ingat ada yang harus aku kerjakan." Sahutnya bohong, Tiana cukup heran dengan Bara yang hanya diam saja. Tak melakukan apa pun.

"Kenapa Bara diam saja?" tanyanya dalam hati.

"Bara," panggil Tiana. Namun, Bara yang dipanggil tak mendengar hanya mengikuti gerak Elea dan Adrian.

Saat Adrian menggandeng tangan Elea, Bara secara tak sadar meremas buku menu di tangannya. Dan itu semua tak luput dari perhatian Tiana.

"Bara." Tiana memegang tangan Bara yang mengepal, membuat Bara sadar akan keberadaan Tiana.

"Maaf Bara, aku tidak tahu Elea ada disini." Lirih Tiana menunduk merasa bersalah.

Bara menghembuskan nafasnya dengan pelan, mencoba mengatur emosi yang akan meledak.

"Tidak apa-apa, anggap saja kita tidak pernah mengenal dia." Sahut Bara dengan datar, Tatiana tersenyum dengan ucapan Bara. Artinya Bara memang tak ada rasa dengan Elea.

***

Sementara itu, Adrian dan Elea kini sudah ada di tempat parkir. Jantung Elea masih berdegup dengan cepat, karena Bara dan Tiana.

"Elea, kamu baik-baik saja?" tanya Adrian.

"I-Iya, aku baik-baik saja. Adrian, jangan khawatir," jawab Elea tersenyum.

"Benar?"

"Iya, ayo kita pulang. Makan siangnya lain kali saja, maaf ya!" ucap Elea dengan tulus, dia takut Adrian merasa kecewa karena batal makan siang.

"Tidak apa-apa, karyawan ku nanti akan mengirimkan makanannya ke apartemen mu. Elea," ujar Adrian, Elea hanya mengangguk saja. Dia hanya ingin pulang secepatnya.

Mobil Adrian meninggalkan mall tersebut, diikuti oleh Nino. Dia juga tahu, dengan kedatangan Bara dan sekarang Nino pun harus bersiap menerima kemarahan Bara.

Berpuluh menit kemudian, Adrian dan Elea sudah sampai. Namun, Adrian hanya mengantar sampai lobby karena ada pekerjaan penting yang harus dia kerjakan.

"Terima kasih, Adrian."

"Sama-sama, El."

Elea memperhatikan mobil Adrian yang keluar dari halaman apartemen, tak lama mobil milik Nino pun sampai. Elea menunggu Nino, di depan lift dan mereka hanya saling tatap.

"Aku akan melindungi mu, Elea. Tenang saja," celetuk Nino.

"Tidak perlu, kamu tidak perlu membela ku Nino." 

"Tidak, bagaimanapun kamu adalah tanggung jawabku. Elea, aku ditugaskan untuk menjagamu dan memastikan keamanan mu." Jelas Nino, membuat Elea menatap Nino tak percaya. 

"Sebenarnya, siapa tuan dia? Bara? Atau siapa?" ucap Elea dalam hati, dia pun tak ambil pusing keluar lebih dulu dan langsung masuk ke dalam unitnya.

Di luar pun, Nino menghembuskan nafasnya dengan kasar. Sesuai janjinya pada seseorang dia akan melindungi Elea bahkan memberikan kebebasan pada gadis tersebut.

Kembali ke Tiana dan Bara, selama makan siang pikiran Bara terus tertuju pada Elea. Apakah dia sudah pulang? Atau pergi ke suatu tempat? Mendadak Bara punya pikiran buruk terhadap Elea dan lelaki tetangganya tersebut.

"Sialan Nino, dia tak mengindahkan peringatanku." Geram Bara, semua diucapkan dalam hati. Bahkan Tiana bercerita pun tak ada yang masuk kedalam kepalanya. 

"Bara," tegur Tatiana.

"Iya, ada apa?" tanya Bara tersentak kaget, sebab dia tengah melamun.

"Kamu kenapa sih? Dari tadi melamun terus, aku kira kamu nyimak obrolan aku." 

"Maaf Tiana, aku hanya memikirkan pekerjaan saja. Aku lupa setelah makan siang ada meeting lagi," bohong Bara, membuat Tiana memicingkan matanya mencari kebenaran dari sorot mata Bara. Namun, Tatiana tidak bisa melihat itu karena raut wajah Bara sangatlah datar. 

Huh! Tatiana membuang nafas dengan kasar, Bara pun buru-buru menggenggam tangan Tatiana dan menenangkan gadis pujaannya. 

"Aku janji, setelah semuanya selesai. Aku akan menikahi mu, Tiana." Ucap Bara dengan tulus.

"Benar?"

"Ya, kamu bisa pegang kata-kata ku. Dan akhir pekan nanti, aku akan bawa kamu ke rumah ibu." Putus Bara, membuat senyum cerah di wajah Tiana terbit.

"Baiklah, aku pegang kata-katamu. Bara, dan secepatnya kamu harus menceraikan Elea!"

Bara hanya mengangguk sebagai jawaban, lalu mengajak Tiana untuk pulang. Karena dia ingin secepatnya sampai ke apartemen.

Beberapa jam kemudian, Bara sudah tiba di lantai dimana unitnya berada. Dia berjalan dengan tergesa mengabaikan Nino, yang sudah menunggu.

"Tuan," panggil Nino.

"Aku akan mengurus mu, nanti!"

Nino tidak bisa mencegah, karena Bara sudah menutup pintu dengan sangat keras. Beruntung penghuni unit tersebut sedang tidak ada ditempat.

"Elea," teriak Bara.

"Elea keluar kamu!"

Bara mencari Elea ke dalam kamar, dan mendapati gadis tersebut sedang berada di balkon. Dan menarik lengan Elea, membuat Elea terkejut dan hampir menjerit.

"Bara." Lirih Elea.

"Iya ini aku, Bara. Apa kamu kecewa jika bukan dia yang datang?" ucapnya dengan sinis.

"Bara, aku bisa jelaskan semuanya."

"Jelaskan apa? Menjelaskan jika kamu, memang seperti ibumu hah? Menjajakan diri pada setiap lelaki!" bentak Bara dan bertepatan dengan Elea menampar pipi Bara.

Elea terkejut dia spontan melakukan hal itu, dia tak bermaksud untuk menampar Bara. 

"Ba-Bara, maafkan aku." Cicit Elea.

"Heh, pukulan mu membuktikan. Bahwa kamu sudah melakukan hal lebih dengan lelaki itu."

Elea menggeleng dengan tuduhan Bara.

"Aku sudah bilang jangan keluar, jangan keluar. Tapi apa? Kamu malah keluar Elea," bentak Bara.

Elea hanya diam menunduk, merasakan hatinya yang sakit dan sesak atas ucapan dan hinaan Bara.

"Aku bosan Bara, aku bosan disini. Aku ingin bebas," Elea mencoba melawan Bara. "sedangkan kamu, kamu bebas kesana kemari bersama wanita lain."

Bara memegang pipi Elea dengan keras, Elea tak bisa melawan dia hanya bisa merasakan rasa sakit di pipinya.

"Wanita lain itu, adalah wanita yang aku cintai. Ibu dari anak-anakku nanti, kamu ... Kamu tak pantas, jadi ibu untuk anak-anakku!" 

Bara mendorong Elea sampai ke ranjang, Elea hanya bisa pasrah dengan semua keadaan ini. 

"Kamu harus dihukum, Elea."

"Tidak Bara jangan, jangan lakukan itu. Aku mohon," pinta Elea, dia mulai mundur perlahan saat Bara sudah mulai membuka satu persatu kancing kemejanya.

"Bara aku mohon," lirihnya.

"Kamu harus dihukum, Elea. Agar kamu sadar dimana posisi mu!"

Sore itu seolah semesta tau, bahwa Elea tengah bersedih. Hujan turun dengan derasnya, Bara melakukannya dengan kasar seperti malam, dimana mereka pertama kali melakukannya.

Disela desahannya, Bara mengucapkan kata yang begitu menyakitkan untuk Elea. Membuat Elea sadar, bahwa dia bukan yang terbaik untuk lelaki tersebut. Dia terlalu tinggi dalam berekspektasi, bahwa Bara akan mencintainya setelah menikah. Jangankan mencintainya, bertemu pun jarang. 

bersambung...

maaf typo

Terpopuler

Comments

merry jen

merry jen

egoiss baraa ,,dia UD nkhh tp msh.pcrann dgn kkkshyy ,,sdgkn alea di kurungg kyk thnnn bhkn dektn dan pyn tmn ajj gk bolhh ,,ngtainn alea murhnn kyk kmu gk murhhnn ajj bara bara ,,moga hbs in alea pergii dan ninp nnti yg akn bntu alea pergii dan Nino juga yg sdrin bara klo yg dia lkuknn terhdp Lea itu salhh bini tu dsygg bukn diselingkuhi atau dihina dan di maki wlpun nkh tnp cinta gk sdrr AP klo kmu kluarr juga dr rahim perempuan emg kmu sung go kong kluar dr baruu 😂😂😂😂

2024-05-15

3

Siti Aisyah Aisyah

Siti Aisyah Aisyah

lanjut thor

2024-05-15

0

Reni Anjarwani

Reni Anjarwani

kasihan bgt yaa elea

2024-05-14

0

lihat semua
Episodes
1 Bab.1
2 Bab.2
3 Bab.3
4 Bab.4
5 Bab.5
6 Bab.6
7 Bab.7
8 Bab.8
9 Bab.9
10 Bab.10
11 Bab.11
12 Bab.12
13 Bab.13
14 Bab.14
15 Bab.15
16 Bab.16
17 Bab.17
18 Bab.18
19 Bab.19
20 Bab.20
21 Bab.21
22 Bab.22
23 Bab.23
24 Bab.24
25 Bab.25
26 Bab.26
27 Bab.27
28 Bab.28
29 Bab.29
30 Bab.30
31 Bab.31
32 Bab.32
33 Bab.33
34 Bab.34
35 Bab.35
36 Bab.36
37 Bab.37
38 Bab.38
39 Bab.39
40 Bab.40
41 Bab.41
42 Bab.42
43 Bab.43
44 Bab.44
45 Bab.45
46 Bab.46
47 Bab.47
48 Bab.48
49 Bab.49
50 Bab.50
51 Bab.51
52 Bab.52
53 Bab.53
54 Bab.54
55 Bab.55
56 Bab.56
57 Bab.57
58 Bab.58
59 Bab.59
60 Bab.60
61 Bab.61
62 Bab.62
63 Bab.63
64 Bab.64
65 Bab.65
66 Bab.66
67 Bab.67
68 Bab 68
69 Bab.69
70 Bab.70
71 Will You Marry Me, Tiana.
72 Tidak Merestui
73 Bab.73
74 Bab.74
75 Bab.75
76 Bab.76
77 Bba.77
78 Bab.78
79 Bab.79
80 Bab.80
81 Bab.81
82 Bab.82
83 Bab.83
84 Bab.84
85 Bab.85
86 Bab.86
87 Rencana Shaka
88 Bab.88
89 Bab.89
90 Bab.90
91 Bab.91
92 Bab.92
93 Bab.93
94 Bab.94
95 Bab.95
96 Bab.96
97 Bab.97
98 Bab.98
99 Bab.99
100 Bab.100
101 Bab.101
102 Bab.102
103 Bab.103
104 Bab.104
105 Bab.105
106 Bab.106
107 Bab.107
108 Bab.108
109 Bab.109
110 Promo karya baru
111 Melamar Ciara
112 Ending
113 Karya Baru
Episodes

Updated 113 Episodes

1
Bab.1
2
Bab.2
3
Bab.3
4
Bab.4
5
Bab.5
6
Bab.6
7
Bab.7
8
Bab.8
9
Bab.9
10
Bab.10
11
Bab.11
12
Bab.12
13
Bab.13
14
Bab.14
15
Bab.15
16
Bab.16
17
Bab.17
18
Bab.18
19
Bab.19
20
Bab.20
21
Bab.21
22
Bab.22
23
Bab.23
24
Bab.24
25
Bab.25
26
Bab.26
27
Bab.27
28
Bab.28
29
Bab.29
30
Bab.30
31
Bab.31
32
Bab.32
33
Bab.33
34
Bab.34
35
Bab.35
36
Bab.36
37
Bab.37
38
Bab.38
39
Bab.39
40
Bab.40
41
Bab.41
42
Bab.42
43
Bab.43
44
Bab.44
45
Bab.45
46
Bab.46
47
Bab.47
48
Bab.48
49
Bab.49
50
Bab.50
51
Bab.51
52
Bab.52
53
Bab.53
54
Bab.54
55
Bab.55
56
Bab.56
57
Bab.57
58
Bab.58
59
Bab.59
60
Bab.60
61
Bab.61
62
Bab.62
63
Bab.63
64
Bab.64
65
Bab.65
66
Bab.66
67
Bab.67
68
Bab 68
69
Bab.69
70
Bab.70
71
Will You Marry Me, Tiana.
72
Tidak Merestui
73
Bab.73
74
Bab.74
75
Bab.75
76
Bab.76
77
Bba.77
78
Bab.78
79
Bab.79
80
Bab.80
81
Bab.81
82
Bab.82
83
Bab.83
84
Bab.84
85
Bab.85
86
Bab.86
87
Rencana Shaka
88
Bab.88
89
Bab.89
90
Bab.90
91
Bab.91
92
Bab.92
93
Bab.93
94
Bab.94
95
Bab.95
96
Bab.96
97
Bab.97
98
Bab.98
99
Bab.99
100
Bab.100
101
Bab.101
102
Bab.102
103
Bab.103
104
Bab.104
105
Bab.105
106
Bab.106
107
Bab.107
108
Bab.108
109
Bab.109
110
Promo karya baru
111
Melamar Ciara
112
Ending
113
Karya Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!